Guru Bejat ini Cabuli Muridnya ketika Baca Buku

    guru cabul

    Metrobatam.com, Bintan – Perbuatan bejat Nasri (47) seorang guru di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 002 Toapaya, kembali mencoreng citra dunia pendidikan di Kabupaten Bintan.

    Bagaimana tidak, murid yang seharusnya dididik dan diajar agar bisa menjadi penerus bangsa yang cerdas, justru diperlakukan secara biadab.

    Aksi cabul yang dilakukan Nasri kepada seorang siswinya berinisial sebut saja Anggrek (nama samaran) berusia 7 tahun dan masih duduk di bangku sekolah dasar kelas 2, sungguh di luar akal sehat.
    Soalnya, tindakan bejat tersebut kerap dilakukan saat jam pelajaran kelas tengah berlangsung dan murid lainnya masih berada di dalam kelas.

    Agar tak kelihatan dengan murid lainnya, pelaku melancarkan aksi tak senonohnya di balik meja tempatnya duduk.

    Anggrek sering disuruh pelaku untuk membacakan buku di depan kelas, namun bukan di suruh berdiri, melainkan membacakan buku di balik meja guru.

    Nasri menyuruh Anggrek membaca buku di pangkuannya. Di saat itulah, tangan pelaku menjadi liar dan leluasa untuk meraba-raba kemaluan bocah kelas 2 SD itu.

    Perbuatan bejat oknum guru sudah berkali-kali dilakukan sejak November 2015 lalu, namun baru terkuak Sabtu (17/2) lalu.

    Saat itu, Anggrek mengaku kembali dipegang-pegang kemaluannya oleh pelaku saat disuruh membaca buku sambil dipangku sang guru.

    Sepulangnya Anggrek ke rumah, ia baru menceritakan kejadian itu kepada sang ibu. Ia (korban-red) mengaku kalau saat disuruh membaca buku di depan kelas, sang guru sering menyuruhnya duduk di pangkuan sang guru. Saat itulah, kata Anggrek, kemaluannya dipegang-pegang oleh guru itu menggunakan jemarinya.

    Tak terima dengan perlakuan cabul yang dilakukan oleh guru cabul tersebut, akhirnya ibu korban melaporkan peristiwa yang dialami putrinya ke Mapolres Bintan pada Kamis (3/3).

    Perempuan berusia 28 tahun itu melaporkan pelaku dengan tuduhan tindak pencabulan serta perbuatan tak senonoh yang dilakukan kepada putrinya tersebut.

    Menerima laporan dari ibu korban, berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/16/III/2016/KEPRI/RES BINTAN, petugas kepolisian Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) langsung mencari keberadaan pelaku di kediamannya pada Sabtu (5/3).

    Saat mencoba menyambangi kediaman pelaku di Perum Kencana 3 Tanjungpinang, petugas tak menemukan pelaku di rumahnya.

    Dari informasi, polisi mendapat laporan kalau pelaku tengah duduk ngopi di Morning Backery Km 7 Tanjungpinang.

    Saat itu juga, polisi langsung mengejar pelaku dan mendapati benar kalau guru tersebut sedang menikmati secangkir kopi di Morning Backery. Pelaku langsung dibekuk dan digiring ke Mapolres Bintan untuk diperiksa lebih lanjut.

    Di hadapan penyidik, pelaku tak bisa berdalih lagi setelah dicecar beberapa pertanyaan. Akhirnya pelaku pun mengakui perbuatan bejatnya itu.

    Kasat Reskrim Polres Bintan, AKP Arya Tesa Brahmana mengatakan tersangka (Nasri-red) sudah lama melakukan tindakan bejatnya kepada korban sejak akhir tahun lalu.

    “Tindakan pencabulan pelaku terhadap korban sudah sering dilakukan, tepatnya sejak bulan November 2015 tahun lalu. Dan baru terungkap setelah kita mendapat laporan dari ibu korban pada 3 Maret kemarin,” kata Arya, Minggu (6/3).

    Dari pengakuan pelaku yang merupakan seorang guru korban di sekolah, tindakan tak senonoh itu kerap dilakukan saat jam pelajaran kelas. Disaat itu, lanjut Arya, pelaku sering menyuruh korban untuk duduk di pangkuannya.

    “Waktu korban disuruh membaca buku, pelaku menyuruh korban duduk di pangkuannya dan saat itu pelaku melakukan aksi cabulnya dengan meraba-raba kemaluan korban,” ucap Arya.

    Kini pelaku sudah mendekam di sel tahanan Mapolres Bintan guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, guna memperkuat kesaksian dari pihak korban. Polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu rok merah yang dikenakan korban terakhir kali.

    “Tersangka kita jerat dengan dakwaan melanggar Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara,” sebutnya. (cw95-HK)

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    Ketua DPRD Kepri Serahkan Bantuan Hewan Kurban di Batam

    Metrobatam.com, BatamĀ  - Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak menyerahkan bantuan hewan kurban kepada pengurus Masjid Nurul Iman, Kelurahan, Tembesi, Minggu (19/8/2018). Penyerahan hewan kurban berupa...

    Danlantamal IV Tatap Muka Dengan Ibu-Ibu Jalasenastri Korcab IV DJA I

    Metrobatam.com, Tanjungpinang - Menjelang pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) Jalasenastri ke-72, Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R. Eko...

    Indonesia Tambah 3 Emas, Ini Perolehan Medali dan Klasemen Asian Games

    Metrobatam, Jakarta - Sampai Senin (20/8) pukul 15.00 WIB perolehan medali emas Indonesia bertambah tiga. Kontingen Indonesia pun naik ke urutan tiga klasemen Asian...

    Senyum Lebar Joni Pemanjat Tiang Dapat Bantuan Renovasi Rumah

    Metrobatam, Jakarta - Yohanes Gama Marschal Lau alias Joni, bocah pemanjat tiang bendera dalam upacara HUT ke-73 RI di Desa Silawan, Belu, Nusa Tenggara...

    Gempa 6,9 SR di Lombok Berasal dari Sesar Naik Flores

    Metrobatam, Jakarta - Gempa berkekuatan 6,9 Skala Richter (SR) kembali mengguncang pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Minggu 19 Agustus 2018. Gempa besar...

    Mahfud Md Tolak Jadi Ketua Timses Jokowi-Ma’ruf, Ini Alasannya

    Metrobatam, Jakarta - Mahfud Md menolak menjadi ketua tim pemenangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Ia mengungkap alasannya. Apa itu? "Saya tak bisa jadi ketua timses atau...

    PNS di Aceh Dapat Tambahan Libur Idul Adha 2 hari

    Metrobatam, Banda Aceh - Menyambut lebaran Idul Adha 1439 H, Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Aceh mendapat tambahan libur selama dua hari. Meski demikian,...

    Lindswell Persembahkan Emas Kedua untuk Indonesia di Asian Games 2018

    Metrobatam, Jakarta - Indonesia meraih emas keduanya di Asian Games 2018. Lindswell Kwok menambahnya dari cabang wushu. Di Hall B JIEXpo Kemayoran, Senin (20/8), Lindswell...

    SBY Disomasi, Anggota DPR Anton Sukartono Bantah Palsukan Ijazah

    Metrobatam, Jakarta - Forum Silaturahmi Alumni (FSA) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Lintas Generasi menduga bacaleg Partai Demokrat (PD) Anton Sukartono Suratto menggunakan gelar dan...

    Terima Suap, Eks Bupati Subang Imas Dituntut 8 Tahun Bui

    Metrobatam, Bandung - Mantan Bupati Subang Imas Aryumningsih dituntut delapan tahun bui. Imas terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi berupa menerima suap perizinan sebesar...

    Korban Tewas Sementara Gempa Lombok 548 Orang

    Metrobatam, Jakarta - Korban tewas gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Barat untuk sementara 548 orang. Pendataan masih terus dilakukan sehingga kemungkinan jumlah korban...

    Di Balik Kisah Ratoh Jaroe, Tarian Aceh Pembuka Asian Games 2018

    Assalamualaikum kami ucapkan Para undangan yang baru teuka Karena salam Nabi khen sunat ...
    BAGIKAN