DPR Minta BNPT dan MUI Tindaklanjuti Temuan 41 Masjid Terpapar Radikalisme

Metrobatam, Jakarta – Ketua DPR Bambang Soesatyo meminta Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendalami temuan Lembaga Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M). Di mana, P3M mendapati 41 dari 100 masjid di lingkungan pemerintahan baik di Badan Usaha Milik Negara (BUMN), lembaga negara, maupun kementerian terindikasi disusupi paham radikal.

“Untuk melakukan tindakan pencegahan apabila benar ditemukan adanya paham radikal,” ujar pria yang akrab disapa Bamsoet itu kepada wartawan, Senin (9/7/2018).

Menurut Bamsoet, temuan P3M harus menjadi pengingat bagi BNPT, kementerian/lembaga (KL) dan BUMN untuk selalu mewaspadai radikalisme. Selain itu, harus ada klarifikasi atas temuan tersebut dan diikuti tindakan-tindakan antisipatif.

“Meminta BNPT, BUMN, lembaga negara, dan seluruh kementerian di Indonesia untuk meningkatkan pengawasan di dalam rumah ibadah di lingkungannya dan menyelenggarakan kegiatan-kegiatan yang dapat menumbuhkan rasa nasionalisme dan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang Bhinneka Tunggal Ika,” tutur mantan Ketua Komisi III itu.

Komisi VIII DPR yang membidangi urusan keagamaan, sambung Bamsoet, juga harus menindaklanjuti temuan itu dengan menggelar rapat kerja bersama menteri agama. “Undang pula P3M untuk meminta penjelasan mengenai sejumlah masjid yang disusupi paham radikal tersebut,” katanya.

Menurutnya, Kementerian Agama juga mesti berperan untuk memberikan pelatihan dan penyuluhan secara berkala kepada para tokoh agama dan ulama. Terutama yang biasa menyampaikan ceramah keagamaan.

“Agar ceramah yang disampaikan bisa memupuk rasa damai dan kekeluargaan antar-umat beragama,” pungkasnya.

Wakapolri Membantah

Wakapolri Komisaris Jenderal Syafruddin membantah hasil penelitian yang dilakukan Lembaga Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M) bersama dan Rumah Kebangsaan, yang menyebut ada puluhan masjid di kantor Pemerintahan, lembaga negara dan BUMN di Jakarta terpapar radikalisme.

Menurut dia, masjid merupakan tempat suci yang dijadikan tempat ibadah oleh umat Islam. Ia meminta lembaga yang melakukan penilaian agar menggunakan standar yang jelas.

“Masjid itu benda, tempat suci, tidak mungkin radikal itu. Kalau toh ada radikal, pasti orang, pasti bukan masjid. Makanya hati-hati, jangan sampai dilaknat oleh Allah menuduh-nuduh masjid radikal,” kata Syafruddin yang juga sebagai Wakil Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (10/7).

Ia menegaskan, kalau ada yang berminat melakukan penelitian hendaknya terlebih dahulu membedakan antara masjid dengan orang yang berada dalam masjid itu sendiri. Kalau yang dimaksud terpapar radikalisme itu, orang-orangnya atau yang mengisi kegiatan dalam masjid masih memungkinkan terpapar radikalisme.

“Makanya, kalau melakukan penelitian buat konsep yang jelas. Kalau berbicara masjid (yang terpapar paham radikalisme) saya bantah itu,” ujar Syafruddin.

Lembaga Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M) dan Rumah Kebangsaan. dan Rumah Kebangsaan merilis hasil temuannya terkait adanya 41 masjid terpapar radikalisme. Penelitian dilakukan pada 100 masjid yang ada kantor kementerian, kantor lembaga negara dan kantor BUMN yang ada di Jakarta.

Penelitian dilakukan selama satu bulan sejak 29 September hingga 21 Oktober 2017 atau enam bulan pasca pelaksanaan Pilkada DKI Jakarta, dengan sampel 100 masjid, dengan rincian 35 masjid di kementerian, 28 masjid lembaga negara dan 37 masjid yang ada di lembaga BUMN.

P3M dan Rumah Kebangsaan meneliti khutbah Salat Jumat serta bahan-bahan bacaan yang ada di masjid tersebut. Setiap masjid didatangi oleh satu orang relawan untuk merekam video dan audio khutbah dan mengambil gambar brosur, buletin dan bahan bacaan lain yang ada di masjid. (mb/okezone)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Anggota DPR RI Dwi Ria Latifa Apresiasi Halal Bi Halal Warga Punggowo

Metrobatam.com , Batam - Anggota DPR RI Fraksi Partai PDIP, Dwi Ria Latifa mengapresiasi atas pelaksanaan halal bi halal Keluarga besar Punggowo Kota Batam...

Ocarina Batam Fasilitas Segala Permainan dan Hiburan Nyaman Sambil Mengadakan Gebyar Undian Hadiah Pemenang

Metrobatam.com - Batam Agus supryanto general manager ocarina menerangkan "dengan adanya memumumkan gebyar mega wisata new ocarina sudah ada pemenang nya, pemenang hasil undian...

Lantamal IV Gagalkan Penyeludupan TKI Ilegal ke Malaysia

Metrobatam.com - Tanjungpinang, 14 Juli 2018,…. Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) Pangkalan Utama Angakatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang kembali menangkap 12 Tenaga Kerja...

Penindakan Satwa Dan Tumbuhan Kpu Bea Dan Cukai Tipe B Batam

Metrobatam.com - Batam Batam, KPU BC Batam konferensi pers kepada awak media mengenai hasil tindakan satwa dan tumbuhan, Jumat (13/07). Susila Brata Kepala Kantor KPU BC...

Hanura: Yang Sering Komporin Masyarakat Amien Rais

Metrobatam, Jakarta - Presiden Jokowi menilai ada 'politikus kompor' yang memanas-manasi suasana politik jelang pemilu 2019. Ketua DPP Partai Hanura Inas Nasrullah Zubir menyebutkan...

Geledah 5 Lokasi, KPK Sita Dokumen Keuangan Proyek PLTU Riau

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) total menggeledah lima tempat terkait kasus dugaan suap proyek PLTU Riau-1 yang menjerat Wakil Ketua DPR Komisi...

Polisi Periksa Sejumlah Saksi Terkait Pembantaian Ratusan Buaya di Sorong

Metrobatam, Jakarta - Polisi akan memeriksa sejumlah saksi terkait pembantaian terhadap 292 ekor buaya di penangkaran milik CV. Mitra Lestari Abadi, Provinsi Papua Barat....

Bagikan Bahan Pakaian untuk Menangkan Cagub Riau, Timses Ini Dibui

Metrobatam, Pekanbaru - Pihak Sentra Gakkumdu (Penegagakan Hukum Terpadu) Provinsi Riau memutuskan untuk melakukan penahanan terhadap warga berinisial DS. Pria tersebut ditahan karena diduga...

Modric: Tak Ada Penyesalan, Kroasia Lebih Baik dari Prancis

Moskow - Luka Modric berpendapat bahwa Kroasia bisa bangga sekalipun dikalahkan Prancis di final Piala Dunia 2018. Kroasia bermain lebih baik sekalipun gagal juara. Kroasia...

Wakapolri Klaim Punya Alat Canggih Tangkal Terorisme

Metrobatam, Jakarta - Wakapolri Komjen Syafruddin mengatakan saat ini Polri telah memiliki alat canggih guna menangkal aksi terorisme di Indonesia. Menurutnya, saat ini Polri...

Keluarga Lalu Zohri Tak Pernah Menolak Renovasi Rumah

Metrobatam, Jakarta - Kakak kandung Lalu Muhammad Zohri, Baiq Fazila, menyangkal jika keluarganya menolak bantuan renovasi rumah mereka di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Pihaknya...

Pertimbangan PD Merapat ke Jokowi, Cawapres Harus Bersahabat

Metrobatam, Jakarta - Partai Demokrat (PD) menanti pengumuman dari Presiden Joko Widodo untuk menentukan siapa sosok cawapresnya di Pilpres 2019. Sosok cawapres Jokowi akan...
BAGIKAN