Dirjen Imigrasi Semprot Kadisnaker Kepri, Kecewa Razia TKA Bocor

1234
Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI, Ronny F Sompie

Metrobatam.com, Batam – Razia tenaga kerja asing (TKA) di Batam, Kepulauan Riau yang dipimpin langsung Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI, Ronny F Sompie, bocor.

Kesal razia pada Senin (8/8) siang itu bocor, Sompie merasa kecewa dan sempat menyemprot Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Kepri, M Tagor.

”Kecewa, mereka (pengusaha galangan kapal, red) tahu kalau kita akan datang ke perusahan di Batam untuk cek tenaga kerja asing (TKA),” kata Ronny, saat melakukan sidak di Batam.Dirjen Imigrasi dari Kementerian Hum dan HAM, Ronny naik kapal saat sidak TKA di di kawasan galangan kapal di Batam. f- suhardi/tanjungpinang pos/jpg

Dirjen Imigrasi dari Kementerian Hum dan HAM, Ronny naik kapal saat sidak TKA di di kawasan galangan kapal di Batam. f- suhardi/tanjungpinang pos

Dirjen Imigrasi melakukan sidak TKA di Batam, supaya TKA yang tidak melalui prosedur masuk ke Batam tidak meraja lela. Ia minta kepada Kepala Dinas Tenaga Kerja Kepri, Tagor Napitupulu jangan lalai dalam pengawasan tenaga kerja luar yang bekerja di wilayah Provinsi Kepri.

”Batam sebagai kawasan industri, dipastikan banyak TKA, tapi pas kita sidak, tidak ditemukan, pasti ada yang memata-matai,” bebernya.

Mantan Kadiv Humas Mabes Polri juga sempat emosi dan menegur Tagor. Ia menilai Pemprov Kepri lalai dalam pengawasan TKA di Kepri.

”Ke depan jangan lagi bilang tidak tahu, karena ini daerah wilayah tugas Bapak,” tegas Ronny pada saat mendengar penjelasan Kepala Disnaker Kepri Tagor Napitupulu menyikapi masalah isu tentang keberadaan Tenaga Kerja Asing (TKA) marak di pekerjakan di Kota Batam.

Dijelaskan, di depan mantan Kadiv Humas Polri tersebut, Tagor, menyebutkan tidak banyak yang dia ketahui tentang dugaan maraknya TKA yang bekerja di di salah resort Pulau Manis serta beberapa kawasan Shipyard and Offshore yang di kunjungi Ronny, pria ini juga mantan Kapolda Bali tersebut.

”Pengawasan tenaga kerja kami sementara hanya fokus di Batam,” timpalnya.

Sebelum meninggalkan Batam, Ronny minta agar pengawasan TKA di wilayah Kepri harus lebih diperketat. Ia minta agar apara kepolisian, imigrasi, serta Disnaker harus jeli dalam mengawasi gerak-gerik terkait maraknya perusahaan swasta yang nekat merekrut TKA ilegal masuk bekerja secara bebas di Kepri.

”Kepri rawan TKA masuk. Karena perbatasan dengan beberapa negara,” tegasnya.

Tidak mau lagi adanya isu maraknya TKA yang bebas masuk ke wilayah Kepri, Ronny melalui Tim Pora yang baru saja dibentuk melalui jajaran KemenkumHAM Kepri, harus segera dijalankan.

Menurut Ronny Tim Pora ini tidak hanya milik kalangan tertentu saja, melainkan masyarakat mulai dari ketua RT dan RW sampai ke level satuan kepolisian. ”Tim Pora ini harus juga ada setingkat menengah ke bawah, bukan untuk kalangan elit saja,” sara Ronny kepada tim operasi Penyengat 8816 kemarin,” tegasnya.

Mb/Jpnn

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Partai Kalangan Golput Daftar ke KPU Usung Jokowi di 2019

Metrobatam, Jakarta - Partai Indonesia Kerja (PIKA) ikut memeriahkan deretan partai baru yang resmi mendaftar sebagai peserta Pemilu 2019 ke KPU RI, Senin malam...

Menjelang Akhir Tahun, Bupati Bintan Himbau Nelayan Waspada Saat Melaut

Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos menghimbau agar para nelayan di Kabupaten Bintan untuk ekstra waspada saat melaut. Himbauan tersebut dilontarkannya...

Pesawat AirAsia Perth – Bali Terjun 20 Ribu Kaki di Udara, Penumpang Panik

Metrobatam, Jakarta - Pesawat AirAsia dengan rute Perth menuju Bali terpaksa kembali ke Australia di tengah perjalanan setelah mengalami keadaan darurat pada Minggu (15/10). Sejumlah...

Bentuk Densus Tipikor, Kapolri Tawarkan 2 Metode Pemberantasan Korupsi

Metrobatam, Jakarta - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menawarkan adanya dua metode kerja Detasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi (Densus Tipikor). Dua metode ini diharapkan dapat...

7 Sindikat Narkoba Diringkus Polisi, Salah Satunya Ibu Rumah Tangga

Metrobatam, Jambi - Sebanyak 7 orang sindikat peredaran narkoba antarprovinsi diringkus anggota Direktorat Reserse Narkoba Polda jambi. Dari tujuh pelaku, salah satunya wanita berinisial...

Sri Rahayu Penghina Jokowi Terancam Penjara 6 Tahun

Metrobatam, Cianjur - Sidang terdakwa kasus ujaran kebencian (hate speech) yang menghadirkan terdakwa Sri Rahayu Ningsih digelar di Pengadilan Negeri Cianjur (PN Cianjur). Sri...

Perahu Pengungsi Rohingya Tenggelam Dekat Bangladesh, 8 Orang Tewas

Dhaka - Sebuah perahu yang dipenuhi pengungsi Rohingya tenggelam saat berlayar ke Bangladesh, dari Myanmar. Sedikitnya 8 orang tewas tenggelam dan puluhan orang lainnya...

Anggota DPRD Ini Lima Tahun Bisnis BBM Ilegal

Metrobatam, Bandung - JI (53), anggota DPRD Kabupaten Pangandaran nyambi menjadi penjual BBM ilegal. JI menjalankan bisnisnya sudah lima tahun. "Yang bersangkutan sudah 5 tahun...

PPP Cari Figur yang Bisa Dongkrak Elektabilitas Jokowi di 2019

Metrobatam, Jakarta - PPP kembali mendukung Presiden Joko Widodo di Pilpres 2019. Wasekjen PPP Achmad Baidowi (Awiek) mengatakan belum memilih siapa yang akan diusung...

Mantan Ketua Fraksi Demokrat Ngaku Terima Rp970 Juta dari Nazaruddin

Metrobatam, Jakarta - Mantan Ketua Fraksi Partai Demokrat, Mohammad Jafar Hafsah mengaku menerima uang Rp970 juta dari mantan Bendahara Fraksi Partai Demokrat DPR RI...

KPK Segera Rilis Evaluasi Praperadilan Setya Novanto

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menyampaikan hasil kajian atas kekalahan dalam praperadilan Ketua DPR Setya Novanto alias Setnov. Ketua KPK Agus Rahardjo...
BAGIKAN