Gerindra dan PKS Buat Kabinet Bayangan untuk Ambil Alih Pemerintahan Bila Tumbang

986

Metrobatam, Jakarta – Partai Gerindra mengungkapkan pihaknya membuat kabinet bayangan yang disiagakan untuk mengambil alih pemerintahan bila sewaktu-waktu pemerintahan yang sah tumbang. Partai pendukung pemerintah, Partai NasDem menilai pernyataan Gerindra berlebihan.

“Orang tidak boleh bermain-main secara tidak konstitusional. Itu berlebihan dan ‘offside’,” kata Anggota Majelis Pakar Partai NasDem Taufiqulhadi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (17/10).

Baginya, tak patut ada partai di Indonesia menyatakan hal demikian. Apalagi, Indonesia menganut sistem demokrasi presidensial yang tak mengenal oposisi dengan penyiagaan kabinet bayangan, Indonesia bukanlah bersistem parlementer.

“Itu tidak patut dalam sebuah negara yang sedemikian lama telah melaksanakan demokrasi. Tidak patut karena itu sama dengan memprovokasi,” tuturnya.

Anggota Komisi III DPR ini menjelaskan presiden Indonesia bisa dimakzulkan lewat aturan yang sudah ditetapkan sesuai konstitusi. Bila ada gerakan inkonstitusional menumbangkan pemerintahan, jelas itu tidak benar.

“Kalau tidak konstitusional, itu namanya membuat kerusuhan. Itu berlebihan,” kata Taufiq.

Namun dia tak menilai Gerindra mengupayakan makar. Dia hanya melihat Gerindra tak paham konstitusi di negara bersistem presidensial. “Kalau membikin kabinet bayangan, itu bukan dalam presidensial, tapi dalam sistem parlementer,” tandasnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Gerindra Ferry Juliantono menyatakan pihaknya bersama PKS masih mengusung sikap oposisi. Pihaknya punya kabinet bayangan, berjaga sewaktu-waktu bila pemerintahan tumbang secara konstitusional maupun tidak konstitusional, maka kabinet bayangan bisa mengambil alih pemerintahan.

“Sebagai oposisi, kami juga punya ‘shadow cabinet’. Jadi di seluruh dunia, oposisi itu punya kabinet bayangan, karena harus siap mengambil alih baik secara konstitusional maupun tidak, karena kita harus mempersiapkan diri mana tahu kekuasaan itu harus digantikan,” Ferry Juliantono dalam diskusi Diklatnas Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) IV, di Gedung Panca Gatra Lembaga Ketahanan Nasional, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta.

“Sekarang Koaisi Merah Putih sudah tidak ada. Yang di oposisi cuma kami dan PKS,” ujarnya sambil menambahkan, pihak oposisi ini punya Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tandingan. Ini adalah sikap lanjutan dari penolakan Gerindra atas APBN pemerintah.

“Dan dengan itu sekarang Gerindra dan PKS membuat semacam APBN tandingan,” ujarnya.

Buat apa? Supaya bila sewaktu-waktu kabinet sekarang tumbang, maka oposisi ini bisa mengambil alih jalannya roda pemerintahan.(mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Chelsea Hajar Brighton 4-0

Metrobatam.com, London - Dua gol dari Eden Hazard membantu Chelsea melaju untuk meraih kemenangan 4-0 di markas Brighton & Hove Albion di Liga Inggris...

Tahun 2017, Warga Jabar dan Jakarta Paling Banyak Beli Mobil Baru

Metrobatam.com, Jakarta - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) merilis data penjualan mobil sepanjang tahun 2017. Total ada 1.079.534 unit mobil terjual di tahun...

Petarung Stefer Rahardian Selangkah Lagi Juara Dunia One Championship

Metrobatam.com, Jakarta - Petarung Indonesia, Stefer Rahardian, selangkah lagi menjadi juara dunia One Championship setelah pada pertandingan di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Sabtu...

Ketua MPR Sebut Ada 5 Partai di DPR Setuju LGBT

Metrobatam.com, Jakarta - Selain Rancangan Undang-undang Larangan Minuman Beralkohol, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Zulkifli Hasan juga mengungkapkan soal pembahasan perilaku lesbian, gay, biseksual dan...

Menag Kaget Kabar Ada 5 Fraksi di DPR Setuju LGBT

Metrobatam.com, Jakarta - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin kaget menerima kabar lima fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat condong setuju isu lesbian, gay, biseksual, dan transgender atau...

Bripda Dimas Diseret Pelanggar Lalu lintas sejauh 10 Meter Pakai Mobil

Metrobatam.com, Jakarta - Bripda Dimas Prianggoro diseret oleh mobil yang melanggar lalu lintas di Jalan Transjakarta, Utan Kayu, Matraman, Jakarta Timur. Akibatnya Dimas mengalami...

Sat Narkoba Polres Karimun Tangkap 7 Pelaku Jaringan Narkoba Antar Negara

Metrobatam.com, Karimun - Sat Narkoba Polres Karimun berhasil menangkap jaringan Narkoba antar negara, sebanyak 7 orang berhasil diamankan. Sabtu (20/01/17) Dibawah kepemimpinan Kapolres Karimun AKBP...

Ketua TP PKK Bintan Deby Apri Sujadi Ajak Kader PKK dan Masyarakat Kelola Limbah...

Metrobatam.com, Bintan - Ketua TP PKK Kabupaten Bintan Ibu Hj Deby Apri Sujadi mengajak Kader PKK di Tingkat Kelurahan/Desa menjadi tauladan dan pelopor kepada...

Polisi Kejar Pelaku Pengeroyokan Rifai Supir Taksi Bandara di Seiladi Batam

Metrobatam.com, Batam - Rifai (30), seorang supir taksi bandara di keroyok oleh sekelompok Orang Tak Dikenal (OTK), setelah dihentikan di tikungan jalan raya Gajah...

Geger Video Porno Siswa-siswi di Semarang, Polisi akan Periksa Pemeran

Metrobatam.com, Semarang - Video mesum diduga dilakukan siswa SMP negeri dan siswi SMK negeri di Kabupaten Semarang beredar luas. Polisi akan memanggil para pemeran...

Kapolri Sebut Ceramah Zulkifli Tidak Akurat dan Berbahaya

Metrobatam.com, Jakarta - Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Tito Karnavian menyebut materi ceramah yang disampaikan ustaz Zulkifli Muhammad Ali tidak akurat. Bahkan menurut Tito,...

‘Real Madrid Butuh Penyegaran Skuat’

Metrobatam.com, Madrid - Real Madrid sedang tampil kurang oke di musim ini. El Real disebut membutuhkan penyegaran skuat karena dinilai sudah mulai ada di...
BAGIKAN