Diplomasi Kedai Kopi, Cara Sani Membangun Komunikasi

724

Banyak cara dilakukan orang untuk bisa mendapatkan ide-ide besar untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik. Ada orang yang lebih suka mencari tempat yang sunyi, kemudian menyendiri. Ada juga orang yang lebih suka berbaur dengan banyak orang, sambil ditemani secangkir kopi dan ngobrol kesana kemari, serta berbagai cara lainnya.

Termasuk almarhum Gubernur Provinsi Kepualauan Riau (Kepri) Muhammad Sani, dia mempunyai cara tersendiri dalam memunculkan ide-ide besarnya. Dia menyadari, ide-ide besar itu sangat diperlukan untuk memajukan bumi Kepri supaya tidak tertinggal dari daerah lain. Dan sebagai orang yang dilahirkan di tanah Melayu, tepatnya di Kampung Parit Mangkil, Sungai Ungar, Kundur, Karimun, Sani sangat tahu persis langkah yang paling tepat yang harus dilakukannya.

Nongkrong di kedai kopi sambil ngobrol kesana kemari, yang awalnya tidak ada tofik khusus dalam obrolan bersama tersebut, dipilih Sani sebagai bagian dari “gaya” diplomasinya. Semasa menjabat sebagai Camat Bintan Timur pada tahun 1980-1982, Sani kerap nongkrong-nongkrong di kedai kopi dalam usahanya untuk menyerap aspirasi masyarakat.

Kongkow-kongkow di kedai kopi adalah merupakan satu kebiasaan yang sudah hampir membudaya dikalangan masyarakat Melayu. Sepintas, budaya itu terkesan malas, tetapi itu semua tidak benar. Dengan kongkow-kongkow seperti itu, justru warga bisa bersilaturahmi dengan sesamanya sekaligus dengan para pimpinannya. Di tempat ini, pimpinan dan warga tidak ada jarak.

Semasa hidupnya, suami dari Hj Aisyah ini sering kali melakukan hal seperti. Sani terkadang berjam-jam menghabiskan waktunya hanya sekedar untuk menghabiskan secangkir kopi. Tetapi dibalik obrolan yang awalnya ke sana ke mari, justru ide-ide besar kerapkali ditemukan Sani dari obrolan tersebut.

Sebagai abdi masyarakat, ayah dari seorang putra dan dua orang putri ini mengakui, dengan sering datangnya ke kedai kopi, ia bisa beriteraksi langsung dengan masyarakat sehingga dirinya bisa mendapatkan masukan persis sebagaimana yang terjadi di masyarakat. Dengan diplomasi kedai kopi ini lah, ia merasa menjadi lebih dekat dengan masyarakat, dan begitu juga sebaliknya masyarakat.

Diplomasi kedai kopi yang dilakukan Sani semasa hidupnya, bukan hanya sekedar untuk menikmati hangatnya secangkir kopi, dan hangatnya obrolan dengan warga, tetapi terselip sebuah makna yaitu mempererat silaturahmi demi kemajuan daerah yang dipimpinnya. Adalah satu gaya diplomasi yang sangat patut untuk dicontoh oleh para pejabat Kepri.

Ketika seorang pemimpin ingin dekat dengan masyarakatnya, tidak harus dengan mengundang warga ke hotel berbintang yang hanya sekedar untuk ngobrol-ngobrol. Gaya seperti itu tidak efektif. Apalagi jika acara itu sendiri dikemas dalam format resmi, sehingga interaksi dan komunikasi diantara seorang pemimpin dengan warganya pun hanya berjalan semu.

“Saya sudah puluhan tahun ngopi dan nongkrong seperti ini. Bagi saya ini bukan budaya orang malas, tapi justru dari sinilah kita menjalin silaturahmi dan bisa saling memberikan ide-ide yang baik. Karena bagi saya ide itu datangnya tidak serta-merta dari rapat atau pertemuan formal saja, tapi dengan santai begini justri masyarakat tidak canggung untuk memberikan masukan,” kata almarhun saat menggelar ngopi bareng masyarakat di kedai kopi Hawai, Bintan, beberapa waktu lalu.

Sani yang semasa hidupnya memiliki sebreg pengalaman ini mempunyai prinsip bahwa semua persoalan yang ada di dunia ini, semuanya bisa diselesaikan. Mantan Wali Kota Tanjung Pinang pada tahun 1985-1993 ini mempunyai keyakinan bahwa kunci utama dari penyelesaian semua masalah yaitu ada dalam silaturahmi.

Gaya diplomasi itu ia buktikan selama menjabat sebagai gubernur Kepri. Berbagai persoalan yang ada di pemerintahan dan di masyarakat, ia urai dengan cara-cara yang lebih mengedepankan silaturahmi. Atas gaya diplomasinya itu lah, ia pun oleh banyak kalangan dianggap sebagai seorang pemimpin yang mengayomi berbagai lapisan, santun dan merakyat. Tidak berlebihan, bila ia kemudian banyak yang memanggilnya sebagai ayah kita karena kedekatannya dengan masyarakat.

Penulis : Eza Pendri, Pemimpin Redaksi Metrobatam.com

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Belasan Peserta Upacara HUT Ke-72 RI di Jayapura Pingsan

Metrobatam, Jayapura - Belasan peserta upacara peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-72 di Stadion Mandala Jayapura pingsan. Pantauan di lokasi, upacara yang baru berlangsung...

Teror di Barcelona Tewaskan 13 Orang, ISIS Klaim Bertanggung Jawab

Barcelona - Setidaknya 13 orang meninggal dunia dan 100 orang lainnya terluka setelah sebuah van menabrak para pejalan kaki di jalanan Barcelona, Spanyol. Lokasi...

KPK Endus Pencucian Uang Korupsi e-KTP

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencium adanya potensi dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP di Kementerian...

Kala Merah Putih Berkibar di Atas Gua Hira

Makkah - HUT ke-72 RI bersamaan dengan musim haji. Petugas haji dan jemaah ikut merayakan. Selain upacara, ada jemaah yang berdoa dan mengibarkan bendera...

Sumpah Serapah Messi kepada Ramos di El Clasico

Metrobatam, Jakarta - Sergio Ramos kerap menjadi pemain yang memicu emosi para pemain Barcelona di laga El Clasico. Hampir selalu ada saja pemain yang...

Timnas Indonesia U-22 Libas Filipina 3-0

Metrobatam.com, Kuala Lumpur - Timnas Indonesia U-22 baru saja melibas Filipina 3-0 di pertandingan kedua Grup B SEA Games 2017, Kamis (17/8/2017) di Stadion Shah...

Polisi Tetapkan Adik Bos First Travel Jadi Tersangka

Metrobatam.com, Jakarta - Polisi telah menetapkan Kiki Hasibuan atau Siti Nuraidah Hasibuan, adik bos First Travel Anniesa Desvitasari Hasibuan sebagai tersangka. Siti menjadi tersangka dalam kasus dugaan penipuan dan...

Band Batak Legendaris Amigos, Tampil Malam ini di La Bella Vita Best Western Batam

Metrobatam.com, Batam - Band Batak Legendaris yang sudah berkecimpung kurang lebih 33 tahun di dunia seni hiburan tanah air serta internasional akan tampil malam...

Wow,,Hampir 100 Gunung Berapi Ditemukan Dibawah Lapisan Es di Antartika

Metrobatam.com, UK - Kutub Selatan memang merupakan daerah bersuhu dingin yang diselimuti es dan salju. Namun hal itu tidak lantas berarti tak ada gunung...

Upacara Penurunan Bendera, Meski Hujan Deras dan Petir di Langit Batam

Metrobatam.com, Batam - Tepuk tangan masyarakat Kota Batam mengiringi derap langkah Paskibra saat upacara penurunan bendera di Dataran Engku Putri dimulai, Kamis (17/8) sore....

Kodim 0316/Batam Peringati HUT RI ke-72, Dandim: Indonesia Lebih Kasih Sayang

Metrobatam.com, Batam - Kodim 0316/Batam mengadakan Dirgahayu kemerdekaan RI ke 72, berdoa untuk bangsa Indonesia lebih kasih sayang. Pada tanggal 17 Agustus 2017 di...

Desa Toapaya Selatan dan Kelurahan Toapaya Asri Raih Juara III Terbaik Tingkat Nasional

Metrobatam.com, Bintan - Desa Toapaya Selatan dan Kelurahan Toapaya Asri Kabupaten Bintan berhasil meraih Juara III Lomba Desa Tingkat Nasional Regional Wilayah 1 Sumatera...