Giliran Guru TPQ Batu Ampar dan Lubuk Baja Diperiksa oleh Kejati Kepri

585

Metrobatam.com, Batam – Guru-guru Taman Pengajian Al Qur’an (TPQ) dari Kecamatan Batuampar dan Lubuk Baja dimintai keterangannya oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Riau (Kepri) di lantai 3 Gedung Sasana R. Soeprapto Kejaksaan Negeri (Kejari), Kamis (14/4) pagi Batam.

Ratusan guru TPQ tersebut dimintai keterangan oleh penyidik dalam kasus Bantuan Sosial (Bansos) tahun 2011, Pemko Batam. Pemeriksaan tersebut bertujuan untuk mengetahui apakah ada pemotongan dana bansos yang mereka terima.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun oleh metrobatam.com dari para guru TPQ, dana bansos yang diterima oleh para guru TPQ berasal dari Pemko Batam dan Pemprov Kepri. Dimana, dana bansos dari Pemko Batam berjumlah Rp 150 ribu perbulan dan dicairkan sekali dalam enam bulan melalui rekening. Sedangkan dari Pemprov Kepri berjumlah Rp250 ribu perbulan dan dicairkan sekali dalam tiga bulan. “Semenjak pemilihan Gubernur lalu dana Bansos itu mancet,” kata Miftahanul Zana, salah seorang guru TPQ usai menjalani pemeriksaan.

Kepala Kejaksaan Negeri Batam Muhammad Mikroj SH ketika dikonfirmasikan tentang masalah ini menjelaskan bahwa pemeriksaan guru TPQ Batam tersebut bukan menjadi kewenangan Kejari Batam, tapi adalah kewenangan Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau (Kepri ). Kejari Batam hanya pendamping dan fasilitator tempat untuk pemeriksaannya saja.

Sebelumnya Safari Ramadhan, Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional mengingatkan penyidik dari Kejaksaan Tinggi Kepri untuk memperhatikan aspek psikologis dalam proses pemeriksaan terhadap ratusan guru TPQ Batam. Jangan muncul image negatif terhadap guru-guru atau organisasi TPQ seolah-olah sebagai tempat penyaluran dana bansos fiktif.

“Saya perlu mengingatkan kepada penyidik jangan sampai muncul opini seakan-akan Lembaga Islam TPQ ini sebagai tempat menampung bansos fiktif, sebab kita tahu saat ini banyak opini-opini secara nasional yang menyudutkan organisasi atau ormas Islam. Jangan pula opini sesat itu berkembang pula di Batam,”ujar Safari Ramadhan.

Lebih lanjut Safari mengatakan, pengurus TPQ di Batam mendukung penyidik Kejati Kepri untuk menindaklanjuti dugaan penyelewengan dana Bansos Kota Batam tahun 2011. Namun pemeriksaan tersebut jangan hanya dilakukan pada guru TPQ saja, sebab masih banyak organisasi sekolah lainnya yang menerima dana bansos tersebut.

“Saya tidak perlu menyebutkan organisasi mana saja yang menerima aliran dana Bansos, tapi jangan guru TPQ saja. Mereka itu cuma dapat insentif Rp150 ribu perbulan. Nanti kapok orang jadi guru ngaji, siapa yang ngajar anak-anak kita ngaji lagi,”ujarnya lagi. (Nikson simanjuntak)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Kepala Penjara: Keselamatan Ahok Terancam di Cipinang

Metrobatam, Jakarta - Kepala Lembaga Permasyarakatan Kelas I Cipinang, Jakarta Timur Abdul Ghani menyebut keselamatan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok terancam jika ditahan di...

Soal SMS Bernada Ancaman, Hary Tanoe Ditetapkan Jadi Tersangka

Metrobatam, Jakarta - Kepala Subdirektorat Penyidik di Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Yulianto mengaku sudah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) kasus dugaan SMS...

NasDem Tolak Usulan Boikot Anggaran KPK-Polri

Metrobatam, Jakarta - Fraksi Partai NasDem menyatakan tidak ingin ikut campur atas usulan anggota panitia khusus hak angket Komisi Pemberantasan Korupsi, Muhammad Misbakhun, yang...

Terbukti Gelapkan Pajak, Angel Di Maria Dikenakan Hukuman Kurungan

Madrid - Eks pemain Real Madrid Angel Di Maria dihukum lantaran terbukti menggelapkan pajak di Spanyol. Ia dikenakan hukuman kurungan plus denda. Diberitakan BBC, Di...

Soal Full Day School, MUI: NU – Muhammadiyah Jangan Dibenturkan

Metrobatam, Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) berharap dua ormas Islam, Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah jangan dibenturkan soal polemik kebijakan delapan jam belajar di...

KPK Ungkap Peran Istri Gubernur Bengkulu soal Kasus Suap

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membeberkan peran istri Gubernur Bengkulu Lili Martiani Madari dalam perkara suap fee proyek. Menurut Wakil Ketua KPK Saut...

Ditjen Pajak Siap Tarik Pajak 25 Persen Pada Facebook

Metrobatam, Jakarta - Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (DJP Kemenkeu) memastikan, akan mengenakan tarif pajak sebesar 25 persen kepada perusahaan jejaring sosial asal Irlandia,...

MA Tolak Kasasi Jessica Kumala Wongso

Metrobatam, Jakarta - Mahkamah Agung (MA) menolak permohonan kasasi terdakwa kasus pembunuhan terhadap Wayan Mirna Salihin, Jessica Kumala Wongso. Putusan kasasi tersebut diketok pada...

Jaksa Sebut Pelaku Serangan Teror Bom Belgia Simpatisan ISIS

Metrobatam, Jakarta - Otoritas Belgia menemukan tanda bahwa pelaku serangan di stasiun kereta api Brussels mendukung kelompok Negara Islam di Irak dan Suriah atau...

Ada Ular dalam Mi, Restoran China Ditutup Paksa

Metrobatam, Jakarta - Sebuah restoran di China ditutup paksa oleh pemerintah setelah konsumen menemukan seekor ular dalam mi yang dia pesan. Mengutip Strait Times, seorang...

Bea dan Cukai Batam Sita Rokok dan Minuman Beralkohol

Metrobatam.com, Batam - Petugas Kantor Pelayanan Umum Bea dan Cukai Tipe B Batam berhasil menyita 1.589.658 batang rokok dan minuman beralkohol dari Operasi Patuh...

Ahok Tetap Dipenjara di Mako Brimob, Ini Penjelasan Jaksa Agung

Metrobatam, Jakarta - Jaksa Agung M Prasetyo menegaskan tugas jaksa pada Kejari Jakarta Utara untuk mengeksekusi Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sudah selesai. Pihak Lapas...