Dua Oknum PNS Anambas Dipecat Secara Tidak Hormat

1020

Metrobatam.com, Anambas – Dua orang oknum pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) dipecat. Ironisnya salah seorang oknum PNS tersebut berprofesi sebagai dokter dan satunya lagi PNS yang bertugas di Bagian Humas Protokoler Sekdakab Anambas.

Sanksi tegas yang diberikan Pemkab Anambas ini, karena bersangkutan melakukan pelanggaran disiplin kategori berat yakni, tidak masuk kerja (Tanpa Keterangan-red) lebih dari enamb bulan.

Augus Raja Unggul,  Plh Sekda KKA mengatakan, pemerintah daerah telah menjatuhkan sangksi pemberhentian secara tidak hormat terhadap dua oknum PNS Anambas. Sangksi yang diberikan, telah sesuai dengan aturan yang berlaku berdasarkan peraturan pemerintah tentang disiplin pegawai dan sudah tidak bisa ditoleransi lagi.

“Ada empat orang PNS yang dijatuhi sanksi, dua diantaranya dijatuhi sanksi berat yakni diberhentikan dengan tidak hormat,” kata Augus Kamis, (26/5).

PNS yang diberhentikan tersebut  yakni dr MJB,  dokter di Rumah Sakit Bergerak (RSB) Letung dan YP  pegawai di bagian Humas. Bukan hanya itu sebut Augus pihaknya juga membebas tugaskan oknum PNS berinisial AW Eselon  III yang bertugas di Bakesbangpol dan BPD serta menurunkan pangkat FZ  satu orang anggota Kesatuan Polisi Kehutanan dari pangkat golongan II ke golongan I.

“Mulai bulan Mei ini, hak-hak mereka tidak ada lagi,” jelasnya.

Berdasarkan data yang diperoleh, Dr.MJB tidak masuk kerja alias tanpa keterangan tercatat selama 249 hari begitu juga dengan YP. Sementara AW, tercatat selama 165 hari TK dan begitu juga FZ. Mereka semua diberikan sangksi terhitung sejak 11 Mei 2016.

Kendati demikian lanjut Augus, Sebelum menjatuhkan sanksi berat yang berakhir pada pemberhentian terhadap dua PNS tersebut, Pamkab telah mencoba untuk menghubungi yang bersangkutan. Namun, usaha tersebut tetap sia-sia.

“Mereka Tidak koopratif. Dipanggil tidak datang. Sementara dua PNS lainnya yang diberikan sangksi sedang, kalau tidak ada perubahan bisa ditingkatkan sangksinya,”ancamnya.

Masih kata Augus apa yang dilaksanakan oleh pihaknya merupakan pelajaran berharga bagi PNS lainnya. Pemkab Anambas sendiri sangat komitmen dalam memberikan sanksi kepada PNS yang berani melakukan pelanggaran.”Saya himbau agar PNS tidak mencontoh prilaku PNS-PNS tersebut.”jelasnya.

Sebenarnya sambung Augus, pemberian sangksi kepada PNS “Nakal” ini seharusnya sudah diberikan pada masa kepemimpinan Pj.Bupati Anambas lalu. Namun, karena tidak memiliki kewenangan, saat ini baru dieksekusi.

“Rekom ini sudah disampaikan pada masa Pj. Bupati, Pak Eko. Tapi Pj tidak punya kewenangan. Sekarang baru dieksekusi berdasarkan rapat tim disiplin sedang dan berat Pemkab Anambas,”tukasnya.

Dilain tempat, Kepala Bagian Humas dan Protokoler Setdakab Anambas, Faizal Rangkuti mengungkapkan, sejak dilantik pada Februari 2015 lalu, dirinya tidak pernah bertatap muka dengan YP. Ia juga menuturkan, sudah melakukan berbagai cara untuk mencari tahu keberadaan bawahannya ini namun, usahanya tetap sia-sia.

“Sampai detik ini, yang bersangkutan tidak pernah hadir. Tidak pernah komunikasi dan keberadaannya juga tidak diketahui.”pungkasnya.

(Mb/Haluankepri/yud)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Bakamla Selamatkan Rombongan Kemendes yang Terombang-Ambing 8 Jam di Perairan Tarakan, Ini Kronologinya

Metrobatam, Jakarta - Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) berhasil menyelamatkan sebagian rombongan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) yang...

Ini Istana Bos First Travel yang Terlilit Utang Rp 80 M dan Tipu Calon...

Metrobatam, Jakarta - Polisi telah menetapkan bos First Travel, Andika Surachman dan istrinya, Anniesa Devitasari Hasibuan, sebagai tersangka kasus penipuan perjalanan umrah. Meski diketahui...

Seperti Ini Bahagianya Warga di Perbatasan yang Akhirnya Bisa Nikmati Listrik

Metrobatam, Atambua - Sudah dua tahun ini listrik hadir di Desa Naekake, salah satu desa di wilayah perbatasan Republik Indonesia-Timur Leste di Provinsi Nusa...

Kecewa Kontrak Kerja Tidak Diperpanjang, Mantan Pegawai Bakar Kampus Universitas Malikussaleh

Metrobatam, Aceh Utara – Pelaku pembakaran Gedung Rektor Universitas Malikussaleh (Unimal), di Gampong (Desa) Kecamatan Muara Baru, Kabupaten Aceh Utara, berinisial S mengaku kecewa...

Bekuk 5 Bandar Narkoba di Aceh Utara, BNN Sita 40 Kg Sabu

Metrobatam, Lhokseumawe - Badan Narkotika Nasional (BNN) membekuk 5 bandar narkoba di Aceh. Sebanyak 40 kilogram sabu disita dalam penangkapan tersebut. Awalnya, penangkapan dilakukan terhadap...

FPI Doakan Musuh Rizieq Shihab Dihancurkan, Anis Doakan Rizieq Panjang Umur

Metrobatam, Jakarta - Massa Front Pembela Islam (FPI) mendoakan semua musuh dan orang yang memfitnah Rizieq Shihab dalam perayaan hari ulang tahun ke-19 FPI. Berdasarkan...

Korban First Travel Minta Pemerintah Bantu Kembalikan Uang Jemaah

Metrobatam, Jakarta - Jemaah korban dugaan penipuan perjalanan umrah First Travel meminta pemerintah turun tangan membantu pengembalian dana jemaah yang sudah disetorkan. Hingga saat...

Zaskia Gotik Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-72 di Bintan

Metrobatam.com, Bintan - Malam Ramah Tamah dan Hiburan Rakyat Kabupaten Bintan 2017 sempena HUT Kemerdekaan RI ke 72 berlangsung sangat meriah. Hal itu terlihat,...

DPRD Kepri Sahkan Ranperda Keuangan dan Administrasi DPRD

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Riau akhirnya mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Hak-Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota...

Dibandingkan Batam, Turis Singapura Pilih Liburan ke Johor Baru Malaysia

Metrobatam.com, Batam - Masyarakat Singapura ternyata masih memilih Johor Baru, Malaysia sebagai destinasi akhir pekan mereka. Hal ini terlihat dari banyaknya wisatawan Singapura yang...

Curhat Jemaah First Travel di DPR: Uang Habis hingga Ibu Meninggal

Metrobatam, Jakarta - Korban jemaah umrah First Travel mengadu ke Komisi VIII DPR. Korban mengadu dengan kerugian yang bervariasi bahkan ada keluarganya yang meninggal...

Ketua MUI: Indonesia Bukan Darul Islam

Metrobatam, Jakarta - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'aruf Amin menyata0kan bahwa Indonesia adalah negara kesepakatan dari berbagai golongan masyarakat, hingga akhirnya merdeka...