Gerindra Tepis Galang Dana Rp 10 Triliun untuk Serangan Pajar, PAN: Patut Diapresiasi

Metrobatam, Jakarta – Partai Gerindra membuat program ‘Galang Perjuangan’ yang ditargetkan memperoleh sumbangan Rp 10 triliun. PAN mengapresiasi program yang dicetuskan Ketum Gerindra Prabowo Subianto ini.

“Pak Prabowo mengawali tradisi baru yang tidak populis untuk konteks Indonesia. Melakukan penggalangan dana pilpres secara terbuka dan transparan,” kata Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi lewat keterangan tertulisnya kepada detikcom, Kamis (12/7).

“Sikap jujur Pak Prabowo yang kurang dana politik untuk pilpres dengan melakukan penggalangan dana patut diapresiasi,” sambungnya.

Viva mengatakan penggalangan dana yang dilakukan Gerindra ini sebagai sesuatu yang baru sehingga menjadi perbincangan publik. Dia mengatakan selama ini penggalangan dana (fund raising) yang dilakukan calon di pilkades, pilkada, pileg, maupun pilpres dilakukan melalui sistem tertutup.

Kondisi ini membuat publik tidak mengetahui sumber dana dan pihak yang menggalang dana tersebut karena tak ada publikasi, tidak transparan, dan sembunyi-sembunyi. Hal ini akhirnya dapat membuat publik curiga.

“Fund raising sistem tertutup terkadang menimbulkan kecurigaan publik. Ada persepsi bahwa sang calon hanya aktor boneka yang tunduk dan taat pada kepentingan donatur yang misterius. Kekuasaan yang diperoleh tidak untuk kepentingan rakyat, tetapi untuk mengabdi kepada donatur misterius,” tuturnya.

Pada perspektif lain, Viva memandang penggalangan dana ini dilakukan Prabowo untuk mengetahui besaran dukungan yang datang kepadanya. “Dengan kegiatan ini mungkin juga Pak Prabowo ingin mengetahui berapa besar pendukung ideologisnya yang ikut berkorban menyumbangkan dananya untuk perjuangan,” ujarnya.

Terkait penggalangan dana, Viva yang juga anggota Pansus RUU Pemilu mengingatkan soal aturan jumlah dana maksimal yang dapat disumbangkan baik lewat perseorangan maupun kelompok. Dia juga mengingatkan sumbangan yang diterima harus dilaporkan ke KPU dan dengan dicantumkan identitas yang jelas.

“Semua asal sumber dana dan besarannya tidak boleh melanggar UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu pasal 327, yaitu, pertama, dana kampanye atau sumbangan yang berasal dari perseorangan sebesar-besarnya Rp 2,5 miliar. Kedua, dana kampanye dari kelompok, perusahaan, atau badan usaha nonpemerintah tidak boleh melebihi Rp 25 miliar,” kata Viva.

Tepis untuk Serangan Fajar

Ketua DPP Hanura Inas Nasrullah Zubir menuding dana Galang Perjuangan Prabowo Subianto yang ditarget Rp 10 triliun untuk serangan fajar. Partai Gerindra menepis pernyataan Inas.

“Kami terus terang tidak berpikir sedikit pun untuk menggunakan dana Galang Perjuangan untuk serangan fajar. Inas ini berpikir seperti itu. Memang mindset-nya serangan fajar,” kata anggota Badan Komunikasi DPP Gerindra Andre Rosiade, Kamis (12/7).

Andre mengatakan Galang Perjuangan akan dipertanggungjawabkan dengan baik oleh Gerindra. Dana publik, kata Andre, harus diketahui oleh publik peruntukannya.

“Sudah jelas Galang Perjuangan ini berapa pun uang yang dikumpulkan, akan setransparan mungkin akan dipertanggungjawabkan kepada publik karena ini dana publik,” ucap Andre.

Andre menyebut serangan fajar atau politik uang sebelum pesta demokrasi dilangsungkan bukan cara-cara Gerindra, apalagi Prabowo. Andre lalu mengingatkan Inas untuk mengurusi internal Hanura saja.

“Itu bukan cara Gerindra dan Prabowo. Lebih baik Pak Inas urus partai yang ‘parnoko’, partai nol koma, kata lembaga survei. Tingkatkan kinerja Anda di DPR agar tak parnoko. Bukan kata saya ya, kata lembaga survei. Partai Anda ribut sendiri di internal,” ucap Andre.

Sebelumya, Inas Nasrullah Zubir mengatakan target dana Galang Perjuangan Rp 10 triliun perlu dipertanyakan. Dia mewaspadai dana tersebut jika nantinya digunakan untuk serangan fajar.

“Dana untuk memenangkan pilpres sebanyak Rp 10 triliun tentunya patut dipertanyakan peruntukannya, jangan-jangan untuk serangan fajar tuh,” ujar Inas. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Jokowi: Kita Harus Akhiri Politik Kebohongan, Merasa Benar Sendiri

Metrobatam, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Golkar yang ke-54. Dalam pidatonya, Jokowi menegaskan tentang berpolitik yang...

Hasil Inter Vs AC Milan: Dramatis! Gol Injury Time Menangkan Nerazzurri

Milan - Inter Milan berhasil memenangi laga dramatis kontra AC Milan dengan skor 1-0. Gol semata wayang dibuat Mauro Icardi di masa injury time...

Kerugian dan Kerusakan Gempa di Sulteng Capai Rp13,82 Triliun

Metrobatam, Jakarta - Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, mengungkap bahwa dampak kerugian dan kerusakan yang diakibatkan oleh gempa dan...

KKB Sandera 16 Guru dan Tenaga Medis di Mapenduma Papua

Metrobatam, Jayapura - 16 orang Guru dan Tenaga medis yang bertugas di Mapenduma, kabupaten Nduga, Papua disandera oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua. Selama...

Sandiaga Diminta Bicara Data dan Kurangi Politik Bohong

Metrobatam, Jakarta - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding, menyebut calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno...

Kevin/Marcus Rebut Gelar Juara Denmark Terbuka!

Odense - Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon berhasil menyabet gelar juara Denmark Terbuka 2018. Di final, Kevin/Marcus menumpas ganda Jepang. Bermain di Odense Sports Park,...

Bos Sawit Dirampok di Riau, Uang-Emas Senilai Rp 500 Juta Raib

Metrobatam, Pekanbaru - Aksi perampokan terjadi di Desa Sumber Jaya, Kuansing, Riau. Korbannya ialah pengusaha sawit yang mengalami kerugian sekitar Rp 500 juta. "Korban selama...

Cari Kapolres Muba, Seorang Pria Serang Petugas Jaga Mapolres

Metrobatam, Palembang - Seorang pria menyerang petugas jaga Polres Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, Minggu (21/10). Pria bernama Arison itu diduga mengalami gangguan Jiwa. Kejadian bermula...

Bima Arya Sambut Baik Rencana Jokowi Kucurkan Dana Kelurahan

Metrobatam, Bogor - Presiden Jokowi berencana mencairkan dana kelurahan pada 2019. Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, menyambut baik rencana tersebut karena penting untuk...

Mayoritas Pengusaha HIPMI dan KADIN Diklaim Dukung Jokowi

Metrobatam, Jakarta - Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Erick Thohir, menyebut mayoritas pengusaha yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi)...

Disebut Sudah Nikah dengan Rossa, Afgan Banjir Ucapan Selamat

Metrobatam, Jakarta - Afgan disebut sudah menikah dengan Rossa. Hal itu diungkapkan oleh sahabat mereka, Bubah Alfian, saat ia melakukan Instagram live. Karena hal itu,...

Soal Gempa Sulteng, BNPB: 2.113 Orang Tewas, 1.309 Hilang

Metrobatam, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut jumlah korban jiwa akibat gempa di Sulawesi Tengah yang ditemukan mencapai 2.113 orang. 22 hari...
SHARE