Dewan “Berang”, Sengketa Lahan Korbankan Sekolah

    404

    sengketa lahan sekolah

    Metrobatam.com, Anambas – Anggota Dewan perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) Yusli berang. Pasalnya persoalan sengketa lahan sekolah yang terjadi didaerahhnya harus melibatkan pihak sekolah.

    Sebelumnya diketahui, Sekolah Dasar Negeri (SDN) 012 Tebang terancam disegel oleh pemilik lahan. Pasalnya, pemilik lahan Sekolah merasa dirugikan karena lahan ganti rugi yang diberikan telah diserobot oleh warga lainnya.

    Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu menilai persoalan sengketa lahan ini tidak perlu melibatkan Dinas pendidikan, apalagi mengorbankan sekolah. “Ini sudah salah prosedur. seharusnya pihak desa menyelesaikan masalah ini. Tak ada sangkut pautnya dengan Disdik,”ujarnya geram.

    Lebih jauh Yusli menjelaskan, sebagai Anggota DPRD Dapil III Kecamatan Palmatak, permasalahan muncul dipicu lantaran Hamka Hamid, pemilik tanah yang menghibahkan tanah untuk penambahan bangunan gedung sekolah meminta tanah dihibahkan itu ditukarkan guling dengan tanah lain. Menanggapi permintaan itu, pihak desa memberikan tanah pengganti di pantai dan telah dibuat kepemilikannya oleh pihak desa.

    Namun, karena lama tak bangun, ternyata ada pihak lain yang membangun dilokasi tanah tersebut. “Kebetulan kena sedikit tanah Hamka, itu bangunan sudah lama. yang dikesalkan pemerintah desa, yakni BPD dan kepala desa tidak ada nyali selesaikan itu,”sesalnya.

    Dikonfirmasi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Anambas, Herianto didampingi Kabid Dikdas, Mustajab mengatakan, permasalahan lahan tersebut sudah selesai dengan pemilik lahan. Bahkan surat hibahnya sudah ada dan saat itu tidak ada masalah. “Dulu belum ada surat hibahnya, namun masalah lahan itu sudah selesai sekitar tahun 2008-2009 lalu. Sekarang sudah ada surat hibahnya kalau dulu hanya sebatas pembicaraan jadi saya rasa tidak ada masalah,” ujar Mustajab kepada sejumlah wartawan,.

    Menurut Mustajab, SD 012 tersebut sudah ada sekitar 1980 an. Namun saat itu tidak ada masalah karena pemilik lahan setuju jika dibangun sekolah. Tapi karena tidak ada surat menyurat tahun 2008-2009 dibuat surat hibah dari pemilik lahan kepada Pemkab Anambas melalui Dinas Pendidikan.

    “Sekolah itu berdiri sejak tahunj 80-an. Saat itu tidak ada masalah dan tidak ada surat hibahnya. Untuk mengantisipasi hal seperti ini tahun 2008 atau 2009 kita sudah punya surat hibah dari pemilik lahan,”pungkasnya. (putranambas)

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    Geger Video Porno Siswa-siswi di Semarang, Polisi akan Periksa Pemeran

    Metrobatam.com, Semarang - Video mesum diduga dilakukan siswa SMP negeri dan siswi SMK negeri di Kabupaten Semarang beredar luas. Polisi akan memanggil para pemeran...

    Kapolri Sebut Ceramah Zulkifli Tidak Akurat dan Berbahaya

    Metrobatam.com, Jakarta - Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Tito Karnavian menyebut materi ceramah yang disampaikan ustaz Zulkifli Muhammad Ali tidak akurat. Bahkan menurut Tito,...

    ‘Real Madrid Butuh Penyegaran Skuat’

    Metrobatam.com, Madrid - Real Madrid sedang tampil kurang oke di musim ini. El Real disebut membutuhkan penyegaran skuat karena dinilai sudah mulai ada di...

    Siswi SMK di Makassar Melahirkan di Sekolah Bikin Geger

    Metrobatam.com, Makassar - Kabar seorang siswi SMK di Makassar melahirkan di dalam kamar toilet menggegerkan sekolah yang berada di Kecamatan Tamalate Kamis, (18/01). Peristiwa itu...

    Cekcok Soal Rute Kontroversial, Taiwan Blokir 176 Penerbangan China

    Metrobatam.com, Taipei - Taiwan memblokir 176 penerbangan maskapai-maskapai China ke wilayahnya. Pemblokiran ini dilakukan setelah dua maskapai China menetapkan sejumlah rute baru yang dianggap...

    De Gea Tunda Pembicaraan Kontrak dengan Manchester United

    Metrobatam.com, Jakarta - Kiper David De Gea menunda perpanjangan kontrak dengan Manchester United. Padahal, Manajer MU, Jose Mourinho, telah meminta kepada manajemen klub untuk...

    Pemkot Bandung Pamerkan 12 Unit Bandros Senilai Rp 12,4 M

    Metrobatam, Bandung - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung kini memiliki 12 unit kendaraan pariwisata berjuluk Bandung Tour On Bus (Bandros). Koleksi baru bus tersebut dibeli...

    Nelayan Temukan Ratusan Ponsel di Tengah Laut, iPhone Dijual Cuma Rp500 Ribu

    Metrobatam.com, Babel - Peristiwa tak terduga dialami nelayan dan warga Desa Teluk Limau, Kabupaten Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Mereka dikejutkan oleh penemuan...

    Tunggu Solusi soal Cantrang, Kapolri Minta Polisi Tak Tindak Nelayan

    Metrobatam, Jakarta - Pelarangan penggunaan cantrang bagi para nelayan menimbulkan kontroversi. Selama belum ada solusi, Polri sendiri melarang jajaran menindak nelayan yang menggunakan cantrang. Salah...

    Usai Curi Kotak Amal, Pria Ini Ditemukan Tewas di Dekat Masjid

    Metrobatam, Sanggau - RA, seorang pemuda ditemukan tewas tak jauh dari Masjid Amalu Solihin, Dusun Wonosari, Desa Sukamulya, Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau, Kalimatan Barat,...

    RI Butuh 3,7 Juta Ton Garam Industri, Darmin: Diimpor Bertahap

    Metrobatam, Jakarta - Kebutuhan garam industri di dalam negeri 3,7 juta ton. Keputusan tersebut berdasarkan rekomendasi dari Kementerian Perindustrian. Garam industri itu akan dipasok...

    Soal Mahar Politik, Ketua DPR: Kita Memang Sudah Lampaui Batas Etika Berpolitik

    Metrobatam, Jakarta - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengungkapkan keprihatinannya terhadap isu mahar politik yang mewarnai perhelatan Pilkada Serentak 2018. Sebab, berkembangnya isu mahar...
    BAGIKAN