Densus 88 Amankan Tujuh Terduga Teroris di Jatim, Dua Tewas

Metrobatam, Jakarta – Detasemen Khusus 88 Anti-teror mengamankan tujuh terduga teroris di Sidoarjo dan Surabaya. Empat orang diamankan di Sidoarjo dan tiga orang di Jembatan Merah, Surabaya.

“Dari tujuh ini mereka sudah merencanakan penyerangan terhadap beberapa sasaran yang digagalkan. Kami tidak ingin membuka sasaran itu karena membawa dampak psikologi,” kata Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur Frans Barung Mangera di Mapolda Jatim, Senin (14/5).

Frans menjelaskan dari tujuh orang tersebut, dua dari empat terduga teroris yang diamankan di Sidoarjo tewas karena melawan petugas. Ada pun inisial yang diamankan di Jembatan Merah, Surabaya yakni W, A dan F.

“Dari tujuh ini, dua dilumpuhkan, kami tembak mati karena melawan dan membahayakan petugas,” katanya.

Dua terduga teroris yang tewas disebut melawan dengan menggunakan benda yang sampai saat ini masih diidentifikasi laboratorium forensik.

Dalam dua hari terakhir, rentetan aksi teror terjadi di Surabaya. Kemarin tiga gereja diguncang bom. Tadi malam, sebuah rusunawa di Sidoarjo ada bom yang meledak. Sementara hari ini, bom bunuh diri meledak di Markas Polrestabes Surabaya.

Sebanyak 21 orang tewas, masing-masing di tiga gereja 14 orang tewas, di rusunawa tiga orang tewas, dan di Mapolrestabes empat orang tewas. Di antara korban tewas, ada sembilan orang yang diduga menjadi pelaku pengeboman.

Sementara di Jawa Barat (Jabar), setelah 4 orang ditangkap di Tambun dan 4 orang di Cianjur, tim Densus kembali menangkap satu terduga teroris di Tambun, Kabupaten Bekasi.

“Satu orang saja, terduganya M, laki-laki,” kata Kapolres Bekasi Kombes Candra Kumara kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin (14/5).

Penangkapan dilakukan di Perumahan Tridaya Indah 2, Blok K, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Minggu (13/5) kemarin. Tim Densus 88 Polri bersama tim dari Polres Bekasi juga sempat menggeledah rumah terduga teroris tersebut.

“Densus sudah melakukan penggeledahan karena itu wilayah Bekasi ya kita harus mengetahuinya, tapi sementara tidak ada temuan-temuan yang sifatnya prinsipil,” papar Candra.

Selain itu, Candra memerintahkan anggotanya tetap waspada pascaserangan teror yang terjadi di Surabaya. Dia juga telah bekerja sama dengan Tim Densus 88 Polri untuk mencegah ancaman teror di Bekasi.

“Kita sekarang, unit intelijen kita kerja sama dengan Densus, informasi yang ada pada Densus kita lanjuti, karena kan mereka Densus lebih menguasai teroris ya, ada informasi di Bekasi masuk ke saya kita tindaklanjuti benar nggak alamat ini orang ini,” ujar dia. (mb/cnn indonesia/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Dragon Boat Race Tanjungpinang 2018, Diikuti 45 Tim dari 4 Negara

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Sebanyak 45 tim yang berasal dari 4 negara mengikuti event Internasional Dragon Boat Race (DBR) 2018 yang kembali digelar oleh Pemerintah...

Melawan, 2 Terduga Teroris di Tanjungbalai Ditembak Polisi

Metrobatam, Jakarta - Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri menembak dua pria terduga teroris di Jalan Jumpul, Lingkungan VI, Kelurahan Kapias Pulau Buaya, Kecamatan Teluk...

Dor! TNI AL Bekuk Penyelundup 20 Ribu Hp di Perairan Batam

Metrobatam, Batam - 20 Ribu unit handphone hasil selundupan diamankan KRI Lepu-861. Handphone selundupan ini berasal dari salah satu distributor di Jurong, Singapura. Sempat...

Menteri Susi Semprot Sandiaga, Sandiaga Menjawab

Metrobatam, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti tampaknya sedang cukup geram dengan tingkah calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno. Susi...

Jokowi Beri Beasiswa ke 5.144 Mahasiswa Korban Gempa Lombok

Metrobatam, Lombok Tengah - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyerahkan beasiswa kepada mahasiswa yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Barat (NTB). Ada 5.144 mahasiswa...

Wagub Jabar Dukung Seruan Khotbah Jumat Tolak LGBT di Cianjur

Metrobatam, Bandung - Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengaku pihaknya tak akan mempersoalkan imbauan Pemerintah Kabupaten Cianjur agar seluruh pengurus masjid menyajikan...

Caleg yang Kampanye Berseragam Polri di Sumsel Ternyata Kader Berkarya

Metrobatam, Palembang - Calon anggota DPR RI yang diduga berkampanye berseragam kedinasan Polri di Sumatera Selatan diketahui merupakan kader Partai Berkarya. Hal tersebut pun dibenarkan...

Sedekah Laut, Tradisi Luhur yang Disalahpahami

Metrobatam, Jakarta - Sedekah laut dianggap tradisi yang melanggar agama. Padahal, banyak yang tidak paham dengan maksud sesungguhnya dari acara sedekah laut. "Masyarakat pesisir terutama...

Survei: Guru Muslim Punya Opini Intoleran dan Radikal Tinggi

Metrobatam, Jakarta - Hasil survei terbaru dari Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM), UIN Jakarta, menemukan bahwa mayoritas guru beragama Islam di Indonesia memiliki...

Bawaslu Enggan Kelola Dana Saksi untuk Pemilu

Metrobatam, Jakarta - Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Afifuddin mengatakan bahwa pihaknya keberatan jika harus mengelola dana saksi pemilu. Pasalnya, peraturan hanya mengamanatkan Bawaslu...

Gara-gara Iklan Videotron, Jokowi-Amin ‘Dikejar’ Syahroni

Metrobatam, Jakarta - Sidang dugaan pelanggaran kampanye videotron Joko Widodo-Ma'ruf Amin kembali ditunda lantaran timses pasangan nomor urut 01 itu tidak membawa surat kuasa....

Sri Mulyani Dilaporkan soal Pose 1 Jari, Kemenkeu: Itu Bukan Kampanye

Metrobatam, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani dilaporkan ke Bawaslu karena pose satu jari saat penutupan IMF-World Bank di Bali beberapa waktu lalu. Kementerian...
SHARE