Duh! 3000 Warga Sipil Irak Ditangkap ISIS Saat Akan Kabur

231

Baghdad – Militan radikal Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) menangkap 3 ribu warga Irak yang berusaha melarikan diri. Dari jumlah itu, sekitar 12 orang di antaranya telah dieksekusi mati ISIS.

Disampaikan badan pengungsi PBB, UNHCR, dalam laporannya seperti dilansir Reuters, Jumat (5/8), ribuan warga sipil yang ditangkap ISIS itu berasal dari sejumlah desa di wilayah Kirkuk. Penangkapan ribuan warga sipil ini terjadi pada Kamis (4/8) waktu setempat.

“UNHCR menerima berbagai laporan yang menyebut ISIL (nama lain ISIS) pada 4 Agustus menangkap hingga 3 ribu orang IDP (orang-orang yang mengungsi di negaranya sendiri) dari sejumlah desa di Distrik Hawiga, Provinsi Kirkuk yang berusaha kabur ke kota Kirkuk,” demikian bunyi laporan UNHCR.

“Dilaporkan, sekitar 12 orang IDP telah dibunuh dalam penahanan (ISIS),” imbuh laporan itu.

Laporan ini dirilis usai pernyataan organisasi pemantau konflik di Irak, Iraqi Observatory for Human Rights yang menyebut 1.900 warga sipil ditangkap oleh sekitar 100-120 militan ISIS. Warga sipil itu dijadikan sebagai tameng manusia oleh militan ISIS, dalam melawan serangan militer Irak. Iraqi Observatory juga menyebut, 10 warga sipil diantaranya telah dieksekusi mati dan enam orang lainnya tewas dibakar.

Amerika Serikat (AS) memimpin koalisi militer yang melancarkan serangan udara terhadap posisi-posisi ISIS di Irak dan juga Suriah. ISIS menguasai sejumlah wilayah strategis di kedua negara itu sejak tahun 2014 lalu.

Hingga Juli 2016, tercatat pertempuran melawan ISIS memaksa 3,4 juta orang di Irak mengungsi demi menghindari konflik. Kini, pengaruh ISIS di sejumlah kota di kedua negara mulai melemah. Meskipun beberapa kota penting seperti Mosul di Irak dan Raqqa di Suriah masih dikuasai militan radikal itu.

UNHCR telah mulai membangun kamp pengungsian di sebuah lokasi dekat Mosul untuk 6 ribu warga yang kehilangan tempat tinggal karena konflik. Kamp pengungsian lainnya sedang dibangun di lokasi lain, juga dekat Mosul, untuk menampung 15 ribu pengungsi konflik.

Puluhan ribu warga yang kabur dari kota Fallujah, Provinsi Anbar, Irak, belum kembali sejak kota itu berhasil direbut militer Irak dari ISIS pada Juni lalu. UNHCR menyebut, tiga relawannya tewas saat membantu membersihkan sebuah rumah yang dipenuhi puing dan peledak di Fallujah pada 1 Agustus lalu.(mb/okezone)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Masjid Asy Syuhadaa Tering Raya Batam Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Metrobatam.com, Batam - Sebagai ummatnya sudah seharusnya kita senantiasa mencontoh dan mengikuti baginda Rasulullah SAW. Terlebih sebagai insan pilihan, pada Rasulluah memang ada contoh...

Terduga Teroris yang Ditangkap Densus 88 di Sumsel Bertambah Jadi 5 Orang

Metrobatam, Palembang – Selain menangkap dua terduga teroris di Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan, yaitu Abdul Qodir alias Yaziz dan M Suriadi, Detasemen Khusus...

Istri Mantan Sekretaris MA Jadi Staf Ahli MenPAN-RB, KPK Tak Dilibatkan

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku tak diminta tanggapannya soal pengangkatan Tin Zuraida sebagai Staf Ahli MenPAN-RB. Padahal, KPK biasanya dilibatkan untuk...

Ditemukan Jutaan Pil Zenith di Sampit, Mabes Polri Turun Tangan

Metrobatam, Sampit - Markas Besar (Mabes) Polri turun tangan membantu pengembangan penyelidikan temuan 3,7 juta butir carnophen atau zenith di Pelabuhan Sampit Kabupaten Kotawaringin...

IKLA Batam Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Rumah Gadang

Metrobatam.com, Batam - Warga Luak Agam Kota Batam diajak untuk terus meneladani Nabi Muhammad SAW dalam bersikap di kehidupan sehari-hari. Itu karena sikap Rasulullah...

Beroperasi Juni 2018, 5 Stasiun LRT Palembang Siap Digunakan

Metrobatam, Palembang - Progres pembangunan Light Rain Transit (LRT) Palembang telah memcapai 76 persen dan siap beroperasi pada Juni 2018 mendatang. Namun, hanya akan...

Densus 88 Tangkap Seorang Warga di Kalbar, Ini Alasannya

Metrobatam, Pontianak - Akibat sering melakukan postingan tentang jihad selama kurang lebih 3 tahun, KT (45) warga Kabupaten Landak, Kalbar yang ditangkap Tim Densus...

Presiden Prancis Minta Israel Hentikan Pembangunan di Yerusalem

Paris - Presiden Prancis Emmanuel Macron bertemu dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Paris. Dalam pertemuan tersebut Macron meminta Israel menghentikan pembangunan di...

Barcelona Kalahkan Sepuluh Pemain Villarreal 2-0

Metrobatam, Jakarta - Barcelona sukses mengalahkan Villarreal 2-0 di jornada ke-15 La Liga Spanyol. Blaugrana menang usai The Yellow Submarine bermain dengan sepuluh orang...

Kapolda Sumsel Benarkan 2 Terduga Teroris Ditangkap Densus 88

Metrobatam, Pelembang - Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel), Inspektur Jenderal (Irjen) Zulkarnain Adinegara membenarkan adanya penangkapan dua orang warga Ogan Ilir diduga terlibat kasus terorisme. "Ya...

Guardiola Heran Mourinho Selalu Mengeluhkan Wasit

Manchester - Musim lalu protes Jose Mourinho soal wasit mengiring kekalahan Manchester United di laga derby. Hal yang sama baru saja terulang dan di...

Banjir Bandang Terjang Solok, 1 Orang Hilang Tertimbun Longsor

Metrobatam, Solok - Dua kecamatan wilayah Kabupaten Solok, Sumatera Barat dilanda banjir bandang dan tanah longsor Sabtu 9 Desember 2017 malam. Akibat bencana tersebut...
BAGIKAN