Dewan Minta Tim Terpadu Bongkar Semua Kios Liar Tampa Pandang Bulu

445

Metrobatam.com ,Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam dan tim terpadu mulai menertibkan sejumlah kios liar di kota ini. Tapi, kios maupun bangunan liar lainnya masih berdiri kokoh yang hampir merata di seluruh wilayah kota ini.

Untuk itu, Sekretaris Komisi III DPRD Batam, Helmy Hemilton meminta Pemko Batam dan jajarannya bersama tim terpadu untuk meratakan semua bangunan dan kios liar yang masih ada tanpa pandang bulu.

”Jika tidak dibongkar semuanya, dikuatirkan akan terjadi kecemburuan sosial. Jadi kami minta untuk semuanya dibongkar tanpa pandang bulu,” ujar Helmy .Selasa (3/5).

Bangunan liar yang dimaksud Helmy bukan saja kios liar, lapak pedagang kaki lima (PKL), dan lainnya seperti bangunan permanen seperti rumah, pertokoan bahkan hotel sekalipun.

”Seluruh bangunan yang berada di atas lahan buffer zone harus dibongkar,” tegas politikus Partai Demokrat ini.

DPRD dalam hal ini Komisi III yang membidangi pembangunan, kata Helmy, mendukung upaya dan kerja keras Pemko Batam untuk melakukan penertiban. Terkait adanya pihak-pihak yang diduga ikut mem-backing pembangunan kios liar, ia minta Pemko Batam untuk tidak takut.
”Pemerintah tidak boleh kalah dengan premanisme,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto. Dia minta seluruh bangunan ilegal ditertibkan dengan tuntas tanpa terkecuali. Pemerintah, sambungnya, jangan setengah hati menertibkan PKL. ”Nanti ada kecemburuan. Kalau mau ditertibkan, tertibkan semua,” saran politikus Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan ini.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Kota Batam, Nyanyang Haris Pratimura menyampaikan, pemerintah bukan hanya melakukan penertiban, tapi juga harus bertanggung jawab melakukan pembinan, pemberdayaan, serta penataan PKL.

Hal tersebut, kata Nyanyang, sesuai dengan Perpres Nomor 125 tahun 2012 tentang Koordinasi Penataan dan Perdayaan PKL, serta Permendagri Nomor 41 tahun 2012 tentang Pedoman Penataan dan Pemberdayaan PKL.

”Kalau aturan ini dijalankan, maka estetika kota, kebersihan, dan kelancaran lalu lintas jalan dapat terjaga dengan baik,” jelasnya.

Sebelumnya, Ketua Tim Terpadu Penegakan Peraturan Daerah (Perda) Kota Batam, Syuzairi mengklaim pihaknya akan menjadwalkan penertiban pedagang kaki lima (PKL) serta kios liar yang ada di seluruh Kota Batam. Targetnya, tahun ini bebas PKL dan kios liar. Prioritasnya adalah lahan yang berada di jalur jaringan PGN, ATB, Telkom, serta PLN.

”Idealnya tiap minggu ada pembongkaran. Bila tahun ini tak tercapai, kita lanjutkan tahun depan. Sebab keberadan PKL terutama kios liar merusak estetika kota Batam,” kata Syuzairi, Senin (2/5) lalu.

Syuzairi yang kembali ditemui kemarin mengatakan, Pemko Batam belum mengetahui persis jumlah kios liar serta PKL yang hendak ditertibkan. Untuk itu, hingga kini pemerintah masih melakukan pendataan di sejumlah lokasi.

”Masih terus kita data, karena kita kan menertibkan seluruh pedagang yang menyalahi aturan dan ketentuan yang berlaku,” ungkapnya.(Mb/batampos.co.id)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Luhut Minta Masuknya Pekerja China Tak Dijadikan Isu SARA

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan berharap, masuknya Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China tidak digulirkan sebagai isu Suku, Agama,...

Polisi Undang Ahli untuk Pelajari Pidato Pribumi Anies

Metrobatam, Jakarta - Badan Reserse Kriminal Polri masih mempelajari dugaan tindak pidana diskriminatif ras dan etnis yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Anies diduga...

MK Pupuskan Mimpi 4 Bupati Pulau Garam Bikin Provinsi Madura

Metrobatam, Jakarta - Mahkamah Konstitusi (MK) memupuskan mimpi para kepala daerah di Madura yang menginginkan dibentuknya Provinsi Madura. MK menyatakan syarat provinsi minimal 5...

Miris! Tiga Anak Bawah Umur Ini Silih Berganti ‘Begituan’ di WC

Metrobatam, Pontianak - Kids jaman now. Kalimat gabungkan dua bahasa dengan arti 'anak-anak jaman sekarang' ini memang lagi trend. Betapa tidak, kenakalan-kenakalan anak-anak diera...

Wajah Digerogoti Kanker, Mbah Jiyem Bertahan dengan Obat Puskesmas

Metrobatam, Boyolali - Kondisi wajah Mbah Jiyem digerogoti kanker. Meski sudah pernah dioperasi, kondisinya tak semakin membaik. Mbah Jiyem tidak bisa menjalani kemoterapi karena...

Begini Cara Pantau Lokasi Teman di WhatsApp

Metrobatam, Jakarta - WhatsApp mengumumkan fitur baru yang penting, Live Location. Banyak yang penasaran, bagaimana cara menggunakan fitur yang bisa digunakan sebagai pemantau lokasi...

Realisasi Fisik Capai 70,38 Persen, Bupati Bintan Tegaskan Seluruh OPD Segera Penuhi Target

Metrobatam.com, Bintan - Diketahui saat Rakor Evaluasi Pembangunan Triwulan ke lII Tahun 2017, bahwa Laporan Realisasi Kinerja Pembangunan Fisik Kabupaten Bintan sudah mencapai angka...

Kesal Kena Tilang, Pegawai Dinas PU Ini Matikan Aliran Air ke Asrama Polisi

KAYONG UTARA, – Kesal karena ditiling polisi, seorang pegawai kontrak di UPT Air Bersih Dinas Pekerjaan Umum Kota Sukadana, Kayong Utara, Kalimantan Barat, sengaja merusak sistem...

Jakarta Masuk 10 Kota Paling Berbahaya di Dunia Bagi Perempuan

London - Jakarta berada di peringkat sembilan dalam daftar kota besar atau megacity yang paling berbahaya di dunia untuk perempuan, berdasarkan survei Yayasan Thomson...

Cerita Mengerikan Perempuan yang Lolos dari Kelompok ISIS

Baghdad - Komunitas Syiah Turkmenistan di Irak menjadi sasaran penganiayaan brutal oleh kelompok yang menamakan diri negara Islam (ISIS). Seorang perempuan, yang meminta untuk tidak...

PR PLN: Terangi 104 Desa di Kepri yang Belum Teraliri Listrik

Metrobatam, Batam - Ternyata masih cukup banyak desa terpencil Kepulauan Riau (Kepri) yang masih belum teraliri listrik. Perusahaan Listrik Negara (PLN) mencatat saat ini...

Innalillahi! Diduga Ditusuk, Ketua DPRD Kolaka Utara Meninggal Dunia

Metrobatam, Kendari - Ketua Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, Musakkir Sarira meninggal dunia akibat luka tusuk, Rabu. Kasubbid Pidana Polda...
BAGIKAN