DPR RI Bentuk Panja Reklamasi Pantai di Indonesia

739

Metrobatam.com, Jakarta – Wakil Ketua Komisi IV DPR Herman Khaeron mengatakan pihaknya sudah membentuk Panitia Kerja (Panja) yang mulai bekerja pada 20 April mendatang untuk mendalami sejumlah rencana reklamasi pantai di Indonesia seperti Reklamasi Teluk Benoa di Bali dan di Jakarta.

“Panja ini mulai bertugas mulai 20 April mendatang,” kata Herman, Rabu (13/4).

Dia mengakui pihaknya juga sudah melakukan kesepakatan dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dalam sebuah rapat kemarin.

Pertemuan itu membahas Yakni reklamasi Teluk Jakarta yang sekarang jadi perbincangan hangat pascatertangkapnya Politikus Gerindra, Mohamad Sanusi, dalam kasus suap.

“Komisi IV dengan pemerintah diwakili KKP dan KLHK sepakat menghentikan proses reklamasi Teluk Jakarta dan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta hingga ada perundangan,” ujar Politikus Partai Demokrat itu.

Dia mengakui pihaknya menilai proyek reklamasi Teluk Jakarta bisa dianggap bermasalah karena ada izin reklamasi tanpa Perda zonasi dan tanpa berkonsultasi dengan kementerian terkait. Selain itu, pihaknya menilai izin reklamasi diberikan tanpa kajian lingkungan strategis sesuai UU Nomor 27/2007.

Untuk diketahui, proyek reklamasi yang awalnya jadi polemik adalah yang direncanakan PT Tirta Wahana Bali International (PT TWBI) dalam reklamasi kawasan konservasi Teluk Benoa. Karena dianggap merusak lingkungan dan hidup masyarakat Bali di sekitarnya, rencana itu ditolak banyak warga walau didukung Pemprov setempat.

Terakhir adalah rencana reklamasi Teluk Jakarta yang merupakan bagian dari perencanaan yang disiapkan sejak keluarnya Peraturan Presiden Nomor 52 Tahun 1995, di era Presiden Soeharto.

Rencana itu mangkrak dan baru bergerak lagi di Oktober 2014, di akhir Pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, dengan Menko Perekonomian Chairul Tanjung sebagai motornya. Saat itu, Tanjung meresmikan peletakan tiang pancang proyek Giant Sea Wall, yakni semacam tembok pemecha ombak.

Rencana berikutnya adalah megaproyek National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) berupa reklamasi pantai dan komersialisasi pulau-pulau baru.

Studi sudah dilakukan dan memprediksi bahwa Jakarta akan berada 5 meter di bawah permukaan laut pada 2050, dan 8 meter di bawah permukaan laut pada 2080. Bila dibiarkan, maka diprediksi 35 persen wilayah Jakarta, khususnya di bagian Utara, akan menderita banjir rob.

Namun, penolakan belakangan muncul setelah skandal suap Rp 1 miliar lebih dari pengusaha yang diberi izin reklamasi dan mengelola lahan tersebut kepada Sanusi, yang saat itu menjabat ketua Komisi D DPRD Jakarta.

Sumber: beritasatu.com

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Patkor Kastima Langkah Nyata Indonesia-Malaysia Jaga Selat Malaka

Metrobatam.com, Lumut, Malaysia – Direktorat Jenderal Bea Cukai bersama Jabatan Kastam Diraja Malaysia (JKDM) secara kontinyu bersinergi dalam melakukan pengawasan di kawasan Selat Malaka....

Terima Laporan dan Desakan Masyarakat, Kabareskrim Lakukan Pembenahan Ini

Metrobatam.com, Jakarta - Menerima laporan dan desakan masyarakat agar lebih meningkatkan lagi kerja serta kinerja jajarannya, Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri,...

Polisi Tangkap Pengunggah Video Penelanjangan Sejoli di Tangerang

Metrobatam, Tangerang - Satreskrim Polresta Tangerang menangkap pelaku pengunggah video penelanjangan pasangan kekasih di Cikupa, Tangerang. Tersangka GA (18) dibekuk di Jatiuwung, Tangerang. "Setelah melalui...

Bebas di Luar Penjara, Diduga Napi Narkoba Pesta Bareng Oknum Sipir Lapas

Metrobatam, Merangin - Beredarnya video pesta di lapas kelas II B bangko yang di lakukan oleh oknum lapas bangko dan para napi narkoba beredar...

Kecepatan Fortuner Setya Novanto Saat Tabrak Tiang 21 Km/Jam

Metrobatam, Jakarta - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah menganalisis kecelakaan yang melibatkan Ketua DPR Setya Novanto. Menurut Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Halim...

Tersebar di 7 Kabupaten, Ini yang Dibutuhkan Pengungsi Gunung Agung

Metrobatam, Karangasem - Pasca letusan Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, yang terjadi pada Selasa, 21 November 2017, pukul 17:05 WIta. Letusan itu masuk...

Agung Laksono Khawatir Andai Munaslub Golkar Tak Digelar

Metrobatam, Jakarta - Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Agung Laksono kecewa dengan hasil keputusan rapat pleno Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar yang tidak...

Liga Champions: Imbang Tanpa Gol dengan Juventus, Barcelona Lolos

Turin - Barcelona cuma mendapatkan hasil imbang 0-0 ketika bertandang ke kandang Juventus. Namun, hasil tersebut sudah cukup untuk mengantarkan Blaugrana ke babak 16...

Maju Pilgub Jatim, Khofifah Segera Kirim Surat ke Jokowi

Metrobatam, Jakarta - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menyatakan segera membuat surat tertulis kepada Presiden Joko Widodo terkait pencalonannya sebagai bakal calon gubernur di...

Liga Champions: Kalahkan Roma, Atletico Buka Peluang Lolos

Madrid - Atletico Madrid menghidupkan asa untuk lolos ke babak 16 besar Liga Champions. Atletico menang 2-0 atas AS Roma berkat gol Antoine Griezmann...

Periksa Plt Sekjen DPR, KPK Dalami Surat Novanto soal Izin Presiden

Metrobatam, Jakarta - KPK memeriksa Pelaksana Tugas (Plt) Sekjen DPR Damayanti lebih dari 12 jam. Dia diperiksa soal tanda tangan yang dibubuhkan dalam absennya...

Pesawat di Australia Tabrak Elang dan… Seekor Kelinci

Melbourne - Malang betul nasib pesawat Virgin Australia ini. Pesawat tersebut gagal terbang gara-gara menabrak elang yang sedang terbang dan seekor kelinci. Kok bisa? Kejadian...
BAGIKAN