Diplomasi Kedai Kopi, Cara Sani Membangun Komunikasi

728

Banyak cara dilakukan orang untuk bisa mendapatkan ide-ide besar untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik. Ada orang yang lebih suka mencari tempat yang sunyi, kemudian menyendiri. Ada juga orang yang lebih suka berbaur dengan banyak orang, sambil ditemani secangkir kopi dan ngobrol kesana kemari, serta berbagai cara lainnya.

Termasuk almarhum Gubernur Provinsi Kepualauan Riau (Kepri) Muhammad Sani, dia mempunyai cara tersendiri dalam memunculkan ide-ide besarnya. Dia menyadari, ide-ide besar itu sangat diperlukan untuk memajukan bumi Kepri supaya tidak tertinggal dari daerah lain. Dan sebagai orang yang dilahirkan di tanah Melayu, tepatnya di Kampung Parit Mangkil, Sungai Ungar, Kundur, Karimun, Sani sangat tahu persis langkah yang paling tepat yang harus dilakukannya.

Nongkrong di kedai kopi sambil ngobrol kesana kemari, yang awalnya tidak ada tofik khusus dalam obrolan bersama tersebut, dipilih Sani sebagai bagian dari “gaya” diplomasinya. Semasa menjabat sebagai Camat Bintan Timur pada tahun 1980-1982, Sani kerap nongkrong-nongkrong di kedai kopi dalam usahanya untuk menyerap aspirasi masyarakat.

Kongkow-kongkow di kedai kopi adalah merupakan satu kebiasaan yang sudah hampir membudaya dikalangan masyarakat Melayu. Sepintas, budaya itu terkesan malas, tetapi itu semua tidak benar. Dengan kongkow-kongkow seperti itu, justru warga bisa bersilaturahmi dengan sesamanya sekaligus dengan para pimpinannya. Di tempat ini, pimpinan dan warga tidak ada jarak.

Semasa hidupnya, suami dari Hj Aisyah ini sering kali melakukan hal seperti. Sani terkadang berjam-jam menghabiskan waktunya hanya sekedar untuk menghabiskan secangkir kopi. Tetapi dibalik obrolan yang awalnya ke sana ke mari, justru ide-ide besar kerapkali ditemukan Sani dari obrolan tersebut.

Sebagai abdi masyarakat, ayah dari seorang putra dan dua orang putri ini mengakui, dengan sering datangnya ke kedai kopi, ia bisa beriteraksi langsung dengan masyarakat sehingga dirinya bisa mendapatkan masukan persis sebagaimana yang terjadi di masyarakat. Dengan diplomasi kedai kopi ini lah, ia merasa menjadi lebih dekat dengan masyarakat, dan begitu juga sebaliknya masyarakat.

Diplomasi kedai kopi yang dilakukan Sani semasa hidupnya, bukan hanya sekedar untuk menikmati hangatnya secangkir kopi, dan hangatnya obrolan dengan warga, tetapi terselip sebuah makna yaitu mempererat silaturahmi demi kemajuan daerah yang dipimpinnya. Adalah satu gaya diplomasi yang sangat patut untuk dicontoh oleh para pejabat Kepri.

Ketika seorang pemimpin ingin dekat dengan masyarakatnya, tidak harus dengan mengundang warga ke hotel berbintang yang hanya sekedar untuk ngobrol-ngobrol. Gaya seperti itu tidak efektif. Apalagi jika acara itu sendiri dikemas dalam format resmi, sehingga interaksi dan komunikasi diantara seorang pemimpin dengan warganya pun hanya berjalan semu.

“Saya sudah puluhan tahun ngopi dan nongkrong seperti ini. Bagi saya ini bukan budaya orang malas, tapi justru dari sinilah kita menjalin silaturahmi dan bisa saling memberikan ide-ide yang baik. Karena bagi saya ide itu datangnya tidak serta-merta dari rapat atau pertemuan formal saja, tapi dengan santai begini justri masyarakat tidak canggung untuk memberikan masukan,” kata almarhun saat menggelar ngopi bareng masyarakat di kedai kopi Hawai, Bintan, beberapa waktu lalu.

Sani yang semasa hidupnya memiliki sebreg pengalaman ini mempunyai prinsip bahwa semua persoalan yang ada di dunia ini, semuanya bisa diselesaikan. Mantan Wali Kota Tanjung Pinang pada tahun 1985-1993 ini mempunyai keyakinan bahwa kunci utama dari penyelesaian semua masalah yaitu ada dalam silaturahmi.

Gaya diplomasi itu ia buktikan selama menjabat sebagai gubernur Kepri. Berbagai persoalan yang ada di pemerintahan dan di masyarakat, ia urai dengan cara-cara yang lebih mengedepankan silaturahmi. Atas gaya diplomasinya itu lah, ia pun oleh banyak kalangan dianggap sebagai seorang pemimpin yang mengayomi berbagai lapisan, santun dan merakyat. Tidak berlebihan, bila ia kemudian banyak yang memanggilnya sebagai ayah kita karena kedekatannya dengan masyarakat.

Penulis : Eza Pendri, Pemimpin Redaksi Metrobatam.com

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Ibu Hj Deby Apri Sujadi : Manfaatkan Fasilitas Puskesmas dan Posyandu Terdekat

Metrobatam.com, Bintan - Ketua TP PKK Kabupaten Bintan Ibu Hj Deby Apri Sujadi mengatakan bahwa dirinya mengharapkan agar masyarakat terutama kaum ibu, benar-benar dapat...

Wow! Bright PLN Batam Promo Granada dan Pasang Baru Selama PLN Fair

Metrobatam.com, Batam - PT Pelayanan Listrik Nasional (PLN) Batam akan memperlihatkan berbagai produk dan program teranyar pada  pameran kelistrikan (PLN Fair) yang digelar selama...

Bupati Bintan Instruksikan Kedes Gunakan Dana Desa dengan Benar dan Sesuai Aturan

Metrobatam.com, Bintan - Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi serta Kepolisian Republik Indonesia resmi telah melakukan Memorandum Of Understanding...

Komisi III DPRD Kepri Dan BALP Pemprov Kepri Studi Banding ke Bandung

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Komisi III DPRD Provinsi Kepri bersama dengan BALP (Biro Administrasi Layanan Pengadaan) Pemerintah Provinsi Kepri, melaksanakan studi banding ke Pemerintah Kota...

HUT Partai Golkar Ke-53, Tetap Jaya dan Bersatu

Metrobatam.com, Batam - Ketua DPD II Partai Golkar Kota, Ruslan M Ali Wasyim memberikan apresiasi kepada seluruh pengurus, kader dan keluarga besar Partai Golkar....

90 Kapal Maling Ikan Antre Ditenggelamkan Susi

Metrobatam, Jakarta - Penenggelaman kapal merupakan salah satu kebijakan tegas yang dilakukan pemerintah guna melawan pencurian ikan atau illegal fishing di perairan Indonesia. Per Agustus...

BBM Satu Harga Tekan Harga Solar di Natuna

Metrobatam, Natuna - Program Bahan Bakar Minyak (BBM) satu harga yang dicanangkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menuai hasil. Beberapa wilayah di Indonesia timur...

Negara Lain Mulai Lirik Cara Susi Berantas Maling Ikan

Metrobatam, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, selama ini gencar memberantas maling ikan di. Mulai dari menyita hingga menenggelamkan kapal maling ikan...

Penyelundupan Pil Koplo Dalam Tahu Goreng Berhasil Digagalkan

Metrobatam, Blitar - Petugas Lapas Kls 2B Blitar berhasil menggagalkan upaya penyelundupan pil koplo. Pil koplo ditemukan di dalam tahu goreng yang dikirim pembesuk. "Insting...

Memalukan! Belasan Oknum Polisi Keroyok Siswa SMA Gara-Gara Rebutan Cewek

Metrobatam.com, Serang - Aksi penganiayaan menimpa salah seorang siswa SMK di Kota Serang bernama AS (17). Penganiayaan diduga dilakukan oleh belasan oknum anggota Polda...

Curi Kulit Manis di Kebun Mendagri, Arief Dihajar dan Motornya Dibakar

Metrobatam, Merangin - Aksi pencurian yang dilakukan oleh tiga pemuda di perkebunan kulit manis milik Mendagri (39) warga Desa Nilo Dingin kecamatan Lembah Masurai,...

Jokowi Dinilai Berhasil, PDIP Kawal Hingga Habis Masa Jabatan

Metrobatam, Jakarta - Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia (PDIP) mengklaim Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla berhasil merombak perekonomian Indonesia menjadi lebih kompetitif. Pasangan itu...
BAGIKAN