Giliran Guru TPQ Batu Ampar dan Lubuk Baja Diperiksa oleh Kejati Kepri

613

Metrobatam.com, Batam – Guru-guru Taman Pengajian Al Qur’an (TPQ) dari Kecamatan Batuampar dan Lubuk Baja dimintai keterangannya oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Riau (Kepri) di lantai 3 Gedung Sasana R. Soeprapto Kejaksaan Negeri (Kejari), Kamis (14/4) pagi Batam.

Ratusan guru TPQ tersebut dimintai keterangan oleh penyidik dalam kasus Bantuan Sosial (Bansos) tahun 2011, Pemko Batam. Pemeriksaan tersebut bertujuan untuk mengetahui apakah ada pemotongan dana bansos yang mereka terima.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun oleh metrobatam.com dari para guru TPQ, dana bansos yang diterima oleh para guru TPQ berasal dari Pemko Batam dan Pemprov Kepri. Dimana, dana bansos dari Pemko Batam berjumlah Rp 150 ribu perbulan dan dicairkan sekali dalam enam bulan melalui rekening. Sedangkan dari Pemprov Kepri berjumlah Rp250 ribu perbulan dan dicairkan sekali dalam tiga bulan. “Semenjak pemilihan Gubernur lalu dana Bansos itu mancet,” kata Miftahanul Zana, salah seorang guru TPQ usai menjalani pemeriksaan.

Kepala Kejaksaan Negeri Batam Muhammad Mikroj SH ketika dikonfirmasikan tentang masalah ini menjelaskan bahwa pemeriksaan guru TPQ Batam tersebut bukan menjadi kewenangan Kejari Batam, tapi adalah kewenangan Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau (Kepri ). Kejari Batam hanya pendamping dan fasilitator tempat untuk pemeriksaannya saja.

Sebelumnya Safari Ramadhan, Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional mengingatkan penyidik dari Kejaksaan Tinggi Kepri untuk memperhatikan aspek psikologis dalam proses pemeriksaan terhadap ratusan guru TPQ Batam. Jangan muncul image negatif terhadap guru-guru atau organisasi TPQ seolah-olah sebagai tempat penyaluran dana bansos fiktif.

“Saya perlu mengingatkan kepada penyidik jangan sampai muncul opini seakan-akan Lembaga Islam TPQ ini sebagai tempat menampung bansos fiktif, sebab kita tahu saat ini banyak opini-opini secara nasional yang menyudutkan organisasi atau ormas Islam. Jangan pula opini sesat itu berkembang pula di Batam,”ujar Safari Ramadhan.

Lebih lanjut Safari mengatakan, pengurus TPQ di Batam mendukung penyidik Kejati Kepri untuk menindaklanjuti dugaan penyelewengan dana Bansos Kota Batam tahun 2011. Namun pemeriksaan tersebut jangan hanya dilakukan pada guru TPQ saja, sebab masih banyak organisasi sekolah lainnya yang menerima dana bansos tersebut.

“Saya tidak perlu menyebutkan organisasi mana saja yang menerima aliran dana Bansos, tapi jangan guru TPQ saja. Mereka itu cuma dapat insentif Rp150 ribu perbulan. Nanti kapok orang jadi guru ngaji, siapa yang ngajar anak-anak kita ngaji lagi,”ujarnya lagi. (Nikson simanjuntak)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Pelopor Pertama di Kepri, Perangkat Desa di Bintan Terproteksi BPJS

Metrobatam.com, Bintan - Kabupaten Bintan menjadi pelopor pertama di Provinsi Kepri. Seluruh perangkat Desa hingga Jajaran RT/RW diproteksi oleh BPJS. Hal tersebut, ditandai dengan...

Tasyakuran dan Refleksi 2 Tahun Apri-Dalmasri, Menyongsong Bintan Gemilang Tahun 2025

Metrobatam.com, Bintan - Kepemimpinan Bupati terpilih H. Apri Sujadi, S.Sos dan Wakil Bupati Drs. H. Dalmasri Syam, MM genap berusia dua tahun dalam mengemban...

Danlantamal IV Pimpin Upacara HUT KE-72 Pomal

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno, S.E., M.M., memimpin jalannya upacara peringatan Hari...

Waspada! Beredar Lagi Surat Palsu Pengangkatan CPNS

Metrobatam, Jakarta - Badan Kepegawaian Negara (BKN) kembali menerima konfirmasi surat perihal pengangkatan calon pegawai negeri sipil (CPNS). Surat tersebut menjelaskan adanya pengangkatan calon...

Pengguna Internet di Indonesia Capai 143 Juta Orang

Metrobatam, Jakarta - Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) hari ini (19/2) mengumumkan data survei penetrasi dan perilaku pengguna internet Indonesia sepanjang 2017. Data...

Nelayan di Belawan Mengamuk Bakar 8 Unit Kapal Pukat

Metrobatam, Medan - Nelayan mengamuk dan membakar 8 unit kapal pukat teri bermesin GT 5 di perairan Belawan, Kota Medan pada Senin (19/2). Mengamuknya para...

Demokrasi Defisit, Radikalisme Jadi Alternatif

Metrobatam, Jakarta - Kepala Pusat Penelitian Politik di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Adriana Elisabeth menyatakan bahwa Indonesia mengalami kemunduran dalam berdemokrasi, dalam diskusi...

Dokter Nyatakan Penyerang Kiai Lamongan Idap Gangguan Psikis

Metrobatam, Surabaya - Anggota Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM dan Keamanan, Adies Kadir didampingi Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin dan beberapa...

Bupati Bintan Hadiri Panen Raya Padi di Kawasan Pertanian Poyotomo

Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos kembali panen raya padi di lahan kawasan pertanian Poyotomo, Desa Sri Bintan , Kec Teluk...

Terduga Teroris Diklaim Lempar Bom Molotov ke Polsek Bontoala

Metrobatam, Jakarta - Salah satu terduga teroris yang diamankan Tim Detasemen Khusus 88/Antiteror Polri di Indramayu, beberapa waktu lalu, mengaku sebagai pelaku pelemparan bom...

Sindikat Pencuri 2.640 Botol Infus Dibekuk Polisi di Aceh

Metrobatam, Banda Aceh - Kepolisian Resor (Polres) Lhokseumawe berhasil mengungkapkan jaringan sindikat pencurian sebanyak 2.640 botol cairan infus di Rumah Sakti Kasih Ibu, Kota...

BNN Tes Urine Prajurit TNI AD dan Polisi Militer

Metrobatam, Jakarta - Seluruh prajurit dan PNS Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Puspomad) dinyatakan bersih dari narkoba melalui pemeriksaan urine. Hal ini dilakukan dalam...
BAGIKAN