Dugaan Kasus 2014, Said dan James Dapat Panggilan Kedua Dari Kejati

    629

    Said

    Metrobatam.com, Anambas – Pejabat Dinas Kesehatan dipanggil oleh  Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri. Pasalnya adanya laporan yang terindikasi  dugaan penyimpangan atas pembangunan pos kesehatan dan pembangunan UTDR tahun 2014. Tak Tanggung-Tanggung dua pejabat dinkes yakni

    Kepala Dinas Said M. Damri, dan Bendaharanya James Richard Aftur, dijadwalkan dipanggil untuk dimintai keterangan oleh tim penyelidik di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Balai Karimun pukul 10:00 WIB. Bahkan dari sumber informsi terpercaya yang dihimpun oleh Haluan Kepri panggilan pada  Selasa (15/2) itu merupakan panggilan kedua, hal tersebut akibat pada panggilan pertama keduanya mangkir.

    Surat sendiri ditandatangani oleh Asisten Intelijen (Asintel) Kejati Kepri Rasul Hamid. Selain dugaan penyimpangan diatas, Kadis Kesehatan dan Bendahara  itu pun juga akan dimintai  keterangan terkait perjalanan dinas di Dinkes pada tahun anggaran 2014 dan Pengentasan Kemiskinan (Taskin).

    ‎Mereka berdua pun, diminta untuk membawa dokumen-dokumen terkait persoalan tersebut. agar mempermudahkan pemeriksaan.

    Bukan hanya  Kejaksaan Tinggi Kepri yang terus menyoroti Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Anambas, Penyidik dari Polres Natuna diketahui juga tengah melidik dugaan penyimpangan terhadap pembayaran kepada pihak ketiga ‎pada dinas itu. Beberapa pegawai, di Dinas Kesehatan itu, sebelumnya beberapa kali mendatangi Mapolsek Siantan untuk memenuhi panggilan penyidik Polres Natuna.

    Beberapa Pejabat yang masih ada dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas ketika diminta tanggapannya terkait persoalan tersebut memilih bungkam dan enggan berkomentar terkait hal itu.”Aduh jangan saya ya, kami tak tahu dan tidak bisa berkomentar,”ujar salah seorang pejabat sambil tersenyum

    Hingga berita ini diturunkan, masih belum ada tanggapan dari Dinas Kesehatan terkait hal ini. Sekretaris Dinas Kesehatan yang dicoba untuk ditemui diketahui tengah menerima tamu di ruangannya. “Ibu ada, ‎tapi sedang ada tamu. Kalau Abang mau menunggu silahkan,” ujar salah seorang pegawai Dinkes Anambas Senin (15/2).

    Tak lama berselang , staf tersebut kembali mengatakan bahwa Sekretaris tengah rapat bersama beberapa pegawai. ‎Kepala Dinas Kesehatan pun diketahui tengah berada di luar Anambas.

    Bukan hanya kasus dinas kesehatan saat ini yang sedang terus dipantau banyak kasus lain juga sedang diperhatikan pihak penegak hukum. Tim Haluan Kepri sendiri saat ini akan terus memantau beberapa kasus yang dan persolaan yang ada di Anambas, karena disinyalir, ada beberapa kasus yang sedang dibidik dan juga yang sudah di petieskan bakal segera dibuka kembali, kita tunggu saja.

    Desakan Kepada Kejaksaan Tinggi untuk meneruskan kasus-kasus yang ada di Anambas juga disampaikan oleh Tokoh Masyarakat Anambas Fhadil Hasan yang dengan tegas meminta Kejati Kepri yang baru untuk menuntaskan kasus-kasus yang ada di Anambas.”Kejati yang baru diminta untuk melanjutkan kasus yang ditangani Kejati Lama dan telah pinda menjadi Kejati DKI,”pungkasnya.(putraanambas)

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    Kepala Penjara: Keselamatan Ahok Terancam di Cipinang

    Metrobatam, Jakarta - Kepala Lembaga Permasyarakatan Kelas I Cipinang, Jakarta Timur Abdul Ghani menyebut keselamatan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok terancam jika ditahan di...

    Soal SMS Bernada Ancaman, Hary Tanoe Ditetapkan Jadi Tersangka

    Metrobatam, Jakarta - Kepala Subdirektorat Penyidik di Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Yulianto mengaku sudah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) kasus dugaan SMS...

    NasDem Tolak Usulan Boikot Anggaran KPK-Polri

    Metrobatam, Jakarta - Fraksi Partai NasDem menyatakan tidak ingin ikut campur atas usulan anggota panitia khusus hak angket Komisi Pemberantasan Korupsi, Muhammad Misbakhun, yang...

    Terbukti Gelapkan Pajak, Angel Di Maria Dikenakan Hukuman Kurungan

    Madrid - Eks pemain Real Madrid Angel Di Maria dihukum lantaran terbukti menggelapkan pajak di Spanyol. Ia dikenakan hukuman kurungan plus denda. Diberitakan BBC, Di...

    Soal Full Day School, MUI: NU – Muhammadiyah Jangan Dibenturkan

    Metrobatam, Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) berharap dua ormas Islam, Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah jangan dibenturkan soal polemik kebijakan delapan jam belajar di...

    KPK Ungkap Peran Istri Gubernur Bengkulu soal Kasus Suap

    Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membeberkan peran istri Gubernur Bengkulu Lili Martiani Madari dalam perkara suap fee proyek. Menurut Wakil Ketua KPK Saut...

    Ditjen Pajak Siap Tarik Pajak 25 Persen Pada Facebook

    Metrobatam, Jakarta - Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (DJP Kemenkeu) memastikan, akan mengenakan tarif pajak sebesar 25 persen kepada perusahaan jejaring sosial asal Irlandia,...

    MA Tolak Kasasi Jessica Kumala Wongso

    Metrobatam, Jakarta - Mahkamah Agung (MA) menolak permohonan kasasi terdakwa kasus pembunuhan terhadap Wayan Mirna Salihin, Jessica Kumala Wongso. Putusan kasasi tersebut diketok pada...

    Jaksa Sebut Pelaku Serangan Teror Bom Belgia Simpatisan ISIS

    Metrobatam, Jakarta - Otoritas Belgia menemukan tanda bahwa pelaku serangan di stasiun kereta api Brussels mendukung kelompok Negara Islam di Irak dan Suriah atau...

    Ada Ular dalam Mi, Restoran China Ditutup Paksa

    Metrobatam, Jakarta - Sebuah restoran di China ditutup paksa oleh pemerintah setelah konsumen menemukan seekor ular dalam mi yang dia pesan. Mengutip Strait Times, seorang...

    Bea dan Cukai Batam Sita Rokok dan Minuman Beralkohol

    Metrobatam.com, Batam - Petugas Kantor Pelayanan Umum Bea dan Cukai Tipe B Batam berhasil menyita 1.589.658 batang rokok dan minuman beralkohol dari Operasi Patuh...

    Ahok Tetap Dipenjara di Mako Brimob, Ini Penjelasan Jaksa Agung

    Metrobatam, Jakarta - Jaksa Agung M Prasetyo menegaskan tugas jaksa pada Kejari Jakarta Utara untuk mengeksekusi Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sudah selesai. Pihak Lapas...