Diomeli Ganjar, Polisi Ini Gemetaran Kembalikan Uang Warga Rp 50.000

453

Metrobatam, Magelang – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menemukan adanya pungutan liar (pungli) terhadap pelayanan cek fisik kendaraan bermotor oleh petugas kepolisian di Kantor Samsat, Kota Magelang, Rabu (5/10).

Saat itu, Ganjar yang mengenakan kemeja batik turun dari mobil Toyota Hiace di halaman Kantor Samsat Magelang dan langsung bertanya kepada sejumlah warga yang sedang mengantre tentang besaran biaya yang dikeluarkan untuk mengurus pelayanan cek fisik tersebut.

Tak disangka, seorang warga, Sugiharto (61), menjawab bahwa dia telah membayar Rp 50.000 kepada seorang petugas.

Ganjar meminta Sugiharto menunjukkan petugas yang meminta uang tersebut. Warga tersebut lalu menunjuk seorang anggota polisi bernama Brigadir Dani. Polisi itu pun langsung dicecar pertanyaan oleh Ganjar.

Dia diminta untuk mengembalikan uang yang diterima dari Sugiharto. Menurut Ganjar, dia telah melakukan pungli. Dengan gemetar, Brigadir Dani langsung mengembalikan uang pecahan Rp 50.000 tersebut kepada Sugiharto.

“Saya minta jangan diulangi lagi. Ini harus dibenahi. Saya banyak menerima keluhan (pungli) seperti ini dan saya kecewa sudah sejak lama,” imbuh politisi PDIP ini.

Polisi itu hanya bisa pasrah ketika Ganjar kembali menghujaninya dengan berbagai pertanyaan dan nasihat. Brigadir Dani juga sempat membela diri. “Ini hanya salah paham kok, Pak, kami tidak minta,” ungkapnya.

Menurut Ganjar, dari bahasa tubuh oknum anggota polisi yang tertangkap melakukan pungli, ada upaya untuk melakukan perbaikan sehingga perlu diberi kesempatan agar tidak mengulanginya kembali.

“Tadi dia sampai jabat tangan saya sampai menggenggam kenceng, cium tangan saya, kan saya enggak enak. Artinya body language itu sudah menunjukkan, ya harus berubah, Anda keliru,” tuturnya.

Ganjar menegaskan, pihaknya sedang gencar melakukan upaya reformasi birokrasi dan memperbaiki layanan publik di Jateng, maka harus didukung oleh instansi yang berkaitan langsung.

“Kalau kami dibantu instansi lain, tentu bisa lebih cepat perbaikan layanannya,” katanya.

Sementara itu, Sugiharto mengaku bahwa pada awalnya dia sedang mengurus cek fisik untuk penggantian pelat nomor pada sepeda motornya. Dia mengaku tahu bahwa layanan tersebut tak dikenakan biaya alias gratis.

“Saya tadi cek fisik kemudian diberi kartu. Kemudian petugasnya bilang biayanya Rp 50.000, tapi tidak ada kuitansinya. Saya tahu kalau gratis, tapi diminta, ya tetap bayar,” katanya.

Warga Bayeman, Magelang Tengah, Kota Magelang, tersebut mengatakan, selain dirinya, banyak warga lain yang sedang mengurus pada layananan yang sama juga dimintai uang. (mb/kompas)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Tidak Bayar Upah Pekerja, Bupati Bintan akan Tindak Tegas Kontraktor

Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos mengatakan bahwa dirinya akan menindak tegas setiap kontraktor yang mengerjakan pembangunan proyek pemerintah namun tidak...

Selain Bintang Porno, Trump Disebut Kencani Model Playboy

Metrobatam, Jakarta - Majalah The New Yorker pada Jumat (16/2) menulis berita yang mengungkap bahwa Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump juga pernah memiliki...

Waketum MUI Zainut Tauhid: Tak Masalah Habib Rizieq Disambut di Bandara, Asal Tertib

Metrobatam, Jakarta - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Zainut Tauhid menilai rencana penyambutan Rizieq Shihab saat tiba di Indonesia bukan masalah. Hal...

Diiming-iming Uang Rp5 Ribu, Kakek Mesum Cabuli Bocah 12 Tahun

Metrobatam, Muratara - Perbuatan Bejat M. Yasid seorang kakek berusia 73 tahun terhadap seorang bocah berusia 12 tahun berinisial AS sungguh sangat memprihatinkan. Dengan diiming-iming...

Tafsir Warga Tionghoa: Tahun Anjing Tanah Bakal Banyak Gempa

Metrobatam, Jakarta - Tahun baru Imlek jatuh tepat pada Jumat (16/2). Sesuai kalender Tionghoa, tahun ini adalah shio anjing dengan elemen tanah. Menurut penuturan warga...

Kemhan RI Sudah Meneken Kontrak Pembelian 11 Sukhoi SU-35

Metrobatam, Jakarta - Indonesia telah menandatangani kontrak pembelian 11 unit pesawat tempur Sukhoi SU-35 dengan Rusia. Penandatanganan itu dilakukan pada Rabu (14/2) lalu di...

135 Hektar Lahan Sagu Terbakar, Polda Riau: Diduga Sengaja Dilakukan Perusahaan

Metrobatam, Pekanbaru-Kebakaran kembali terjadi di lahan yang diduga milik PT NSP (Nasional Sagu Prima) di Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau. Kebakaran di konsesi perusahaan...

KPK Didesak Awasi Penerbitan IUP terkait Pilkada

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak untuk mengawasi dugaan maraknya penerbitan Izin Usaha Pertambangan (IUP) daerah terkait Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Apalagi, di...

Jokowi Kritik Balik ‘Pengkritik Infrastruktur’

Metrobatam, Jakarta- Presiden Joko Widodo menegaskan pentingnya infrastruktur bagi seluruh masyarakat Indonesia, termasuk di kawasan Papua. Infrastruktur, menurut dia, penting sebagai upaya menyejahterakan masyarakat. Jokowi...

Kebakaran di Siak Riau, 40 Unit Bangunan Ludes Dilalap Api

Metrobatam, Pekanbaru - Kebakaran hebat melanda di Kabupaten Siak Riau. Sebanyak 40 unit bangunan ruko dan rumah warga hangus dan rata dengan tanah dilalap...

Marak OTT, Bamsoet Minta Fokus pada Pengawasan Uang Negara

Metrobatam, Jakarta - Ketua DPR Bambang Soesatyo meminta kepada pemerintah fokus pencegahan dan pengawasan dalam pemberantasan tindak pidana korupsi. Hal itu sehubungan dengan maraknya...

Alami Kekeringan, Warga Aceh Utara Salat Minta Hujan 7 Malam Berturut-turut

Metrobatam, Lhokseumawe - Warga Kecamatan Pirak Timu, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh melakukan kegiatan yasinan, zikir dan doa bersama selama tujuh malam berturut-turut di...
BAGIKAN