Diomeli Ganjar, Polisi Ini Gemetaran Kembalikan Uang Warga Rp 50.000

Metrobatam, Magelang – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menemukan adanya pungutan liar (pungli) terhadap pelayanan cek fisik kendaraan bermotor oleh petugas kepolisian di Kantor Samsat, Kota Magelang, Rabu (5/10).

Saat itu, Ganjar yang mengenakan kemeja batik turun dari mobil Toyota Hiace di halaman Kantor Samsat Magelang dan langsung bertanya kepada sejumlah warga yang sedang mengantre tentang besaran biaya yang dikeluarkan untuk mengurus pelayanan cek fisik tersebut.

Tak disangka, seorang warga, Sugiharto (61), menjawab bahwa dia telah membayar Rp 50.000 kepada seorang petugas.

Ganjar meminta Sugiharto menunjukkan petugas yang meminta uang tersebut. Warga tersebut lalu menunjuk seorang anggota polisi bernama Brigadir Dani. Polisi itu pun langsung dicecar pertanyaan oleh Ganjar.

Dia diminta untuk mengembalikan uang yang diterima dari Sugiharto. Menurut Ganjar, dia telah melakukan pungli. Dengan gemetar, Brigadir Dani langsung mengembalikan uang pecahan Rp 50.000 tersebut kepada Sugiharto.

“Saya minta jangan diulangi lagi. Ini harus dibenahi. Saya banyak menerima keluhan (pungli) seperti ini dan saya kecewa sudah sejak lama,” imbuh politisi PDIP ini.

Polisi itu hanya bisa pasrah ketika Ganjar kembali menghujaninya dengan berbagai pertanyaan dan nasihat. Brigadir Dani juga sempat membela diri. “Ini hanya salah paham kok, Pak, kami tidak minta,” ungkapnya.

Menurut Ganjar, dari bahasa tubuh oknum anggota polisi yang tertangkap melakukan pungli, ada upaya untuk melakukan perbaikan sehingga perlu diberi kesempatan agar tidak mengulanginya kembali.

“Tadi dia sampai jabat tangan saya sampai menggenggam kenceng, cium tangan saya, kan saya enggak enak. Artinya body language itu sudah menunjukkan, ya harus berubah, Anda keliru,” tuturnya.

Ganjar menegaskan, pihaknya sedang gencar melakukan upaya reformasi birokrasi dan memperbaiki layanan publik di Jateng, maka harus didukung oleh instansi yang berkaitan langsung.

“Kalau kami dibantu instansi lain, tentu bisa lebih cepat perbaikan layanannya,” katanya.

Sementara itu, Sugiharto mengaku bahwa pada awalnya dia sedang mengurus cek fisik untuk penggantian pelat nomor pada sepeda motornya. Dia mengaku tahu bahwa layanan tersebut tak dikenakan biaya alias gratis.

“Saya tadi cek fisik kemudian diberi kartu. Kemudian petugasnya bilang biayanya Rp 50.000, tapi tidak ada kuitansinya. Saya tahu kalau gratis, tapi diminta, ya tetap bayar,” katanya.

Warga Bayeman, Magelang Tengah, Kota Magelang, tersebut mengatakan, selain dirinya, banyak warga lain yang sedang mengurus pada layananan yang sama juga dimintai uang. (mb/kompas)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Hilang Selama Sepakan, Jenazah Kiatwansyah Akhirnya Ditemukan

Metrobatam.com, Manokwari - Kiatwansyah, wisatawan asal Batam yang hilang di perairan Pulau Mansinam Manokwari, Papua Barat, Jumat pekan lalu akhirnya ditemukan setelah Tim Search...

MUI Vonis Kerajaan Ubur-Ubur Sesat dan Menista Agama

Metrobatam, Serang - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Serang memutuskan ajaran Kerajaan Ubur-ubur sesat dan menyesatkan. Kerajaan ini dinilai dapat dikenalan pasal penistaan agama....

Spanduk PKS-HTI Dukung #2019GantiPresiden di Bandung Dibongkar

Metrobatam, Bandung - Spanduk duet Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berisi dukungan gerakan #2019GantiPresiden sempat mejeng di Kabupaten Bandung. Namun...

ABG 12 Tahun di Jambi Jadi Ibu, Pemprov Ngaku Kecolongan

Metrobatam, Jambi - ABG 12 tahun di Jambi tak seperti anak biasanya. Di usianya yang masih cilik itu, ABG tersebut sudah menjadi ibu 1...

Rotasi 14 Pegawai Berujung Polemik di Internal KPK

Metrobatam, Jakarta - Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berencana melakukan rotasi terhadap 14 pegawai pada awal Agustus 2018. Namun, rencana perpindahan posisi para pegawai...

Jokowi: Ayo Sukseskan Asian Games dan Asian Para Games!

Metrobatam, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan pidato kenegaraan di Sidang Tahunan DPR RI hari ini. Jokowi berharap Indonesia sukses besar di Asian...

Harta Ma’ruf Amin Rp 12 Miliar, tapi Utangnya Rp 657 Juta

Metrobatam, Jakarta - Harta kekayaan bakal cawapres KH Ma'ruf Amin sudah diumumkan KPK. Dia tercatat memiliki total harta kekayaan Rp 11,64 miliar. Dilihat detikcom dari...

Jokowi: Infrastruktur untuk Pemerataan Ekonomi Berkeadilan

Metrobatam, Jakarta - Pemerintah gencar membangun berbagai pembangunan infrastruktur. Pembangunan dilakukan mulai dari Sabang sampai Merauke. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pembangunan infrastruktur yang dilakukan...

Sebanyak 49 Mahasiswa Papua Masih Ditahan di Polres Surabaya

Metrobatam, Jakarta - Seluruh mahasiswa yang diangkut polisi dari asrama mahasiswa Papua di Surabaya semalam masih berada di Mapolrestabes Surabaya. "Ini masih di polisi,...

Bamsoet: Kita Harus Katakan ‘Selamat Tinggal Politik Identitas’

Metrobatam, Jakarta - Ketua DPR Bambang Soesatyo menyinggung soal politik identitas di sidang bersama DPR-DPD RI. Ia mengimbau seluruh warga negara meninggalkan politik identitas,...

5 Daerah di Kalteng Jadi Target Teroris saat 17 Agustus

Metrobatam, Palangkaraya - Hasil pengembangan sementara yang dilakukan Tim Detasemen Khusus 88 Mabes Polri, ada 5 daerah di provinsi Kalimantan Tengah diduga akan menjadi...

IPW Jagokan Tiga Jenderal Senior Jadi Wakapolri, Ini Nama-namanya

Metrobatam, Jakarta - Indonesian Police Watch (IPW) menjagokan tiga jenderal bintang tiga atau Komisaris Jenderal untuk mengisi kekosongan di kursi Wakapolri yang sebelumnya dijabat...
BAGIKAN