Diduga Bahan Dasar Pembuat Pil PCC, Polres Bintan Gagalkan Penyeludupan 12 Ton Serbuk

10419
Kapolres Bintan AKBP Febrianto Guntur Sunoto (Aji Anugraha)antara

Metrobatam.com, Bintan – Kepolisian Resor Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau menggagalkan penyelundupan sekitar 12 ton serbuk diduga merupakan bahan dasar pembuatan pil PCC di Pelabuhan Peti Kemas, Kijang, Kecamatan Bintan Timur, Jumat.

Kapolres Bintan AKBP Febrianto Guntur Sunoto mengatakan, 12 ton serbuk berada dalam muatan 480 drum, masing-masing dengan berat 25-27 kilogram diselundupkan dari Batam ke Bintan.

“Serbuk ini dibawa dari gudang ekspedisi pengiriman barang Batu Aji,  diangkut dari gudang tersangka di Tiban, Batam, dan dibawa ke Pelabuhan Tanjung Uban, Bintan. Kemudian dibawa ke Pelabuhan Kijang, dan akan dikirim ke Jakarta,” kata kapolres.

Kapolres menjelaskan, berdasarkan hasil uji forensik di Laboraturium Mabes Polri di Medan, Sumatera Utara, serbuk 12 ton itu mengandung tiga unsur obat yang dilarang beredar oleh BPOM RI dan Polri.

Ketiga zat itu yakni, dekstrometorfan, triheksifenidil dan carisoprodol yang dianggap dalam bentuk sediaan tunggal dilarang beredar sesuai peraturan Kepala BPOM 2013.

“Ini bukan flaka, ini obat untuk batuk, obat parkinson, obat radang tenggorokan, namun dampaknya sama dengan narkotika jika dikonsumsi berlebihan. Makanya berdampak bahaya,” katanya.

Berdasarkan hasil uji laboratorium Medan, lanjutnya, ketiga jenis bubuk dalam 480 drum tersebut memiliki kandungan yang mirip dengan narkotika. Jika digunakan berlebihan akan berbahaya.

“Bahan ini adalah bahan utamanya untuk membuat pil PCC, saat ini dilarang beredar oleh Badan POM 2013,” katanya.

Ia menjelaskan, hasil laborotorium medan mengenai ketiga serbuk itu, yakni Dekstrometorfan digunakan sebagai obat batuk namun sering disalahgunakan karena efek sampingnya yang menimbulkan halusinasi dan sejak tahun 2013 obat ini dalam bentuk sediaan tungal dilarang beredar (Keputusan Kepala BPOM tahun 2013).

Triheksifenidil, digunakan sebagai antiparkinson, bila digunakan melampaui dosis terapi akan menimbulkan ketergantungan, mempengaruhi mental dan prilaku yang cenderung negatif.

Carisoprodol, digunakan sebagai relaksan otot, bila digunakan berlebihan dapat menimbulkan halusinasi, sama seperti dekstrometorfan, bahwa obat ini dalam bentuk sediaan tunggal dilarang beredar sesuai Peraturan Kepala BPOM 2013.

Berdasarkan hasil penyidikan, tersangka MR yang juga pemilik 12 ton serbuk itu mengaku memesan barang tersebut dari India. MR mengaku membeli serbuk itu senilai Rp2 miliar.

“Berdasarkan keterangan tersangka, MR mengaku sebagai apoteker barang itu akan dijual lagi, katanya kalau saya beli Rp2 Miliar bisa saya jual lagi Rp4 miliar,” kata kapolres.

Polisi juga mengamankan lima pelaku lainnya berinisial FR, EF, LS dan BN, serta 4 orang saksi.

Polisi menjelaskan kronologis penyeludupan serbuk 12 ton dari 480 drum plastik yang diselundupkan itu. MR merupakan pemilik serbuk 12 ton yang dipesan dari India dengan meminta bantuan dari FR untuk dikirimkan ke Jakarta.

Kemudian, FR meminta bantuan EF bertemu saudaranya LS untuk mencari ekspedisi pengiriman barang untuk mengirimkan barang yang disimpan di gudang di Batu Aji, Batam. BN membawa barang dari gudang ekspedisi ke Tiban, Batam.

Dalam keterangan, lanjut Kapolres, LS membayar Rp200 juta ke BN untuk membawa barang itu dari gudang Batu Aji, ke Tiban, kemudian dibawa ke Tanjung Uban, dan dari Tanjung Uban dibawa ke Kijang untuk dibawa ke Jakarta menggunakan ekspedisi laut.

“Berdasarkan hasil pengembangan, MR ini yang menerima di Jakarta, dan MR dan FR sudah diamankan,” kata Kapolres.

Polisi menjerat para pelaku penyelundupan kedalam pasal 62 Undang-Undang Nomor 5 tahun 1997 Tentang Pisikotropika Pasal 196/197 UU Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan.

Antarakepri

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Kawasan Bumi Indah Nagoya Batam akan Dibangun Atap dengan Anggaran 7 Miliar

Metrobatam.com, Batam - Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang menganggarkan Rp 7 miliar untuk membangun atap kawasan Bumi Indah Nagoya. Kepala Dinas CKTR, Suhar...

Dugaan Terima Suap Rp1,5 Miliar, KPK Tahan Wali Kota Cilegon

Metrobatam.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Wali Kota Cilegon Tubagus Imam Ariyadi (TIA) usai diperiksa dan ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan...

Manchester City Hajar Crystal Palace 5-0

Metrobatam.com, Manchester - Manchester City bertahan di puncak klasemen sementara Liga Inggris seusai mengalahkan Crystal Palace dengan skor 5-0 pada pertandingan pekan keenam di...

Layanan Kesehatan Jemput Bola ala Bupati Bintan

Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos mengatakan agar masyarakat Kabupaten Bintan bisa memperoleh kemudahan dalam Pelayanan Kesehatan, dirinya menggagas 3 inovasi...

Polda Kepri Kejar Tersangka Lain Penyelundupan 12 Ton Bahan Pembuat PCC

Metrobatam.com, Bintan - Polda Kepri bersama Polres Bintan masih mengejar pelaku lain atas pengungkapan kasus penyelundupan 12 ton bahan pembuat PCC pada 2 September...

Bupati Bintan Segera Terapkan 3 Inovasi di Bidang Kesehatan

Metrobatam.com, Bintan - Guna memaksimalkan Pelayanan Kesehatan kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Bintan, maka Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos mencetuskan 3 inovasi terbaru...

Riset Intelijen Media: Isu PKI Banjiri Medsos, Jokowi dan Panglima TNI Paling Banyak Disebut

Metrobatam, Jakarta - Percakapan tentang isu Partai Komunis Indonesia (PKI) ramai diperbincangkan "netizen" di media sosial, bahkan kembali meningkat tajam sepanjang September 2017 dan...

Waduh! Kekeringan di Karawang Meluas, 33.325 Warga Kesulitan Air Bersih

Metrobatam, Karawang - Kekeringan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat terus meluas hingga di 33 desa. Akibatnya sebanyak 30. 325 jiwa terkena dampak kekeringan. Warga...

Edan! Dikira Taksi Online, Mobil Merah Ini Digulingkan Massa

Metrobatam, Batam - Keberadaan taksi online ternyata masih belum bisa diterima oleh kelompok tertentu. Baru-baru ini sebuah kejadian miris terjadi Kota Batam, Kepulauan Riau...

Usut Korupsi E-KTP, KPK Periksa 7 Saksi dari Perekayasa BJIK hingga Sopir Terdakwa

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil tujuh orang saksi dalam kasus megakorupsi pengadaan e-KTP. Mereka akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Setya...

Isi e-Money Kena Biaya, OJK: Bank kan Cari Untung Tapi Harus Terukur

Metrobatam, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan, pembatasan fee isi ulang e-money agar para perbankan tidak mengambil untung secara sembarangan melainkan harus terukur. Hal...

Ini Isi Surat Penetapan Ridwan Kamil Jadi Cagub Jabar oleh Golkar

Metrobatam, Jakarta - Partai Golkar mengesahkan dan menetapkan Ridwan Kamil berpasangan dengan Daniel Muttaqien maju ke Pilgub Jabar 2018. Keputusan tersebut sudah direstui oleh...
BAGIKAN