Diduga Tak Miliki Izin, Tambang Pasir di Tanjung Irat Tetap Beroperasi

943

Metrobatam.com, Lingga – Komisi I DPRD Lingga melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke PT Pasir di Tanjung Irat karena diduga tak memiliki izin tambang. Ironisnya meski pihak desa mengetahui ada perusahaan tak memiliki izin tambang, namun seakan dibiarkan menjarah pasir di desa tersebut.

Pada saat sidak Komisi I DPRD Lingga menemukan kapal tongkang yang sedang melakukan aktivitas loading pasir. Disamping itu masih banyak tumpukan pasir yang belum dimuat ke tongkang hingga menggunung.

Menurut Komisi I DPRD Lingga bidang Hukum dan Pemerintahan Neko Wesha Pawelloy, mengatakan meski pemerintah mendukung investasi, namun yang didukung itu tentunya investasi yang sehat dan menguntungkan bagi masyarakat dan daerah.

Begitu pula pihak desa bila mana mengetahui ada perusahaan tak berizin, seharusnya secepatnya membuat rekomendasi kepada Bupati Lingga untuk segera ditindaklanjuti. “Kita tadi melihat perusahaan tersebut tetap beroperasi, tapi ketika kita minta data perizinan dari desa, malah Kepala Desa dan perangkatnya mengaku tidak tahu, ini kan aneh,” ujarnya, Rabu (6/4).

Atas temuan tersebut, Neko berjanji DPRD Lingga akan kembali turun ke Desa tersebut untuk meminta klarifikasi terhadap pertambangan pasir yang beroperasi di Lokasi tersebut. Selanjutnya akan menyurati Bupati Lingga apabila nanti ditemukan kejanggalan dan pelanggaran.

” Kita tadi meminta desa untuk meminta data-data perizinan perusahaan yang beroperasi dilokasinya, nanti jika benar-benar ilegal kita akan minta pemerintah dan pihak terkait untuk segera men stop pengoperasian perusahaan tersebut,” jelasnya.

Sementara Ketua DPRD Lingga Riono yang juga ikut dalam sidak tersebut mengatakan, apa yang dilakukan oleh pemerintah desa seharusnya tidak boleh terjadi. Karena apapun dan siapapun perusahaan yang masuk ke wilayahnya harus sepengetahuan Kepala Desa. Karena potensi SDA yang diambil dari desa tersebut tidak sedikit.

“Bayangkan Desa hanya diam saja hasil bumi mereka dikeruk oleh orang lain. Tadi kita lihat tongkang tersebut bisa memuat 6 sampai 7 ribu ton pasir setiap loadingnya. Berapa duit kerugian SDA dari pasir kita dicuri, malah masyarakat dan pemerintah daerah hanya jadi penonton saja,” ungkapnya.

Ditegaskan ketua DPRD Lingga Riono pihaknya tidak akan mentolerir pertambangan pasir tersebut, jika nantinya benar-benar tidak memiliki perizinan yang legal. “Kami tidak akan tolerir, nanti saya bersama Komisi I akan cek lagi perizinan pertambangan pasir ini,”ucapnya.

Sumber Haluan Kepri

 

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Kepala Penjara: Keselamatan Ahok Terancam di Cipinang

Metrobatam, Jakarta - Kepala Lembaga Permasyarakatan Kelas I Cipinang, Jakarta Timur Abdul Ghani menyebut keselamatan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok terancam jika ditahan di...

Soal SMS Bernada Ancaman, Hary Tanoe Ditetapkan Jadi Tersangka

Metrobatam, Jakarta - Kepala Subdirektorat Penyidik di Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Yulianto mengaku sudah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) kasus dugaan SMS...

NasDem Tolak Usulan Boikot Anggaran KPK-Polri

Metrobatam, Jakarta - Fraksi Partai NasDem menyatakan tidak ingin ikut campur atas usulan anggota panitia khusus hak angket Komisi Pemberantasan Korupsi, Muhammad Misbakhun, yang...

Terbukti Gelapkan Pajak, Angel Di Maria Dikenakan Hukuman Kurungan

Madrid - Eks pemain Real Madrid Angel Di Maria dihukum lantaran terbukti menggelapkan pajak di Spanyol. Ia dikenakan hukuman kurungan plus denda. Diberitakan BBC, Di...

Soal Full Day School, MUI: NU – Muhammadiyah Jangan Dibenturkan

Metrobatam, Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) berharap dua ormas Islam, Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah jangan dibenturkan soal polemik kebijakan delapan jam belajar di...

KPK Ungkap Peran Istri Gubernur Bengkulu soal Kasus Suap

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membeberkan peran istri Gubernur Bengkulu Lili Martiani Madari dalam perkara suap fee proyek. Menurut Wakil Ketua KPK Saut...

Ditjen Pajak Siap Tarik Pajak 25 Persen Pada Facebook

Metrobatam, Jakarta - Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (DJP Kemenkeu) memastikan, akan mengenakan tarif pajak sebesar 25 persen kepada perusahaan jejaring sosial asal Irlandia,...

MA Tolak Kasasi Jessica Kumala Wongso

Metrobatam, Jakarta - Mahkamah Agung (MA) menolak permohonan kasasi terdakwa kasus pembunuhan terhadap Wayan Mirna Salihin, Jessica Kumala Wongso. Putusan kasasi tersebut diketok pada...

Jaksa Sebut Pelaku Serangan Teror Bom Belgia Simpatisan ISIS

Metrobatam, Jakarta - Otoritas Belgia menemukan tanda bahwa pelaku serangan di stasiun kereta api Brussels mendukung kelompok Negara Islam di Irak dan Suriah atau...

Ada Ular dalam Mi, Restoran China Ditutup Paksa

Metrobatam, Jakarta - Sebuah restoran di China ditutup paksa oleh pemerintah setelah konsumen menemukan seekor ular dalam mi yang dia pesan. Mengutip Strait Times, seorang...

Bea dan Cukai Batam Sita Rokok dan Minuman Beralkohol

Metrobatam.com, Batam - Petugas Kantor Pelayanan Umum Bea dan Cukai Tipe B Batam berhasil menyita 1.589.658 batang rokok dan minuman beralkohol dari Operasi Patuh...

Ahok Tetap Dipenjara di Mako Brimob, Ini Penjelasan Jaksa Agung

Metrobatam, Jakarta - Jaksa Agung M Prasetyo menegaskan tugas jaksa pada Kejari Jakarta Utara untuk mengeksekusi Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sudah selesai. Pihak Lapas...