Demokrat Minta Penjelasan PAD, PDI-P Pertanyakan Belanja Barang Jasa

318

Metrobatam.com, Tanjungpinang – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD) Provinsi Kepulauan Riau menggelar rapat paripurna untuk memberi catatan penting terkait Laporan Pertangungjawaban Angaran Belanja Pendapatan Daerah (APBD) Kepri tahun angaran 2015, Senin(27/6) di Gedung DPRD Kepri Dompak.

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak, Wakil Ketua II, Husnizar Hood, dan dihadiri oleh Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Nurdin Basirun.

Sejumla fraksi yang ada di DPRD Kepri menyampaikan catatannya terkait LPJ Gubernur. dari Fraksi Demokrat disampaikan oleh Surya Makmur Nasution. Dalam penyampaian pandangan, Fraksi Demokrat menilai LPP APBD penting sekali karena untuk mengevaluasi penggunaan anggaran tahun 2015 untuk pembangunan di Provinsi Kepri.

Dia berharap, catatan penting yang disampaikan Fraksi Demokrat dapat dijadikan bahan evalusai dan ditindak lanjuti sebagaimana ketentuan yang berlaku. Adapun tiga catatan penting dari Fraksi Demokrat terkait terhadap Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan(LPP) APBD tahun angaran 2016 adalah .

Pertama, mengapresiasi Pemerintah Provinsi Kepri karena telah mencapai prestasi dalam pelaporan keuangan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), dapat nilai Wajar Tampa Pengecualian (WTP).

Namun ia mengingatkan, pemerintah Provinsi Kepri tidak hanya dari standar pemerintahan. “Kedepan standar administrasi pemerintahan harus diiringi dengan standar kerja,”papar Surya Makmur Nasution.

Kedua, Fraksi Demokrat juga meyoroti pendapatan Dana Bagi Hasil (DBH) karena dua tahun terakhir mengalami penurun sangat drastis. Menurutnya, penurun ini mempengarui kinerja anggaran yang telah disetujui.

“Defisit anggaran ini perlu perhatian bersama. Kepri masih banyak sumber yang bisa di gali sebagai penopang pendapatan,”ungkapnya.

Ketiga fraksi Demokrat juga meminta kejelasan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2016 yang sesunguhnya.
“Karena kami mendapat informasi bahwa PAD mengalami penurunan.” ujarnya

Sementara itu, Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Ruslan dalam penyampaian pandangannya mengatakan bahwa Fraksi PDIP mempertanyakan peningkatan luar biasa pada belanja barang dan jasa Provinsi Kepri

“Kami meminta penjelasan dari pemerintah Provinsi Kepri dengan kenaikan luar biasa pada belanja barang dan jasa,” tutupnya. (Budi Arifin)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Menjelang Akhir Tahun, Bupati Bintan Himbau Nelayan Waspada Saat Melaut

Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos menghimbau agar para nelayan di Kabupaten Bintan untuk ekstra waspada saat melaut. Himbauan tersebut dilontarkannya...

Pesawat AirAsia Perth – Bali Terjun 20 Ribu Kaki di Udara, Penumpang Panik

Metrobatam, Jakarta - Pesawat AirAsia dengan rute Perth menuju Bali terpaksa kembali ke Australia di tengah perjalanan setelah mengalami keadaan darurat pada Minggu (15/10). Sejumlah...

Bentuk Densus Tipikor, Kapolri Tawarkan 2 Metode Pemberantasan Korupsi

Metrobatam, Jakarta - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menawarkan adanya dua metode kerja Detasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi (Densus Tipikor). Dua metode ini diharapkan dapat...

7 Sindikat Narkoba Diringkus Polisi, Salah Satunya Ibu Rumah Tangga

Metrobatam, Jambi - Sebanyak 7 orang sindikat peredaran narkoba antarprovinsi diringkus anggota Direktorat Reserse Narkoba Polda jambi. Dari tujuh pelaku, salah satunya wanita berinisial...

Sri Rahayu Penghina Jokowi Terancam Penjara 6 Tahun

Metrobatam, Cianjur - Sidang terdakwa kasus ujaran kebencian (hate speech) yang menghadirkan terdakwa Sri Rahayu Ningsih digelar di Pengadilan Negeri Cianjur (PN Cianjur). Sri...

Perahu Pengungsi Rohingya Tenggelam Dekat Bangladesh, 8 Orang Tewas

Dhaka - Sebuah perahu yang dipenuhi pengungsi Rohingya tenggelam saat berlayar ke Bangladesh, dari Myanmar. Sedikitnya 8 orang tewas tenggelam dan puluhan orang lainnya...

Anggota DPRD Ini Lima Tahun Bisnis BBM Ilegal

Metrobatam, Bandung - JI (53), anggota DPRD Kabupaten Pangandaran nyambi menjadi penjual BBM ilegal. JI menjalankan bisnisnya sudah lima tahun. "Yang bersangkutan sudah 5 tahun...

PPP Cari Figur yang Bisa Dongkrak Elektabilitas Jokowi di 2019

Metrobatam, Jakarta - PPP kembali mendukung Presiden Joko Widodo di Pilpres 2019. Wasekjen PPP Achmad Baidowi (Awiek) mengatakan belum memilih siapa yang akan diusung...

Mantan Ketua Fraksi Demokrat Ngaku Terima Rp970 Juta dari Nazaruddin

Metrobatam, Jakarta - Mantan Ketua Fraksi Partai Demokrat, Mohammad Jafar Hafsah mengaku menerima uang Rp970 juta dari mantan Bendahara Fraksi Partai Demokrat DPR RI...

KPK Segera Rilis Evaluasi Praperadilan Setya Novanto

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menyampaikan hasil kajian atas kekalahan dalam praperadilan Ketua DPR Setya Novanto alias Setnov. Ketua KPK Agus Rahardjo...

Warga Mulai Ragukan Rumah DP Nol Persen Anies-Sandi

Metrobatam, Jakarta - Warga mulai mempertanyakan janji gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan dan Sandiaga Uno tentang program Rumah dengan uang...
BAGIKAN