Guru Bejat ini Cabuli Muridnya ketika Baca Buku

    1305

    guru cabul

    Metrobatam.com, Bintan – Perbuatan bejat Nasri (47) seorang guru di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 002 Toapaya, kembali mencoreng citra dunia pendidikan di Kabupaten Bintan.

    Bagaimana tidak, murid yang seharusnya dididik dan diajar agar bisa menjadi penerus bangsa yang cerdas, justru diperlakukan secara biadab.

    Aksi cabul yang dilakukan Nasri kepada seorang siswinya berinisial sebut saja Anggrek (nama samaran) berusia 7 tahun dan masih duduk di bangku sekolah dasar kelas 2, sungguh di luar akal sehat.
    Soalnya, tindakan bejat tersebut kerap dilakukan saat jam pelajaran kelas tengah berlangsung dan murid lainnya masih berada di dalam kelas.

    Agar tak kelihatan dengan murid lainnya, pelaku melancarkan aksi tak senonohnya di balik meja tempatnya duduk.

    Anggrek sering disuruh pelaku untuk membacakan buku di depan kelas, namun bukan di suruh berdiri, melainkan membacakan buku di balik meja guru.

    Nasri menyuruh Anggrek membaca buku di pangkuannya. Di saat itulah, tangan pelaku menjadi liar dan leluasa untuk meraba-raba kemaluan bocah kelas 2 SD itu.

    Perbuatan bejat oknum guru sudah berkali-kali dilakukan sejak November 2015 lalu, namun baru terkuak Sabtu (17/2) lalu.

    Saat itu, Anggrek mengaku kembali dipegang-pegang kemaluannya oleh pelaku saat disuruh membaca buku sambil dipangku sang guru.

    Sepulangnya Anggrek ke rumah, ia baru menceritakan kejadian itu kepada sang ibu. Ia (korban-red) mengaku kalau saat disuruh membaca buku di depan kelas, sang guru sering menyuruhnya duduk di pangkuan sang guru. Saat itulah, kata Anggrek, kemaluannya dipegang-pegang oleh guru itu menggunakan jemarinya.

    Tak terima dengan perlakuan cabul yang dilakukan oleh guru cabul tersebut, akhirnya ibu korban melaporkan peristiwa yang dialami putrinya ke Mapolres Bintan pada Kamis (3/3).

    Perempuan berusia 28 tahun itu melaporkan pelaku dengan tuduhan tindak pencabulan serta perbuatan tak senonoh yang dilakukan kepada putrinya tersebut.

    Menerima laporan dari ibu korban, berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/16/III/2016/KEPRI/RES BINTAN, petugas kepolisian Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) langsung mencari keberadaan pelaku di kediamannya pada Sabtu (5/3).

    Saat mencoba menyambangi kediaman pelaku di Perum Kencana 3 Tanjungpinang, petugas tak menemukan pelaku di rumahnya.

    Dari informasi, polisi mendapat laporan kalau pelaku tengah duduk ngopi di Morning Backery Km 7 Tanjungpinang.

    Saat itu juga, polisi langsung mengejar pelaku dan mendapati benar kalau guru tersebut sedang menikmati secangkir kopi di Morning Backery. Pelaku langsung dibekuk dan digiring ke Mapolres Bintan untuk diperiksa lebih lanjut.

    Di hadapan penyidik, pelaku tak bisa berdalih lagi setelah dicecar beberapa pertanyaan. Akhirnya pelaku pun mengakui perbuatan bejatnya itu.

    Kasat Reskrim Polres Bintan, AKP Arya Tesa Brahmana mengatakan tersangka (Nasri-red) sudah lama melakukan tindakan bejatnya kepada korban sejak akhir tahun lalu.

    “Tindakan pencabulan pelaku terhadap korban sudah sering dilakukan, tepatnya sejak bulan November 2015 tahun lalu. Dan baru terungkap setelah kita mendapat laporan dari ibu korban pada 3 Maret kemarin,” kata Arya, Minggu (6/3).

    Dari pengakuan pelaku yang merupakan seorang guru korban di sekolah, tindakan tak senonoh itu kerap dilakukan saat jam pelajaran kelas. Disaat itu, lanjut Arya, pelaku sering menyuruh korban untuk duduk di pangkuannya.

    “Waktu korban disuruh membaca buku, pelaku menyuruh korban duduk di pangkuannya dan saat itu pelaku melakukan aksi cabulnya dengan meraba-raba kemaluan korban,” ucap Arya.

    Kini pelaku sudah mendekam di sel tahanan Mapolres Bintan guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, guna memperkuat kesaksian dari pihak korban. Polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu rok merah yang dikenakan korban terakhir kali.

    “Tersangka kita jerat dengan dakwaan melanggar Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara,” sebutnya. (cw95-HK)

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    Ini Gagasan dari Urban Nexus ke 7 untuk Pemko Tanjungpinang

    Metrobatam.com, Tanjungpinang - Berakhir sudah kegiatan Regional Workshop Ke 7 Urban nexus yang dilaksanakan di Hotel CK Tanjungpinang selama 3 hari. Oleh Deutsche Gesellschaft...

    Tim Patroli Laut KPU BC Tipe B Batam Tangkap Kapal Penyeludup Ribuaan Burung Kacer...

    Metrobatam.com, Batam - Tim Patroli Laut KPU BC Tipe B Batam gagalkan penyeludupan ribuaan Burung Kacer dari Malaysia di Pelabuhan Tikus, Tiban Mentarau, Sekupang...

    Wako Tanjungpinang Lis Darmansyah Tunggu Keputusan Menpan RB Terkait Kurangnya Tenaga Pengajar

    Metrobatam.com, Tanjungpinang - Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah menyebutkan bahwa Kota Tanjungpinang saat ini masih kekurangan 465 guru SD maupun SMP. "Setelah kita evaluasi secara total,...

    ‘Presidential Threshold’ Untungkan Parpol Rugikan Capres 2019

    Metrobatam, Jakarta - Undang-undang yang bakal mengatur Penyelenggaraan Pemilu akhirnya disahkan, Jumat (21/7) dini hari WIB. Namun, pengesahan UU Pemilu itu tak terjadi dengan lancar....

    Ada Lagi Ormas Terindikasi Anti-Pancasila, Siapa Dia?

    Metrobatam, Jakarta - Pasca-pembubaran HTI, Polri menemukan ada indikasi ormas-ormas anti-Pancasila. Ormas itu sedang diawasi. Siapa mereka? Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul...

    Diduga Perkosa Anak di Bawah Umur, Bek Sriwijaya FC Ditahan

    Metrobatam, Jakarta - Bek Sriwijaya FC, Marco Sandy Meraudje, ditahan Kepolisian Resor Kota Palembang setelah diduga menganiaya dan memperkosa anak di bawah umur, Kamis...

    Sita 1.161 Ton Beras, Kapolri: Negara Rugi Ratusan Triliun Rupiah

    Metrobatam, Bekasi - Sebanyak 1.161 ton beras milik PT Indo Beras Unggul (PT IBU) di Kabupaten Bekasi disita Satgas Pangan. Kapolri Jenderal Tito Karnavian...

    Penundaan Gaji PNS ke-13 jadi Biang Kerok Pelemahan Daya Beli

    Metrobatam, Jakarta - Bank Indonesia (BI) mencatat pelemahan daya beli masyarakat selama Juni 2017. Inilah yang menjadi salah satu bahan pertimbangan BI dalam memutuskan...

    Gunung Sinabung Terus Bergejolak, Pemerintah Daerah Tunggu Arahan BNPB

    Metrobatam, Medan - Sudah hampir 1 bulan terakhir Gunung Api Sinabung kembali bergejolak. Bahkan Pusat Vulkanologi, Mitigasi, dan Bencana Geologi (PVMBG) mencatat Sinabung setiap...

    Trump Mengklaim ISIS Jatuh Sangat Cepat

    Washington DC - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengklaim kelompok radikal Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) mulai runtuh. Klaim ini disampaikan...

    BNN Bersama GANN Kota Batam Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional

    Metrobatam.com, Batam - GANN adalah singkatan dari Generasi Anti Narkotika Nasional, yaitu sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat berbasis massa yang lahir dan berangkat dari keprihatinan...

    41 Rumah Terbakar di Medan, BPBD Dirikan Posko Pengungsian di Masjid

    Metrobatam, Medan – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan mendirikan posko untuk ratusan korban kebakaran yang terjadi pada Kamis (20/7/2017) malam hingga Jumat...