Metrobatam, Jakarta – Badan pusat statistik (BPS) mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia periode 2018 tercatat 5,17%. Angka ini lebih tinggi dibandingkan periode 2017 sebesar 5,07%. Namun lebih rendah dari target awal 5,2%.

Staf khusus presiden, Ahmad Erani Yustika menjelaskan tahun 2018 adalah tahun yang bersejarah. Awal 2019 ini ada sisa data ekonomi yang diumumkan seperti angka pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kita patut bangga, di tengah tekanan ekonomi global yang berat (seperti harga minyak, nilai tukar, perang dagang, dan lain-lain), ekonomi tetap tumbuh di atas 5%, tepatnya 5,17%,” kata Erani kepada detikFinance, Kamis (7/2).

Dia menyebutkan ombak tinggi ekonomi berhasil dilalui dengan mengesankan. Misalnya, sejak 2016 pemerintah dapat memperoleh pertumbuhan ekonomi yang meningkat disertai dengan pengurangan 3 masalah ekonomi yang mematikan kemiskinan, pengangguran, dan ketimpangan. Ini pencapaian yang tidak pernah diperoleh sepanjang satu dekade sebelum tahun 2015.

“Bahkan, angka kemiskinan menjadi sejarah karena mencapai level terendah sejak Indonesia merdeka. Kenapa perolehan pertumbuhan 5,17% merupakan prestasi? Paling pokok ekonomi global sudah melambat sejak 2011,” ujar Erani.

Menurut dia, tentu kondisi tersebut mempengaruhi performa ekonomi Indonesia. Menurut data Bank Indonesia (2019), pertumbuhan China turun dari 6,9% (2015) menjadi 6,5% (2018: kuartal IV); Korea Selatan turun dari 2,8% (2015) menjadi 2% (2018: kuartal IV); India turun dari 7,4% (2015) menjadi 6,7% (2018). Di kawasan Asean, penurunan pertumbuhan ekonomi juga tidak dapat dihindarkan.

Dia mencontohkan ekonomi Malaysia, misalnya, hanya tumbuh 4,4% pada Triwulan IV-2018, di mana pada 2015 tumbuh 5,1%. Pada saat bersamaan, tren pertumbuhan ekonomi Indonesia justru naik, dari 4,88% pada 2015 menjadi 5,17% pada 2018. “Jadi, kita terbang saat negara lain menukik turun. Penurunan kemiskinan bukan soal angka saja, namun ini hajat keadilan ekonomi yang diamanatkan oleh konstitusi,” imbuh dia.

Erani menambahkan BPS mencatat, tingkat penduduk miskin tinggal 9,66% pada 2018. Bandingkan dengan empat tahun sebelumnya, yang masih bertengger pada angka 11%.

“Menekan angka kemiskinan hingga di bawah dua digit bukanlah pekerjaan mudah, karena pemerintah dihadapkan pada struktur kemiskinan kronis. Tapi misi ini tak boleh gagal, dan pemerintah telah menunaikannya dengan baik,” tambah dia.

Sejalan dengan perbaikan angka kemiskinan, tingkat pengangguran terbuka (TPT) juga menurun. Sepanjang 2015-2018, pemerintah telah menciptakan lapangan kerja bagi 9,3 tenaga kerja baru. Sehingga, TPT merosot dari 5,94% (2014) menjadi 5,3% (2018). Variasi pekerjaan pun semakin beragam, sehingga memberikan kesempatan bagi tenaga kerja memasuki jenis pekerjaan baru.

Porsi pekerja formal meningkat dari 40% (2014) menjadi 43% (2018). Pemerintah pun melindungi tenaga kerja informal lewat BPJS, asuransi nelayan, dan petani. Pekerjaan yang layak bagi kemanusiaan telah dan sedang dipanggul pemerintah.

Ketimpangan pendapatan (yang tercermin dari gini rasio) bergerak melandai. Pada 2014, gini rasio Indonesia mencapai 0,41 dan turun menjadi 0,38 pada 2018.

Hal itu sejalan dengan program pemerintah yang berorientasi kepada golongan menengah ke bawah. Misalnya, penurunan suku bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) menjadi 7 persen sejak 2018 (awalnya 23%), RAPS, Dana Desa, memotong tarif pajak UMKM menjadi 0,5%.

Pada tataran makro, inflasi rendah berperan penting dalam menjaga pertumbuhan konsumsi rumah tangga. Komponen tersebut menjadi penyumbang utama pertumbuhan ekonomi nasional, yang bisa dilihat pertumbuhannya masih pada angka 5%.

Pada bagian lain, sektor pertambangan dan penggalian tumbuh 2,16% (yoy) pada 2018; sedangkan pada 2015 terkoreksi hingga 5,08% (yoy). Sektor pertanian dan perdagangan juga tumbuh positif. Ini kabar bahagia yang layak disyukuri. Pencapaian bersejarah lainnya menurut Erani terlihat dari kemandirian ekonomi. Tahun lalu, sektor fiskal bekerja sangat baik, lewat realisasi pendapatan negara hingga 102% dari target.

Pemerintah pun mampu menekan defisit neraca keseimbangan primer turun menjadi Rp 1,8 triliun. Selain itu, rasio defisit fiskal dan utang dapat ditekan ke level yang lebih rendah. Menurut dia tahun 2018 juga menjadi titik balik kemandirian dan kedaulatan ekonomi nasional, lewat pengambilalihan Blok Rokan dan Freeport.

“Ini juga bagian dari sejarah penting bangsa karena hanya diwacanakan sejak dulu dan baru sejarang bisa terealisasi,” jelas dia.

Langkah ini akan menjadi peluang besar dalam meningkatkan nilai tambah ekonomi di bidang pertambangan dan migas melalui hilirisasi. Penguasaan ini juga menjamin keberlanjutan operasional perusahaan serta menjaga kelangsungan penerimaan negara dari pajak dan hasil pertambangan. Selebihnya, ini adalah mandat konstitusi yang memang harus dieksekusi. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Joko Driyono Resmi Jadi Tersangka Kasus Pengaturan Skor Sepak Bola Indonesia.

Metrobatam.com, Jakarta - Joko Driyono, yang sekarang berstatus sebagai Plt Ketua Umum PSSI, telah resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus pengaturan skor sepak bola Indonesia. Penetapan...

Lion Air : Pesawat yang Tergelincir di Bandara Supadio Pontianak Laik Terbang

Metrobatam.com, Pontianak - Pesawat Lion Air berjenis Boeing 737-800NG registrasi PK-LPS tergelincir di Bandara Supadio, Pontianak. Menurut pihak Lion Air, pesawat yang membawa 7 kru, 180...

Pesawat Lion Air Tergelincir di Bandara Supadio Pontianak

Metrobatam.com,  Pontianak - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan semua penumpang dan kru pesawat selamat dalam insiden tergelincirnya Lion Air di Bandara Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat....

Pemakaman Bripka Kristian Poltak Sitorus Diiringi Isak Tangis Istri dan Dua Anaknya

Metrobatam.com, Batam - Air mata Istri dan dua anak almarhum Bripka Kristian Poltak Bosta Sitorus, anggota penyidik Mapolsek Batuampar Kota Batam, belum kering. Bayangan...

Wabup Lingga Buka Secara Resmi Musrenbang Kecamatan Katang Bidare

Metrobatam.com, Lingga - Kecamatan Katang Bidare, Kabupaten Lingga menggelar musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) di gedung pusat oleh - oleh Desa Benan, Jumat (15/2/2019). Berkesempatan hadir...

Polres Tanjungpinang Tangkap Pelaku Setubuhi Anak Bawah Umur

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Satuan Reserse Kriminal Polres Tanjungpinang berhasil mengamankan dua orang tersangka berinisial H (41) dan M (19) yang melakukan Tindak Pidana Persetubuhan anak dibawah...

2 Pelaku Judi Sie Jie di Kijang Kota Diciduk Polisi

Metrobatam.com, Bintan - Kepolisian Resor Bintan  melalui Kasat Reskrim Polres Bintan AKP Yudha Suryawardana, S.IP, M.Si  gelar press release terkait pengungkap kasus perjudian yang terjadi di...

Dialog dengan BP Batam, Pelaku Usaha Keluhkan Izin Ekspor dan Sertifikasi SNI

Metrobatam.com, Batam - Badan Pengusahaan Batam melaksanakan dialog dengan para pelaku usaha, Jumat (15/2/2019) siang, di ruang Balairung Sari lantai 3 gedung Bida Utama...

Polda Kepri Tangkap Pengendali Kurir Sabu Antar Provinsi dan Amankan Sabu 2.021 Gram

Metrobatam.com, Batam - Polisi daerah (Polda) Kepri laksanakan Konferensi Pers pengungkapan Tindak Pidana Narkotika jenis Sabu seberat 2.021 gram oleh Kabidhumas Polda Kepri, Kombes...

Sigap, Polsek Tanjungpinang Timur Langsung Bersihkan Pasir di Simpang Batu 8

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Sebagai bentuk resposif dalam menanggapi keluhan masyarakat Polsek Tanjungpinang Timur membersihkan pasir yang ada di Persimpangan Jalan Raja Haji Fisabilillah, Jumat(15/2)...

Ditresnarkoba Polda Kepri Musnahkan 293 Gram Sabu

Metrobatam.com, Batam - Ditresnarkoba Polda Kepri melaksanakan kegiatan Pemusnahan Barang Bukti Narkotika, Jumat (15/2/2019). Adapun barang bukti yang dimusnahkan yaitu 4 kapsul berisikan sabu...

Polda Kepri Teken MoU Bersama Non dan Lembaga Pemerintah

Metrobatam.com, Batam - Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Kepolisian Daerah Kepulauan Riau dengan Lembaga Pemerintah dan Non Lembaga Pemerintah, Kamis (14 /2/2019) di Hotel Best...