Metrobatam, Jakarta – Aktivis 212 Eggi Sudjana menyebut partai yang menolak rekomendasi duet Prabowo Subianto-Ustaz Abdul Somad (PUAS) munafik. Gerindra menegaskan rekomendasi capres-cawapres Ijtimak Ulama sangat diperhatikan.

“Intinya hasil rekomendasi Ijtimak Ulama kami perhatikan dan kami apresiasi,” kata Anggota Badan Komunikasi DPP Gerindra, Andre Rosiade, Senin (30/7).

Andre menyebut, rekomendasi capres-cawapres versi Ijtimak Ulama telah dibahas di internal Gerindra. Selain itu, Gerindra juga telah membahas hal itu dengan PKS dalam pertemuan bersama Presiden PKS Sohibul Iman, Senin (30/7) sore.

“Rekomendasi Ijtimak Ulama ini sedang kita bahas baik di internal Gerindra maupun juga dalam pertemuan dengan PKS (kemarin),” sebutnya.

Bahkan, sang ketum, Prabowo Subianto disebutkan Andre berkeinginan untuk bertemu Ustaz Abdul Somad (UAS). Prabowo ingin mendengarkan secara langsung pandangan dan pemikiran UAS soal kebangsaan.

“Bahkan tadi sore Waketum kami, bang Fadli (Fadli Zon) sudah menyampaikan bahwa dalam waktu dekat ini Pak Prabowo akan bertemu Pak Ustaz Abdul Somad dalam rangka mau mendengarkan pandangan-pandangan beliau soal kebangsaan. Kami ingin tahu gimana sih, pandangan dan pemikirannya seperti apa,” tutur Andre.

“Tapi memang siapa yang akan jadi cawapres Prabowo, Gerindra tidak bisa memutuskan sendiri. Itu yang harus diketahui. Siapa yang jadi cawapres berpulang kepada koalisi,” tegas dia.

Sebelumnya, aktivis 212 yang juga politikus PAN Eggi Sudjana mendorong duet Prabowo Subianto-Ustaz Abdul Somad (PUAS). Bagi Eggi, parpol Koalisi Keummatan yang tak mendukung duet ini berarti munafik.

“Kita akan lihat partai yang selama ini getol menyuarakan Koalisi Keummatan, tapi justru tidak setuju dengan UAS mendampingi Pak Prabowo sesuai hasil ijma’ ulama hanya karena kadernya gagal jadi cawapres,” kata Eggi dalam pernyataan tertulisnya, Senin (30/7).

“Ingat, berarti mereka munafik dan tidak layak mengatasnamakan umat. Jangan dipilih partai munafik,” imbuhnya.

Jangan Tekan Prabowo

Sementara Partai Demokrat berharap tak ada pihak yang memaksakan kehendak soal cawapres Prabowo.

“Kami harap semua pihak, siapapun dan kelompok manapun untuk tidak memaksakan kehendaknya apalagi menekan Prabowo untuk memilih satu nama cawapres,” kata Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum Ferdinand Hutahaean kepada wartawan, Senin (30/7).

Ferdinand meminta Prabowo diberikan keleluasaan dalam menentukan cawapres. Dia mengingatkan tujuan utama kontestasi Pilpres 2019 adalah untuk mengganti presiden, bukan rebutan kursi wakil presiden.

“Biarkan Prabowo memilih wakilnya, karena semangat kita kan bukan rebutan wapres tapi mau ganti presiden,” ujar Ferdinand.

Meski begitu, dia menyebut PD menghargai tiap usulan yang datang dari perorangan atau kelompok tertentu. Sebab, hal itu merupakan bagian dari demokrasi yang dijamin konstitusi.

“Bagi Demokrat, siapa saja dan kelompok mana saja berhak mengusulkan atau merekomendasikan nama. Itu hak konstitusional dan tidak boleh dilarang. Rekomendasi Ijtimak Ulama tentu kami hormati dan hargai sebagai sebyah usulan,” sebut Ferdinand.

“Namun demikian keputusan akhir tetap ada di partai politik karena parpol lah yang akan mendaftar di KPU,” imbuh dia.

Sementara PBB kukuh tetap berpegang pada hasil rekomendasi Rakornas Persaudaraan Alumni (PA) 212 yang salah satunya menempatkan sang ketum, Yusril Ihza Mahendra sebagai kandidat capres.

“PBB partai yang punya suara dan tokoh nasional Seperti Pak Yusril, maka setiap dukungan yang dibuat harus jelas tolak ukurnya. Jadi selama belum ada pembicaraan resmi dan kesepakatan tertulis, PBB masih tetap berpegang rekom PA 212,” ujar Ketua DPP PBB Sukmo Harsono kepada wartawan, Senin (30/7).

Sukmo meminta Eggi tak sembarangan ‘memunafikan’ orang lain. Dia pun mempertanyakan atas dasar apa Eggi mengeluarkan pernyataan demikian.

“Saya ingin sampaikan kepada Abangda Eggi, janganlah berkata seperti itu ‘memunafikan orang’. Saya mau bertanya kapan koalisi keumatan dideklarasikan? Dimana? Siapa ketum parpol yang hadir dan tandatangan deklarasi? Sampai saat ini belum ada,” ujarnya.

Dia mengatakan Koalisi Keummatan yang selama ini didengungkan belum memiliki wujud konkret. Sukmo menegaskan PBB setia terhadap imbauan Habib Rizieq Syihab dan PA 212 selagi belum ada kesepakatan final soal koalisi Pilpres 2019. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Ini Daftar Makanan yang Sebaiknya Tidak Dimasukan di Ruangan Pembeku di Kulkas

Metrobatam.com, (Mb) - Freezer membuat bahan makanan jadi awet lebih lama sehingga bisa dikonsumsi kapan pun Anda inginkan. Makanan yang dimasak bisa disimpan untuk...

Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas di Rumahnya di Kelurahan Tanjungpinang Barat

Metrobtam.com, Tanjungpinang - Musran (64) Seorang pria paruh baya ditemukan tewas di Kediaman adik ipar di Jalan Usman Harun plantar Hasan Awang, RT 3...

Dapil Tanjungpinang Timur dari Partai Demokrat, Rina Febriani Raih Kursi DPRD Kota Tanjungpinang

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Rina Febriani, Calon Anggota Legislatif Caleg nomor urut 9 dari Partai Demokrat, dipastikan duduk sebagai Anggota DPRD Kota Tanjungpinang, Daerah Pemilhan...

Jusri Sabri Berpeluang dapat Kursi DPRD Kota Tanjungpinang

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Calon Legislatif (Caleg) DPRD Kota Tanjungpinang, dari PDIP, Jusri Sabri, berpeluang mendapatkan kursi dewan kota. Hasil penghitungan suara sementara, pria penggiat...

Konsumsi BBM dan LPG Sumbagut Meningkat Selama Periode Pemilu

Metrobatam.com, Batam - Masih dalam rangka semangat pelaksanaan Pemilu 2019, Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I melaksanakan pengamanan pasokan BBM dan LPG melalui Satuan...

Pemko Batam Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Selam

Metrobatam.com, Batam - Delapan warga Pulau Abang terlihat mendengarkan penjelasan instruktur selam dari Max’s Dive Centre (MDC) saat berlatih di kolam renang Hotel Vista,...

Bayar Klaim Faskes, Kesehatan Batam Gelontorkan Rp 91 Miliar

Metrobatam.com, Batam - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Batam telah menyelesaikan pembayaran klaim yang jatuh tempo terhitung 8 April. Jumlah klaim yang...

KPU : 2.249 TPS akan Melaksanakan Pemungutan Suara Susulan

Metrobatam.com, Jakarta - KPU menyebutkan sebanyak 2.249 TPS di sejumlah daerah di Indonesia akan melaksanakan pemungutan suara susulan karena keterlambatan distribusi logistik dan terkendala...

Bupati dan FKPD Bintan Tinjau Pelaksanaan Pemilu 2019

Metrobatam.com, Bintan - Usai menyalurkan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 60, Jalan Alumina, Kelurahan Kijang Kota, Kecamatan Bintan, Rabu (17/4) pagi, Bupati...

Cegah Politik Uang, Polisi Lakukan Patroli pada Masa Tenang

Metrobatam.com, Jakarta - Polisi turut melakukan patroli bersama pengawas pemilu untuk mencegah politik uang yang rawan terjadi pada masa tenang Pemilu 2019. "'H-1' ini kami...

Liga Champions : Juventus Disingkirkan Ajax Amsterdam

Metrobatam.com, Turin - Juventus kalah 1-2 dari Ajax Amsterdamdalam laga leg kedua perempat final Liga Champions di Stadion Allianz, Turin, Selasa (16/4/2019) waktu setempat atau Rabu dini hari...

Liga Champions : Manchester United Tumbang di Kandang Barcelona

Metrobatam.com, Bercelona - Manchester United harus mengakui keunggulan Barcelona di perempatfinal Liga Champions. Kalah di dua leg, Ole Gunnar Solskjaer mengakui level Barcelona memang...