Di Bandung, Daging Babi Dioplos dengan Daging Sapi

Metrobatam.com, Bandung – Dua sindikat pengoplos daging sapi dengan daging babi diamankan polisi. Mereka adalah DA (46) dan AK (33). DA yang merupakan warga The Emerald Residence 1 Kav 52 09/10, Desa Sukamenak, Kecamatan Margahayu, Kabupatén Bandung, ini berperan sebagai pembeli dan pemilik jongko di pasar. Sedangkan AK, warga Haruman Sari Rt 02 Rw 07, Bandung, merupakan pekerja di jongko milik DA.

“Benar telah diamankan 2 orang yang telah menjalankan praktik pengoplosan daging babi dengan sapi hampir satu tahun,” ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus di Bandung, Jumat (3/6).

Yusri menjelaskan, dari keterangan saksi, Destaria Sianturi, daging babi dijual kepada tersangka Rp 35.000 per kilogram. Oleh tersangka, daging tersebut dicampur daging sapi dengan komposisi 50:50.

“Daging campuran itu dijual seharga sapi normal Rp 85. 000 per kilogram. Sedangkan harga daging sapi normal saat ini mencapai Rp 105.000 per kilogram,” jelas Yusril.

Dari keterangan tersangka, lanjut Yusril, untuk mengelabui para konsumen, daging yang telah dioplos itu dinamakan daging impor atau daging dari Kupang. Konsumen yang membeli daging ini bermacam-macam, mulai dari pedagang baso, katering, dan konsumen di pasar yang memang berniat membeli daging sapi.

“Barang bukti yang diamankan, 200 kilogram daging babi yang terbagi menjadi 4 karung ukuran 50 kilogram per karung, ” ucapnya.

Barang bukti lainnya, satu unit kendaraan Innova Silver, lima ponsel berbagai merk, serta beberapa bon bukti pembelian daging.

Tersangka akan dikenakan pasal 26 ayat (1) jo pasal 7 dan pasal 8 ayat (1) huruf a UU RI No 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Lalu subsider Pasal 136 huruf b jo pasal 75 ayat (1) UU RI No 18 Tahun 2012 tentang Pangan, serta subsidi Pasal 31 ayat (1) UU RI No.16 Tahun 1992 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan.

“Ancaman pidana paling lama lima tahun penjara,” tuturnya.

Yusri menjelaskan, Reskrim Polres Bandung dan tim DF Polda Jabar melakukan beberapa tindakan, yakni mengamankan barang bukti, memeriksa saksi-saksi, cek laboratorium sampel daging yang diamankan serta pengembangan asal muasal bahan baku tersebut.

“Kami terus melakukan pengembangan termasuk beberapa katering, pedagang bakso dan hal-hal lain yang diduga menggunakan daging oplosan,” tutupnya.(mb/kompas)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Wiranto Siapkan Lapas Koruptor di Pulau Terpencil

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordintaor Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto menyebut posisi Lembaga Permasyarakatan yang berada di kawasan perkotaan menjadi masalah utama penggunaan...

Ajukan PK, Jero Wacik Berharap Bebas dari Kasus Korupsi

Metrobatam, Jakarta - Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik mengajukan peninjauan kembali (PK) atas putusan Mahkamah Agung (MA) Nomor 1787K/PID.SUS/2016. Dalam...

Tommy Tuding KKN Makin Parah, PKB: Penegakan Hukum Kini Lebih Baik

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Partai Berkarya Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto) menuding praktik korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) makin parah. PKB menyebut penegakan...

Sebut AHY Anak Kecil, Prabowo Tegur Arief Poyuono

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyesalkan pernyataan Wakil Ketua umum Partai Gerindra Arief Poyuono yang meremehkan kualitas seorang Agus Harimurti...

Jaksa KPK Ajukan Banding atas Vonis Dokter Bimanesh

Metrobatam, Jakarta - Jaksa KPK mengajukan banding atas vonis dokter Bimanesh Sutarjo. Bimanesh Sutarjo sebelumnya divonis 3 tahun penjara. "Hari ini, kami menyatakan banding," ucap...

12 Poin Temuan Ombudsman soal Kesiapan Asian Games 2018

Metrobatam, Jakarta - Ombudsman mengumumkan hasil survei kesiapan penyelenggaraan Asian Games 2018. Ada 12 poin yang perlu dikebut untuk diperbaiki. Ombudsmen melakukan survei H-40 dari...

Balas Dendam, Pedagang Mi Ayam Hujani Ujang Putih dengan 11 Tusukan

Metrobatam, Lubuk Linggau - Lantaran dendam, seorang pedagang mi ayam bernama Jemedi (25), warga Kota Lubuklinggau menghujani Putonaki alias Ujang Putih dengan 11 tusukan...

BMKG Prediksi Gelombang Hingga 6 Meter Bakal Sambangi Pantai di Indonesia

Metrobatam, Jakarta - Potensi gelombang tinggi beberapa hari ke depan menimbulkan risiko di perairan selatan Indonesia. Gelombang tertinggi di sejumlah wilayah selatan ini diperkirakan...

Dana Otsus Rp56 Triliun Lebih, Kemiskinan di Aceh Justru Meningkat

Metrobatam, Banda Aceh – Provinsi Aceh tercatat menerima Rp56,67 triliun dana otonomi khusus dari pemerintah pusat sejak 2008 hingga 2018. Ironinya, uang sebanyak itu...

Habibie: Pilih Presiden yang Mampu dan Rekam Jejaknya Nyata

Metrobatam, Jakarta - Presiden ke-3 RI BJ Habibie bicara soal Pilpres 2019. Dia mengingatkan masyarakat Indonesia untuk memilih Presiden yang mampu dan mempunyai kerja...

Menanti Langkah Kemenkum HAM Usai Minta Maaf Soal OTT Sukamiskin

Metrobatam, Jakarta - Sel mewah di Lapas Sukamiskin terbongkar. Operasi tangkap tangan (OTT) yang dijalankan KPK di Lapas Sukamiskin membuka dugaan adanya suap untuk...

Ekonom Senior Bank Dunia Tewas Tenggelam di Pantai Double Six Bali

Metrobatam, Kuta – Ekonom senior Bank Dunia tewas tenggelam di Pantai Doubel Six Bali. Korban diketahui bernama Aakansha Pande(38) yang dinyatakan tewas saat dalam...
BAGIKAN