Duterte: Tak Enak Kita Memerangi Narkoba Tapi Minta Mary Jane Diampuni

179

Metrobatam, Manila – Presiden Filipina Rodrigo Duterte berkomentar soal terpidana mati kasus narkoba, Mary Jane Veloso. Duterte merasa akan tidak enak memohon pengampunan Indonesia untuk Mary Jane sementara Filipina sedang perang melawan narkoba.

Seperti dilansir media Filipina GMA News Online dan The Manila Times, Rabu (14/9), pernyataan Duterte ini disampaikan usai Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut Duterte memberi lampu hijau untuk eksekusi mati Mary Jane. Duterte pun menegaskan, saat itu dirinya hanya memberitahu Jokowi untuk mengikuti proses hukum yang berlaku di Indonesia.
“Saya hanya mengatakan, kami (Filipina) akan menghormati putusan hukum dari pengadilan Anda. Titik,” tegas Duterte saat berbicara di hadapan anggota 250th Philippine Airlift Wing di Pangkalan Udara Villamor, pada Selasa (13/9) waktu setempat.

“Rasanya akan menjadi tidak enak untuk membahas soal sikap keras kita terhadap narkoba, dan kemudian Anda memohon untuk sesuatu,” imbuh Duterte, merujuk pada kasus Mary Jane.

“Maaf, saya tidak punya apa-apa untuk dimohonkan maaf, karena hukum adalah hukum,” ujarnya.

Sejak menjabat Presiden Filipina pada Juni, Duterte tergolong jarang membahas soal Mary Jane. Namun Duterte selalu menggaungkan perang melawan kriminal, termasuk pengedar narkoba yang marak di Filipina. Bahkan dia memberlakukan kebijakan kontroversial untuk menembak mati pelaku kriminal.

Awal pekan ini, otoritas Filipina membantah pernyataan Jokowi soal Duterte mempersilakan Indonesia mengeksekusi mati Mary Jane. Filipina menyebut Duterte hanya meminta Jokowi untuk mengikuti hukum yang berlaku di Indonesia. Menlu Filipina Perfecto Yasay bahkan menegaskan, tidak ada ‘lampu hijau’ dari Duterte. “(Duterte) Tidak memberikan apa yang disebut sebagai ‘lampu hijau’ untuk eksekusi mati Mary Jane Veloso,” terang Yasay.

Yasay, dalam pernyataannya, juga menegaskan Duterte tidak meminta pengampunan untuk Mary Jane dalam pertemuan dengan Jokowi.

Memberi penjelasan terpisah, juru bicara kepresidenan Filipina, Ernesto Abella, menyatakan pemerintah Filipina nantinya akan meminta pengampunan untuk Mary Jane setelah Mahkamah Agung Indonesia menjatuhkan putusan akhir. Abella menambahkan, Filipina merasa belum perlu meminta pengampunan untuk Mary Jane dalam waktu dekat, karena pemerintah Indonesia menangguhkan eksekusi matinya hingga waktu yang belum ditentukan.(mb/detik

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Aplikasi SiMantan Bagi ASN di Kabupaten Bintan

Metrobatam.com, Bintan - Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan melalui Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Bintan meluncurkan Aplikasi SiMantan ( Sistem Informasi Manajemen ASN...

Ingat, Arab Saudi Larang Jemaah Foto dan Selfie di Depan Kakbah

Metrobatam, Jakarta - Fenomena banyaknya jemaah yang mengambil foto dan ber-selfie di depan Kakbah, Masjidil Haram, menjadi perhatian serius pemerintah Arab Saudi. Kini tindakan...

PK Korupsi Dikabulkan, MA Kurangi Hukuman Mantan Gubernur Riau Jadi 10 Tahun Bui

Metrobatam, Pekanbaru – Mahkamah Agung mengabulkan peninjauan kembali (PK) kasus korupsi PON XXVII Riau 2012 dan kehutanan yang dilakukan Rusli Zainal. Hukuman terhadap mantan...

Kemenag: Poligami Punya Syarat Ketat, Jangan untuk Ajak-ajak

Metrobatam, Jakarta - Dauroh Poligami Indonesia menggelar seminar 'Cara Kilat Mendapatkan 4 Istri', di mana para peserta seminar diharuskan membayar hingga Rp 5 juta....

Kecanduan Film Porno, Pria Ini Perkosa Anak Tiri Berulang Kali

Metrobatam, Pekalongan - Nur (55), warga Pekalongan ditangkap anggota Unit PPA Satreskrim Polres Pekalongan Kota karena memperkosa anak tirinya. Korban merupakan gadis keterbelakangan mental...

Kapal Pelni Jetliner Tabrak Kantor Syahbandar, KNKT Kirim Tim Selidiki Insiden

Metrobatam, Kendari - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) melakukan investigasi terkait Kapal Pelni raksasa Jetliner yang menabrak eks Kantor Syahbandar di Kawasan Teluk Kendari. Akibat...

Surabaya Diguyur Hujan Deras, Genangan Air Ada di Mana-mana

Metrobatam, Surabaya - Hujan deras mengguyur Kota Surabaya sejak pukul 10.30 WIB. Imbasnya, beberapa lokasi tergenang air hingga ketinggian sekitar 10-30 cm. Dari pantauan detikcom,...

Sejumlah Fraksi Desak Setya Novanto Dicopot, Golkar: Beliau Banyak Jasanya ke DPR

Metrobatam, Jakarta - Sejumlah fraksi di DPR RI mendesak agar Setya Novanto mundur dari jabatan ketua karena statusnya kini sebagai tersangka kasus e-KTP dan...

Wakil Bupati Dimakzulkan dan Digugat Ayah Rp 13 M, Ini Kata DPRD

Metrobatam, Gorontalo - Wakil Bupati Gorontalo Fadli Hasan dimakzulkan Mahkamah Agung (MA) karena diduga melakukan tindak pidana korupsi. Di sisi lain, Fadli juga sedang...

Berbahasa Batak, Jokowi Resmikan Terminal Bandara Internasional Silangit

Metrobatam, Tapanuli Utara - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Terminal Bandara Internasional Silangit, Sumatera Utara. Jokowi meresmikan bandara ini dalam bahasa Batak. Peresmian berlangsung di...

Setara Institute: Panglima TNI Gemar Jadi Selebriti Politik

Metrobatam, Jakarta - Direkur Eksekutif Setara Institute, Hendardi mengatakan Jenderal Gatot Nurmantyo senang menjadi selebriti politik selama menjabat sebagai Panglima TNI. Pernyataan tersebut dituturkan Hendardi...

Dauroh Poligami Indonesia Gelar Seminar ‘Cara Cepat Dapat 4 Istri’, Investasi Rp 5 Juta

Jakarta - Muncul pesan di grup WhatsApp soal undangan seminar 'Cara Kilat Mendapatkan 4 Istri'. Para peserta pria yang akan ikut seminar diharuskan investasi...
BAGIKAN