Duh, Petani Ikan Danau Maninjau Rugi Rp39,3 Miliar

Metrobatam, Lubuk Basung – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Agam, Sumatera Barat, mencatat kerugian petani keramba jaring apung di Danau Maninjau mencapai Rp39.254.000.000, akibat ikan mati secara mendadak semenjak Januari sampai September 2016.

“Kerugian Rp39,3 miliar ini berasal dari 2.066 ton ikan jenis nila mati mendadak dan lepas semenjak Januari sampai September 2016, kalau dinilai dengan harga ikan Rp19.000 per kilogram,” kata Kepala DKP Agam Ermanto di Lubuk Basung, Minggu (16/10).

Ia merinci, ke 2.066 ton ikan ini mati pada Januari sebanyak 20 ton tersebar di Nagari Tanjung Sani dan ikan lepas akibat keramba jaring apung rusak pada Januari sebanyak 226 ton di Nagari Tanjung Sani. Sedangkan pada Maret sebanyak 300 ton ikan mati di Nagari Maninjau dan Nagari Bayua.

Lalu, pada Agustus sebanyak 1.400 ton ikan mati di Nagari Tanjung Sani, Nagari Koto Malintang, Nagari Duo Koto dan Nagari Sungai Batang. Sementara, pada 28 September sampai awal Oktober sebanyak 120 ton ikan mati di Nagari Koto Malintang, Nagari Sungai Batang, Tanjung Sani dan Nagari Bayua.

“Ikan ini mati disebabkan tubo belerang dan kekurangan oksigen setelah curah hujan tinggi disertai angin kencang melanda daerah itu,” katanya.

Sebelumnya, DKP Agam telah memberikan surat imbauan kepada petani agar mengurangi tebar benih ikan pada Agustus sampai Maret karena setiap tahun ikan di Danau Maninjau mati mendadak. Pada 2015 sebanyak 175 ton, pada 2014 sebanyak 655,85 ton, pada 2013 sebayak 20 ton. Surat imbauan ini sering diberikan mengingat pada bulan itu curah hujan sangat tinggi disertai angin kencang.

Selain mengurangi tebar benih, DKP Agam juga mengimbau petani agar mengeser jarak keramba jaring apung dari bibir pantai dengan jarak 200 meter dengan kendalaman 10 meter, jarak antara keramba satu dengan keramba yang lain sekitar lima meter dan lainnya.

“Namun petani tidak mengiraukan imbauan tersebut, sehingga ribuan ton ikan milik mereka mati mendadak,” tegasnya.

Ke depan, tambahnya, petani keramba jaring apung harus menjalankan imbauan tersebut, agar bisa meminimalisasi kematian ikan mereka sehingga tidak mengalami kerugian cukup besar. Anggota Komisi II Bidang Perekonomian dan Pembangunan DPRD Agam, Jondra Marjaya, berharap kepada dinas terkait agar menurunkan tim untuk memberikan sosialisasi kepada petani selain memberikan imbauan.

“Berikan sosialisasi ini kepada seluruh petani di Danau Maninjau, agar mereka mengikutinya,” katanya. Dengan cara ini, maka mereka akan mengurangi penebaran binih atau jeda untuk berbudidaya ikan pada bulan itu, sehingga kematian ikan akan berkurang.(mb/okezone)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Jabatan Danyonmarhanlan IV TPI Diserahterimakan

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Jabatan Komandan Batalyon Pertahanan Pangkalan (Danyonmarhanlan) IV TPI diserahterimakan dari Mayor Mar Yudo Herdyanto, M.Tr.Hanla., kepada Komandan Pasmar (Danpasmar) 1 Brigjen...

Abdul Basyid Has : Hari PMI adalah Hari Kesalehan Sosial

Metrobatam.com, Batam - Memperingati hari Palang Merah Indonesia (PMI), Abdul Basyid Has, Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menghimbau masyarakat untuk...

Aklamasi, Zakmi Piliang Terpilih Jadi Ketua PWI Tanjungpinang – Bintan

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Zakmi Piliang dari Tanjungpinang Pos terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PWI Tanjungpinang-Bintan, Periode 2018-2021, pada pemilihan yang di Hotel Pelangi, Lt...

Widiastadi Nugroho Tinjau Pembangunan Mako Brimobda Kepri

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Komisi III DPRD Kepulauan Riau yang dipimpin langsung ketua komisi III Widiastadi Nugroho melakukan peninjauan lapangan pembangunan sarana dan prasarana di...

4 Pelaku Penyebar Berita Hoax Demo Mahasiswa Ricuh di MK Diciduk

Metrobatam.com, Bukittinggi - Empat penyebar berita bohong atau hoax, soal demo mahasiswa ricuh di depan Gedung Mahkamah Konstitusi (MK). Masing-masing pelaku diamankan pada empat...

Peringati Hari PMI, Mustofa Widjaja Ajak Warga Kepri Tingkatkan Solidaritas Kemanusiaan

Metrobatam.com, Batam - Hari ini Palang Merah Indonesia (PMI) memasuki hari jadi yang ke 73 tahun. Masyarakat dari berbagai kalangan turut memperingati hari kemanusiaan...

Polda Kepri Tangkap 2 Kapal Ikan Asing Ilegal di Perairan Natuna

Metrobatam.com, Batam - Polda Kepri menggelar konferensi Pers Tentang Penangkapan 2 (Dua) Kapal Ikan Asing (KIA) Ilegal asal Vietnam, Senin, (19/09/2018) sekira pukul 11.30...

Pemko Tanjungpinang Menerima Bantuan CSR dari LPCI

Metrobatam.com, Tanjungpiang - Pemerintah Kota Tanjungpinang menerima kunjungan Lembaga Pengembangan CSR Indonesia (LPCI). Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka membantu program-program pembangunan di daerah khusunya Kota...

Perda RWZP3K Provinsi Kepri Solusi Tingkatkan PAD Sektor Laut

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Nurdin Basirun menyampaikan jawaban terhadap Pemandangan Umum Fraksi-fraksi tentang Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Zonasi Wilayah Pesisir...

Dandim 0304 Agam Mantapkan Persiapkan Event Tour de Maninjau

Metrobatam.com, Agam - Dalam rangka menyambut pelaksanaan peringatan HUT Republik Indonesia ke-73 tahun 2019 Komandan Kodim 0304/Agam melakukan rapat persiapan perlombaan balap sepeda dan...

Rayakan Hari Perhubungan Nasional 2018, KSOP Kelas II Tanjungpinang Adakan Jalan Sehat

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Dalam rangka memperingati Hari Perhubungan Nasional 2018, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Tanjungpinang mengadakan jalan sehat, Minggu (16/9/2018)....

UMRAH Tanjungpinang Laksanakan Wisuda Ke-XI

Universitas Maritim Raja Ali Haji (Umrah) Tanjungpinang mewisuda 637 mahasiswa pada wisuda Umrah ke-XI di Gedung Aula Gubernur Kepri, Pulau Dompak, kemarin, Sabtu, (15/09/2018). Dekan...
BAGIKAN