Diperkosa 5 Pria, Gadis Ini Diusir Warga dan Tinggal di Kandang Bebek

324

Metrobatam.com, Sidoarjo – Sungguh memilukan nasib gadis remaja berinisial NR (14) ini. Ia diperkosa lima warga Desa Trompoasri, Jabon, sampai hamil. Namun ironisnya, NR dan keluarganya malah diusir dari rumahnya hingga akhirnya tinggal di bekas kandang bebek milik salah satu warga yang iba.

Ibu NR mengisahkan, peristiwa pemerkosaan terjadi pada Agustus 2015. Saat itu, NR hendak berangkat mengaji. Namun dalam perjalanan, korban dipanggil pelaku berinisial S. “Anak saya tidak mau, tapi ditarik oleh dia (S). Di dalam kamarnya, anak saya diperkosa,” kata ibu korban kepada awak media, Minggu (22/5).

Kejadian tak hanya itu saja. S memperkosa NR hingga lima kali. Bahkan, tetangga S yang berinisial U pun juga turut melakukan perbuatan bejat itu sebanyak tiga kali.

Yang membuat semakin pilu, kerabat S yang masih berumur 10 tahun berinisial M, juga ikut menodai NR bersama teman-temannya, yaitu A dan D.

Perbuatan amoral itu dilakukan kelima pelaku dengan rentang waktu berbeda antara Agustus-September. “Saya tak habis pikir, kok sampai setega itu. Anak saya sekarang hamil delapan bulan dan tak ada yang bertanggung jawab,” sambung ibu korban yang kemudian menitikan air mata.

Setelah mengetahui anak sulungnya hamil, ibu korban mengadu ke kepala desa setempat. Dalam musyawarah itu, disepakati oleh S dan U untuk memberikan konpensasi Rp 75 juta dan akan dibuatkan sebuah rumah.

Namun, sampai jangka waktu yang disepakati, November 2015, kedua pelaku yang sudah berkeluarga itu tak membayarnya.
Bahkan, NR dan ibunya yang mengontrak rumah salah satu warga itu tak lagi diperkenankan si pemilik rumah tinggal di Dusun Janganasem, Desa Trompoasri, RT 10/RW 4. Endang Wahyuni, warga dusun setempat namun berada di RT 11, merasa iba terhadap nasib NR.

Ia mencoba menolong sebisanya, dan hanya mampu menyediakan lahan kandang bebek miliknya untuk ditempati NR dan keluarganya. “Kami bersihkan bersama-sama agar bisa ditempati. Kami hanya bisa membantu seperti ini,” tukas Endang yang mendampingi ibu NR.

Lapor polisi
Karena kesepakatan batal, ibu korban memilih melaporkan hal itu ke Polres Sidoarjo pada Desember 2015. Kasatreskrim Polres Sidoarjo, AKP Wahyudin Latif, menyatakan pihaknya sudah melakukan penyelidikan terhadap kasus NR.
“Korban melaporkan dua pelaku, yaitu S dan U. Untuk tiga tersangka yang masih di bawah umur masih dalam pengembangan,” tandas Latif.

Latif mengungkapkan saat akan dilakukan pemeriksaan, kedua pelaku melarikan diri. Info yang diperoleh, keduanya kabur ke Bali. “Pasti kami kejar kedua pelaku ini,” tegas Latif.

Kejadian yang menimpa NR ini sampai ke telinga Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa. Ia meminta pihak polisi untuk segera menangkap para pelaku. Khofifah berencana membawa keluarga NR ke salah satu pesantren binaannya agar mendapat tempat tinggal layak.

Nantinya, NR dan ibunya akan menjadi juru masak di pesantren tersebut sembari menunggu proses kasusnya berjalan, jika mereka berkenan. “Di ponpes ini nanti, NR juga bisa melanjutkan sekolahnya yang saat ini terputus,” ujar Khofifah. (mb/kompas)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Muhammad Yatir Pimpin PBVSI Kabupaten Bintan Masa Bakti 2017-2021

Metrobatam.com, Bintan - Irjen Pol Sam Budi Gustian, Selaku Ketua PBVSI Prov Kepri resmi mengukuhkan Muhammad Yatir, SH sebagai Ketua PBVSI Kabupaten Bintan disaksikan...

Terkait Bendera RI di SEA Games, DPR RI: Melukai Rasa Persahabatan Dua Negara

Metrobatam.com, Jakarta - Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Meutya Hafid, menilai terbaliknya bendera Indonesia dalam materi buku pertandingan SEA Games 2017 sebagai bentuk...

Menyeramkan, 10 Tanda Rumah yang Ditinggali Makhluk Halus atau Berhantu

Metrobatam.com, (Mb) - Rumah yang bisa memberikan rasa nyaman, betah, dan tenang adalah impian semua orang di dunia. Tapi, ada beberapa hal yang bisa...

Polisi Tetapkan Remaja Penghina Presiden Jokowi dan Kapolri jadi Tersangka

Metrobatam.com, Medan - Polisi menetapkan tersangka terhadap Muhammad Farhan Balatif terkait ujaran kebencian (Hate Speach) di Facebook terhadap Presiden Jokowi dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Muhammad Farhan Balatif...

Jika Menelan Rambut Yang Ada Di Makanan, Ini yang Terjadi

Metrobatam.com, (Mb) - Pernahkan kamu menemukan sehelai rambut pada makanan yang sedang disantap? Tanpa disadari kamu pasti pernah tidak sengaja menelan sehelai rambut tersebut....

Terkait Bendera Indonesia Terbalik di SEA Gemes, Presiden Jokowi Tunggu Permintaan Maaf Resmi Malaysia

Metrobatam.com, Jakarta - Perhelatan olahraga terbesar di Asia Tenggara telah dimulai. Insiden terbaliknya bendera sang Pusaka Merah Putih di buku panduan pelaksanaan Sea Games...

Husrin Hood: Pengurus HKTI Tanjungpinang Harus Mampu Bersaing dengan Daerah Lain

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Ketua Badan Pertimbangan Organisasi, Himpunan Kerukunan Tani Indonesia Provinsi Kepulauan Riau, Husrin Hood melantik pengurus HKTI Kota Tanjungpinang di gedung perpustakaan...

Ini 10 Gunung Terangker di Indonesia

Kalau kamu suka naik gunung, tentunya kamu sudah terbiasa dengan kondisi gunung yang sangat berat. Karena mendaki gunung itu memerlukan fisik yang kuat dan...

Ribuan Peserta Ikuti Karnaval HUT Kemerdekaan RI ke-72 di Bintim

Metrobatam.com, Bintan - Tercatat sekitar lebih kurang 2.500 Peserta memeriahkan Pelaksanaan kirab budaya atau Karnaval di Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan, Sabtu pagi (19/8)....

Bakamla Selamatkan Rombongan Kemendes yang Terombang-Ambing 8 Jam di Perairan Tarakan, Ini Kronologinya

Metrobatam, Jakarta - Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) berhasil menyelamatkan sebagian rombongan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) yang...

Ini Istana Bos First Travel yang Terlilit Utang Rp 80 M dan Tipu Calon...

Metrobatam, Jakarta - Polisi telah menetapkan bos First Travel, Andika Surachman dan istrinya, Anniesa Devitasari Hasibuan, sebagai tersangka kasus penipuan perjalanan umrah. Meski diketahui...

Seperti Ini Bahagianya Warga di Perbatasan yang Akhirnya Bisa Nikmati Listrik

Metrobatam, Atambua - Sudah dua tahun ini listrik hadir di Desa Naekake, salah satu desa di wilayah perbatasan Republik Indonesia-Timur Leste di Provinsi Nusa...