Athena – Apa kabar harimau Sumatera? Di Athena, si raja hutan Sumatera ini ditampilkan untuk membangkitkan kesadaran melindungi mereka dan satwa lainnya dari kepunahan.

Bernama ilmiah Panthera tigris sumatrae (Latin), harimau Sumatera ditunjukkan ke publik pada World Animal Day (Hari Satwa Dunia) di Attica Zoological Park, Athena, Minggu (4/10) waktu setempat.

Peresmian harimau Sumatera yang oleh International Union for the Conservation of Nature (IUCN) dikategorikan sebagai critically endangered animal (satwa terancam punah, red) ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan pendidikan masyarakat untuk melindungi satwa.

“Agar terwujud dunia yang aman dan nyaman untuk semua satwa,” ujar Dubes RI di Athena Benny Bahanadewa kepada detikcom seusai acara.

Di Attica Zoo ini sepasang harimau Sumatera didatangkan dari kebun binatang di Swedia dan Prancis melalui European Endangered Species Programme (EEP), yang mengelola pengembangan populasi satwa langka di berbagai kebun binatang anggota

European Association of Zoos and Aquaria (EAZA). Untuk menjamin pengembangan populasi satwa langka, EEP hanya memberikan satwa langka kepada kebun binatang yang memenuhi standar dan memperhatikan garis keturunan satwa tersebut.

“Pengembangan populasi harimau Sumatera telah menjadi salah satu program utama EEP. Saat ini tercatat 122 ekor harimau Sumatera di kebun binatang seluruh Eropa,” demikian kata Dubes Benny.

Hari Satwa Dunia 4 Oktober secara resmi telah diperingati sejak 1931 pada Convention of Ecologist di kota Florence, Italia, yang membahas isu utama perlindungan satwa langka. Kini Hari Satwa Dunia diperingati secara global sebagai gerakan untuk bersatu melindungi satwa terutama satwa langka.

Acara dibuka dengan pemotongan pita oleh Dubes Benny Bahanadewa dan dihadiri oleh para pemerhati lingkungan, pecinta satwa, Friends of Indonesia (Sahabat Indonesia), pelajar sekolah internasional dan pengunjung Attica Zoo.

Para pengunjung yang baru pertama kalinya melihat langsung harimau Sumatera dari dekat terlihat takjub dengan kharisma, keindahan corak dan fisiknya, terutama ketika satwa berkulit coklat keemasan dengan loreng hitam itu mengaum dan beraksi saat diberi makan. Pengunjung juga terlihat mendapat pembagian brosur dan penjelasan mengenai keanekaragaman satwa langka Indonesia dan karakteristik harimau Sumatera.

“Untuk meningkatkan kepedulian, kecintaan pada satwa dan pengetahuan tentang harimau Sumatera,” jelas Sekretaris I John Admiral secara terpisah.

Attica Zoo didirikan pada tahun 2000 dengan luas 20 hektar dan memiliki lebih dari 2.000 satwa dari sekitar 400 jenis.

Menurut John, pendiri Attica Zoo memiliki ketertarikan pada satwa Indonesia. Selain harimau Sumatera, juga ada koleksi 3 ekor komodo dan puluhan jenis burung Indonesia yang ditempatkan dalam satu area khusus “Birds of Indonesia”.

“Pendiri Attica Zoo menyambut baik usulan KBRI Athena untuk melakukan kerjasama dengan kebun binatang di Indonesia,” pungkas John.(mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Rayakan OTT Bupati Irvan, Warga Tumpah Ruah di Alun-alun Cianjur

Metrobatam, Cianjur - Warga bergelombang mendatangi Alun-alun Cianjur usai melaksanakan salat Jumat di Masjid Agung Cianjur. Tanpa dikomando, massa dari berbagai penjuru ini mendatangi...

Perakit iPhone Rogoh Rp 14,5 T untuk Pindahkan Pabrik ke Batam

Metrobatam, Jakarta - Perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China ternyata membawa berkah juga kepada Indonesia. Perusahaan yang berinvestasi di China mulai melirik...

Kemendagri Terbitkan Aturan Penggunaan Jilbab untuk PNS

Metrobatam, Jakarta - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mewajibkan pegawainya yang mengenakan jilbab untuk dimasukkan ke dalam kerah baju. Warna Jilbab yang digunakan juga harus...

Dukung MK, MUI Sarankan Usia Ideal Wanita Menikah 20 Tahun

Metrobatam, Jakarta - Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Hasanuddin Abdul Fatah menyatakan pihaknya mendukung putusan Mahkamah Konstitusi terkait batas usia perkawinan bagi...

Jokowi Bahas RUU Ponpes Bersama Ulama Aceh

Metrobatam, Jakarta - Presiden Joko Widodo bertemu sejumlah tokoh ulama dan pengurus pondok pesantren se-Aceh, Jumat (14/12) di Banda Aceh. Dalam pertemuan itu, Jokowi...

Kemendagri Instruksikan Daerah Bakar e-KTP Rusak

Metrobatam, Jakarta - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menginstruksikan Bupati/Walikota di seluruh daerah menugaskan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten/Kota melakukan pemusnahan blanko e-KTP...

Jantung Manusia Tertinggal, Southwest Airlines Harus Kembali ke Bandara

Seattle - Sebuah pesawat penumpang AS yang sedang menempuh penerbangan dariSeattle keDallas dipaksa untuk kembali mendarat karena ditemukan jantung manusia di pesawat itu. Southwest Airlines...

Peserta Pesta Seks di Sleman Bayar Hingga Rp 1,5 Juta, Dapat Apa?

Metrobatam, Sleman - Polda DIY menyebutkan peserta pesta seks di sebuah homestay di Sleman, membayar hingga Rp 1,5 juta. Apa yang didapat para peserta...

Tahun Depan Keluarga Miskin Bisa Dapat Bantuan Rp 10 Juta

Metrobatam, Jakarta - Kabar gembira buat keluarga miskin di Indonesia. Mulai 2019 pemerintah akan melipatgandakan bantuan sosial melalui program keluarga harapan (PKH). Hal itu juga...

PoliticaWave: Jokowi Ungguli Prabowo dalam Percakapan Medsos

Metrobatam, Jakarta - PoliticaWave menyebut bahwa pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin mengungguli pasangan nomor urut 02...

Jalur Solok-Padang Terputus, Tim Kebut Bersihkan Material Longsor

Metrobatam, Padang - Longsor memutuskan akses jalan dari Kota Padang menuju Kabupaten Solok, sejak Kamis (13/12) malam. Pembersihan material longsor dikebut pagi ini. Titik longsor...

Analisis: Bara Api di Polsek Ciracas Mengancam Sinergitas TNI-Polri

Metrobatam, Jakarta - Proses penegakan hukum yang jauh api dari panggang diduga kuat melatarbelakangi insiden perusakan dan pembakaran di Markas Polsek Ciracas, Jakarta Timur...