Metrobatam, Langsa – Kepala Bappeda Kota Langsa berinisial TSF ditangkap warga karena diduga berbuat mesum. Saat diamankan, pasangan tersebut sempat menunjukkan surat nikah siri. Namun karena massa sudah emosi, keduanya dimandikan air comberan.

“Kejadiannya pertama kita katakan salah paham. Kepala Bappeda itu mengaku bahwa mereka telah menikah secara siri dengan pasangannya tersebut yang juga pegawainya sendiri berinisial DK (30),” kata Kepala Dinas Syariat Islam kota Langsa, Ibrahim Latif saat dimintai konfirmasi, Senin (30/7).

Insiden itu terjadi pada Sabtu (28/7) lalu sekitar pukul 14.00 WIB. Saat diamankan warga, Kepala Bappeda dan DK sedang berada di dalam sebuah kos di Desa Paya Bujoek Seulemak, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa. Keduanya kemudian dibawa keluar massa dan diamandikan dengan air got. Pasangan yang dituduh berbuat mesum ini tak berkutik saat diadili massa.

Menurut Ibrahim, saat ditangkap warga mereka mengaku telah menikah dan menunjukkan surat nikah siri. Namun, karena warga sudah ramai dan emosi tidak terbendung, sehingga terjadi penyiraman tersebut.

“Warga sudah sering melihat bapak itu singgah rumah kosan keluarga si perempuan. Jadi ke situ sudah sering menurut warga. Nah, waktu digerebek mungkin sudah lama diintip. Warga marah dan dinilai telah melakukan perbuatan mesum,” ungkap Ibrahim.

“Karena sudah ramai warga yang datang lalu menunjukkan buku nikah siri. Saat warga melihat ditemukan kecurigaan terhadap keabsahan dari surat nikah tersebut. Karena warga sudah emosi yang bersangkutan sudah macam-macam ngomongnya. Ditarik keluar Lau dimandikan. Itu udah kebiasaan di kampung-kampung seperti itu,” jelasnya.

Usai dimandikan, pasangan ini selanjutnya dilepas kembali. Tak lama berselang, datang petugas polisi syariat Islam. Menurut Ibrahim, pihaknya saat ini masih menyelidiki terkait keabsahan nikah siri Kepala Bappeda dengan pegawainya tersebut.

Soalnya, keduanya mengaku menikah siri di Sumatera Utara. Jika benar keduanya sudah menikah, maka polisi syariat akan melakukan mediasi dengan warga.

“Namanya surat nikah siri secara negara itu tetap tidak sah. Namun jika dilihat secara agama, maka harus ditinjau kembali apakah syarat rukun nikahnya sah atau tidak. Kalau memang nikahnya benar secara hukum agama sah berarti persoalannya akan kita damaikan,” jelas Ibrahim.

“Jika bukunya sah maka akan kita mediasi secara adat. Tapi kalau pernikahannya tidak sah maka akan ditempuh jalur hukum Qanun nomor 6 tahun 2014. Mediasi adat juga ada qanunnya,” kata Ibrahim. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

DPRD Batam Gelar Rapat Paripurna Ranperda Penataan dan Pelestarian Kampung Tua

Metrobatam.com, Batam - Harmidi Umar Husen, Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Batam yang juga sebagai Pengusul Ranperda Penataan dan Pelestarian Kampung Tua. Ia...

Ditresnarkoba Polda Kepri Musnahkan 205,2 Gram Sabu

Metrobatam.com, Batam - Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepri memusnahkan barang bukti jenis sabu seberat 205,2 gram. Pemusnahan barang bukti tersebut dipimpin Kasubdit II Dit...

Sekda Kota Batam Jefridin : Gunakan Medsos untuk Promosikan Batam

Metrobatam.com, Batam - Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin berpesan kepada pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Batam untuk bijak gunakan media sosial. Ia berharap sarana...

KPK Rekomendasikan Percepatan Perubahan Status Kota Batam

Metrobatam.com, Batam - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeluarkan rekomendasi untuk mempercepat perubahan status free trade zone (FTZ) Kota Batam. Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad...

PBNU Sebut Kelompok Penggempur NU Sudah Merambah Musala

Metrobatam, Jakarta - Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Marsudi Syuhud menduga kelompok yang kerap memojokkan dan menggempur NU dari segi ibadah serta keyakinan...

Diterjang Banjir Bandang, Akses 4 Desa di Merangin Jambi Putus

Metrobatam, Merangin - Banjir Bandang kembali melanda Kabupaten Merangin, Jambi. Kali ini banjir bandang menerjang Kecamatan Jangkat, pada Senin 18 Maret 2019 malam. Akibat banjir...

DPRD Batam Setuju Revisi Perda Kenaikan PPJU

Metrobatam.com, Batam - Kenaikan tarif Pajak Penerangan Jalan Umum (PPJU) sesuai Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pajak Daerah dinilai harus segera...

Polisi Tangkap Pembajak yang Bawa Mobil Tangki Pertamina ke Istana!

Metrobatam, Jakarta - Polisi telah menangkap pelaku pembajakan mobil tangki Pertamina yang dibawa dari Ancol ke depan Istana, Jakarta Pusat. Rencananya, polisi merilis kasus...

Perangkat Desa Akan Beri Jokowi Gelar Bapak Pembangunan Desa

Metrobatam, Jakarta - Badan Koordinasi Nasional Pembangunan, Pemerintahan, Pemberdayaan dan Kemasyarakatan Desa (Bakornas P3KD) bakal memberikan penghargaan berupa gelar 'Bapak Pembangunan Desa' kepada Presiden...

Sri Mulyani: Masa Kita Pakai UU Zaman Hindia Belanda?

Metrobatam, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meminta Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) bergerak cepat dalam memperbaharui aturan tentang lelang lewat rancangan undang-undang...

BPN Sindir ‘Romahurmuziy Dijebak Jabatan Politik’, KPK: Itu Debatable

Metrobatam, Jakarta - KPK menanggapi penyataan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno yang menyebut eks Ketum PPP Romahurmuziy (Rommy) dijebak jabatan politik dalam kasus...

Nagita Slavina Tertawa saat Raffi Ahmad Ajak Salat, Lho Kok?

Metrobatam, Jakarta - Raffi Ahmad kini mengikuti jejak Irwansyah hingga Teuku Wisnu untuk hijrah. Beberapa waktu lalu, Raffi, menggelar kajian dengan mengundang teman-temannya tersebut...