Guru Bejat ini Cabuli Muridnya ketika Baca Buku

    1318

    guru cabul

    Metrobatam.com, Bintan – Perbuatan bejat Nasri (47) seorang guru di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 002 Toapaya, kembali mencoreng citra dunia pendidikan di Kabupaten Bintan.

    Bagaimana tidak, murid yang seharusnya dididik dan diajar agar bisa menjadi penerus bangsa yang cerdas, justru diperlakukan secara biadab.

    Aksi cabul yang dilakukan Nasri kepada seorang siswinya berinisial sebut saja Anggrek (nama samaran) berusia 7 tahun dan masih duduk di bangku sekolah dasar kelas 2, sungguh di luar akal sehat.
    Soalnya, tindakan bejat tersebut kerap dilakukan saat jam pelajaran kelas tengah berlangsung dan murid lainnya masih berada di dalam kelas.

    Agar tak kelihatan dengan murid lainnya, pelaku melancarkan aksi tak senonohnya di balik meja tempatnya duduk.

    Anggrek sering disuruh pelaku untuk membacakan buku di depan kelas, namun bukan di suruh berdiri, melainkan membacakan buku di balik meja guru.

    Nasri menyuruh Anggrek membaca buku di pangkuannya. Di saat itulah, tangan pelaku menjadi liar dan leluasa untuk meraba-raba kemaluan bocah kelas 2 SD itu.

    Perbuatan bejat oknum guru sudah berkali-kali dilakukan sejak November 2015 lalu, namun baru terkuak Sabtu (17/2) lalu.

    Saat itu, Anggrek mengaku kembali dipegang-pegang kemaluannya oleh pelaku saat disuruh membaca buku sambil dipangku sang guru.

    Sepulangnya Anggrek ke rumah, ia baru menceritakan kejadian itu kepada sang ibu. Ia (korban-red) mengaku kalau saat disuruh membaca buku di depan kelas, sang guru sering menyuruhnya duduk di pangkuan sang guru. Saat itulah, kata Anggrek, kemaluannya dipegang-pegang oleh guru itu menggunakan jemarinya.

    Tak terima dengan perlakuan cabul yang dilakukan oleh guru cabul tersebut, akhirnya ibu korban melaporkan peristiwa yang dialami putrinya ke Mapolres Bintan pada Kamis (3/3).

    Perempuan berusia 28 tahun itu melaporkan pelaku dengan tuduhan tindak pencabulan serta perbuatan tak senonoh yang dilakukan kepada putrinya tersebut.

    Menerima laporan dari ibu korban, berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/16/III/2016/KEPRI/RES BINTAN, petugas kepolisian Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) langsung mencari keberadaan pelaku di kediamannya pada Sabtu (5/3).

    Saat mencoba menyambangi kediaman pelaku di Perum Kencana 3 Tanjungpinang, petugas tak menemukan pelaku di rumahnya.

    Dari informasi, polisi mendapat laporan kalau pelaku tengah duduk ngopi di Morning Backery Km 7 Tanjungpinang.

    Saat itu juga, polisi langsung mengejar pelaku dan mendapati benar kalau guru tersebut sedang menikmati secangkir kopi di Morning Backery. Pelaku langsung dibekuk dan digiring ke Mapolres Bintan untuk diperiksa lebih lanjut.

    Di hadapan penyidik, pelaku tak bisa berdalih lagi setelah dicecar beberapa pertanyaan. Akhirnya pelaku pun mengakui perbuatan bejatnya itu.

    Kasat Reskrim Polres Bintan, AKP Arya Tesa Brahmana mengatakan tersangka (Nasri-red) sudah lama melakukan tindakan bejatnya kepada korban sejak akhir tahun lalu.

    “Tindakan pencabulan pelaku terhadap korban sudah sering dilakukan, tepatnya sejak bulan November 2015 tahun lalu. Dan baru terungkap setelah kita mendapat laporan dari ibu korban pada 3 Maret kemarin,” kata Arya, Minggu (6/3).

    Dari pengakuan pelaku yang merupakan seorang guru korban di sekolah, tindakan tak senonoh itu kerap dilakukan saat jam pelajaran kelas. Disaat itu, lanjut Arya, pelaku sering menyuruh korban untuk duduk di pangkuannya.

    “Waktu korban disuruh membaca buku, pelaku menyuruh korban duduk di pangkuannya dan saat itu pelaku melakukan aksi cabulnya dengan meraba-raba kemaluan korban,” ucap Arya.

    Kini pelaku sudah mendekam di sel tahanan Mapolres Bintan guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, guna memperkuat kesaksian dari pihak korban. Polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu rok merah yang dikenakan korban terakhir kali.

    “Tersangka kita jerat dengan dakwaan melanggar Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara,” sebutnya. (cw95-HK)

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    Bupati Bintan Tegaskan ASN Wajib Memakai Pakaian Melayu Setiap Jum’at

    Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H Apri Sujadi S.Sos kembali menegaskan soal kewajiban bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten...

    CNT BC Batam Tangkap Pembawa Narkoba dari Malaysia di Pelabuhan Batam Center

    Metrobatam.com, Batam - Beragam cara dilakukan oleh oknum penyelundup narkoba dalam memasukkan barang haramnya ke wilayah Indonesia.  Salah satunya modus paling populer ialah dengan cara...

    Tim Terpadu Razia Juru Parkir Liar dan Kendaraan Parkir Sembarangan di Kota Batam

    Metrobatam.com, Batam - Tim terpadu merazia juru parkir liar dan kendaraan yang parkir sembarangan di beberapa titik Kota Batam, Selasa (26/9). Tim terdiri dari Dinas...

    Panlih Wagub Kepri, Tidak Terpengaruh Terkait Kisruh Berkas Cawagub Kepri

    Metrobatam.com, Tanjungpinang - Panitia Pemilihan Wakil Gubernur (Panlih Wagub) Kepri tidak terpengaruh terkait kisruh berkas calon Wagub Kepri, Isdianto dan Agus Wibowo, yang diajukan...

    BPJS TK Tanjungpinang dan Kejari Tanjungpinang akan Sosialisasi dengan 238 Perusahaan Yang Menunggak Iuran

    Metrobatam.com, Tanjungpinang - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan cabang Tanjungpinang bersama Kejari Tanjungpinang akan melakukan Sosialisasi 238 Perusahaan yang menunggak iuran. Sosialisasi ini sendiri...

    Bupati Bintan Benahi dan Ciptakan Sistim Pelayanan Kesehatan E-Puskesmas

    Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H Apri Sujadi S.Sos mengutarakan bahwa keinginannya untuk melakukan pembenahan dan menciptakan Pelayanan Kesehatan yang berbasis teknologi informasi akan...

    BPS Kepri Gelar Sosialisasi dengan Tema “Perlambatan Ekonomi Kepri dan Eksternalisasi Statistik Sektoral”

    Metrobatam.com, Tanjungpinang - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Riau menggelar sosialisasi dengan tema "Perlambatan Ekonomi Kepri dan Eksternalisasi Statistik Sektoral" di ruang serbaguna...

    Istri Sebut Aris ‘Gila’ Setelah Kalah Pilkada, Dokter Jiwa: Butuh Pemeriksaan Ahli

    Metrobatam, Jakarta, Istri pendiri situs nikahsirri.com, Rani, menyebut suaminya, Aris Wahyudi, mengalami sedikit gangguan jiwa karena kalah dalam Pilkada Banyumas pada 2008. Namun Dokter...

    Dari 127 Gunung Api di Indonesia, 49 Gunung Berstatus Level I, Ini Daftarnya

    Metrobatam, Jakarta - Berdasarkan data Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Becana Geologi (PVMBG), dari 127 gunung api aktif di Indonesia, 69 gunung dipantau secara menerus...

    Banyak Identitas Palsu di 2.700 Klien Situs Nikah Siri, MUI: Itu Bisnis Zina Terselubung

    Metrobatam, Jakarta - Kepolisian Daerah Metro Jaya mengaku kesulitan mengumpulkan informasi terkait klien atau pencari mempelai di situs nikahsirri.com, karena banyak yang menggunakan identitas...

    Dalam Sebulan, Nikahsiri.com Gaet 2.700 anggota dan 300 Perempuan Siap ‘Jajakan Diri’

    Metrobatam, Jakarta - Cuma butuh waktu sebulan bagi situs Nikahsirri.com untuk menggaet sekitar 2.700 orang anggota, dan 300 mitra atau perempuan yang siap 'menjajakan...

    Pembatalan Nikah Muzdhalifah Dikabulkan Pengadilan Agama, Ini Kata Khairil Anwar

    Metrobatam, Jakarta - Muzdhalifah mengajukan pembatalan pernikahannya di Pengadilan Agama Tangerang. Pembatalan pernikahan tersebut juga sudah dikabulkan oleh pengadilan. Setelah Muzdhalifah buka suara mengenai hal...
    BAGIKAN