FIFA Cabut Sanksi, PSSI Diharap Jaga Amanah

310

Metrobatam.com, Jakarta – Kementerian Pemuda dan Olahraga berharap Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dapat menjaga amanah yang telah diberikan Pemerintah dan pecinta sepakbola tanah air usai Fédération Internationale de Football Association (FIFA) mencabut sanksi, Jumat (13/5).

Menurut Juru Bicara Kemenpora Gatot Dewabroto, saat ini sudah tidak ada lagi masalah antara Pemerintah dengan PSSI. Perdamaian terwujud setelah Menpora Imam Nahrawi mencabut pembekuan PSSI pekan ini, dan disambut dengan pencabutan sanksi PSSI oleh FIFA beberapa hari setelahnya.

“Kita berharap PSSI bisa menjaga amanah atau marwah yang tidak hanya diberikan FIFA, Menpora, tetapi juga Presiden,” kata Gatot di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (14/5).

Harapan Kemenpora pun mendapat sambutan dari PSSI. Melalui Direktur Hukum Aristo Pangaribuan, PSSI menyampaikan harapannya agar tidak ada lagi konflik yang muncul dalam pengelolaan dunia sepakbola tanah air di masa depan.

Menurut Aristo, tugas utama PSSI pasca pencabutan pembekuan dan sanksi dari Pemerintah dan FIFA adalah memperbaiki kerusakan-kerusakan yang telah muncul selama ini. Pembenahan akan dilakukan bersamaan dengan persiapan tim nasional sepakbola jelang perhelatan AFF Championship 2016, November mendatang.

“Kembali lagi lah kita ke lapangan hijau. Kita sudah lama berdebat di meja hijau. Tugas PSSI kedepan yang paling konkrit adalah bagaimana fixing damage yang sudah terjadi,” kata Aristo.

Sebagai informasi, FIFA telah mencabut sanksi Indonesia dalam Kongres di Mexico City, Meksiko, Jumat (13/5). Sebelumnya Indonesia dijatuhi sanksi penangguhan keanggotaan FIFA sejak Mei tahun lalu karena pemerintah dianggap terlalu campur tangan di PSSI.

Pencabutan sanksi FIFA ini dilakukan beberapa hari setelah Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mencabut sanksi pembekuan PSSI. Indonesia hanya satu-satunya negara yang dicabut sanksinya oleh FIFA, sementara sanksi masih diberlakukan terhadap Kuwait dan Benin karena alasan yang sama.

Sementara Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, menyatakan, pencabutan sanksi FIFA terhadap PSSI, menandakan bahwa FIFA berjalan seiringan dengan Pemerintah.
“Saya ucapkan terima kasih, dan ini pertanda bahwa FIFA sehati dengan pemerintah, untuk mendorong perubahan sepak bola di Indonesia terjadi,” ucap Imam, usai memberikan orasi ilmiah dalam acara Wisuda di kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember, Jawa Timur, Sabtu (14/5).

Tugas selanjutnya, kata Imam, mengawal keinginan pemilik suara, untuk melaksanakan Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI. “Tugas kita adalah mengawal voters untuk melakukan KLB. Ini adalah komitmen kedua, setelah pencabutan sanksi tersebut,” tegasnya.

Pelaksanaan KLB merupakan bagian dari proses reformasi dunia sepak bola Indonesia. “Saya berharap, ayo para voters manfaatkan kesempatan yang diberikan kepercayaan oleh pemerintah, untuk membenahi persepakbolaan kita,” ucapnya.

Imam meminta, agar tidak ada lagi orang yang menghalangi pelaksanaan KLB PSSI. “Reformasi harus terus berjalan, tentu dengan kepemimpinan federasi sepak bola yang lebih baik. Sepak bola ini alat pemersatu bangsa, wasitnya harus sejahtera, pemainnya harus sejahtera, dan tidak boleh tunduk kepada mafia,” tegasnya. (mb/kompas/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

BMKG : Gempa Jabar akibat tumbukan Lempeng Indo Australia-Eurasia

Metrobatam.com, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika mengatakan gempa bumi dengan magnitudo 7,3 pada Jumat (15/12) pukul 23.47 WIB disebabkan aktivitas zona subduksi...

Bupati Bintan Serahkan Bantuan Kapal dan Asuransi Nelayan

Metrobatam.com, Batam - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos didampingi Wakil Bupati Bintan Drs Dalmasri Syam, Sekda Kabupaten Bintan Drs Adi Prihantara menyerahkan bantuan...

Dukun Pengganda Uang Kubur 2 Korbannya, 1 Dikubur Dalam Keadaan Masih Hidup

Metrobatam, Batang - Seorang pria di Batang, Jawa Tengah yang mengaku bisa menggandakan uang mengubur dua korbannya. Salah seorang korban terungkap dikubur dalam keadaan...

Dubes Saudi Harapkan Moratorium Pengiriman TKI Dicabut

Metrobatam, Jakarta - Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Osama bin Mohammed Abdullah Al-Shuaibi mengharapkan moratorium pengiriman tenaga kerja Indonesia (TKI) yang berlaku sejak...

Biadab, Pembunuh Sadis Ini Masih Perkosa Korbannya yang Sudah Mati

Metrobatam, Serang - Empat pelaku pembunuhan sadis di Serang ditangkap polisi. Jejak mereka terungkap usai jenazah korban, S, ditemukan warga di Sungai Cibongor, Cikeusal...

Soal Kumpul Kebo Tak Bisa Dipidana, Ketua MK: Despiritualisasi Hukum

Metrobatam, Jakarta - Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat menyatakan KUHP harus disesuaikan dengan semangat kebangsaan Indonesia. KUHP yang diimpor dari Belanda dinilai sangat...

Dedi Mulyadi: Golkar Terbuka Evaluasi Dukungan Pilkada Jabar

Metrobatam, Jakarta - Golkar tidak menutup kemungkinan menarik dukungannya terhadap Ridwan Kamil pada Pemilihan Kepala Daerah Jawa Barat (Pilkada Jabar) 2018. Hal itu disampaikan...

Bawa Ribuan Butir Ekstasi dan Sabu, Oknum TNI Ditangkap Polisi

Metrobatam, Jambi - Tim Opsnal Subdit II Ditresnarkoba Polda Jambi berhasil mengamankan tiga orang laki-laki yang diduga membawa ribuan butir pil ekstasi dan sabu-sabu. Informasi...

Konflik Belum Usai, PKS Ajukan Kasasi Pemecatan Fahri Hamzah

Metrobatam, Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tetap tenang menyikapi keputusan Pengadilan Tinggi Jakarta yang menolak banding mereka terkait pemecatan terhadap Fahri Hamzah. Partai...

Partai Tommy Soeharto Tak Lolos Administrasi

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum tidak meloloskan Partai Berkarya dan Partai Garuda dalam tahapan penelitian administrasi perbaikan partai politik calon peserta pemilu tahun...

Danlantamal IV Jalin Sinergitas dengan Kapolda Kepri

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno, S.E., M.M., menjalin sinergitas dengan Kepala Kepolisian...

Bea Cukai-Kepolisian Tetapkan Tersangka 50 Ribu Botol Miras Ilegal Via Batam dari Singapura

Metrobatam.com, Jakarta - Penyidik Direktorat Jenderal Bea-Cukai menetapkan tersangka dalam kasus penyelundupan 50 ribu botol minuman keras ilegal dari Singapura. Tersangka berinisial BT (43)...
BAGIKAN