DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas Dukung Penerimaan PNS

265

Metrobatam.com, Anambas – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA)  mendukung apabila Pemkab melaksanakan penerimaan Calon Pengawai Negeri Sipil (CPNS). Pasalnya selain Anambas tidak termasuk Kabupaten/kota yang masuk dalam moraturium pemerintah, tak dapat dipungkuri eksodus ratusan PNS daerah itu membua Anambas kekurangan PNS.

“DPRD siap backup bila pemerintah membuka penerimaan CPNS,” demikian disampaikan Syamsil Umri,  Wakil Ketua I DPRD KKA,  Kamis (21/4).

Kendati mendukung dan siap membackup namun Umri menekankan agar pemerintah   memperhatikan kondisi keuangan daerah, karena tak dapat dipungkiri penerimaan CPNS mengeluarkan biaya yang cukup besar. “Perhatikan juga kondisi keungan daerah jangan sampai ada program prioritas yang dilepas demi penerimaan CPNS,” paparnya.

Lebih jauh Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu sangat menyayangkan kepindahah PNS dari Anambas apalagi penerimaan dari Anambas. Menurut dia yang dirugikan itu adalah masyarakat KKA jika PNS tersebut tersebut pindah.

“Sudah saya sampaikan sejak awal, berapa banyak biaya yang mesti dikeluarkan pemerinta untuk menyiapkan PNS, alangkah ironis setelah jadi mereka pindah,” sesalnya.

Untuk itu ke depan tambah Umri,  pemerintah diminta membuat aturan yang jelas, terkait kepindahan PNS terutama yang masuk dari Anambas. Umri sendiri sangat kecewa dengan sebutan Anambas batu loncatan seperti yang terjadi saat ini.

“Harus ada aturan mengikat agar jangan sudah jadi PNS mereka langsung bisa pindah, di beberapa daerah ada perjanjian antara PNS dengan pemerintah khusunya PNS yang masuk dari daerah itu baru bisa pindah selama lima tahun mengabdi, bahkan ada yang 10 tahun,” ungkapnya.

Jika hal ini tidak dilakukan sambung Umri yang akan dirugikan adalah daerah dan masyarakat, peristiwa lalu tak perlu disesali namun harus dijadikan pengalaman yang berharga agar kedepan tidak perlu terjadi lagi hal-hal semacam ini.

“Kita tidak menutup peluang orang lain untuk berkarya namun memberikan ketegasan bahwa mendaftar di Anambas itu ada konsekwensi yang mesti dihadapi. Jangan setelah diterima baru mengeluh macam-macam, dan ramai-ramai untuk pindah, perlu diingat daerah ini lahir karena perjuangan bukannya didapat dari belaskasihan dan pemberian,” pungkasnya.

Sumber: Haluankepri.com

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Luhut Minta Masuknya Pekerja China Tak Dijadikan Isu SARA

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan berharap, masuknya Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China tidak digulirkan sebagai isu Suku, Agama,...

Polisi Undang Ahli untuk Pelajari Pidato Pribumi Anies

Metrobatam, Jakarta - Badan Reserse Kriminal Polri masih mempelajari dugaan tindak pidana diskriminatif ras dan etnis yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Anies diduga...

MK Pupuskan Mimpi 4 Bupati Pulau Garam Bikin Provinsi Madura

Metrobatam, Jakarta - Mahkamah Konstitusi (MK) memupuskan mimpi para kepala daerah di Madura yang menginginkan dibentuknya Provinsi Madura. MK menyatakan syarat provinsi minimal 5...

Miris! Tiga Anak Bawah Umur Ini Silih Berganti ‘Begituan’ di WC

Metrobatam, Pontianak - Kids jaman now. Kalimat gabungkan dua bahasa dengan arti 'anak-anak jaman sekarang' ini memang lagi trend. Betapa tidak, kenakalan-kenakalan anak-anak diera...

Wajah Digerogoti Kanker, Mbah Jiyem Bertahan dengan Obat Puskesmas

Metrobatam, Boyolali - Kondisi wajah Mbah Jiyem digerogoti kanker. Meski sudah pernah dioperasi, kondisinya tak semakin membaik. Mbah Jiyem tidak bisa menjalani kemoterapi karena...

Begini Cara Pantau Lokasi Teman di WhatsApp

Metrobatam, Jakarta - WhatsApp mengumumkan fitur baru yang penting, Live Location. Banyak yang penasaran, bagaimana cara menggunakan fitur yang bisa digunakan sebagai pemantau lokasi...

Realisasi Fisik Capai 70,38 Persen, Bupati Bintan Tegaskan Seluruh OPD Segera Penuhi Target

Metrobatam.com, Bintan - Diketahui saat Rakor Evaluasi Pembangunan Triwulan ke lII Tahun 2017, bahwa Laporan Realisasi Kinerja Pembangunan Fisik Kabupaten Bintan sudah mencapai angka...

Kesal Kena Tilang, Pegawai Dinas PU Ini Matikan Aliran Air ke Asrama Polisi

KAYONG UTARA, – Kesal karena ditiling polisi, seorang pegawai kontrak di UPT Air Bersih Dinas Pekerjaan Umum Kota Sukadana, Kayong Utara, Kalimantan Barat, sengaja merusak sistem...

Jakarta Masuk 10 Kota Paling Berbahaya di Dunia Bagi Perempuan

London - Jakarta berada di peringkat sembilan dalam daftar kota besar atau megacity yang paling berbahaya di dunia untuk perempuan, berdasarkan survei Yayasan Thomson...

Cerita Mengerikan Perempuan yang Lolos dari Kelompok ISIS

Baghdad - Komunitas Syiah Turkmenistan di Irak menjadi sasaran penganiayaan brutal oleh kelompok yang menamakan diri negara Islam (ISIS). Seorang perempuan, yang meminta untuk tidak...

PR PLN: Terangi 104 Desa di Kepri yang Belum Teraliri Listrik

Metrobatam, Batam - Ternyata masih cukup banyak desa terpencil Kepulauan Riau (Kepri) yang masih belum teraliri listrik. Perusahaan Listrik Negara (PLN) mencatat saat ini...

Innalillahi! Diduga Ditusuk, Ketua DPRD Kolaka Utara Meninggal Dunia

Metrobatam, Kendari - Ketua Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, Musakkir Sarira meninggal dunia akibat luka tusuk, Rabu. Kasubbid Pidana Polda...
BAGIKAN