Diduga Tak Miliki Izin, Tambang Pasir di Tanjung Irat Tetap Beroperasi

993

Metrobatam.com, Lingga – Komisi I DPRD Lingga melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke PT Pasir di Tanjung Irat karena diduga tak memiliki izin tambang. Ironisnya meski pihak desa mengetahui ada perusahaan tak memiliki izin tambang, namun seakan dibiarkan menjarah pasir di desa tersebut.

Pada saat sidak Komisi I DPRD Lingga menemukan kapal tongkang yang sedang melakukan aktivitas loading pasir. Disamping itu masih banyak tumpukan pasir yang belum dimuat ke tongkang hingga menggunung.

Menurut Komisi I DPRD Lingga bidang Hukum dan Pemerintahan Neko Wesha Pawelloy, mengatakan meski pemerintah mendukung investasi, namun yang didukung itu tentunya investasi yang sehat dan menguntungkan bagi masyarakat dan daerah.

Begitu pula pihak desa bila mana mengetahui ada perusahaan tak berizin, seharusnya secepatnya membuat rekomendasi kepada Bupati Lingga untuk segera ditindaklanjuti. “Kita tadi melihat perusahaan tersebut tetap beroperasi, tapi ketika kita minta data perizinan dari desa, malah Kepala Desa dan perangkatnya mengaku tidak tahu, ini kan aneh,” ujarnya, Rabu (6/4).

Atas temuan tersebut, Neko berjanji DPRD Lingga akan kembali turun ke Desa tersebut untuk meminta klarifikasi terhadap pertambangan pasir yang beroperasi di Lokasi tersebut. Selanjutnya akan menyurati Bupati Lingga apabila nanti ditemukan kejanggalan dan pelanggaran.

” Kita tadi meminta desa untuk meminta data-data perizinan perusahaan yang beroperasi dilokasinya, nanti jika benar-benar ilegal kita akan minta pemerintah dan pihak terkait untuk segera men stop pengoperasian perusahaan tersebut,” jelasnya.

Sementara Ketua DPRD Lingga Riono yang juga ikut dalam sidak tersebut mengatakan, apa yang dilakukan oleh pemerintah desa seharusnya tidak boleh terjadi. Karena apapun dan siapapun perusahaan yang masuk ke wilayahnya harus sepengetahuan Kepala Desa. Karena potensi SDA yang diambil dari desa tersebut tidak sedikit.

“Bayangkan Desa hanya diam saja hasil bumi mereka dikeruk oleh orang lain. Tadi kita lihat tongkang tersebut bisa memuat 6 sampai 7 ribu ton pasir setiap loadingnya. Berapa duit kerugian SDA dari pasir kita dicuri, malah masyarakat dan pemerintah daerah hanya jadi penonton saja,” ungkapnya.

Ditegaskan ketua DPRD Lingga Riono pihaknya tidak akan mentolerir pertambangan pasir tersebut, jika nantinya benar-benar tidak memiliki perizinan yang legal. “Kami tidak akan tolerir, nanti saya bersama Komisi I akan cek lagi perizinan pertambangan pasir ini,”ucapnya.

Sumber Haluan Kepri

 

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Aplikasi SiMantan Bagi ASN di Kabupaten Bintan

Metrobatam.com, Bintan - Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan melalui Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Bintan meluncurkan Aplikasi SiMantan ( Sistem Informasi Manajemen ASN...

Ingat, Arab Saudi Larang Jemaah Foto dan Selfie di Depan Kakbah

Metrobatam, Jakarta - Fenomena banyaknya jemaah yang mengambil foto dan ber-selfie di depan Kakbah, Masjidil Haram, menjadi perhatian serius pemerintah Arab Saudi. Kini tindakan...

PK Korupsi Dikabulkan, MA Kurangi Hukuman Mantan Gubernur Riau Jadi 10 Tahun Bui

Metrobatam, Pekanbaru – Mahkamah Agung mengabulkan peninjauan kembali (PK) kasus korupsi PON XXVII Riau 2012 dan kehutanan yang dilakukan Rusli Zainal. Hukuman terhadap mantan...

Kemenag: Poligami Punya Syarat Ketat, Jangan untuk Ajak-ajak

Metrobatam, Jakarta - Dauroh Poligami Indonesia menggelar seminar 'Cara Kilat Mendapatkan 4 Istri', di mana para peserta seminar diharuskan membayar hingga Rp 5 juta....

Kecanduan Film Porno, Pria Ini Perkosa Anak Tiri Berulang Kali

Metrobatam, Pekalongan - Nur (55), warga Pekalongan ditangkap anggota Unit PPA Satreskrim Polres Pekalongan Kota karena memperkosa anak tirinya. Korban merupakan gadis keterbelakangan mental...

Kapal Pelni Jetliner Tabrak Kantor Syahbandar, KNKT Kirim Tim Selidiki Insiden

Metrobatam, Kendari - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) melakukan investigasi terkait Kapal Pelni raksasa Jetliner yang menabrak eks Kantor Syahbandar di Kawasan Teluk Kendari. Akibat...

Surabaya Diguyur Hujan Deras, Genangan Air Ada di Mana-mana

Metrobatam, Surabaya - Hujan deras mengguyur Kota Surabaya sejak pukul 10.30 WIB. Imbasnya, beberapa lokasi tergenang air hingga ketinggian sekitar 10-30 cm. Dari pantauan detikcom,...

Sejumlah Fraksi Desak Setya Novanto Dicopot, Golkar: Beliau Banyak Jasanya ke DPR

Metrobatam, Jakarta - Sejumlah fraksi di DPR RI mendesak agar Setya Novanto mundur dari jabatan ketua karena statusnya kini sebagai tersangka kasus e-KTP dan...

Wakil Bupati Dimakzulkan dan Digugat Ayah Rp 13 M, Ini Kata DPRD

Metrobatam, Gorontalo - Wakil Bupati Gorontalo Fadli Hasan dimakzulkan Mahkamah Agung (MA) karena diduga melakukan tindak pidana korupsi. Di sisi lain, Fadli juga sedang...

Berbahasa Batak, Jokowi Resmikan Terminal Bandara Internasional Silangit

Metrobatam, Tapanuli Utara - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Terminal Bandara Internasional Silangit, Sumatera Utara. Jokowi meresmikan bandara ini dalam bahasa Batak. Peresmian berlangsung di...

Setara Institute: Panglima TNI Gemar Jadi Selebriti Politik

Metrobatam, Jakarta - Direkur Eksekutif Setara Institute, Hendardi mengatakan Jenderal Gatot Nurmantyo senang menjadi selebriti politik selama menjabat sebagai Panglima TNI. Pernyataan tersebut dituturkan Hendardi...

Dauroh Poligami Indonesia Gelar Seminar ‘Cara Cepat Dapat 4 Istri’, Investasi Rp 5 Juta

Jakarta - Muncul pesan di grup WhatsApp soal undangan seminar 'Cara Kilat Mendapatkan 4 Istri'. Para peserta pria yang akan ikut seminar diharuskan investasi...
BAGIKAN