Elektabilitas Lulung Tak Cukup untuk Pilgub DKI

165

Metrobatam.com, Jakarta –  Ketua Umum PPP Romahurmuziy menganggap elektabilitas Abraham Lunggana (Lulung) tidak cukup untuk bertarung di Pilgub DKI. Lalu siapa yang bakal diusung PPP?

“Tunggu tanggal mainnya, akan ada kejutan,” kata Romahurmuziy yang akrab disapa Romi ini di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Sabtu (23/4).

Romi mengatakan partainya sedang mempersiapkan sosok yang bersih dan berintegritas. “Dia punya track record yang tidak terbantahkan,” imbuhnya.

Romi punya alasan mengapa Wakil Ketua DPRD itu tidak akan didukung meski merupakan kader. Menurutnya, elektabilitas adalah harga mutlak. “Elektabilitas, tidak bisa ditawar. Kita harus bisa menakar. Lagipula, siapa bilang (yang didukung PPP) bukan kader?” pungkasnya.

Sementara ketika menanggapi perdebatan soal syarat dukungan bagi calon independen, Romi mengatakan,  PPP memastikan sikapnya agar syarat yang ada tidak diubah. “Syarat yang ada tidak perlu dipersulit. Yang diperlukan adalah mengurangi kemungkinan moral hazard di prosedur, misalnya dukungan ganda,” jelasnya.

Selain itu, ia menilai Pilkada harus disemarakkan lagi. Caranya dengan tidak mewajibkan anggota DPR  mundur dari jabatannya saat maju Pilkada. “Sekarang tinggal bagaimana Pilkada yang kemarin lesu, ditingkatkan. Caranya dengan memberi perlakuan yang sama ke bakal calon dari anggota parlemen, TNI/Polri dan inkumben,” papar anggota Komisi III DPR ini.

Sementara itu, Waketum Partai Demokrat Syarief Hasan menginginkan agar syarat bagi calon independen dibahas secara komprehensif. Alasan perubahannya pun harus bisa diterima. “Harus reasonable. Tidak boleh terlalu berat tapi tidak boleh terlalu ringan,” ujar Syarief di lokasi yang sama.

Saat ini, syarat dukungan bagi calon independen adalah antara 6,5-10% dari jumlah DPR. Rencananya, DPR ingin memperberatnya hingga 15% bahkan 20%.

Gabung “Teman Ahok”

Sementara itu komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), I Gusti Putu Artha, dikabarkan telah bergabung ke “Teman Ahok”, kelompok relawan yang mendukung Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok maju lewat jalur independen dalam Pilkada DKI 2017.

Saat diminta konfirmasi, juru bicara Teman Ahok, Amalia Ayuningtyas, membenarkan informasi tersebut. Menurut dia, Putu nantinya akan menjadi ahli di bidang keadministrasian dan regulasi Pilkada. Dalam situs resminya, Teman Ahok menyatakan keberadaan Putu sangat penting untuk membantu relawan lainnya yang masih muda dan tidak terlalu menguasai berbagai regulasi.

“Kita butuh pendampingan dan pengetahuan dari senior yang lebih berpengalaman. Untuk itu, kita membentuk pendamping ahli Teman Ahok, dan alhamdulillah Pak Putu Artha sebagai tokoh sarat pengalaman bergabung bersama kami. Ini berkah untuk kami,” kata Amalia seperti dikutip Temanahok.com, situs resmi komunitas Teman Ahok.

“Suara Pak Putu akan lebih nyaring daripada kami yang dianggap muda. Kita akan membagi tugas dengan Pak Putu. Selain mendampingi secara teknis dalam administrasi, Pak Putu bisa mewakili Teman Ahok di media sepanjang hal itu berkaitan dengan administrasi dan manajemen pilkada,” kata Amalia dalam situs itu. (mb/detik.com/kompas.com)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Luhut Minta Masuknya Pekerja China Tak Dijadikan Isu SARA

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan berharap, masuknya Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China tidak digulirkan sebagai isu Suku, Agama,...

Polisi Undang Ahli untuk Pelajari Pidato Pribumi Anies

Metrobatam, Jakarta - Badan Reserse Kriminal Polri masih mempelajari dugaan tindak pidana diskriminatif ras dan etnis yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Anies diduga...

MK Pupuskan Mimpi 4 Bupati Pulau Garam Bikin Provinsi Madura

Metrobatam, Jakarta - Mahkamah Konstitusi (MK) memupuskan mimpi para kepala daerah di Madura yang menginginkan dibentuknya Provinsi Madura. MK menyatakan syarat provinsi minimal 5...

Miris! Tiga Anak Bawah Umur Ini Silih Berganti ‘Begituan’ di WC

Metrobatam, Pontianak - Kids jaman now. Kalimat gabungkan dua bahasa dengan arti 'anak-anak jaman sekarang' ini memang lagi trend. Betapa tidak, kenakalan-kenakalan anak-anak diera...

Wajah Digerogoti Kanker, Mbah Jiyem Bertahan dengan Obat Puskesmas

Metrobatam, Boyolali - Kondisi wajah Mbah Jiyem digerogoti kanker. Meski sudah pernah dioperasi, kondisinya tak semakin membaik. Mbah Jiyem tidak bisa menjalani kemoterapi karena...

Begini Cara Pantau Lokasi Teman di WhatsApp

Metrobatam, Jakarta - WhatsApp mengumumkan fitur baru yang penting, Live Location. Banyak yang penasaran, bagaimana cara menggunakan fitur yang bisa digunakan sebagai pemantau lokasi...

Realisasi Fisik Capai 70,38 Persen, Bupati Bintan Tegaskan Seluruh OPD Segera Penuhi Target

Metrobatam.com, Bintan - Diketahui saat Rakor Evaluasi Pembangunan Triwulan ke lII Tahun 2017, bahwa Laporan Realisasi Kinerja Pembangunan Fisik Kabupaten Bintan sudah mencapai angka...

Kesal Kena Tilang, Pegawai Dinas PU Ini Matikan Aliran Air ke Asrama Polisi

KAYONG UTARA, – Kesal karena ditiling polisi, seorang pegawai kontrak di UPT Air Bersih Dinas Pekerjaan Umum Kota Sukadana, Kayong Utara, Kalimantan Barat, sengaja merusak sistem...

Jakarta Masuk 10 Kota Paling Berbahaya di Dunia Bagi Perempuan

London - Jakarta berada di peringkat sembilan dalam daftar kota besar atau megacity yang paling berbahaya di dunia untuk perempuan, berdasarkan survei Yayasan Thomson...

Cerita Mengerikan Perempuan yang Lolos dari Kelompok ISIS

Baghdad - Komunitas Syiah Turkmenistan di Irak menjadi sasaran penganiayaan brutal oleh kelompok yang menamakan diri negara Islam (ISIS). Seorang perempuan, yang meminta untuk tidak...

PR PLN: Terangi 104 Desa di Kepri yang Belum Teraliri Listrik

Metrobatam, Batam - Ternyata masih cukup banyak desa terpencil Kepulauan Riau (Kepri) yang masih belum teraliri listrik. Perusahaan Listrik Negara (PLN) mencatat saat ini...

Innalillahi! Diduga Ditusuk, Ketua DPRD Kolaka Utara Meninggal Dunia

Metrobatam, Kendari - Ketua Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, Musakkir Sarira meninggal dunia akibat luka tusuk, Rabu. Kasubbid Pidana Polda...
BAGIKAN