DPR RI Minta Pemerintah Perhatikan Status Dwi Kewarganegaraan

Ilustrasi

Metrobatam.com, Jakarta – Anggota Komisi I DPR, Bobby Rizaldi, meminta pemerintah memperhatikan status dwi kewarganegaraan diaspora karena bisa bermanfaat apabila diberikan secara selektif khususnya bagi perlindungan WNI.

Sampai saat ini Indonesia tidak mengakui dwikewarganegaraan bagi semua warga negaranya.

“Momentum kehadiran Barack Obama dalam Kongres ke-4 Diaspora Indonesia seakan menegaskan status dwi kewarnegaraan ini akan bermanfaat apabila diberikan secara selektif sebagai perlindungan WNI khususnya anak-anak,” kata dia, di Jakarta, Sabtu.

Dia menjelaskan seseorang dengan status dwi kewarganegaraan masih memiliki masalah mendasar hukum perdata di Indonesia, juga dengan asas nasionalitas yang mengharuskan untuk tunduk pada ketentuan negara nasionalnya.

Hal itu menurut dia, sehingga apabila ada pertentangan hukum negara harus ada payung hukum yang jelas.

“Oleh karenanya dwi kewarganegaraan saat ini perlu selektif dan diakomodasi,” ujarnya.

Selain itu politisi Partai Golkar itu menilai diaspora Indonesia dari gerakan sosial, sudah bergeliat menjadi gerakan hukum, sejak kongres pertamanya di Los Angeles.

Proses itu menurut dia sudah maju yaitu Kementerian Luar Negeri akan keluarkan kartu diaspora sebagai identifikasi.

“Akan tetapi jangan malah diaspora ini dijadikan celah untuk menambah beban negara Indonesia,” katanya.

Dia menilai pemerintah Indonesia harus secepatnya bersikap sehingga kejadian seperti Archandra Tahar tidak terulang lagi dan makin banyak diaspora Indonesia yang bisa bermanfaat untuk negara dan berbakti pada bangsanya kembali.

Sebelumnya Ketua Dewan Pembina Jaringan Dunia Diaspora Indonesia (Indonesian Diaspora Network Global/IDNG), Dino Patti Djalal,  mengatakan, Presiden ke-44 Amerika Serikat, Barack Obama, direncanakan menyampaikan pidato kunci di Kongres ke-4 Diaspora Indonesia ke-4,Sabtu (1/7), di Kasablanka Hall, Kota Kasablanka, Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan.

“Kami merasa terhormat dapat menyambut Presiden Obama kembali ke Jakarta untuk menyampaikan pidato keynote di Konvensi,” kata Dino di Jakarta, Senin, (12/6).

Kongres keempat ini akan dilaksanakan selama empat hari, dari 1-4 Juli 2017, dengan tema “Bersinergi Bangun Negeri”.

Kongres akan dihadiri masyarakat Indonesia dari seluruh penjuru dunia untuk membahas berbagai isu ekonomi, sosial dan budaya dengan tujuan meningkatkan kehidupan masyarakat Indonesia di tanah air maupun di luar negeri.

Antara

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Melawan, 2 Terduga Teroris di Tanjungbalai Ditembak Polisi

Metrobatam, Jakarta - Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri menembak dua pria terduga teroris di Jalan Jumpul, Lingkungan VI, Kelurahan Kapias Pulau Buaya, Kecamatan Teluk...

Dor! TNI AL Bekuk Penyelundup 20 Ribu Hp di Perairan Batam

Metrobatam, Batam - 20 Ribu unit handphone hasil selundupan diamankan KRI Lepu-861. Handphone selundupan ini berasal dari salah satu distributor di Jurong, Singapura. Sempat...

Menteri Susi Semprot Sandiaga, Sandiaga Menjawab

Metrobatam, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti tampaknya sedang cukup geram dengan tingkah calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno. Susi...

Jokowi Beri Beasiswa ke 5.144 Mahasiswa Korban Gempa Lombok

Metrobatam, Lombok Tengah - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyerahkan beasiswa kepada mahasiswa yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Barat (NTB). Ada 5.144 mahasiswa...

Wagub Jabar Dukung Seruan Khotbah Jumat Tolak LGBT di Cianjur

Metrobatam, Bandung - Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengaku pihaknya tak akan mempersoalkan imbauan Pemerintah Kabupaten Cianjur agar seluruh pengurus masjid menyajikan...

Caleg yang Kampanye Berseragam Polri di Sumsel Ternyata Kader Berkarya

Metrobatam, Palembang - Calon anggota DPR RI yang diduga berkampanye berseragam kedinasan Polri di Sumatera Selatan diketahui merupakan kader Partai Berkarya. Hal tersebut pun dibenarkan...

Sedekah Laut, Tradisi Luhur yang Disalahpahami

Metrobatam, Jakarta - Sedekah laut dianggap tradisi yang melanggar agama. Padahal, banyak yang tidak paham dengan maksud sesungguhnya dari acara sedekah laut. "Masyarakat pesisir terutama...

Survei: Guru Muslim Punya Opini Intoleran dan Radikal Tinggi

Metrobatam, Jakarta - Hasil survei terbaru dari Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM), UIN Jakarta, menemukan bahwa mayoritas guru beragama Islam di Indonesia memiliki...

Bawaslu Enggan Kelola Dana Saksi untuk Pemilu

Metrobatam, Jakarta - Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Afifuddin mengatakan bahwa pihaknya keberatan jika harus mengelola dana saksi pemilu. Pasalnya, peraturan hanya mengamanatkan Bawaslu...

Gara-gara Iklan Videotron, Jokowi-Amin ‘Dikejar’ Syahroni

Metrobatam, Jakarta - Sidang dugaan pelanggaran kampanye videotron Joko Widodo-Ma'ruf Amin kembali ditunda lantaran timses pasangan nomor urut 01 itu tidak membawa surat kuasa....

Sri Mulyani Dilaporkan soal Pose 1 Jari, Kemenkeu: Itu Bukan Kampanye

Metrobatam, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani dilaporkan ke Bawaslu karena pose satu jari saat penutupan IMF-World Bank di Bali beberapa waktu lalu. Kementerian...

Pemerintah Tegaskan Dana Saksi dari APBN Hanya Pelatihan

Metrobatam, Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Keuangan menyatakan tidak menganggarkan atau mengalokasikan dana untuk saksi dari partai politik pada pelaksanaan pemilu 2019 dalam Anggaran...
SHARE