Metrobatam, Jakarta – Forum Rektor Indonesia (FRI) mendesak Komisi Hak Asasi Manusia PBB UNCHR (United Nations Commission on Human Rights) menginvestigasi pelanggaran Hak Asasi Manusia yang dilakukan militer Myanmar terhadap terhadap etnis Rohingya di Myanmar.

“Komisi HAM PBB juga perlu melakukan pengadilan internasional terhadap pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi atas tindakan militernya tersebut, karena ini jelas bertentangan dengan kemanusiaan,” kata Ketua Forum Rektor Indonesia Suyatno, seperti dikutip dari Antara, Senin (4/9).

Menurut Suyatno, pembantaian yang dilakukan militer Myanmar terhadap Etnis Rohingya merupakan upaya genosida yang dibiarkan oleh pemerintah Myanmar.

Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta mengatakan, pembunuhan keji itu bertentangan dengan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 yang menyatakan bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.

Forum Rektor Indonesia, kata dia, mengutuk keras militer Myanmar dan meminta Pemerintah Myanmar untuk menghentikan genosida terhadap etnis bangsanya tersebut.

Selain itu, Forum Rektor mendesak agar Nobel Perdamaian yang diberikan kepada pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi dicabut, karena dia terbukti tidak memiliki niat dan upaya menciptakan perdamaian di Myanmar.

Suyatno menambahkan, Forum Rektor meminta negara-negara ASEAN dan PBB melindungi Etnis Rohingya secara maksimal. ASEAN, kata dia, perlu bertindak tegas dengan mengeluarkan Myanmar dari keanggotaan bila terus melakukan upaya genosida etnis Rohingya.

Forum Rektor juga mendesak pemerintah Indonesia untuk mengevaluasi semua bentuk kerja sama dengan pemerintah Myanmar serta menyelamatkan etnis Rohingya.

Sementara itu Front Pembela Islam (FPI) di daerah membuka pendaftaran untuk calon relawan yang akan dikirimkan untuk membantu etnis Rohingya yang sedang dilanda krisis. Salah satu persyaratannya adalah siap mati syahid.

“Yang terpenting siap untuk mati syahid di sana, itu yang terpenting. Kalau nggak siap mati syahid, jangan berangkat ke Rohingya,” ujar Jubir FPI Slamet Maarif kepada detikcom, Senin (4/9).

Slamet mengatakan, setiap daerah memiliki persyaratan masing-masing. Namun, secara garis besar, Slamet mengatakan syarat pendaftar adalah pria dengan usia minimal 17-20 tahun, mendapatkan surat izin orang tua dan menyerahkan fotokopi KTP.

“Kalau itu kan tiap daerah punya persyaratan masing-masing, nanti tinggal pusat yang menyeleksi. Yang jelas pusat seleksi data di daerah, pertama harus dapat izin dari orang tua, harus punya kemampuan beladiri, jangan nekat, nggak punya apa-apa mau ke sana?” tutur Slamet.

FPI di pusat nantinya akan menerima rekapitulasi pendaftar dari daerah. Slamet menjelaskan, DPP FPI yang akan menyeleksi serta menginformasikan teknis keberangkatan relawan.

“Sekarang yang di daerah sedang buka pendaftaran. Nanti pas Rabu Insyaallah sudah ada kepastian,” tutupnya.(mb/cnn indonesia/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Kapolda Kepri Tinjau Langsung Pengamanan Penghitungan Surat Suara di PPK

Metrobatam.com, Batam - Kapolda Kepri mengunjungi lokasi penghitungan suara di PPK Batam Kota, PPK Sagulung dan PPK Sekupang dalam rangka meninjau langsung pengamanan penghitungan...

40 WNA Asal Tiongkok dan Taiwan Sindikat Penipuan Ditangkap di Semarang

Metrobatam.com, Semarang - Sebanyak 40 warga negara asing asal Tiongkok dan Taiwan yang merupakan anggota sindikat penipuan internasional ditangkap petugas keimigrasian di sebuah rumah...

Babinsa Kelurahan Tanjungpinang Barat Ikut Antarkan Jenasah Wak Tole ke TPU

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Dandim 0315/Bintan Letkol Inf I Gusti Bagus Putu Wijangsa melalui Babinsa Kelurahan Tanjungpinang Barat Serda Marsiin ikut mengantarkan Jenasah Musran. Pria...

Ini Daftar Makanan yang Sebaiknya Tidak Dimasukan di Ruangan Pembeku di Kulkas

Metrobatam.com, (Mb) - Freezer membuat bahan makanan jadi awet lebih lama sehingga bisa dikonsumsi kapan pun Anda inginkan. Makanan yang dimasak bisa disimpan untuk...

Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas di Rumahnya di Kelurahan Tanjungpinang Barat

Metrobtam.com, Tanjungpinang - Musran (64) Seorang pria paruh baya ditemukan tewas di Kediaman adik ipar di Jalan Usman Harun plantar Hasan Awang, RT 3...

Dapil Tanjungpinang Timur dari Partai Demokrat, Rina Febriani Raih Kursi DPRD Kota Tanjungpinang

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Rina Febriani, Calon Anggota Legislatif Caleg nomor urut 9 dari Partai Demokrat, dipastikan duduk sebagai Anggota DPRD Kota Tanjungpinang, Daerah Pemilhan...

Jusri Sabri Berpeluang dapat Kursi DPRD Kota Tanjungpinang

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Calon Legislatif (Caleg) DPRD Kota Tanjungpinang, dari PDIP, Jusri Sabri, berpeluang mendapatkan kursi dewan kota. Hasil penghitungan suara sementara, pria penggiat...

Konsumsi BBM dan LPG Sumbagut Meningkat Selama Periode Pemilu

Metrobatam.com, Batam - Masih dalam rangka semangat pelaksanaan Pemilu 2019, Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I melaksanakan pengamanan pasokan BBM dan LPG melalui Satuan...

Pemko Batam Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Selam

Metrobatam.com, Batam - Delapan warga Pulau Abang terlihat mendengarkan penjelasan instruktur selam dari Max’s Dive Centre (MDC) saat berlatih di kolam renang Hotel Vista,...

Bayar Klaim Faskes, Kesehatan Batam Gelontorkan Rp 91 Miliar

Metrobatam.com, Batam - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Batam telah menyelesaikan pembayaran klaim yang jatuh tempo terhitung 8 April. Jumlah klaim yang...

KPU : 2.249 TPS akan Melaksanakan Pemungutan Suara Susulan

Metrobatam.com, Jakarta - KPU menyebutkan sebanyak 2.249 TPS di sejumlah daerah di Indonesia akan melaksanakan pemungutan suara susulan karena keterlambatan distribusi logistik dan terkendala...

Bupati dan FKPD Bintan Tinjau Pelaksanaan Pemilu 2019

Metrobatam.com, Bintan - Usai menyalurkan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 60, Jalan Alumina, Kelurahan Kijang Kota, Kecamatan Bintan, Rabu (17/4) pagi, Bupati...