Metrobatam, Jakarta – Artis Syahrini ikut terseret dalam kasus penipuan umrah oleh First Travel. Sebab ia menggunakan jasa First Travel untuk berangkat umrah bersama 12 anggota keluarganya pada Maret lalu.

Keberangkatan Syahrini tersebut diduga karena mempromosikan (endorse) First Travel. Namun Syahrini membantah hal tersebut saat dipanggil oleh Dittipidum Bareskrim Polri.

“Semuanya keluarga saya membayar secara resmi kepada First Travel, kemudian juga sistem kami adalah kerja sama dan karena saya keliling dunia mana pun saya tidak pernah di-endorse, apalagi urusan ibadah, masak saya di-endorse?” ujar Syahrini kepada wartawan setelah diperiksa di Bareskrim Polri, Jalan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Rabu (27/9).

Lalu apakah Syahrini terlibat dalam kasus penipuan ini?

Syahrini menegaskan tidak ingin namanya dikaitkan dengan kasus penipuan umrah First Travel. Ia mengatakan tidak pernah bekerja sama dengan First Travel yang diduga memakan uang jemaah.

“Jadi tidak ada ya satu kali lagi, nauzubillah min zalik, saya memakan uang jemaah. Apabila saya mengetahui First Travel ini adalah yang suka memakan uang jemaah, nauzubillah min zalik tidak mungkin saya kerja sama dengan travel ini. Jadi saya minta setop kaitkan kasus ini dengan saya,” tegas Syahrini.

Menurutnya bentuk kerja sama dengan First Travel hanya sebatas mendapat diskon. Ia diminta memposting foto satu kali setiap harinya saat berada di Mekkah, Madinah, serta Istanbul.

“Saya bentuk kerja samanya adalah pasti didiskon dengan saya harus memposting satu kali setiap harinya. Ketika saya di Mekah, ketika saya di Madinah, dan di Istanbul. Oke? Tidak ada kerja sama dan saya tidak mau kerja sama yang memakan uang jemaah. Itu azab Allah saja sungguh pedih di dunia apalagi di akhirat nanti. Nauzubilah min zalik,” ungkapnya.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Herry Rudolf Nahak mendalami kasus penipuan jemaah dengan tersangka Andika, Anniesa, dan Kiki Hasibuan. Ia juga memanggil Syahrini sebagai saksi dalam kasus tersebut.

“Syahrini kita BAP untuk membuktikan modus-modus penipuan First Travel. Modusnya antara lain memberikan promo dan membawa sejumlah artis ke sana. Syahrini hanya menjadi saksi,” kata Herry di Bareskrim Polri, Jalan Merdeka Timur, Rabu (27/9).

Henry mengatakan Sayhrini mengadakan perjanjian dengan First Travel terkait kerja sama untuk dijadikan bahan promosi. Promosi itu sebagai bukti bahwa pelayanan First Travel baik. Pihak First Travel meminta Syahrini menyapa jemaah yang tengah umrah dengan video call, serta mengambil gambar.

“Itulah keterangan yang didapatkan. Apakah itu benar dilakukan, sehingga ini digunakan untuk menarik lebih banyak lagi jemaah dengan paket promo yang dia tawarkan,” imbuh Herry.

Herry menyebut bahwa Syahrini dan tersangka First Travel saling mengenal. “Iya saling kenal,” ujar Herry. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Debat Panas Jokowi Vs Prabowo, Ini Pemenangnya Menurut Netizen

Metrobatam, Jakarta - Debat pilpres kedua yang mempertemukan Joko Widodo (Jokowi) dengan Prabowo Subianto ramai dibahas para pengguna media sosial alias netizen. Siapa lebih...

KPU Pastikan Jokowi Tak Pakai Earpiece saat Debat Capres

Metrobatam, Jakarta - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan membantah tudingan yang menyebut calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) menggunakan alat...

SPP SMA/SMK di Jatim Gratis mulai Juli, Ini Rinciannya

Metrobatam, Surabaya - Gubernur Khofifah Indar Parawansa menyebut SPP SMA/SMK Negeri di Jatim akan gratis mulai Juli 2019. Khofifah pun merinci bagaimana penggratisan tersebut. Gubernur...

Sempat Koma, Santri Korban Pengeroyokan di Pesantren Meninggal

Metrobatam, Padang - Robby Alhalim (18) santri Pondok Pesantren Nurul Ikhlas di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, yang sempat koma setelah dikeroyok oleh temannya...

1.000 Militan ISIS Kabur dari Suriah Bawa Uang Tunai Rp 2,7 T

Damaskus - Lebih dari 1.000 militan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) dilaporkan kabur dari Suriah ke Irak dalam enam bulan terakhir. Militan-militan...

Flu dan Tensi Tinggi, Slamet Maarif Batal Diperiksa Polisi

Metrobatam, Jakarta - Ketua Presidium Alumni 212 Slamet Maarif batal diperiksa oleh tim penyidik Polresta Surakarta terkait dugaan pelanggaran kampanye. Slamet dijadwalkan diperiksa Senin...

Analisis: Kegagapan Prabowo dan Kesalahan di Debat 2014 yang Terulang

Metrobatam, Jakarta - Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dinilai belum belajar dari kesalahannya dalam debat calon presiden lima tahun lalu. Hal itu...

Rumah Ketua DPR Dilalap Api hingga Sebagian Hangus Terbakar

Metrobatam, Jakarta - Rumah Ketua DPR Bambang Soesatyo yang terletak di Kelurahan Duren Sawit, Jakarta Timur dilaporkan terbakar sekitar pukul 23.40 WIB, Minggu (17/2). Petugas...

RUU Permusikan Ditarik dari Prolegnas, Ketua DPR: Ada Mekanismenya

Metrobatam, Jakarta - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo akhirnya angkat bicara mengenai Konferensi Meja Potlot yang meminta draft RUU Permusikan untuk ditarik dari Program...

Trump Minta Eropa Terima Ratusan Anggota ISIS yang Ditangkap di Suriah

Washington - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengatakan negara-negara Eropa harus menerima dan mengadili lebih dari 800 anggota kelompok yang menamakan diri Negara Islam...

Erick Thohir: Indonesia Butuh Pemimpin yang Beri Arah Jelas

Metrobatam, Jakarta - Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Erick Thohir mengatakan yang dibutuhkan bangsa ini bukan hanya pemimpin yang peduli dengan rakyat....

Diperiksa Psikiater, Pembunuh Istri dan Anak Dibawa ke RS Bhayangkara

Metrobatam, Blitar - Nardian (38), pria yang membunuh istri dan anaknya diperiksa ke psikiater di RS Bhayangkara Kediri. Pemeriksaan ini untuk mengetahui kondisi kejiwaannya. Informasi...