Dinkes Kabupaten Karimun Sweeping Produk Kadaluarsa

338

Metrobatam.com, Karimun – Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun melakukan sweeping produk kadaluarsa di pusat perbelanjaan yang ada di Pulau Karimun, Senin (13/6). Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, Sensissiana mengatakan, kegiatan tersebut digelar selama lima hari sampai Jumat mendatang (17/6) dan untuk hari pertama kegiatan sweeping dipusatkan di Kecamatan Karimun selama dua hari. “Target kita minimarket dulu dengan sasaran produk berupa makanan dan minuman dalam kemasan kaleng dari luar negeri,” ucap Sensis di ruang kerjanya, kemarin.

Kegiatan yang digelar bekerjasama dengan Dinas Koperasi, UKM dan Perindag itu nantinya akan dilaporkan kepada Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) mengenai temuan yang didapat dilapangan.

Sehingga untuk sanksi atau tindakan selanjutnya akan dilaksanakan oleh BPOM. Sementara dalam kegiatan sweeping itu sifatnya hanya mendata dan memberikan peringatan kepada pemilik pusat perbelanjaan agar tidak menjual produk kadaluarsa jika memang ditemukan.

“Jadi kita tidak menindak dan hanya memberikan teguran keras, karena untuk eksen termasuk penyitaan itu adanya di BPOM nanti kita koordinasikan apa yang kita temukan selama lima hari kedepan. Kalau untuk hasilnya hari ini belum dapat disampaikan, karena baru turun tadi dan sampai sekarang masih di lapangan,” terangnya.

Sweeping produk kadaluarsa menurutnya tidak hanya dilaksanakan rutin dibulan puasa atau menjelang lebaran idul fitri saja, melainkan digelar rutin dengan jadwal yang telah tersusun. Namun tidak untuk dipublikasikan kapan kegiatannya kami laksanakan, karena nanti bisa saja sang pemilik pusat perbelanjaan telah siap-siap menyingkrikan sementara produk kadaluarsanya dan setelahnya kembali dipajang untuk dijual.

Pernyataan itu bukan tanpa alasan, karena mengacu pada tahun lalu bahwa setiap dilakukan pemeriksaan produk kadaluarsa di satu pusat perbelanjaan, maka sang pemilik dengan cepat memberitahukan kepada seluruh pusat perbelanjaan yang ternyata masih memiliki ikatan saudara, dengan kata lain informasi sweeping cepat bocor. Sehingga ketika kegiatan berpindah ke beberapa tempat langsung tidak ditemukan lagi produk mencurigakan karena diduga telah bocor. “Mau digelar bersamaan tapi tim kita terbatas, jadi kita turun saja dulu memberikan teguran,” kata Sensis.

Karena keterbatasan personil dan anggaran, Sensis pun terpaksa melibatkan tim dari Puskesmas di seluruh Kecamatan di pulau-pulau untuk menggelar kegiatan serupa, sweeping ke pusat perbelanjaan mencari produk kadaluarsa yang selanjutnya dibuatkan laporan tentang temuan di lapangan.

Sensis juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untu cerdas, teliti dan jeli sebelum membeli. Kalau menemukan produk yang kadaluarsa maka masyarakat berhak memberitahukan pepada pengelola bahwa jangan menjual produk kadaluarsa lagi.

(Mb/Haluankepri)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

BMKG : Gempa Jabar akibat tumbukan Lempeng Indo Australia-Eurasia

Metrobatam.com, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika mengatakan gempa bumi dengan magnitudo 7,3 pada Jumat (15/12) pukul 23.47 WIB disebabkan aktivitas zona subduksi...

Bupati Bintan Serahkan Bantuan Kapal dan Asuransi Nelayan

Metrobatam.com, Batam - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos didampingi Wakil Bupati Bintan Drs Dalmasri Syam, Sekda Kabupaten Bintan Drs Adi Prihantara menyerahkan bantuan...

Dukun Pengganda Uang Kubur 2 Korbannya, 1 Dikubur Dalam Keadaan Masih Hidup

Metrobatam, Batang - Seorang pria di Batang, Jawa Tengah yang mengaku bisa menggandakan uang mengubur dua korbannya. Salah seorang korban terungkap dikubur dalam keadaan...

Dubes Saudi Harapkan Moratorium Pengiriman TKI Dicabut

Metrobatam, Jakarta - Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Osama bin Mohammed Abdullah Al-Shuaibi mengharapkan moratorium pengiriman tenaga kerja Indonesia (TKI) yang berlaku sejak...

Biadab, Pembunuh Sadis Ini Masih Perkosa Korbannya yang Sudah Mati

Metrobatam, Serang - Empat pelaku pembunuhan sadis di Serang ditangkap polisi. Jejak mereka terungkap usai jenazah korban, S, ditemukan warga di Sungai Cibongor, Cikeusal...

Soal Kumpul Kebo Tak Bisa Dipidana, Ketua MK: Despiritualisasi Hukum

Metrobatam, Jakarta - Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat menyatakan KUHP harus disesuaikan dengan semangat kebangsaan Indonesia. KUHP yang diimpor dari Belanda dinilai sangat...

Dedi Mulyadi: Golkar Terbuka Evaluasi Dukungan Pilkada Jabar

Metrobatam, Jakarta - Golkar tidak menutup kemungkinan menarik dukungannya terhadap Ridwan Kamil pada Pemilihan Kepala Daerah Jawa Barat (Pilkada Jabar) 2018. Hal itu disampaikan...

Bawa Ribuan Butir Ekstasi dan Sabu, Oknum TNI Ditangkap Polisi

Metrobatam, Jambi - Tim Opsnal Subdit II Ditresnarkoba Polda Jambi berhasil mengamankan tiga orang laki-laki yang diduga membawa ribuan butir pil ekstasi dan sabu-sabu. Informasi...

Konflik Belum Usai, PKS Ajukan Kasasi Pemecatan Fahri Hamzah

Metrobatam, Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tetap tenang menyikapi keputusan Pengadilan Tinggi Jakarta yang menolak banding mereka terkait pemecatan terhadap Fahri Hamzah. Partai...

Partai Tommy Soeharto Tak Lolos Administrasi

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum tidak meloloskan Partai Berkarya dan Partai Garuda dalam tahapan penelitian administrasi perbaikan partai politik calon peserta pemilu tahun...

Danlantamal IV Jalin Sinergitas dengan Kapolda Kepri

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno, S.E., M.M., menjalin sinergitas dengan Kepala Kepolisian...

Bea Cukai-Kepolisian Tetapkan Tersangka 50 Ribu Botol Miras Ilegal Via Batam dari Singapura

Metrobatam.com, Jakarta - Penyidik Direktorat Jenderal Bea-Cukai menetapkan tersangka dalam kasus penyelundupan 50 ribu botol minuman keras ilegal dari Singapura. Tersangka berinisial BT (43)...
BAGIKAN