DPRD Kota Batam Minta Polisi Bersihkan Segala Bentuk Perjudian di Batam

1892
Anggota Komisi I bidang hukum dan pemerintahan Helmy Hemilton. (Foto : Net)

Metrobatam.com, Batam – DPRD Kota Batam mengapresiasi langkah polisi di Batam untuk menggerebek sejumlah arena permainan elektronik (gelper) berbau judi saat ini. Namun demikian, operasi ini dianggap masih belum memuaskan karena masih banyak praktek perjudian yang beraktivitas.

Selain gelper di sejumlah ruko dan mal, anggota Komisi I bidang hukum dan pemerintahan Helmy Hemilton juga mengungkapkan sejumlah hotel dan tempat hiburan malam juga membuka judi bola pimpong.

“Selain gelper yang banyak tersebar, judi bola pimpong juga banyak di hotel dan tempat hiburan malam. Ini yang harus jadi atensi polisi untuk menertibkan,” ujar Helmy Hemilton, Rabu (5/4/2017).dilansir dari batampos

“Polisi jangan tutup mata dan pura-pura tidak tahu terhadap segala bentuk perjudian di Batam,” tambah politikus Partai Demokrat ini.

Menurut dia, sebagai bandar dunia madani, kota Batam harusnya ‘clear’ dari praktek judi dalam bentuk apapun dan modusnya.

Aparat penegak hukum harus ikut bertanggungjawab. “Agar tidak terkesan ada unsur pembiaran kalau tidak ditertibkan,” ujar Helmy.

Ia menilai jika polisi di Batam tidak bergerak, dikuatirkan arena-arena perjudian di kota ini digerebek oleh Mabes Polri. “Dan jika itu terjadi maka Mabes Polri menilai sengaja dibiarkan di daerah,” katanya.

Terlepas dari masih banyaknya arena gelper dan tempat perjudian lainnya yang masih beroperasi, Helmy tetap memberikan apresiasi kepada polisi yang mulai merespon keresahan masyarakat akan maraknya perjudian di kota ini.

“Kami tetap memberikan apresiasi kepada polisi yang sudah bertindak saat ini. Tapi kami juga minta agar tidak tebang pilih karena pada prinsipnya praktek judi itu diterapkan di semua gelper,” pungkasnya.

Sebelumnya Kapolresta Barelang AKBP Hengki mengatakan, penertiban gelper dilakukan setelah pihaknya menerima laporan masyarakat. Pihaknya menyamar sebagai pemain di gelper. “Tampak dalam penyamaran itu adanya tindak pidana perjudian, dengan menukarkan rokok menjadi uang,” ujar Hengki, Selasa (4/4/2017).

Polda Kepri juga menggerebek judi jenis bola di Planet II Newton pada Senin (3/4/2017) pukul 03.00. Dari tempat ini diamankan sembilan orang tersangka. “Selain itu juga, kami mengamankan 7 tersangka atas tindak perjudian di Kampung Aceh pada Senin (3/4),” kata Kapolda Kepri Irjen Pol, Sam Budigusdian, Selasa (4/4/2017).

Polisi punya alasang cukup logis. Tempat-tempat yang digerebek sebelumnya sudah diminta untuk tutup, karena terindikasi judi. Tapi peringatan tersebut tak diindahkan. Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian mengatakan tak masalah tempat itu memilik izin. “Kami cuman ingin membuktikan, ada judi (disana,red),” ujar Sam Budigusdian.

Batampos.co.id

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Bareskrim Polri Kembali Tangkap Penyelundup Miras Ilegal Jariangan Batam

Metrobatam.com, Jakarta - Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim menangkap 2 tersangka penyelundupan miras jaringan BH alias Kwkn. Kedua tersangka berinisial F dan...

Seluruh Fraksi di DPRD Kepri Sepakat Perda Pendidikan Perjuangkan Guru Honorer

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Seluruh fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepri sepakat untuk melanjutkan hak inisiatif pengelolaan pendidikan diatur dalam Peraturan Daerah (Perda). Ketua DPRD...

36 PTIS Riau-Kepri Ramaikan PIOS Ke-6 di Batam

Metrobatam.com, Batam - Sebanyak 36 Perguruan Tinggi Islam Swasta (PTIS) Riau-Kepulauan Riau mengikuti Pekan Ilmiah Olahraga dan Seni (PIOS) Ke-6, Senin (23/10). Kegiatan yang...

AS Tolak Panglima TNI, Media Australia: Ini Bencana Diplomatik

Canberra - Media-media asing ramai memberitakan penolakan Amerika Serikat (AS) terhadap Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo. Media Australia menyoroti alasan misterius di balik penolakan...

Dicecar Hakim, Eks Dirut PNRI Menangis di Sidang e-KTP

Metrobatam, Jakarta - Mantan Direktur Utama PNRI Isnu Edhi Wijaya menangis di sidang dugaan korupsi e-KTP. Isnu menangis saat dicecar hakim soal peran Andi...

Dubes AS Minta Maaf, Menlu Retno: Tak Cukup, Perlu Penjelasan

Metrobatam, Jakarta - Dubes AS untuk RI Joseph Donovan meminta maaf atas insiden penolakan AS terhadap Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. Namun, bagi pemerintah...

Pilkada 2018 Diprediksi Sedot Kas Negara Sampai Rp20 Triliun

Metrobatam, Jakarta - Dana hibah yang disepakati akan dikucurkan untuk pelaksanaan Pilkada serentak 2018 di 171 daerah sudah mencapai Rp15,2 triliun. Belasan triliun dana...

Istana akan Gelar Rapat Bahas Densus Tipikor

Metrobatam, Bandung - Usulan pembentukan Detasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi (Densus Tipikor) oleh Polri menuai kritikan dari berbagai pihak. Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK)...

Papua Mencekam! 4 Anggota Brimob Ditembak saat Evakuasi Jenazah Rekannya

Metrobatam, Jayapura - Pasca teror penembakan di kawasan Freeport, hingga kini aksi penembakan terus terjadi. Pagi ini, empat anggota Brimob Polda Papua tertembak saat...

Soal Penolakan pada Panglima TNI, Wiranto Tunggu Penjelasan AS

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengatakan masih menunggu klarifikasi dari pihak Amerika Serikat terkait dengan penolakan Panglima TNI...

Ketua DPRD Kabupaten Padang Lawas Terjaring Razia Narkoba di Diskotek

Metrobatam, Medan - Petugas Gabungan Polisi dan Badan Narkotika Nasional, yang dipimpin Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polrestabes Medan, berhasil menjaring sebanyak 80 orang...

PBNU: Yang Menolak Pancasila, Silakan Hidup di Afghanistan

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj menegaskan bahwa ideologi Pancasila sebagai dasar negara Indonesia tak bisa diganggu...
BAGIKAN