Di Bandung, Daging Babi Dioplos dengan Daging Sapi

836

Metrobatam.com, Bandung – Dua sindikat pengoplos daging sapi dengan daging babi diamankan polisi. Mereka adalah DA (46) dan AK (33). DA yang merupakan warga The Emerald Residence 1 Kav 52 09/10, Desa Sukamenak, Kecamatan Margahayu, Kabupatén Bandung, ini berperan sebagai pembeli dan pemilik jongko di pasar. Sedangkan AK, warga Haruman Sari Rt 02 Rw 07, Bandung, merupakan pekerja di jongko milik DA.

“Benar telah diamankan 2 orang yang telah menjalankan praktik pengoplosan daging babi dengan sapi hampir satu tahun,” ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus di Bandung, Jumat (3/6).

Yusri menjelaskan, dari keterangan saksi, Destaria Sianturi, daging babi dijual kepada tersangka Rp 35.000 per kilogram. Oleh tersangka, daging tersebut dicampur daging sapi dengan komposisi 50:50.

“Daging campuran itu dijual seharga sapi normal Rp 85. 000 per kilogram. Sedangkan harga daging sapi normal saat ini mencapai Rp 105.000 per kilogram,” jelas Yusril.

Dari keterangan tersangka, lanjut Yusril, untuk mengelabui para konsumen, daging yang telah dioplos itu dinamakan daging impor atau daging dari Kupang. Konsumen yang membeli daging ini bermacam-macam, mulai dari pedagang baso, katering, dan konsumen di pasar yang memang berniat membeli daging sapi.

“Barang bukti yang diamankan, 200 kilogram daging babi yang terbagi menjadi 4 karung ukuran 50 kilogram per karung, ” ucapnya.

Barang bukti lainnya, satu unit kendaraan Innova Silver, lima ponsel berbagai merk, serta beberapa bon bukti pembelian daging.

Tersangka akan dikenakan pasal 26 ayat (1) jo pasal 7 dan pasal 8 ayat (1) huruf a UU RI No 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Lalu subsider Pasal 136 huruf b jo pasal 75 ayat (1) UU RI No 18 Tahun 2012 tentang Pangan, serta subsidi Pasal 31 ayat (1) UU RI No.16 Tahun 1992 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan.

“Ancaman pidana paling lama lima tahun penjara,” tuturnya.

Yusri menjelaskan, Reskrim Polres Bandung dan tim DF Polda Jabar melakukan beberapa tindakan, yakni mengamankan barang bukti, memeriksa saksi-saksi, cek laboratorium sampel daging yang diamankan serta pengembangan asal muasal bahan baku tersebut.

“Kami terus melakukan pengembangan termasuk beberapa katering, pedagang bakso dan hal-hal lain yang diduga menggunakan daging oplosan,” tutupnya.(mb/kompas)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Primkopal Lantamal IV Adakan RAPJ Tahun Buku 2017

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Primer Koperasi Angkatan Laut (Primkopal) Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang melaksanakan Rapat Anggota Pertanggungjawaban (RAPJ) Tahun buku 2017 di...

Puluhan Anggota IWO Mundur dan Pilih Masuk AJO Indonesia

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Musyawarah Daerah (Musda) Aliansi Jurnalistik Online (AJO) Indonesia Kepri berakhir dengan penandatanganan dan pengunduran diri dari beberapa anggota Organisasi Ikatan Wartawan...

Bupati Bintan Ajak Masyarakat Gotong Royong

Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos meninjau langsung sejumlah titik daerah kegiatan Gotong Royong di Kecamatan Bintan Timur, Kamis (22/2). Kegiatan Gotong...

DPRD Bintan Sahkan Perubahan Perda Nomor 9 Tahun 2012 dan Perda Nomor 7...

Metrobatam.com, Bintan - Untuk peningkatan pelayanan di Pemerintahan Kabupaten Bintan. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bintan mengesahkan perubahan Perda Nomor 9 Tahun 2012...

Bupati Bintan Apresiasi Kinerja Bank BPR Bintan

Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos mengikuti Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2017 Bank BPR Bintan di Kantor BPPPD Bintan...

Tak Bantu Rizieq Pulang, Anies Disebut Kacang Lupa Kulit

Metrobatam, Jakarta - Ketua Progres 98 sekaligus pendiri Presidium Alumni (PA) 212 Faizal Assegaf menyindir Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga...

‘Mayoritas Akun Penyebar Ujaran Kebencian Partisan Parpol’

Metrobatam, Jakarta - Aktivis Jaringan Gusdurian, Savic Ali, mengatakan bahwa sebagain besar unggahan yang bersifat ujaran kebencian dan kabar bohong atau hoaks berasal dari...

Guru Penyebar Hoax Soal Megawati Minta Adzan Ditiadakan Ditangkap

Metrobatam, Jakarta - Tim Subdit I Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap penyebar berita hoax, Sandi Ferdian (34). Pelaku yang seorang guru itu menyebarkan...

KPK Tegaskan Tak Ada Penangguhan Penahanan untuk Kampanye

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan tidak ada penangguhan penahanan bagi para calon kepala daerah yang tengah ditahan oleh KPK demi memberi...

Akmal Kembali Bertelur di Toilet, Polisi Gelar Penyelidikan

Metrobatam, Gowa - Akmal, remaja 15 tahun asal Desa Mangempang, Kecamatan Bungaya, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, ternyata mengeluarkan sebutir telur lagi pada Selasa (20/2). Ruslim,...

Bank Muamalat Lagi Kritis? Begini Kondisi Keuangannya

Metrobatam, Jakarta - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk saat ini sedang menghadapi masa-masa sulit. Sejumlah rasio keuangan bank syariah pertama di Indonesia ini tak...

Orang Kaya di Indonesia Jarang Internetan Dibanding si Miskin

Metrobatam, Jakarta - Dalam survei terbaru yang digagas Asosiasi Penyelenggara Internet Indonesia (APJII) mengungkap hanya 7,39 persen orang kaya atau kelompok ekonomi atas dari...
BAGIKAN