Gerindra Tak akan Berikan Tiket untuk Gatot Meski Prabowo Galau

1014

Metrobatam, Jakarta – Gatot Nurmantyo siap dideklarasikan jadi capres oleh relawannya, ‘Gatot Nurmantyo untuk Rakyat’ (GNR). Partai Gerindra menyebut tak berminat memberikan tiket untuk Gatot, meski sang Ketum Prabowo Subianto ragu maju di Pilpres 2019.

“Nggak ada (tiket untuk Gatot). Pak Prabowo itu nggak galau. Dia rendah hati saja,” kata Waketum Gerindra Sufmi Dasco Ahmad kepada wartawan, Jumat (6/4).

Dasco menyebut, partainya enggan memberikan kesempatan kepada Gatot, meski keduanya memiliki latar belakang serupa di bidang militer. Menurut Dasco, seluruh kader Gerindra bersikukuh memajukan eks Danjen Kopassus itu sebagai capres di Pilpres 2019.

“Ya kan kita partainya Pak Prabowo. Mau latar belakangnya sama, pokoknya Pak Prabowo aja,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan oleh Wasekjen Gerindra Andre Rosiade. Ia menyatakan Prabowo siap dideklarasikan jadi capres. “Capres kami sudah final. Nggak mungkin berubah dari Prabowo Subianto ke nama lain,” ujar Andre.

Prabowo sendiri hingga kini belum mengumumkan pencalonannya di pilpres dan meminta publik bersabar. Jenderal purnawirawan TNI bintang tiga itu mengaku masih mencari yang terbaik.

“Deklarasi itu kan kalau ada tiket, kan kalau ada tiket dan juga belum tentu situasi kan berkembang ya, kita berpikir positif, sabar-sabarlah, kita cari yang terbaik,” kata Prabowo di sela Rakernas Bidang Hukum dan Advokasi DPP Gerindra di Hotel Sultan, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis (5/4).

Sementara itu, mantan Panglima TNI (purn) Jenderal Gatot Nurmantyo dideklarasikan jadi capres siang ini oleh ‘Gatot Nurmantyo untuk Rakyat’ (GNR). Gatot sendiri saat ini telah resmi pensiun dari satuan TNI sejak Minggu (1/4).

GNR akan mendeklarasikan Gatot sebagai capres lantaran sang purnawirawan Jenderal TNI diklaim menyatakan kesiapan maju sebagai calon presiden 2019. Padahal, soal kesiapan maju pilpres, Gatot sendiri belum pernah secara eksplisit menyampaikannya ke publik.

Tiket dari Mana

Deklarasi saja tak cukup untuk mengantarkan Gatot ke panggung Pilpres 2019. Syarat seseorang untuk menjadi calon presiden salah satunya diusung gabungan partai yang mempunyai suara di Pemilu 2014. Total suara yang harus dipenuhi 20%-25%. Aturan itu termaktub dalam UU Pemilu.

Tentu saja Gatot mesti memenuhi syarat tersebut sebelum resmi menyandang predikat calon presiden. Lalu, siapa mau memberikan Gatot tiket pilpres?

Lima partai, yaitu PDIP, Golkar, PPP, NasDem, dan Hanura sudah punya capres di sosok Joko Widodo. Koalisi Jokowi mengaku tak tertarik menjadikan Gatot sebagai capres.

“Pertama, sebelum layak atau tidak, yang perlu dipastikan kendaraannya apa? Karena orang baru bisa dinilai layak atau tidak karena sudah dapat kendaraan,” kata Ketum PPP Romahurmuziy alias Rommy menyangsikan peluang Gatot jadi capres, Rabu (4/4).

Gerindra dan PKS juga sepakat berkoalisi di 2019. Gerindra sampai detik ini menegaskan kalau mereka akan mengusung Ketua Umum Prabowo Subianto sebagai capres. Di sisi lain, Prabowo masih galau.

Khusus PKS, mereka cukup terbuka dengan sosok Gatot. Jika Gerindra menyorongkan nama Gatot untuk dijadikan capres, PKS terbuka. PKS sendiri punya 9 nama untuk diusung sebagai capres/cawapres.

Pintu Gatot untuk maju sebagai capres dari koalisi Gerindra-PKS belum jelas. Namun, jika mau diusung sebagai cawapres, Gerindra terbuka, namun tak serta-merta menerima. Mereka tetap mempertimbangkan 2-3 nama lain.

“Capres kami sudah final. Nggak mungkin berubah dari Prabowo Subianto ke nama lain,” kata Wasekjen Gerindra Andre Rosiade.

Bagaimana dengan sikap 3 partai lain yang belum bersikap seperti Partai Demokrat (PD), PKB, dan PAN terhadap peluang Gatot untuk maju sebagai capres di Pilpres 2019? Sayangnya, lagi-lagi sepertinya peluang Gatot nyapres lewat 3 partai ini kecil. Rommy mengatakan, dua partai akan segera merapat mengusung Jokowi. Menilik syarat di UU Pemilu, sisa 1 partai yang perolehan suara di 2014 tak mencapai 20%-25%, tak bisa mengantarkan Gatot ke panggung pilpres. (mb/cnn indonesia/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Polisi Tetapkan Tekong dan 4 ABK Pembawa TKI Ilegal Jadi Tersangka

Metrobatam.com, Batam - Telah berlangsung Konferensi Pers kasus izin pelayaran dengan 5 tersangka di Mako Dirpolair Polda Kepri, Sekupang, Batam, Jumat (20/4/2018). 5 orang yang terdiri...

Imam Besar Masjid Raya New York Asal Sulsel Bangun Pesantren Pertama di AS

Metrobatam, Jakarta - Imam Besar Masjid Raya New York, Amerika Serikat Muhammad Shamsi Ali berencana membangun pesantren Nusantara Madani. Pesantren itu akan dibangun di...

Rizal Ramli Buka ‘Akal-akalan’ Boediono di Indover – Century

Metrobatam, Jakarta - Pengamat ekonomi Rizal Ramli membeberkan dugaan kejahatan yang dilakukan oleh mantan Gubernur Bank Indonesia Boediono terkait dengan rencana penyelamatan Bank Indonesia...

Ancaman Hukuman Mati Menanti Penyelundup 1,6 Ton Sabu

Metrobatam, Jakarta - Gerombolan penyelundup 1,6 ton sabu di Batam, Kepulauan Riau, terancam hukuman maksimal. Jaksa Agung M Prasetyo memastikan langsung agar mereka mendapatkan...

Dirut Pertamina Elia Dicopot karena Minyak Tumpah dan Kelangkaan Premium

Metrobatam, Jakarta - Elia Massa Manik dicopot dari Direktur Utama PT Pertamina (Persero). Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)...

Menaker: Aturan Baru Tenaga Kerja Asing Jangan Buat Adu Domba

Metrobatam, Jakarta - Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri meminta semua pihak tidak mengadu domba pemerintah dengan masyarakat soal aturan baru tenaga kerja asing. Ia...

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan pada 17 Mei

Metrobatam, Jakarta - Pengurus Pusat Muhammadiyah menetapkan awal Ramadan tahun ini jatuh pada 17 Mei mendatang. Sedangkan 1 Syawal 1439 Hijriah atau Hari Raya...

Pimpinan KPK: TPPU untuk Novanto Harus Jalan

Metrobatam, Jakarta - KPK bicara soal penerapan jeratan tindak pidana pencucian uang (TPPU) untuk Setya Novanto. Namun, kepastian soal itu masih memerlukan kajian mendalam...

Kemlu Sebut Ada 2 Ribu WNI yang Berada di Suriah

Metrobatam, Jakarta - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) sebut masih ada sekitar 2 ribu warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Suriah. Mayoritas WNI di...

Ini Kata Mendag soal Dampak Positif dan Negatif Libur Lebaran Ditambah

Metrobatam, Jakarta - Cuti bersama Lebaran ditambah 3 hari. Menanggapi hal ini, Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita menjelaskan tambahan libur itu ada dampak positif...

Kapolri: Polisi Jadi Bandar Narkoba Tembak Mati!

Metrobatam, Pekanbaru - Anggota Polri yang tersandung masalah hukum diperintahkan untuk tetap diusut tuntas. Bagi yang terlibat narkoba hingga menjadi bandar narkoba diminta untuk...

Polisi Minta Anak Buah Big Bos Miras Maut Serahkan Diri

Metrobatam, Bandung - Polisi meminta empat anak buah Samsudin Simbolon, bos miras oplosan maut, yang masih buron menyerahkan diri. "Kita minta supaya menyerahkan diri. Karena...
BAGIKAN