Metrobatam, Jakarta – Ketua DPD Irman Gusman kini berstatus tersangka kasus dugaan suap terkait pengurusan kuota gula impor. Penangkapan Irman menambah panjang deretan pimpinan lembaga yang dicokok KPK.

Irman ditangkap KPK pada Sabtu 17 September 2016. Dia diduga menerima suap Rp 100 juta terkait pengurusan kuota gula impor yang diberikan Bulog kepada CVSB pada tahun 2016 untuk provinsi Sumatera Barat.

Sebelumnya, KPK telah menangkap sejumlah pimpinan lembaga di antaranya mantan Ketua Mahkaman Konstitusi (MK) Akil Mochtar, Pimpinan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) M Iqbal, Pimpinan Komisi Yudisial (KY) Irawady Joenoes dan mantan Komisioner KPU Mulyana W Kusumah.

Pimpinan-pimpinan lembaga negara ini telah dijatuhi vonis dari hukuman ringan hingga hukuman seumur hidup. Mereka tengah menjalani masa hukuman, ada juga yang telah dibebaskan. Berikut 5 daftarnya:

Irman Gusman
Ketua KPK Agus Rahardjo menjelaskan tangkap tangan dilakukan di rumah Irman Gusman di Jalan Denpasar Raya, Jakarta Selatan, Sabtu 17 September dini hari.

Selain Irman, ada 3 orang lainnya yang ikut diciduk. “XSS yang merupakan direktur CVSB, MMI, istri XSS, WS, dan IG,” kata Agus. Ketiga orang ini juga telah ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap kepada Irman. MMI merupakan istri XSS, dan WS adalah adik dari XSS.

Saat tangkap tangan, penyidik KPK mengamankan uang Rp 100 juta sebagai diduga uang suap kepada Irman terkait pengurusan kuota gula impor yang diberikan Bulog kepada CVSB pada tahun 2016 untuk provinsi Sumatera Barat.

Akil Muhtar
Akil dibekuk KPK saat transaksi suap antara dirinya dengan mantan anggota DPR Susi Tur Andayani pada Oktober 2013. Suap ini terkait sengketa pilkada di Banten yang tengah ditangani MK.

Dalam perkara suap penanganan sengketa Pilkada di MK, Akil Mochtar dihukum seumur hidup oleh Majelis Hakim Pengadilan Tipikor. Putusan ini dikuatkan oleh Pengadilan Tinggi DKI Jakarta pada 12 November 2014. Tidak terima, Akil mengajukan kasasi tapi kandas.

Dengan dikantonginya hukuman penjara seumur hidup ini, Akil yang kini berusia 55 tahun itu harus siap-siap menghabiskan sisa hidupnya di penjara hingga meninggal dunia.

M. Iqbal
Pimpinan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) M Iqbal ditangkap KPK menerima uang Rp 500 juta dari dari eks presdir First Media Billy Sindoro. M Iqbal telah divonis dihukum 4,5 tahun penjara. Sebelumnya, Iqbal dituntut 8 tahun penjara oleh jaksa. Dalam sidang putusan, salah satu hakim mengajukan dissenting opinion.

KPK tidak puas atas putusan tersebut dan akan mengajukan banding. Iqbal usai mendengar persidangan juga langsung menyatakan banding

Irawandy Joehoes
Pimpinan Komisi Yudisial (KY) Irawady Joenoes ditangkap KPK tengah menerima suap dari Direktur PT Persada Sembada, Freddy Santoso, di Jalan Panglima Polim Raya 31, Jakarta Selatan, pada 26 September 2007.

Uang itu merupakan komisi setelah tanah Freddy di Jalan Kramat Raya 57, Jakarta Pusat, dipakai untuk kantor baru KY. Pada 14 Maret 2008, Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) memvonis Irawady dengan hukuman 8 tahun penjara plus denda Rp 400 juta subsider enam bulan. Irawady pun banding.

Di Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta, hukuman Irawady berkurang menjadi enam tahun penjara. Jaksa yang tidak puas membawa kasusnya ke Mahkamah Agung (MA). MA menguatkan vonis yang dijatuhkan Pengadilan Tipikor pada November 2008, yakni 8 tahun penjara.

Mulyana W. Kusumah
Mantan Komisioner KPU, Mulyana W Kusumah, menyuap auditor BPK di sebuah kamar hotel pada 2005. Mulyana dihukum 2 tahun 7 bulan penjara dan mendekam di Rutan Salemba.

Mulyana mendapatkan pembebasan bersyarat pada 18 Agustus 2007 silam. Ia telah menjalani dua per tiga masa pidananya, setelah dikurangi masa remisi dan masa tahanan.(mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Survei LSI-ICW: KPK dan Presiden Lembaga Paling Dipercaya

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi lembaga negara yang paling dipercaya oleh masyarakat daripada lembaga negara lainnya seperti Polri hingga DPR. Berada...

Jokowi: Anggaran Jangan Dihabiskan untuk Rapat hingga Dinas!

Metrobatam, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada seluruh menteri, pimpinan lembaga, dan gubernur di Indonesia agar membelanjakan anggaran sesuai fokus rencana kerja. Jokowi...

Lemhanas: Kita Belum Siap Rekonsiliasi di Kasus HAM Berat

Metrobatam, Jakarta - Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) Agus Widjojo mengatakan Indonesia belum siap menuntaskan kasus-kasus pelanggaran hak asasi manusia (HAM) berat lewat jalur...

Dapat Dukungan dari NU Tangsel, Ma’ruf Janji Tak Akan Jual ‘Busa’

Metrobatam, Jakarta - Calon wakil presiden nomor urut 01, Ma'ruf Amin, hari ini menerima kedatangan kiai dan ulama Nahdlatul Ulama (NU) Tangerang Selatan di...

Hebat! Anak Buruh Tani Raih Emas Kompetisi Elektronika di Abu Dhabi

Metrobatam, Semarang - Seorang mahasiswa Politeknik Negeri Semarang (Polines) bernama A Nur Fatkhul Cholbi berhasil menjadi juara di kompetetisi Elektronika internasional di Abu Dhabi....

Beda Sikap Elite PAN Soal DPW Kalsel Dukung Jokowi

Metrobatam, Jakarta - Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional (PAN) Kalimantan Selatan mendeklarasikan dukungan kepada Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma'ruf Amin di Pilpres 2019. Sikap...

Rektor Dipolisikan karena Disertasi, Antara Etika Vs Pidana

Metrobatam, Pekanbaru - Mahasiswa S3 Universitas Riau, Komala Sari, mempolisikan dosen pengujinya, Dr Mubarak. Gara-garanya, Komala tak diterima dilempar draf disertasi. Saksi mata menyangkal. Jauh...

Banjir Bandang Terjang Probolinggo, 1 Warga Tewas dan 1 Hilang

Metrobatam, Probolinggo - Banjir bandang menerjang perkampungan penduduk di Kabupaten Probolinggo. Kawasan yang diterjang banjir bandang yakni Dusun Kedaton dan Dusun Banjar Baru Desa...

Pihak Habib Bahar Bilang ‘Jokowi Banci’ Kiasan, Polisi Pakai Ahli Bahasa

Metrobatam, Jakarta - Penyidik Polri sudah melakukan pemeriksaan terhadap 4 saksi ahli untuk membuktikan ada-tidaknya pidana dalam ceramah 'Jokowi Banci' Habib Bahar bin Smith....

Pengurusan Izin, Wawako Tanjungpinang Mengingatkan Pengusaha Agar Diurus Langsung Tak Melalui Calo

Metrobatam. Com,  Batam - Wakil Walikota Tanjungpinang Hj. Rahma, S. Ip mengingatkan pengusaha agar mengurus langsung izinnya, tidak melalui calo, sehingga tidak menimbulkan masalah...

Sri Mulyani Beberkan Jurus Bangun Infrastruktur Tanpa Utang

Metrobatam, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati membeberkan cara pemerintah membangun infrastruktur tanpa utang. Hal itu juga sesuai janji Prabowo-Sandiaga yang jika terpilih...

Goyang Kandang Banteng, PDIP Kerahkan ‘Pasukan’ Khusus Lawan Prabowo-Sandi

Metrobatam, Jakarta - Ketua DPD PDIP Jawa Tengah Bambang Wuryanto mengatakan pihaknya telah siap tempur untuk memenangkan dan menjaga basis suara partainya dan pasangan...