Di Eropa, Harimau Sumatera Jadi Ikon Perlindungan Satwa Langka

372

Athena – Apa kabar harimau Sumatera? Di Athena, si raja hutan Sumatera ini ditampilkan untuk membangkitkan kesadaran melindungi mereka dan satwa lainnya dari kepunahan.

Bernama ilmiah Panthera tigris sumatrae (Latin), harimau Sumatera ditunjukkan ke publik pada World Animal Day (Hari Satwa Dunia) di Attica Zoological Park, Athena, Minggu (4/10) waktu setempat.

Peresmian harimau Sumatera yang oleh International Union for the Conservation of Nature (IUCN) dikategorikan sebagai critically endangered animal (satwa terancam punah, red) ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan pendidikan masyarakat untuk melindungi satwa.

“Agar terwujud dunia yang aman dan nyaman untuk semua satwa,” ujar Dubes RI di Athena Benny Bahanadewa kepada detikcom seusai acara.

Di Attica Zoo ini sepasang harimau Sumatera didatangkan dari kebun binatang di Swedia dan Prancis melalui European Endangered Species Programme (EEP), yang mengelola pengembangan populasi satwa langka di berbagai kebun binatang anggota

European Association of Zoos and Aquaria (EAZA). Untuk menjamin pengembangan populasi satwa langka, EEP hanya memberikan satwa langka kepada kebun binatang yang memenuhi standar dan memperhatikan garis keturunan satwa tersebut.

“Pengembangan populasi harimau Sumatera telah menjadi salah satu program utama EEP. Saat ini tercatat 122 ekor harimau Sumatera di kebun binatang seluruh Eropa,” demikian kata Dubes Benny.

Hari Satwa Dunia 4 Oktober secara resmi telah diperingati sejak 1931 pada Convention of Ecologist di kota Florence, Italia, yang membahas isu utama perlindungan satwa langka. Kini Hari Satwa Dunia diperingati secara global sebagai gerakan untuk bersatu melindungi satwa terutama satwa langka.

Acara dibuka dengan pemotongan pita oleh Dubes Benny Bahanadewa dan dihadiri oleh para pemerhati lingkungan, pecinta satwa, Friends of Indonesia (Sahabat Indonesia), pelajar sekolah internasional dan pengunjung Attica Zoo.

Para pengunjung yang baru pertama kalinya melihat langsung harimau Sumatera dari dekat terlihat takjub dengan kharisma, keindahan corak dan fisiknya, terutama ketika satwa berkulit coklat keemasan dengan loreng hitam itu mengaum dan beraksi saat diberi makan. Pengunjung juga terlihat mendapat pembagian brosur dan penjelasan mengenai keanekaragaman satwa langka Indonesia dan karakteristik harimau Sumatera.

“Untuk meningkatkan kepedulian, kecintaan pada satwa dan pengetahuan tentang harimau Sumatera,” jelas Sekretaris I John Admiral secara terpisah.

Attica Zoo didirikan pada tahun 2000 dengan luas 20 hektar dan memiliki lebih dari 2.000 satwa dari sekitar 400 jenis.

Menurut John, pendiri Attica Zoo memiliki ketertarikan pada satwa Indonesia. Selain harimau Sumatera, juga ada koleksi 3 ekor komodo dan puluhan jenis burung Indonesia yang ditempatkan dalam satu area khusus “Birds of Indonesia”.

“Pendiri Attica Zoo menyambut baik usulan KBRI Athena untuk melakukan kerjasama dengan kebun binatang di Indonesia,” pungkas John.(mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Pelaku Penggelapan Ditangkap Polsek Batam Kota

Metrobatam.com, Batam - Jajaran Polsek Batam Kota berhasil mengamankan 1 (Satu) Orang Tersangka pelaku Tindak Pidana Penggelapan, Batam (24/02/2018) Tersangka merupakan karyawan toko King Of...

Hanya Tunjukan KTP, Bayi David Alfian dapat Fasilitas Berobat Gratis

Metrobatam.com, Bintan - David Alfian (5 bulan) Warga Kampung Bangun Rejo, Km.18 , Kecamatan Bintan Timur, Kijang. saat pertama kali datang ke RSUD Kabupaten...

Tim Gabungan Polri- Bea Cukai Kembali Tangkap Kapal Diduga Angkut 3 Ton Sabu di...

Metrobatam.com, Batam - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengungkapkan tim gabungan Polri dan Bea-Cukai kembali menangkap kapal laut di perairan Kepulauan Riau (Kepri). Kapal itu...

Kapolri dan Menkeu Ekspos Tangkapan Sabu 1,6 Ton di Batam

Metrobatam.com, Batam - Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Menteri Keuangan Sri Mulyani mengecek lokasi dan barang bukti 1,6 ton sabu di Pelabuhan Sekupang, Batam,...

Terciduk, Pengemis Ini Bawa Uang Rp 43 Juta

Metrobatam, Tasikmalaya - Aparat Satpol PP Kota Tasikmalaya kaget saat menciduk Epon (49). Pengemis tersebut yang kedapatan membawa gepokan uang dan sejumlah perhiasan emas...

Longsor Brebes, Tim SAR Temukan Potongan Jasad Korban

Metrobatam, Jakarta - Tim pencarian dan penyelamatan (SAR) gabungan Polri, TNI dan Basarnas menemukan tiga potongan tubuh yang diduga merupakan korban longsor Bukit Lio,...

Terdakwa Bom Thamrin Aman Abdurrahman Tolak Baca Eksepsi

Metrobatam, Jakarta - Oman Rochman alias Aman Abdurrahman, terdakwa kasus teror bom Thamrin tahun 2016 menolak membacakan nota keberatan atau eksepsi di depan majelis...

Wiranto dan Tito Sepakat Batalkan Jenderal Jadi Pj Gubernur

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto membatalkan usulan jenderal polisi sebagai Penjabat (Pj) Gubernur setelah berkoordinasi dengan Kapolri Jenderal...

Duet Susi-Sri Mulyani Selamatkan Bayi Lobster Rp 14,4 M

Metrobatam, Tangerang - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memberikan keterangan terkait penggagalan penyelundupan benih lobster yang rencananya...

PPP Duga Ada Orang Kuat di Balik Penyerangan Tokoh Agama, Partai Rame-rame Membantah

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy menduga ada orang kuat yang mendesain penyerangan terhadap ulama dan tokoh agama yang...

Ajak 122 Advokat, PSI Bakal Gugat UU MD3 ke MK

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie mengklaim telah mendapat dukungan dari 122 advokat untuk mengajukan judicial review atau uji...

KSP Sebut Konsultan Politik Berperan Ciptakan Kampanye SARA

Metrobatam, Jakarta - Deputi bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden (KSP) Eko Sulistyo menyebut konsultan politik memiliki peran penting dalam menciptakan...
BAGIKAN