Dewan “Berang”, Sengketa Lahan Korbankan Sekolah

    396

    sengketa lahan sekolah

    Metrobatam.com, Anambas – Anggota Dewan perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) Yusli berang. Pasalnya persoalan sengketa lahan sekolah yang terjadi didaerahhnya harus melibatkan pihak sekolah.

    Sebelumnya diketahui, Sekolah Dasar Negeri (SDN) 012 Tebang terancam disegel oleh pemilik lahan. Pasalnya, pemilik lahan Sekolah merasa dirugikan karena lahan ganti rugi yang diberikan telah diserobot oleh warga lainnya.

    Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu menilai persoalan sengketa lahan ini tidak perlu melibatkan Dinas pendidikan, apalagi mengorbankan sekolah. “Ini sudah salah prosedur. seharusnya pihak desa menyelesaikan masalah ini. Tak ada sangkut pautnya dengan Disdik,”ujarnya geram.

    Lebih jauh Yusli menjelaskan, sebagai Anggota DPRD Dapil III Kecamatan Palmatak, permasalahan muncul dipicu lantaran Hamka Hamid, pemilik tanah yang menghibahkan tanah untuk penambahan bangunan gedung sekolah meminta tanah dihibahkan itu ditukarkan guling dengan tanah lain. Menanggapi permintaan itu, pihak desa memberikan tanah pengganti di pantai dan telah dibuat kepemilikannya oleh pihak desa.

    Namun, karena lama tak bangun, ternyata ada pihak lain yang membangun dilokasi tanah tersebut. “Kebetulan kena sedikit tanah Hamka, itu bangunan sudah lama. yang dikesalkan pemerintah desa, yakni BPD dan kepala desa tidak ada nyali selesaikan itu,”sesalnya.

    Dikonfirmasi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Anambas, Herianto didampingi Kabid Dikdas, Mustajab mengatakan, permasalahan lahan tersebut sudah selesai dengan pemilik lahan. Bahkan surat hibahnya sudah ada dan saat itu tidak ada masalah. “Dulu belum ada surat hibahnya, namun masalah lahan itu sudah selesai sekitar tahun 2008-2009 lalu. Sekarang sudah ada surat hibahnya kalau dulu hanya sebatas pembicaraan jadi saya rasa tidak ada masalah,” ujar Mustajab kepada sejumlah wartawan,.

    Menurut Mustajab, SD 012 tersebut sudah ada sekitar 1980 an. Namun saat itu tidak ada masalah karena pemilik lahan setuju jika dibangun sekolah. Tapi karena tidak ada surat menyurat tahun 2008-2009 dibuat surat hibah dari pemilik lahan kepada Pemkab Anambas melalui Dinas Pendidikan.

    “Sekolah itu berdiri sejak tahunj 80-an. Saat itu tidak ada masalah dan tidak ada surat hibahnya. Untuk mengantisipasi hal seperti ini tahun 2008 atau 2009 kita sudah punya surat hibah dari pemilik lahan,”pungkasnya. (putranambas)

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    Mantan Ketua PP Muhammadiyah Muhammad Muqoddas Wafat

    Metrobatam, Jakarta - Mantan Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Muhammad Muqoddas telah meninggal dunia. Muqoddas mengembuskan nafas terakhirnya di usia 69 tahun. "Telah wafat Bapak...

    PT IBU Diduga ‘Sulap’ Beras Medium Jadi Premium, Begini Caranya

    Metrobatam, Jakarta - Saat menggerebek gudang beras milik PT Indo Beras Unggul di Bekasi, Kamis (20/7), Satgas Pangan Polri mengaku menemukan beras IR 64...

    Kepala BNPT Menilai Sulit Rehabilitasi WNI Ingin Gabung ISIS

    Metrobatam, Jakarta - Puluhan warga negara Indonesia (WNI) yang dideportasi dari Turki karena dianggap mau bergabung dengan ISIS dinilai akan sulit untuk direhabilitasi. Meski rehabilitasinya...

    Ditahan Persija, Persib Klaim Tidak Beruntung

    Metrobatam, Jakarta - Persib Bandung harus puas meraih hasil imbang 1-1 saat menjamu Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung,...

    ‘Konflik Timur Tengah Dibelokkan di Indonesia’

    Metrobatam, Jakarta - Peneliti asal Universitas King Fadh di Arab Saudi, Sumanto Al Qurtuby, menyatakan polemik radikalisme di Timur Tengah sering kali dibelokkan maknanya...

    ‘Ronaldo di Madrid sampai Dua atau Tiga Tahun Lagi’

    Los Angeles - Cristiano Ronaldo akan berseragam Real Madrid dua sampai tiga tahun lagi. Hal itu kembali ditegaskan Zinedine Zidane yang terus dicecar rumor...

    PBB Didesak Segera Bersidang Atasi Kemelut di Yerusalem

    Metrobatam, Jakarta - Perseteruan Israel dan Palestina di Yerusalem semakin memburuk. Dewan Keamanan PBB diminta segera bersidang untuk mengatasi masalah tersebut. Selain Indonesia, tiga negara...

    Jokowi: Generasi Y akan Ubah Landscape Politik 5-10 Tahun ke Depan

    Metrobatam, Bantul - Presiden Joko Widodo berbicara soal perubahan kondisi bangsa di masa depan. Menurutnya, generasi Y akan mengubah peta politik dan ekonomi secara...

    Penggawa Forum Rektor Indonesia: Jangan Main Pangkas Dosen HTI

    Metrobatam, Jakarta - Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, M Nasir, ingin agar dosen perguruan tinggi terkait Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) untuk keluar dari...

    Bantu Urai Kemacetan, Polisi akan Rekrut ‘Pak Ogah’

    Metrobatam, Jakarta - Banyaknya 'Pak Ogah', pengatur lalu lintas tak resmi di jalanan Jakarta jadi perhatian polisi. Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya...

    Golkar Tak Nyaman dengan Manuver PAN di Paripurna UU Pemilu

    Metrobatam, Jakarta - Golkar mengaku tak nyaman dengan manuver PAN saat paripurna pengesahan UU Pemilu, yang pada akhirnya walk out dari ruang sidang. Namun...

    Mafia Beras Kuasai Penggilingan Padi Hingga Pasar

    Metrobatam, Jakarta - Satgas Pangan Polri menggerebek gudang beras milik PT Indo Beras Unggul (IBU) di Bekasi, Kamis (20/7). Dari penggerebekan ini polisi menyita...