Gubernur Kepri Tanda Tangani Komitmen Bersama P4GN

532

Metrobatam.com, Batam – Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun menandatangani komitmen bersama Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di wilayah Provinsi Kepulauan Riau dengan seluruh Forum Komunikasi Perangkat Daerah (FKPD) Provinsi Kepri, Kamis (21/7) di Mapolda Kepri, Batam.

Kepala FKPD yang turut menandatangani komitmen pemberantasan Nakoba tersebut adalah Kapolda, Danrem 033/WP, Danlanramal IV, Kajati, Ketua Pengadilan Tinggi, Danguskamlabar , Ketua DPRD Kepri, Ka.BNN P, ka,Kanwil Bea Cukai, Ka.Kanwil KuhHam, Ka.BPOM , Danlanud, Ka.Bakamla, Kabinda, Ka.BP Kawasan. Acara tersebut disejalankan dalam acara Tatap Muka Kepala BNN dengan TNI-Polri dan Aparat Penegak Hukum Serta Komitmen Bersama P4GN yang dihadiri langsung oleh Kepala BNN RI, Komjen. Pol. Drs. Budi Waseso.

Pada kesempatan tersebut, Nurdin menyatakan sebagai Gubernur Kepulauan Riau sangat berkomitmen memberantas Narkoba. Dan juga akan terus mendukung setiap usaha dalam pemberantasan narkoba terutama di wilayah Provinsi Kepri.

“Kondisi Indonesia darurat narkoba bukan untuk ditakuti, tetapi untuk dihadapi. Termasuk Kepri, menjadi sasaran utama penyebaran Narkoba karena letak geografis Kepri yang berbatasan dengan negara asing. Untuk itu kita harus sepakat untuk bersama-sama merapatkan barisan dengan usaha maksimal, bersinergi ,bertekad untuk memerangi narkoba. Kuncinya adalah komitmen dan konsisten,” kata Nurdin.

Nurdin yakin dengan tekad, semangat dan komitmen bersama, Kepri maupun Indonesia bisa bebas Narkoba seperti negara Thailand yang sudah zero narkoba.

Selain itu, Nurdin juga mengingatkan dan mengajak seluruh lini masyarakat untuk sadar dan waspada bahwa sasaran narkoba tersebut adalah untuk menghilangkan generasi, generasi hilang akan turut menghilangkan sejarah. Dan pada akhirnya hilanglah negara Indonesia.

Sementara itu, Kepala BNN RI, Komjed Pol Drs Budi waseso menegaskan bahwa narkoba adalah mesin pembunuh massal yang merusak fungsi kerja otak. Dari analisa yang dilakukan di lapangan diperkirakan 40-50 orang meninggal per hari. Dan penyalahguna narkoba aktif di Indonesia mencapai 5 juta orang.

“Kita harus sadar bahwa Indonesia merupakan pangsa pasar terbesar peredaran narkoba. Dan Kepri, sebagai wilayah kepulauan, di jalur perlintasan internasional merupakan salah satu sasaran utama masuknya narkoba. Apalagi banyaknya kapal yang sandar dan kebutuhan pokok yang diimpor,” ungkap Budi Waseso.

Budi juga mengungkapkan bahwa Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) menjadi salah satu pusat kendali peredaran gelap narkoba. Hal tersebut terjadi karena tersangka narkoba tdk langsung dieksekusi. Ada 60 jaringan Lapas yang dikendalikan narapidana dari 22 Lapas di Indonesia.

Selain itu, Budi mengingatkan semua elemen masyarakat untuk belajar pada sejarah bagaimana Inggris mengalahkan Tiongkok. Cara yang dipakai Inggris adalah dengan membanjiri Tiongkok dengan narkoba sehingga masyarakat Tiongkok lemah dan memudahkan Inggris untuk menguasai Tiongkok.

Mb/Kepriprov

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Partai Kalangan Golput Daftar ke KPU Usung Jokowi di 2019

Metrobatam, Jakarta - Partai Indonesia Kerja (PIKA) ikut memeriahkan deretan partai baru yang resmi mendaftar sebagai peserta Pemilu 2019 ke KPU RI, Senin malam...

Menjelang Akhir Tahun, Bupati Bintan Himbau Nelayan Waspada Saat Melaut

Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos menghimbau agar para nelayan di Kabupaten Bintan untuk ekstra waspada saat melaut. Himbauan tersebut dilontarkannya...

Pesawat AirAsia Perth – Bali Terjun 20 Ribu Kaki di Udara, Penumpang Panik

Metrobatam, Jakarta - Pesawat AirAsia dengan rute Perth menuju Bali terpaksa kembali ke Australia di tengah perjalanan setelah mengalami keadaan darurat pada Minggu (15/10). Sejumlah...

Bentuk Densus Tipikor, Kapolri Tawarkan 2 Metode Pemberantasan Korupsi

Metrobatam, Jakarta - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menawarkan adanya dua metode kerja Detasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi (Densus Tipikor). Dua metode ini diharapkan dapat...

7 Sindikat Narkoba Diringkus Polisi, Salah Satunya Ibu Rumah Tangga

Metrobatam, Jambi - Sebanyak 7 orang sindikat peredaran narkoba antarprovinsi diringkus anggota Direktorat Reserse Narkoba Polda jambi. Dari tujuh pelaku, salah satunya wanita berinisial...

Sri Rahayu Penghina Jokowi Terancam Penjara 6 Tahun

Metrobatam, Cianjur - Sidang terdakwa kasus ujaran kebencian (hate speech) yang menghadirkan terdakwa Sri Rahayu Ningsih digelar di Pengadilan Negeri Cianjur (PN Cianjur). Sri...

Perahu Pengungsi Rohingya Tenggelam Dekat Bangladesh, 8 Orang Tewas

Dhaka - Sebuah perahu yang dipenuhi pengungsi Rohingya tenggelam saat berlayar ke Bangladesh, dari Myanmar. Sedikitnya 8 orang tewas tenggelam dan puluhan orang lainnya...

Anggota DPRD Ini Lima Tahun Bisnis BBM Ilegal

Metrobatam, Bandung - JI (53), anggota DPRD Kabupaten Pangandaran nyambi menjadi penjual BBM ilegal. JI menjalankan bisnisnya sudah lima tahun. "Yang bersangkutan sudah 5 tahun...

PPP Cari Figur yang Bisa Dongkrak Elektabilitas Jokowi di 2019

Metrobatam, Jakarta - PPP kembali mendukung Presiden Joko Widodo di Pilpres 2019. Wasekjen PPP Achmad Baidowi (Awiek) mengatakan belum memilih siapa yang akan diusung...

Mantan Ketua Fraksi Demokrat Ngaku Terima Rp970 Juta dari Nazaruddin

Metrobatam, Jakarta - Mantan Ketua Fraksi Partai Demokrat, Mohammad Jafar Hafsah mengaku menerima uang Rp970 juta dari mantan Bendahara Fraksi Partai Demokrat DPR RI...

KPK Segera Rilis Evaluasi Praperadilan Setya Novanto

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menyampaikan hasil kajian atas kekalahan dalam praperadilan Ketua DPR Setya Novanto alias Setnov. Ketua KPK Agus Rahardjo...
BAGIKAN