Diplomasi Kedai Kopi, Cara Sani Membangun Komunikasi

733

Banyak cara dilakukan orang untuk bisa mendapatkan ide-ide besar untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik. Ada orang yang lebih suka mencari tempat yang sunyi, kemudian menyendiri. Ada juga orang yang lebih suka berbaur dengan banyak orang, sambil ditemani secangkir kopi dan ngobrol kesana kemari, serta berbagai cara lainnya.

Termasuk almarhum Gubernur Provinsi Kepualauan Riau (Kepri) Muhammad Sani, dia mempunyai cara tersendiri dalam memunculkan ide-ide besarnya. Dia menyadari, ide-ide besar itu sangat diperlukan untuk memajukan bumi Kepri supaya tidak tertinggal dari daerah lain. Dan sebagai orang yang dilahirkan di tanah Melayu, tepatnya di Kampung Parit Mangkil, Sungai Ungar, Kundur, Karimun, Sani sangat tahu persis langkah yang paling tepat yang harus dilakukannya.

Nongkrong di kedai kopi sambil ngobrol kesana kemari, yang awalnya tidak ada tofik khusus dalam obrolan bersama tersebut, dipilih Sani sebagai bagian dari “gaya” diplomasinya. Semasa menjabat sebagai Camat Bintan Timur pada tahun 1980-1982, Sani kerap nongkrong-nongkrong di kedai kopi dalam usahanya untuk menyerap aspirasi masyarakat.

Kongkow-kongkow di kedai kopi adalah merupakan satu kebiasaan yang sudah hampir membudaya dikalangan masyarakat Melayu. Sepintas, budaya itu terkesan malas, tetapi itu semua tidak benar. Dengan kongkow-kongkow seperti itu, justru warga bisa bersilaturahmi dengan sesamanya sekaligus dengan para pimpinannya. Di tempat ini, pimpinan dan warga tidak ada jarak.

Semasa hidupnya, suami dari Hj Aisyah ini sering kali melakukan hal seperti. Sani terkadang berjam-jam menghabiskan waktunya hanya sekedar untuk menghabiskan secangkir kopi. Tetapi dibalik obrolan yang awalnya ke sana ke mari, justru ide-ide besar kerapkali ditemukan Sani dari obrolan tersebut.

Sebagai abdi masyarakat, ayah dari seorang putra dan dua orang putri ini mengakui, dengan sering datangnya ke kedai kopi, ia bisa beriteraksi langsung dengan masyarakat sehingga dirinya bisa mendapatkan masukan persis sebagaimana yang terjadi di masyarakat. Dengan diplomasi kedai kopi ini lah, ia merasa menjadi lebih dekat dengan masyarakat, dan begitu juga sebaliknya masyarakat.

Diplomasi kedai kopi yang dilakukan Sani semasa hidupnya, bukan hanya sekedar untuk menikmati hangatnya secangkir kopi, dan hangatnya obrolan dengan warga, tetapi terselip sebuah makna yaitu mempererat silaturahmi demi kemajuan daerah yang dipimpinnya. Adalah satu gaya diplomasi yang sangat patut untuk dicontoh oleh para pejabat Kepri.

Ketika seorang pemimpin ingin dekat dengan masyarakatnya, tidak harus dengan mengundang warga ke hotel berbintang yang hanya sekedar untuk ngobrol-ngobrol. Gaya seperti itu tidak efektif. Apalagi jika acara itu sendiri dikemas dalam format resmi, sehingga interaksi dan komunikasi diantara seorang pemimpin dengan warganya pun hanya berjalan semu.

“Saya sudah puluhan tahun ngopi dan nongkrong seperti ini. Bagi saya ini bukan budaya orang malas, tapi justru dari sinilah kita menjalin silaturahmi dan bisa saling memberikan ide-ide yang baik. Karena bagi saya ide itu datangnya tidak serta-merta dari rapat atau pertemuan formal saja, tapi dengan santai begini justri masyarakat tidak canggung untuk memberikan masukan,” kata almarhun saat menggelar ngopi bareng masyarakat di kedai kopi Hawai, Bintan, beberapa waktu lalu.

Sani yang semasa hidupnya memiliki sebreg pengalaman ini mempunyai prinsip bahwa semua persoalan yang ada di dunia ini, semuanya bisa diselesaikan. Mantan Wali Kota Tanjung Pinang pada tahun 1985-1993 ini mempunyai keyakinan bahwa kunci utama dari penyelesaian semua masalah yaitu ada dalam silaturahmi.

Gaya diplomasi itu ia buktikan selama menjabat sebagai gubernur Kepri. Berbagai persoalan yang ada di pemerintahan dan di masyarakat, ia urai dengan cara-cara yang lebih mengedepankan silaturahmi. Atas gaya diplomasinya itu lah, ia pun oleh banyak kalangan dianggap sebagai seorang pemimpin yang mengayomi berbagai lapisan, santun dan merakyat. Tidak berlebihan, bila ia kemudian banyak yang memanggilnya sebagai ayah kita karena kedekatannya dengan masyarakat.

Penulis : Eza Pendri, Pemimpin Redaksi Metrobatam.com

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Seperti Ini ‘Lakon’ Papah Setya Novanto di Pengadilan Tipikor

Metrobatam, Jakarta - Sidang perkara dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP dengan terdakwa Setya Novanto yang dibuka sejak Rabu (13/12) pagi sekitar pukul 10.00 WIB,...

Andi Narogong: Saya Salah, Tuhan Tegur Lewat Tangan KPK

Metrobatam, Jakarta - Andi Agustinus alias Andi Narogong mengakui kesalahannya dalam kasus korupsi proyek e-KTP. Dia menyebut kesalahannya itu karena terjebak dalam sistem yang...

Paket Bom Meledak di Surabaya, Polisi Lakukan Penyelidikan

Metrobatam, Surabaya - Sebuah barang paket yang ternyata berisi rangkaian bom meledak di Jalan Laksda M Nasir di depan PT Bahana Line. Bom itu...

Hakim Beda Pendapat, MK Tolak Gugatan Pasal Zina dan LGBT

Metrobatam, Jakarta - Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan uji materi pasal kitab undang-undang hukum pidana tentang zina dan hubungan sesama jenis, Kamis (14/12). Dalam...
video

Diduga Konslet, Mobil Ludes Terbakar di Jalan Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Diduga akibat konsleting listrik sebuah mobil Daihatsu Avanza berwarna hitam ludes terbakar di pinggir jalan Raja Haji Fisabilillah, kilometer 8 atas...

Pemkab Bintan Wacanakan Hingga 13 Ribu Pensil Sertifikat Prona untuk Tahun 2018

Metrobatam.com, Bintan - Dari target 10.000 persil pembuatan sertifikat kepemilikan tanah melalui program prona di Tahun 2017, Kabupaten Bintan kembali mewacanakan sebanyak 12.000 hingga...

bright PLN Batam Jamin Tak Ada Pemadaman Jelang Natal dan Tahun Baru

Metrobatam.com, Batam -bright PLN Batam Provinsi Kepulauan Riau menjamin tidak akan melakukan pemadaman jelang natal dan tahun baru, mulai Selasa (19/12) mendatang hingga perayaan...

Hakim Kusno Gugurkan Praperadilan Setnov, Kuasa Hukum: Kami Hormati

Metrobatam, Jakarta - Hakim Tunggal Kusno menetapkan praperadilan mantan ketua DPR Setya Novanto (Setnov) sebagai tersangka korupsi pengadaan e-KTP gugur dan tidak dilanjutkan. Pernyataan itu...

Diduga Palsukan Dokumen Munaslub, Petinggi Golkar Dipolisikan

Metrobatam, Jakarta - Gerakan Muda Partai Golkar melaporkan tiga orang yang diduga petinggi Partai Golkar ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri. Ketiga orang tersebut...

Mau Bawa Sabu ke Surabaya, 2 Calon Penumpang Ditangkap di Bandara Hang Nadim Batam

Metrobatam.com, Batam - Sat Res Narkoba Polresta Barelang telah mengamankan 2 orang penumpang pria yang didapati membawa Narkoba jenis Sabu, Rabu (13/12/2017) malam. Sebelumnya, Petugas...

Liem Swie King dan Eddy Hartono Terharu dengan Perhatian Pemerintah

Metrobatam, Jakarta - Sejumlah atlet legendaris Indonesia menerima penghargaan dari pemerintah. Perhatian ini bikin pahlawan bulutangkis, Liem Swie King dan Eddy Hartono, terharu. Liem merupakan...

Usai Terpilih, Airlangga Pastikan Golkar Tetap Dukung Jokowi

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Partai Golkar terpilih Airlangga Hartarto memastikan partainya bakal mendukung pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla hingga 2019. Airlangga juga menegaskan Golkar...
BAGIKAN