Giliran Guru TPQ Batu Ampar dan Lubuk Baja Diperiksa oleh Kejati Kepri

611

Metrobatam.com, Batam – Guru-guru Taman Pengajian Al Qur’an (TPQ) dari Kecamatan Batuampar dan Lubuk Baja dimintai keterangannya oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Riau (Kepri) di lantai 3 Gedung Sasana R. Soeprapto Kejaksaan Negeri (Kejari), Kamis (14/4) pagi Batam.

Ratusan guru TPQ tersebut dimintai keterangan oleh penyidik dalam kasus Bantuan Sosial (Bansos) tahun 2011, Pemko Batam. Pemeriksaan tersebut bertujuan untuk mengetahui apakah ada pemotongan dana bansos yang mereka terima.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun oleh metrobatam.com dari para guru TPQ, dana bansos yang diterima oleh para guru TPQ berasal dari Pemko Batam dan Pemprov Kepri. Dimana, dana bansos dari Pemko Batam berjumlah Rp 150 ribu perbulan dan dicairkan sekali dalam enam bulan melalui rekening. Sedangkan dari Pemprov Kepri berjumlah Rp250 ribu perbulan dan dicairkan sekali dalam tiga bulan. “Semenjak pemilihan Gubernur lalu dana Bansos itu mancet,” kata Miftahanul Zana, salah seorang guru TPQ usai menjalani pemeriksaan.

Kepala Kejaksaan Negeri Batam Muhammad Mikroj SH ketika dikonfirmasikan tentang masalah ini menjelaskan bahwa pemeriksaan guru TPQ Batam tersebut bukan menjadi kewenangan Kejari Batam, tapi adalah kewenangan Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau (Kepri ). Kejari Batam hanya pendamping dan fasilitator tempat untuk pemeriksaannya saja.

Sebelumnya Safari Ramadhan, Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional mengingatkan penyidik dari Kejaksaan Tinggi Kepri untuk memperhatikan aspek psikologis dalam proses pemeriksaan terhadap ratusan guru TPQ Batam. Jangan muncul image negatif terhadap guru-guru atau organisasi TPQ seolah-olah sebagai tempat penyaluran dana bansos fiktif.

“Saya perlu mengingatkan kepada penyidik jangan sampai muncul opini seakan-akan Lembaga Islam TPQ ini sebagai tempat menampung bansos fiktif, sebab kita tahu saat ini banyak opini-opini secara nasional yang menyudutkan organisasi atau ormas Islam. Jangan pula opini sesat itu berkembang pula di Batam,”ujar Safari Ramadhan.

Lebih lanjut Safari mengatakan, pengurus TPQ di Batam mendukung penyidik Kejati Kepri untuk menindaklanjuti dugaan penyelewengan dana Bansos Kota Batam tahun 2011. Namun pemeriksaan tersebut jangan hanya dilakukan pada guru TPQ saja, sebab masih banyak organisasi sekolah lainnya yang menerima dana bansos tersebut.

“Saya tidak perlu menyebutkan organisasi mana saja yang menerima aliran dana Bansos, tapi jangan guru TPQ saja. Mereka itu cuma dapat insentif Rp150 ribu perbulan. Nanti kapok orang jadi guru ngaji, siapa yang ngajar anak-anak kita ngaji lagi,”ujarnya lagi. (Nikson simanjuntak)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Aplikasi SiMantan Bagi ASN di Kabupaten Bintan

Metrobatam.com, Bintan - Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan melalui Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Bintan meluncurkan Aplikasi SiMantan ( Sistem Informasi Manajemen ASN...

Ingat, Arab Saudi Larang Jemaah Foto dan Selfie di Depan Kakbah

Metrobatam, Jakarta - Fenomena banyaknya jemaah yang mengambil foto dan ber-selfie di depan Kakbah, Masjidil Haram, menjadi perhatian serius pemerintah Arab Saudi. Kini tindakan...

PK Korupsi Dikabulkan, MA Kurangi Hukuman Mantan Gubernur Riau Jadi 10 Tahun Bui

Metrobatam, Pekanbaru – Mahkamah Agung mengabulkan peninjauan kembali (PK) kasus korupsi PON XXVII Riau 2012 dan kehutanan yang dilakukan Rusli Zainal. Hukuman terhadap mantan...

Kemenag: Poligami Punya Syarat Ketat, Jangan untuk Ajak-ajak

Metrobatam, Jakarta - Dauroh Poligami Indonesia menggelar seminar 'Cara Kilat Mendapatkan 4 Istri', di mana para peserta seminar diharuskan membayar hingga Rp 5 juta....

Kecanduan Film Porno, Pria Ini Perkosa Anak Tiri Berulang Kali

Metrobatam, Pekalongan - Nur (55), warga Pekalongan ditangkap anggota Unit PPA Satreskrim Polres Pekalongan Kota karena memperkosa anak tirinya. Korban merupakan gadis keterbelakangan mental...

Kapal Pelni Jetliner Tabrak Kantor Syahbandar, KNKT Kirim Tim Selidiki Insiden

Metrobatam, Kendari - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) melakukan investigasi terkait Kapal Pelni raksasa Jetliner yang menabrak eks Kantor Syahbandar di Kawasan Teluk Kendari. Akibat...

Surabaya Diguyur Hujan Deras, Genangan Air Ada di Mana-mana

Metrobatam, Surabaya - Hujan deras mengguyur Kota Surabaya sejak pukul 10.30 WIB. Imbasnya, beberapa lokasi tergenang air hingga ketinggian sekitar 10-30 cm. Dari pantauan detikcom,...

Sejumlah Fraksi Desak Setya Novanto Dicopot, Golkar: Beliau Banyak Jasanya ke DPR

Metrobatam, Jakarta - Sejumlah fraksi di DPR RI mendesak agar Setya Novanto mundur dari jabatan ketua karena statusnya kini sebagai tersangka kasus e-KTP dan...

Wakil Bupati Dimakzulkan dan Digugat Ayah Rp 13 M, Ini Kata DPRD

Metrobatam, Gorontalo - Wakil Bupati Gorontalo Fadli Hasan dimakzulkan Mahkamah Agung (MA) karena diduga melakukan tindak pidana korupsi. Di sisi lain, Fadli juga sedang...

Berbahasa Batak, Jokowi Resmikan Terminal Bandara Internasional Silangit

Metrobatam, Tapanuli Utara - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Terminal Bandara Internasional Silangit, Sumatera Utara. Jokowi meresmikan bandara ini dalam bahasa Batak. Peresmian berlangsung di...

Setara Institute: Panglima TNI Gemar Jadi Selebriti Politik

Metrobatam, Jakarta - Direkur Eksekutif Setara Institute, Hendardi mengatakan Jenderal Gatot Nurmantyo senang menjadi selebriti politik selama menjabat sebagai Panglima TNI. Pernyataan tersebut dituturkan Hendardi...

Dauroh Poligami Indonesia Gelar Seminar ‘Cara Cepat Dapat 4 Istri’, Investasi Rp 5 Juta

Jakarta - Muncul pesan di grup WhatsApp soal undangan seminar 'Cara Kilat Mendapatkan 4 Istri'. Para peserta pria yang akan ikut seminar diharuskan investasi...
BAGIKAN