Diperkosa 5 Pria, Gadis Ini Diusir Warga dan Tinggal di Kandang Bebek

325

Metrobatam.com, Sidoarjo – Sungguh memilukan nasib gadis remaja berinisial NR (14) ini. Ia diperkosa lima warga Desa Trompoasri, Jabon, sampai hamil. Namun ironisnya, NR dan keluarganya malah diusir dari rumahnya hingga akhirnya tinggal di bekas kandang bebek milik salah satu warga yang iba.

Ibu NR mengisahkan, peristiwa pemerkosaan terjadi pada Agustus 2015. Saat itu, NR hendak berangkat mengaji. Namun dalam perjalanan, korban dipanggil pelaku berinisial S. “Anak saya tidak mau, tapi ditarik oleh dia (S). Di dalam kamarnya, anak saya diperkosa,” kata ibu korban kepada awak media, Minggu (22/5).

Kejadian tak hanya itu saja. S memperkosa NR hingga lima kali. Bahkan, tetangga S yang berinisial U pun juga turut melakukan perbuatan bejat itu sebanyak tiga kali.

Yang membuat semakin pilu, kerabat S yang masih berumur 10 tahun berinisial M, juga ikut menodai NR bersama teman-temannya, yaitu A dan D.

Perbuatan amoral itu dilakukan kelima pelaku dengan rentang waktu berbeda antara Agustus-September. “Saya tak habis pikir, kok sampai setega itu. Anak saya sekarang hamil delapan bulan dan tak ada yang bertanggung jawab,” sambung ibu korban yang kemudian menitikan air mata.

Setelah mengetahui anak sulungnya hamil, ibu korban mengadu ke kepala desa setempat. Dalam musyawarah itu, disepakati oleh S dan U untuk memberikan konpensasi Rp 75 juta dan akan dibuatkan sebuah rumah.

Namun, sampai jangka waktu yang disepakati, November 2015, kedua pelaku yang sudah berkeluarga itu tak membayarnya.
Bahkan, NR dan ibunya yang mengontrak rumah salah satu warga itu tak lagi diperkenankan si pemilik rumah tinggal di Dusun Janganasem, Desa Trompoasri, RT 10/RW 4. Endang Wahyuni, warga dusun setempat namun berada di RT 11, merasa iba terhadap nasib NR.

Ia mencoba menolong sebisanya, dan hanya mampu menyediakan lahan kandang bebek miliknya untuk ditempati NR dan keluarganya. “Kami bersihkan bersama-sama agar bisa ditempati. Kami hanya bisa membantu seperti ini,” tukas Endang yang mendampingi ibu NR.

Lapor polisi
Karena kesepakatan batal, ibu korban memilih melaporkan hal itu ke Polres Sidoarjo pada Desember 2015. Kasatreskrim Polres Sidoarjo, AKP Wahyudin Latif, menyatakan pihaknya sudah melakukan penyelidikan terhadap kasus NR.
“Korban melaporkan dua pelaku, yaitu S dan U. Untuk tiga tersangka yang masih di bawah umur masih dalam pengembangan,” tandas Latif.

Latif mengungkapkan saat akan dilakukan pemeriksaan, kedua pelaku melarikan diri. Info yang diperoleh, keduanya kabur ke Bali. “Pasti kami kejar kedua pelaku ini,” tegas Latif.

Kejadian yang menimpa NR ini sampai ke telinga Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa. Ia meminta pihak polisi untuk segera menangkap para pelaku. Khofifah berencana membawa keluarga NR ke salah satu pesantren binaannya agar mendapat tempat tinggal layak.

Nantinya, NR dan ibunya akan menjadi juru masak di pesantren tersebut sembari menunggu proses kasusnya berjalan, jika mereka berkenan. “Di ponpes ini nanti, NR juga bisa melanjutkan sekolahnya yang saat ini terputus,” ujar Khofifah. (mb/kompas)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Rossa “The Journey Of 21 Dazzling Years” di Esplanade Singapore

Metrobatam.com, Jakarta - Tahun 2017 merupakan tahun yang sangat special bagi Rossa. Pasalnya, tahun ini merupakan 21 tahun Rossa berkarir dan berkarya di kancah...

Said Aqil Minta Pencatut Logo PBNU di Iklan LGBT Ditangkap

Metrobatam, Jakarta - Ketum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj menegaskan logo PBNU yang dicatut di iklan kondom untuk LGBT adalah...

Soal Gol Kontroversial Barca, Pelatih Malaga: Sudah Jelas Sekali

Barcelona - Pelatih Malaga Michel Gonzalez merasa tak perlu lagi mengomentari gol kontroversial Barcelona karena menurutnya apa yang terjadi di lapangan sudah sedemikian jelas. Gol...

KPK Lelang Resort Milik M Sanusi di Bogor Senilai Rp 4,9 Miliar

Metrobatam,Jakarta - KPK kembali melelang tanah dan bangunan yang dirampas dari terpidana kasus korupsi. Kali ini giliran aset milik mantan anggota DPRD DKI Jakarta...

MU Akhirnya Tumbang di Markas Tim Promosi Huddersfield Town

Huddersfield - Rentetan tidak terkalahkan Manchester United akhirnya putus. Bertandang ke markas tim promosi Huddersfield Town, MU dipaksa menyerah dengan skor akhir 1-2. Pada pertandingan...

2 WNI yang Tewas Tertimpa Longsor di Malaysia, Ini Identitasnya

Metrobatam, Jakarta - Dua warga negara Indonesia (WNI) tewas tertimpa tanah longsor di Penang, Malaysia. Keduanya merupakan pekerja bangunan. "KJRI Penang tangani 2 WNI korban...

Barcelona Tundukkan Malaga 2-0

Barcelona - Barcelona kembali ke jalur kemenangan. Angka penuh diraih Barca setelah mengalahkan tim tamu, Malaga, dengan skor akhir 2-0. Usai berimbang dengan Atletico Madrid...

Gilas Burnley 3-0, City Nyaman di Puncak Klasemen

Manchester - Manchester City belum terbendung di Premier League. Mengandaskan Burnley 3-0, City nyaman memimpin klasemen dan jadi satu-satunya yang belum terkalahkan. Menjamu Burnley di...

PBNU Imbau Materi Perppu Ormas Tidak Multi Tafsir

Metrobatam, Jakarta - Pembahasan Perppu Nomor 2 Tahun 2017 tentang Ormas akan diputuskan di DPR dalam waktu dekat. Namun, masih ada partai politik dan...

Bangkit dari Ketertinggalan, Chelsea Tundukkan Watford 4-2

London - Chelsea harus bersusah payah untuk meraih kemenangan saat menjamu Watford. Sempat tertinggal 1-2, Chelsea akhirnya menang 4-2 atas tamunya itu. Dalam pertandingan Premier...

Masuki Babak Baru, Pemerintah Spanyol akan Ambil Alih Catalonia

Spanyol - Ketegangan antara pemerintah Spanyol dengan pemerintah otonom Catalonia meningkat. Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy memutuskan untuk memecat para pimpinan Catalonia. "Perdana Menteri Rajoy...

Trump Izinkan Arsip Rahasia Pembunuhan John F Kennedy Dibuka

Amerika Serikat - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan akan mengizinkan arsip rahasia terkait pembunuhan John F Kennedy (JFK) dibuka untuk publik untuk...
BAGIKAN