Metrobatam, Jakarta – Analis Politik Exposit Strategic Arif Susanto menilai gerakan massa atau People Power usai Pemilu 2019 yang diwacanakan Ketua Dewan Kehormatan PAN, Amien Rais sulit terlaksana. Hal ini disebabkan berbagai faktor, salah satunya ekonomi Indonesia yang masih aman dan jauh dari kata krisis. Jika pun terjadi, kata Arif, massa yang turun ke jalan tidak akan banyak.

“Kecil kemungkinan terjadi people power,” kata Arif usai diskusi di Forum Parlemen Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Jakarta, Kamis (4/4).

Arif meyakini mungkin akan ada orang-orang yang turun ke jalan memprotes kemungkinan kecurangan terjadi, namun tidak akan besar. Mengingat, sekalipun terjadi kecurangan, namun tidak akan terstruktur, masif, dan sistematis.

“Sehingga peluang people power menjadi kecil. Saya enggak yakin itu terjadi,” ucap Arief.

Keyakinan Arif itu dilandasi perekonomian Indonesia sekarang-sekarang ini. Arif menilai masyarakat dalam jumlah besar baru akan turun ke jalan jika kebutuhan sehari-hari sulit terpenuhi. Misalnya harga sembako dan BBM melonjak drastis hingga melampaui daya beli.

Ketiadaan stok bahan kebutuhan sehari-hari juga dia nilai bisa menjadi pemantik massa untuk turun ke jalan.

Arif berangkat dari pelaksanaan pemilu di Malaysia. Dia mengatakan bahwa Kecurangan pemilu di sana tergolong sistematis. Akan tetapi, tidak sampai membuat masyarakat turun ke jalan.

Dia memberi contoh lain, yakni soal gelombang massa yang turun ke jalan di Venezuela. Menurutnya, massa turun ke jalan lebih karena ketiadaan pangan atau kebutuhan sehari-hari, bukan implikasi dari kecurangan pemilu yang terjadi.

“Banyak negara termasuk di Indonesia itu lebih terdampak oleh problem keseharian,” kata Arif.

Terbelenggu Fanatisme

Arif menjelaskan lebih jauh soal peluang orang turun ke jalan yang tetap masih ada. Menurut Arif, mereka turun ke jalan dikarenakan masyarakat Indonesia kini cenderung fanatik terhadap pasangan calon peserta pilpres yang didukungnya.

Selain itu faktor lain yang membuat mereka akan turun ke jalan, yakni media sosial. Arif mengamini bahwa kini informasi dapat diperoleh dari mana saja, terutama berkat internet yang bisa ‘memprovokaasi’ orang melakukan protes kecurangan pemilu.

Satu catatan dari Arif yang menjadi kelemahan masyarakat Indonesia adalah terbelenggu fanatisme terhadap paslon yang didukungnya. Oleh karena itu, para pendukung fanatik dipastikan enggan mengakui kesalahan dari kubu yang didukungnya.

“Bias kognitif. Itu mempercayai sesuatu karena dia mempercayai saya. Jadi kalau dia sesuai dengan kepentingan saya, dia benar. Kalau berlawanan pasti salah. Faktor itu yg membuat masyarakat rentan diprovokasi. Terutama dari kanal politik,” kata Arif.

Sebelumnya, Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais mengklaim akan menggerakkan massa dalam jumlah besar jika terbukti ada kecurangan di Pilpres 2019. Dia enggan membawa dugaan pelanggaran dimaksud ke Mahkamah Konstitusi.

Amien menyatakan sudah tidak percaya terhadap MK sebagai lembaga yang diamanatkan UU Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu untuk menyelesaikan sengketa pemilu.

“Kita tidak percaya dengan MK, jadi kaya harus menyelesaikan masalah on our own,” kata di Hotel Ayana MidPlaza, Jakarta, Senin (1/4). (mb/cnn indonesia)

 

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Babinsa Kelurahan Tanjungpinang Barat Ikut Antarkan Jenasah Wak Tole ke TPU

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Dandim 0315/Bintan Letkol Inf I Gusti Bagus Putu Wijangsa melalui Babinsa Kelurahan Tanjungpinang Barat Serda Marsiin ikut mengantarkan Jenasah Musran. Pria...

Ini Daftar Makanan yang Sebaiknya Tidak Dimasukan di Ruangan Pembeku di Kulkas

Metrobatam.com, (Mb) - Freezer membuat bahan makanan jadi awet lebih lama sehingga bisa dikonsumsi kapan pun Anda inginkan. Makanan yang dimasak bisa disimpan untuk...

Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas di Rumahnya di Kelurahan Tanjungpinang Barat

Metrobtam.com, Tanjungpinang - Musran (64) Seorang pria paruh baya ditemukan tewas di Kediaman adik ipar di Jalan Usman Harun plantar Hasan Awang, RT 3...

Dapil Tanjungpinang Timur dari Partai Demokrat, Rina Febriani Raih Kursi DPRD Kota Tanjungpinang

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Rina Febriani, Calon Anggota Legislatif Caleg nomor urut 9 dari Partai Demokrat, dipastikan duduk sebagai Anggota DPRD Kota Tanjungpinang, Daerah Pemilhan...

Jusri Sabri Berpeluang dapat Kursi DPRD Kota Tanjungpinang

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Calon Legislatif (Caleg) DPRD Kota Tanjungpinang, dari PDIP, Jusri Sabri, berpeluang mendapatkan kursi dewan kota. Hasil penghitungan suara sementara, pria penggiat...

Konsumsi BBM dan LPG Sumbagut Meningkat Selama Periode Pemilu

Metrobatam.com, Batam - Masih dalam rangka semangat pelaksanaan Pemilu 2019, Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I melaksanakan pengamanan pasokan BBM dan LPG melalui Satuan...

Pemko Batam Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Selam

Metrobatam.com, Batam - Delapan warga Pulau Abang terlihat mendengarkan penjelasan instruktur selam dari Max’s Dive Centre (MDC) saat berlatih di kolam renang Hotel Vista,...

Bayar Klaim Faskes, Kesehatan Batam Gelontorkan Rp 91 Miliar

Metrobatam.com, Batam - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Batam telah menyelesaikan pembayaran klaim yang jatuh tempo terhitung 8 April. Jumlah klaim yang...

KPU : 2.249 TPS akan Melaksanakan Pemungutan Suara Susulan

Metrobatam.com, Jakarta - KPU menyebutkan sebanyak 2.249 TPS di sejumlah daerah di Indonesia akan melaksanakan pemungutan suara susulan karena keterlambatan distribusi logistik dan terkendala...

Bupati dan FKPD Bintan Tinjau Pelaksanaan Pemilu 2019

Metrobatam.com, Bintan - Usai menyalurkan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 60, Jalan Alumina, Kelurahan Kijang Kota, Kecamatan Bintan, Rabu (17/4) pagi, Bupati...

Cegah Politik Uang, Polisi Lakukan Patroli pada Masa Tenang

Metrobatam.com, Jakarta - Polisi turut melakukan patroli bersama pengawas pemilu untuk mencegah politik uang yang rawan terjadi pada masa tenang Pemilu 2019. "'H-1' ini kami...

Liga Champions : Juventus Disingkirkan Ajax Amsterdam

Metrobatam.com, Turin - Juventus kalah 1-2 dari Ajax Amsterdamdalam laga leg kedua perempat final Liga Champions di Stadion Allianz, Turin, Selasa (16/4/2019) waktu setempat atau Rabu dini hari...