Habibie: Pilih Presiden yang Mampu dan Rekam Jejaknya Nyata

Metrobatam, Jakarta – Presiden ke-3 RI BJ Habibie bicara soal Pilpres 2019. Dia mengingatkan masyarakat Indonesia untuk memilih Presiden yang mampu dan mempunyai kerja yang nyata.

Habibie awalnya memaparkan soal pentingnya produktivitas manusia Indonesia dan perlunya pemimpin yang benar-benar dekat dengan rakyat. Habibie lantas mengibaratkannya dengan suatu bus.

“Sekarang kita harus tingkatkan produktivitas sumber daya manusia. Oleh karena itu leadership yang kita butuhkan pertama yang benar-benar dekat dengan rakyat dan mempunyai suatu proses yang nyata,” kata Habibie di kediamannya di Jalan Patra Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (22/7).

Habibie menganalogikan rakyat itu seperti penumpang yang berada dalam suatu bus. Sedangkan Presiden adalah sopir yang memegang kendali kendaraan tersebut.

“Anggap Anda punya bus, bus itu penumpangnya bus itu namanya RI, penumpangnya rakyat Indonesia, pengemudi bus itu adalah Presiden, dia harus ke titik A,” tuturnya.

Setiap bus, kata Habibie, pasti mempunyai tujuan yang ditentukan penumpang. Untuk mencapai tujuan itu, bus harus mempunyai rem dan gas agar perjalanan tidak oleng.

“Yang menentukan ke titik A itu ada penumpangnya, dia bayar pajak, dia membiayai semua. Tapi bus itu hanya bisa bergerak, kalau dia punya gas, gas itu dia tekan, bergerak. Tetapi kalau hanya gas saja, tidak cukup, dia butuh rem. Karena kalau dia cukup gas, baru keluar, bisa tabrak mobil atau tabrak pohon. Kecelakaan. Jadi dia butuh rem,” paparnya.

Rem yang dimaksud dalam konteks pemerintah menurut Habibie adalah Bappenas. Sedangkan gas nya itu adalah persoalan ekonomi dan teknologi. Semuanya dikendalikan oleh sang pemegang kendali yaitu Presiden.

“Kalau rem nya itu siapa, itu yang memikirkan makro ekonomi, Bappenas karena harus melihat keadaan global, yang namanya gas, yang memikirkan mikro ekonomi dan tekno. Karena dia harua tahu persis apa yang ada di sumber daya manusia. Dua-duanya dikendalikan oleh namanya Presiden,” tuturnya.

Namun untuk menuju ke arah yang dikehendaki bus memerlukan peta. Peta itu lah, menurut Habibie, adalah Garis Besar Haluan Negara (GBHN).

“Tapi dia butuh peta harus mau kemana. Nah peta itu disusun bersama dengan namanya garis haluan besar negara (GBHN), GBHN,” bebernya.

GBHN ini, masih kata Habibie, disusun oleh eksekutif, partai politik dan dewan riset nasional. Semua harus bekerja sama untuk menentukan arah perjalanan bangsa.

Tak hanya GBHN, Habibie pun menyarankan setiap daerah memiliki Garis Besar Haluan Daerah (GBHD). GBHD disusun oleh pemerintah daerah bersama dengan partai politik di daerah.

“Agar supaya mana maka tiap provinsi menyusun Garis Besar Haluan Daerah yang menyusun siapa? Pemda bekerja sana dengan sinergi positif dengan dewan riset daerah dengan parpol daerah dan belum tentu parpol daerah itu berperan dalam nasional,” ujarnya.

Dengan begitu, kata Habibie, kinerja pemerintah dapat diukur secara jelas. Terakhir, dia pun meminta masyarakat untuk memilih Presiden yang mempubyai jejak yang nyata dan bisa melaksanakan GBHN itu.

“Sekarang kita memilih siapa yang leader nya? Yang menjadi Presiden? Pilih yang mampu. Tidak pernah berbicara, jejak-jejaknya nyata, mampu melaksanakan GBHN,” bebernya. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Grand Opening Warung’e Lara dengan Menu Sajian yang Enak

Metrobatam.com, Batam, Warung'e Lara, demikian nama rumah makan di Jalan Gatot Subroto Sidoarjo, Desa Larangan RT1, RW1, Candi Sidoarjo Jawa Timur, yang mulai beroperasi, Minggu (19/8/2018). Tempat...

Lebih Nyaman dan Aman, Capella Dinamik Nusantara Launching Honda CB150R StreetFire dan CBR250RR

Metrobatam.com, Batam - PT Capella Dinamik Nusantara kembali Launching Honda CB 150R StreetFire dan CBR 250 RR Minggu, ditempat di Auditorium Mega Mall Batam...

Jokowi Kalungkan Medali Emas untuk Lifter Eko Yuli

Metrobatam, Jakarta - Lifter Eko Uli Irawan berhasil meraih emas dalam cabang olahraga angkat besi. Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyaksikan pertandingan itu menyerahkan...

Timses Jokowi Disebut Ber-IQ 80, Golkar Peringatkan Mardani

Metrobatam, Jakarta - Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyebut timses Joko Widodo-Ma'ruf Amin ber-IQ 80 secara komunal. Partai Golkar mengingatkan Mardani untuk diam...

Ini Isi Lengkap Fatwa MUI Soal Vaksin MR yang Kontroversial

Metrobatam, Jakarta - Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia telah menetapkan vaksin Measles Rubella (MR) mengandung babi dalam proses produksinya. Namun tetap memperbolehkan penggunaan vaksin...

Susi Musnahkan 125 Kapal Maling Ikan, 40 Ditenggelamkan di Natuna

Metrobatam, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menenggelamkan kapal maling ikan sebagai kado HUT ke-73 kemerdekaan Indonesia. Menurut catatan Susi kapal maling...

LSI Denny JA: Jokowi-Ma’ruf 52,2%, Prabowo-Sandi 29,5%

Metrobatam, Jakarta - Pascapendaftaran Pilpres 2019 periode awal Agustus 2018, Lingkaran Survei Indonesia menggelar survei elektabilitas dua pasangan calon. Siapa unggul? Survei digelar pada 12...

KPK Sita Mobil Camry dari Apartemen Staf Ahli Anggota F-PAN Sukiman

Metrobatam, Jakarta - Anggota DPR dari Fraksi PAN Sukiman memenuhi panggilan KPK sebagai saksi kasus suap perimbangan dana RAPBN-P 2018. Pemanggilan ini yang kedua...

Dituduh Curi Uang Rp1,5 Juta, Eks Majikan Aniaya dan Gunduli Magfiroh

Metrobatam, Bogor - Polisi meyelidiki kasus penganiayaan dan penggulan terhadap Magfiroh (28) oleh eks majikannya, EA. Polisi melayangkan panggilan terhadap EA untuk diperiksa terkait...

Anggota Majelis Syuro PKS: Enak Aja Anies Jadi Kader Gerindra!

Metrobatam, Jakarta - Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Prabowo Soenirman mengatakan posisi Wagub DKI akan menjadi milik PKS jika Anies Baswedan bergabung ke...

Mobil Ketua Panwaslu Dibakar OTK

Metrobatam, Kolaka - Mobil pribadi milik Ketua Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, Juhardin diduga dibakar oleh orang tidak dikenal (OTK) pada Minggu...

Ridwan Kamil Ditabrak Pengemudi Motor yang Hindari Razia

Metrobatam, Bandung - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil ditabrak seorang pengemudi motor saat berangkat kerja. Pria yang karib disapa Emil itu ditabrak bikers yang...
BAGIKAN