David Taylor Tusuk Aipda Wayan Sudarsa Pakai Pecahan Botol Bir

355

Metrobatam.com, Bali – Rekonstruksi pembunuhan Aipda Wayan Sudarsa diduga dilakukan David James Taylor dan Sara, warga negara asing (WNA), terdapat 68 adegan, Selasa (30/8) kemarin. Dalam reka ulang diperagakan keduanya, diketahui David memukul korban memakai botol bir dan dilanjutkan Sara memakai radio handy talkie (HT).

Keduanya menghajar habis-habisan ketika kondisi Sudarsa terlentang lemas. Dalam keadaan ini, David bahkan sempat menanyakan tas milik kekasihnya kepada polisi asal Jimbaran, Kuta Selatan ini. Masalah tas ini merupakan awal mula keduanya nekat menganiaya Sudarsa.

Lantaran korban tidak menjawab, Sara datang secara tiba-tiba dengan berlari berjarak sekitar lima meter dan langsung menindih korban dengan lututnya. Sara juga menanyakan hal serupa kepada korban.

“Coba diperagakan saat Sara mengoyak koyak tubuh korban sambil bertanya soal tasnya,”
perintah pemandu Rekonstruksi kepada ahli penerjemah sara.

Sara pun memperagakan dirinya menindih korban dengan posisi merangkul dan bertanya soal tasnya. Dalam kondisi ini korban sempat melawan dengan menggigit Sara. Saat bersamaan Sara juga berhasil mengambil handy talkie Sudarsa dan digunakan untuk memukul.

Aksi pemukulan dilakukan Sara pada adegan reka ulang ke 17 dan 18. Saat adegan ini juga, David langsung berdiri dan mengajak kekasihnya meninggalkan korban yang terlihat sekarat.

“Secara keseluruhan ada 68 adegan dari mereka tiba di pantai hingga sampai membuang barang bukti dan pindah dari home stay satu ke tempat penginapan lainnya,” singkat Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Reinhard Nainggolan.

Kapolresta Denpasar Kombes Hadi Purnomo menambahkan, pembunuhan terhadap Sudarsa merupakan hal mengenaskan bagi pihaknya. Lebih nahasnya lagi, korban ternyata dipukul dan ditusuk David memakai botol pecah.

“Dalam reka ulang ini ada adegan tambahan dan ada juga adegan yang tidak sesuai. Seperti halnya ternyata David melakukan pemukulan dengan botol pecah. Korban ditusuk berulang kali,” tutur Hadi.

Penusukkan itu akhirnya mengakibatkan korban tidak berdaya. “Adegan yang buat korban tak berdaya saat terjadi pemukulan dengan botol yang dipecahkan. Itu adegan yang ke 31,” imbuhnya.

Hadi menegaskan, berkas pembunuhan ini segera dilimpahkan ke Kejaksaan. Untuk David, katanya, terancam dijerat pasal penganiayaan berakibat hilangnya nyawa orang pasal 338, 170 ayat 2 dan 351 ayat 3. Sementara, Sara juga dijerat pasal serupa. Hanya saja ada tambahan lagi pasal 55 dan 56 tentang membantu atau ikut serta dan menghilangkan barang bukti.

Merdeka/Mb

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

BMKG : Gempa Jabar akibat tumbukan Lempeng Indo Australia-Eurasia

Metrobatam.com, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika mengatakan gempa bumi dengan magnitudo 7,3 pada Jumat (15/12) pukul 23.47 WIB disebabkan aktivitas zona subduksi...

Bupati Bintan Serahkan Bantuan Kapal dan Asuransi Nelayan

Metrobatam.com, Batam - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos didampingi Wakil Bupati Bintan Drs Dalmasri Syam, Sekda Kabupaten Bintan Drs Adi Prihantara menyerahkan bantuan...

Dukun Pengganda Uang Kubur 2 Korbannya, 1 Dikubur Dalam Keadaan Masih Hidup

Metrobatam, Batang - Seorang pria di Batang, Jawa Tengah yang mengaku bisa menggandakan uang mengubur dua korbannya. Salah seorang korban terungkap dikubur dalam keadaan...

Dubes Saudi Harapkan Moratorium Pengiriman TKI Dicabut

Metrobatam, Jakarta - Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Osama bin Mohammed Abdullah Al-Shuaibi mengharapkan moratorium pengiriman tenaga kerja Indonesia (TKI) yang berlaku sejak...

Biadab, Pembunuh Sadis Ini Masih Perkosa Korbannya yang Sudah Mati

Metrobatam, Serang - Empat pelaku pembunuhan sadis di Serang ditangkap polisi. Jejak mereka terungkap usai jenazah korban, S, ditemukan warga di Sungai Cibongor, Cikeusal...

Soal Kumpul Kebo Tak Bisa Dipidana, Ketua MK: Despiritualisasi Hukum

Metrobatam, Jakarta - Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat menyatakan KUHP harus disesuaikan dengan semangat kebangsaan Indonesia. KUHP yang diimpor dari Belanda dinilai sangat...

Dedi Mulyadi: Golkar Terbuka Evaluasi Dukungan Pilkada Jabar

Metrobatam, Jakarta - Golkar tidak menutup kemungkinan menarik dukungannya terhadap Ridwan Kamil pada Pemilihan Kepala Daerah Jawa Barat (Pilkada Jabar) 2018. Hal itu disampaikan...

Bawa Ribuan Butir Ekstasi dan Sabu, Oknum TNI Ditangkap Polisi

Metrobatam, Jambi - Tim Opsnal Subdit II Ditresnarkoba Polda Jambi berhasil mengamankan tiga orang laki-laki yang diduga membawa ribuan butir pil ekstasi dan sabu-sabu. Informasi...

Konflik Belum Usai, PKS Ajukan Kasasi Pemecatan Fahri Hamzah

Metrobatam, Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tetap tenang menyikapi keputusan Pengadilan Tinggi Jakarta yang menolak banding mereka terkait pemecatan terhadap Fahri Hamzah. Partai...

Partai Tommy Soeharto Tak Lolos Administrasi

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum tidak meloloskan Partai Berkarya dan Partai Garuda dalam tahapan penelitian administrasi perbaikan partai politik calon peserta pemilu tahun...

Danlantamal IV Jalin Sinergitas dengan Kapolda Kepri

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno, S.E., M.M., menjalin sinergitas dengan Kepala Kepolisian...

Bea Cukai-Kepolisian Tetapkan Tersangka 50 Ribu Botol Miras Ilegal Via Batam dari Singapura

Metrobatam.com, Jakarta - Penyidik Direktorat Jenderal Bea-Cukai menetapkan tersangka dalam kasus penyelundupan 50 ribu botol minuman keras ilegal dari Singapura. Tersangka berinisial BT (43)...
BAGIKAN