Metrobatam, Jakarta – Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri memeriksa Komisaris Jenderal Mochamad Iriawan terkait laporan Koalisi Masyarakat Sipil yang menyebutkan bahwa eks Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Metro Jaya itu mengetahui penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mendapatkan serangan.

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri Inspektur Jenderal Mohammad Iqbal mengatakan Iriawan membantah sempat memberi peringatan kepada penyidik KPK Novel Baswedan terkait serangan tersebut, sebagaimana sebelumnya dilaporkan oleh Koalisi Masyarakat Sipil.

“Kami sudah periksa MI [Mochamad Iriawan], Kapolda Metro Jaya pada masanya, Propam sudah periksa. Hasilnya beliau sampaikan tidak pernah menyampaikan hal itu kepada sudara NB [Novel Baswedan],” kata Iqbal di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (16/1).

Dia menerangkan, pemeriksaan terhadap Iriawan dilakukan Propam Polri secara resmi dan sesuai mekanisme kepolisian bila menemukan indikasi atau dugaan keterlibatan anggota dalam dugaan tindak pidana.

Lebih dari itu, Iqbal mempersilakan Novel untuk menyampaikan informasi seputar dugaan keterlibatan pejabat tinggi Polri dalam serangan teror yang dialaminya ke penyidik Polda Metro Jaya secara resmi. Dia berkata, penyidik akan mendalami, mengejar, serta melakukan pembuktian secara ilmiah bila Novel melakukan hal tersebut.

“Kalau memang ada oknum petinggi Polri, silakan NB [Novel Baswedan] hadir di Polda [Metro Jaya], sebutkan dan tuangkan di penyidik,” tutur mantan Wakapolda Jawa Timur itu.

Sebelumnya, Iriawan disebut sudah mengetahui akan adanya serangan terhadap Novel. Sebuah laporan dari Koalisi Masyarakat Sipil mencatat Iriawan sempat memberi peringatan kepada Novel terkait serangan itu.

“Kapolda Metro Jaya waktu itu (M Iriawan) sudah memperingatkan Novel bahwa ia akan mendapat serangan dan menawarkan pengamanan dan pengawalan,” demikian bunyi laporan tersebut yang dirilis di Gedung Merah Putih KPK, Selasa (15/1).

Setelah mendapat peringatan tersebut, Novel menyarankan balik agar tawaran pengamanan tadi disampaikan ke jajaran pemimpin KPK untuk menghindari hubungan personal. Namun, pada akhirnya mereka tidak tahu pencegahan macam apa yang akhirnya diambil oleh kepolisian hingga insiden penyiraman air keras itu terjadi.

Laporan Koalisi Masyarakat Sipil itu pun menyimpulkan bahwa pihak kepolisian tidak mengambil tindakan apa pun untuk mengantisipasi serangan.

“Kepolisian telah mengetahui serangan sejak awal, tetapi tidak mampu karena satu dan lain hal diam atau tidak melakukan upaya pencegahan,” demikian bunyi laporan tersebut.

Laporan pemantauan ini dibuat oleh lintas lembaga swadaya masyarakat (LSM). Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Kekerasan (KontraS), Lokataru Foundation, Indonesia Corruption Watch (ICW), LBH Pers, PSHK AMAR, Pusat Studi Konstitusi Universitas Andalas, dan Pukat UGM tercatat sebagai penyusunnya. (mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Wabup Lingga Buka Secara Resmi Musrenbang Kecamatan Katang Bidare

Metrobatam.com, Lingga - Kecamatan Katang Bidare, Kabupaten Lingga menggelar musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) di gedung pusat oleh - oleh Desa Benan, Jumat (15/2/2019). Berkesempatan hadir...

Polres Tanjungpinang Tangkap Pelaku Setubuhi Anak Bawah Umur

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Satuan Reserse Kriminal Polres Tanjungpinang berhasil mengamankan dua orang tersangka berinisial H (41) dan M (19) yang melakukan Tindak Pidana Persetubuhan anak dibawah...

2 Pelaku Judi Sie Jie di Kijang Kota Diciduk Polisi

Metrobatam.com, Bintan - Kepolisian Resor Bintan  melalui Kasat Reskrim Polres Bintan AKP Yudha Suryawardana, S.IP, M.Si  gelar press release terkait pengungkap kasus perjudian yang terjadi di...

Dialog dengan BP Batam, Pelaku Usaha Keluhkan Izin Ekspor dan Sertifikasi SNI

Metrobatam.com, Batam - Badan Pengusahaan Batam melaksanakan dialog dengan para pelaku usaha, Jumat (15/2/2019) siang, di ruang Balairung Sari lantai 3 gedung Bida Utama...

Polda Kepri Tangkap Pengendali Kurir Sabu Antar Provinsi dan Amankan Sabu 2.021 Gram

Metrobatam.com, Batam - Polisi daerah (Polda) Kepri laksanakan Konferensi Pers pengungkapan Tindak Pidana Narkotika jenis Sabu seberat 2.021 gram oleh Kabidhumas Polda Kepri, Kombes...

Sigap, Polsek Tanjungpinang Timur Langsung Bersihkan Pasir di Simpang Batu 8

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Sebagai bentuk resposif dalam menanggapi keluhan masyarakat Polsek Tanjungpinang Timur membersihkan pasir yang ada di Persimpangan Jalan Raja Haji Fisabilillah, Jumat(15/2)...

Ditresnarkoba Polda Kepri Musnahkan 293 Gram Sabu

Metrobatam.com, Batam - Ditresnarkoba Polda Kepri melaksanakan kegiatan Pemusnahan Barang Bukti Narkotika, Jumat (15/2/2019). Adapun barang bukti yang dimusnahkan yaitu 4 kapsul berisikan sabu...

Polda Kepri Teken MoU Bersama Non dan Lembaga Pemerintah

Metrobatam.com, Batam - Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Kepolisian Daerah Kepulauan Riau dengan Lembaga Pemerintah dan Non Lembaga Pemerintah, Kamis (14 /2/2019) di Hotel Best...

Haedar Nashir: Ambisi Politik Lunturkan Keadaban Bangsa

Metrobatam, Bengkulu - Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir mengatakan belakangan ini keluhuran adab bangsa dilunturkan dengan ambisi politik. Padahal, kata dia,...

Klarifikasi Lengkap Bukalapak dan Achmad Zaky

Metrobatam, Jakarta - Bukalapak dan Achmad Zaky, selaku CEO dan founder e-commerce itu, memberikan klarifikasi resmi terkait keriuhan akibat kata-kata "presiden baru" pada sebuah...

Di Tanwir Muhammadiyah, Jokowi Singgung Jan Ethes hingga PKI

Metrobatam, Bengkulu - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memukul beduk sebagai tanda resmi membuka Tanwir Muhammadiyah, Jumat (15/2). Dalam kesempatan itu, Jokowi mengungkapkan 'kedekatannya' dengan...

Pekik ‘Prabowo Presiden’ Terdengar di Masjid Kauman Semarang

Metrobatam, Semarang - Teriakan "Prabowo presiden" sempat terdengar beberapa kali dari dalam Masjid Kauman Semarang, Jumat (15/2), usai calon presiden Prabowo Subianto menunaikan ibadah...