Demokrat Tanya Prabowo, Elite Mana yang Bermental Maling?

1451

Metrobatam, Jakarta – Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto kembali mengeluarkan pernyataan kontroversial. Setelah menyebut ‘Indonesia bubar 2013’, Prabowo dalam pidato terbarunya menyebut banyak elite di Indonesia yang goblok dan bermental maling. Pernyataannya inipun mendapat banyak tanggapan dari sejumlah pihak.

Prabowo mengucapkan pendapat itu karena melihat kekayaan Indonesia banyak dikuasai oleh asing. Bahkan, Indonesia yang memiliki kekayaan alam yang berlimpah ruah, seperti tembaga, nikel, batubara pun hanya memiliki gaji dengan rata-rata 15 kali di bawah gaji Singapura.

Menanggapi itu, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf tak mengerti siapa elite yang dimaksud Prabowo. Namun, ia berharap tak ada pihak-pihak yang terpancing emosinya dengan omongan Prabowo, pun sebaliknya, dia berharap Prabowo juga tidak terpancing dengan sejumlah komentar terkait ucapannya.

“Elitenya yang mana? Kan kita tidak bisa mengeneralisasi semuanya, mungkin yang dimaksud yang mana saya tidak tahu. Tapi menurut saya yang begini-begini jangan mudah terpancing. Sebagai pimpinan parpol saya yakin Pak Prabowo juga mampu dan bisa, tidak terpancing dengan isu-isu,” ucap Nurhayati di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (2/4).

Nurhayati khawatir pernyataan Prabowo ini justru dimanfaatkan pihak-pihak tertentu dalam tahun-tahun politik saat ini, atau jelang Pemilihan Umum 2019. Meski begitu menurut Nurhayati, pernyataan-pernyataan yang dilontarkan Prabowo biasa dilakukan jelang tahun politik.

“Maksud saya di tahun politik ini biasalah, apapun yang kita katakan bisa menjadi sorotan, apalagi dengan adanya sosmed (sosial media), gampang sekali ngomong,” jelasnya.

Sementara itu Wakil Ketua DPR Agus Hermanto enggan mengomentari kritikan Prabowo tersebut. Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat itu memilih menyerahkan sepenuhnya pada diri masing-masing untuk berintrospeksi.

“Karena yang komentar bukan saya masa saya harus komentari? Kita kembali pada diri kita kembali pada apa yang kita lakukan sehingga hal-hal yang terjadi adalah tentunya harus kita tetapkan pada diri kita seperti apa,” kata Agus.

Saat pidato itu, Prabowo pun mempertanyakan, apakah rakyat Indonesia lebih malas dan lebih bodoh dari Singapura? Prabowo menduga ada masalah lain yang menyebabkan terjadinya ketimpangan di Indonesia, yakni sistem pemerintahan yang salah.

“Jangan-jangan karena elite kita yang goblok atau menurut saya campuran itu. Sudah serakah, mental maling, kemudian hatinya mungkin sudah beku. Tidak setia pada rakyat, hanya ingin kaya di atas penderitaan rakyat,” ujar Prabowo. (mb/okezone)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Ini Daftar Tim 11 Ulama Alumni 212 yang Bertemu Jokowi di Bogor

Metrobatam, Jakarta - Tim 11 Ulama Alumni 212 menjelaskan hasil pertemuan dengan Presiden Joko Widodo di Istana Bogor, Minggu (22/4). Anggota Penasihat Persaudaraan Alumni...

Tepis Amien Rais, Buya Syafii: Tak Benar Agama untuk Pemilu

Metrobatam, Magelang - Amien Rais mengatakan pentingnya sebuah pengajian disisipi unsur politik. Namun pendapat itu dimentahkan oleh Buya Syafii Maarif. Menurutnya, kegiatan keagamaan tidak...

Semburan Api Ledakan Sumur Minyak di Aceh hingga 100 Meter

Metrobatam, Banda Aceh – Sumur minyak tradisional di Desa Pasir Puteh, Kecamatan Ranto Pereulak, Kabupaten Aceh Timur meledak dan menyemburkan api setinggi 100 meter....

Bertemu Alumni 212, Jokowi Dinilai sebagai Pemimpin Berjiwa Besar

Metrobatam, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Minggu 22 April 2018 bertemu perwakilan ulama yang tergabung dalam Persaudaraan Alumni (PA) 212 di salah...

Paspampres Wanita Kawal Jokowi di Perayaan Ekspor Xpander

Metrobatam, Jakarta - Tidak sendirian, saat menyambangi acara seremoni perdana ekspor Mitsubishi Xpander Presiden Joko Widodo terlihat dikelilingi anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) perempuan....

Mahasiswa Gantung Diri Sambil Video Call Mantan Kekasih

Metrobatam, Ketapang - Seorang mahasiswa Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak berinisial Al, ditemukan tak bernyawa di losmen milik saudaranya di Desa Nanga Tayap, Kecamatan Nanga...

Jauh Kalahkan Gerindra di Litbang Kompas, PDIP Akui Terbantu Jokowi

Metrobatam, Jakarta - PDIP unggul jauh dari Gerindra di survei Litbang Kompas dengan mendapat elektabilitas 33,3 persen. PDIP menyebut angka itu tak terlepas dari...

Tambang Minyak Ilegal di Aceh Meledak, 18 Orang Tewas

Metrobatam, Jakarta - Jumlah korban meninggal dunia akibat ledakan tambang minyak ilegal di Dusun Kamar Dingin, Gampong (Desa) Pasir Puteh, Kecamatan Rantau Peureulak, Kabupaten...

Eks Ketua Pengadilan Tinggi Manado Akui Terima Suap 110 Ribu Dolar dari Politikus Golkar

Metrobatam, Jakarta - Mantan Ketua Pengadilan Tinggi (PT) Manado‎, Sulawesi Utara, Sudiwardono mengakui menerima uang senilai 110 dolar Singapura dari politikus Golkar non-aktif, Aditya...

Liga Champions: Real Madrid Tekuk Bayern Munich 2-1

Munich - Real Madrid membawa pulang kemenangan dari lawatan ke markas Bayern Munich di leg I semifinal Liga Champions. El Real memetik kemenangan 2-1...

Perpres Tenaga Kerja Asing, Moeldoko: Generasi Muda Jangan Jadi Penakut!

Metrobatam, Makassar - Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko mengingatkan agar generasi muda jangan jadi penakut bersaing dengan tenaga kerja asing (TKA). Hal ini...

Dendam Kesumat Harimau Bonita hingga Serang Manusia

Metrobatam, Pekanbaru - Harimau Bonita saat ini telah dimasukkan ke dalam Pusat Rehabilitas Harimau Sumatera setelah menerkam manusia di Inhil, Riau. Lalu, apa yang...
BAGIKAN