Metrobatam, Jakarta – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo mengatakan panelis maupun tim sukses kubu Joko Widodo dan Prabowo Subianto sepakat tidak akan membahas kasus saat debat capres Pilpres 2019.

Agus merupakan salah satu orang yang diminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) menjadi panelis. Dia menyebut panelis lain yaitu Bivitri Susanti dan Margarito Kamis beserta utusan pasangan calon ikut hadir membahas kesepakatan ini.

“Sudah ada kesepakatan tidak boleh ngomong kasus. Jadi tidak boleh kita menyebutkan kasus apa,” ujar Agus di Kemendikbud, Jakarta, Rabu (9/1).

“Bahkan kasus HAM yang paling besar kalau dari teman-teman HAM, kan antara lain peristiwa ’65 yang katanya sampai 3,5 juta orang Indonesia hilang. Jadi kita tidak boleh menyebut kasus,” ujarnya.

Debat perdana bakal dilaksanakan pada 17 Januari 2019 mendatang dan akan membahas empat hal yakin, hukum, hak asasi manusia, korupsi, dan terorisme.

Kendati begitu, Agus mengatakan panelis bakal membahas mengenai pelanggaran-pelanggaran HAM, hukum, korupsi maupun terorisme. Namun bukan kasusnya yang dibahas, melainkan lebih secara umun.

“Bahwa ada pelanggaran-pelanggaran itu mungkin ada yang ditanyakan, tapi sifatnya tidak kasus apa,” ujarnya.

Agus mengatakan seluruh daftar pertanyaan sudah diserahkan ke KPU. Hanya saja dia belum mengetahui apakah daftar pertanyaan dari KPK sudah disetujui atau belum.

“Hari pertama kita rapat langsung kita serahkan. Kalau tidak salah ada sesi event ketemu dengan calon moderator, saya belum tahu kapan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Agus mengatakan pertanyaan dari panelis kepada peserta debat tidak akan terlalu teknis. Menurut dia, apabila terlalu rumit masyarakat akan sulit untuk mengerti substansi yang dibahas di dalam debat.

“Jadi pertanyaan yang tertutup nanti apa, mungkin tidak boleh terlalu detail, teknis seperti yang lalu. Kalau yang lalu, kan teknis kemudian orang juga ‘ini apa’ gitu kan, enggak tahu ya,” ujar dia.

Pada prinsipnya, kata Agus, panelis sepakat pelaksanaan debat bukan untuk mempermalukan capres-cawapres, karena di antara mereka pasti akan menjadi presiden.

Lebih lanjut, Agus dan jajaran anggota KPK tidak akan hadir saat pelaksanaan debat. Ia mengatakan hal itu dilakukan untuk menunjukkan bahwa KPK tidak terlibat di dalam politik.
“Di dalam acara debat kita tidak datang, memang untuk menunjukkan tidak masuk ranah politik lah,” ujarnya. (mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Pemko Tanjungpinang Laksanakan Musrenbang dan Penyusunan RKPD 2019

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Bappelitbang) Kota Tanjungpinang melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dan penyusunan RKPD tingkat...

Penyebar Hoax Surat Suara Sudah Dicoblos 01 di Sumut Diciduk Polisi!

Metrobatam, Medan - Polisi menangkap pelaku penyebaran hoax surat suara di Sumatera Utara (Sumut) yang sudah tercoblos di nomor 01. Pelaku berinisial UR itu...

Kapal Pengawas Perikanan KKP Kembali Tangkap Kapal Vietnam di Perairan Natuna

Metrobatam, Jakarta - Kapal Pengawas Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kembali menangkap kapal perikanan asing (KIA) yang melakukan penangkapan ikan secara ilegal (illegal...

Gandeng Fahri Hamzah, Ratna Sarumpaet Ajukan Lagi Penangguhan

Metrobatam, Jakarta - Terdakwa kasus penyebaran berita bohong atau hoaks Ratna Sarumpaet menyebut dirinya akan kembali mengajukan penangguhan penahanan minggu depan. Pengajuan ulang dilakukan...

Gara-Gara Harga Tiket Pesawat Mahal, 195 Penerbangan di Bandara Ini Dibatalkan

Metrobatam, Ambon - PT Angkasa Pura I cabang Bandara Pattimura Ambon, Maluku, mencatat sebanyak 195 penerbangan dibatalkan per bulan akibat kenaikan harga tiket pesawat,...

Heboh Hiu Muncul di Dataran Tinggi Sentani, Ini Penjelasan Arkeolog

Metrobatam, Jayapura - Penemuan beberapa ikan hiu oleh warga BTN Sosial Sentani, Jayapura, Papua, pascabanjir memunculkan pembahasan soal Hiu Sentani. Peneliti senior dari Balai...

Survei Litbang Kompas: Jokowi-Ma’ruf 49,2%, Prabowo-Sandi 37,4%

Metrobatam, Jakarta - Litbang Kompas merilis hasil survei elektabilitas pasangan capres-cawapres yang berlaga di Pilpres 2019, sebulan sebelum hari pencoblosan. Hasilnya, selisih elektabilitas Jokowi-Ma'ruf...

7 Tahanan Kejari Pelalawan Kabur saat Sidang di PN

Metrobatam, Pekanbaru - Sebanyak tujuh tahanan Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan, Riau melarikan diri. Mereka kabur saat sedang sidang di pengadilan negeri di Pangkalan Kerinci...

Mahfud MD: Jangan Pilih Capres-Cawapres karena Fanatisme Buta

Metrobatam, Jakarta - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD kembali angkat suara terkait Pilpres 2019. Dia meminta agar masyarakat tidak memilih capres-cawapres karena...

4 Pesawat Tempur TNI AU Latihan di Langit Kepri

Metrobatam, Batam - Sebanyak empat unit pesawat tempur jenis Hawk 100/200 dari Skadron Udara 1 Lanud Supadio Pontianak yang dilengkapi dengan persenjataan rudal pinter...

Seberkas Cahaya Terang Nike Ardilla

Metrobatam, Jakarta - Tepat tanggal ini, 19 Maret pada 1995, sosok penyanyi legendaris nan fenomenal, Nike Ardilla meninggal dunia. Hingga 24 tahun kemudian, pelantun...

TNI AL Tangkap 4 Kurir di Lhokseumawe, 50 Kg Sabu dan Pistol Disita

Metrobatam, Lhokseumawe - Sebanyak 4 ABK dari 2 kapal boat ditangkap personel TNI AL di perairan Ujong Blang, Lhokseumawe, Aceh. 50 Kg sabu beserta...