Hakim Putuskan Abu Tours Wajib Kembalikan Uang Jamaah Umrah

1416

Metrobatam, Makassar – Hakim ketua Pengadilan Niaga Makassar menerima tuntutan pemohon di sidang kasus dugaan penyalahgunaan dana jamaah umrah yang dilakukan Chief Executive Officer (CEO) PT Amanah Bersama Ummat (Abu Tours) yakni Muhammad Hamzah Mamba.

Hakim mengatakan, kasus yang hampir serupa dengan biro perjalanan ibadah First Travel ini masih menunggu putusan perkara untuk pengembalian uang jamaah umrah korban penipuan.

Ridwan Makar, kuasa hukum pihak pemohon yang terdiri dari sembilan agen, menyatakan sangat mengapresiasi putusan tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi putusan Pengadilan Niaga. Yang jelas terbaca dan mengabulkan seluruh pemohon yang diajukan pemohon dan menetapkan PT Abu Tours sebagai badan hukum dalam masa PKPU (penundaan kewajiban pembayaran utang) 45 hari,” ucap Ridwan saat ditemui, Kamis (5/4).

Hingga kini, jelas Ridwan, berdasarkan putusan hakim, para jamaah kemudian akan diberangkatkan dengan dua opsi tawaran.

“Dua opsi diberangkatkan, ada kepastian, dikembalikan uang. Namun apabila tidak tercapai kesepakatan, bisa diperpanjang dalam tenggat waktu 27 hari,” bebernya.

Dalam putusan PKPU tersebut telah didapati kesepakatan bersama, sehingga pengadilan terus melakukan upaya lanjutan ke depannya. “Dengan batas waktu yang telah ditetapkan maka akan dirembukkan kembali hasilnya,” jelas dia.

Sidang PKPU Abu Tours hari ini sendiri menghadirkan sembilan agen yang dengan total jamaah sedikitnya 3.000 orang. Mereka kemudian menuntut PT Abu Tours mengembalikan anggaran jamaah sekira Rp1,4 triliun.

Hingga kini berdasarkan audit yang dilakukan Kementerian Agama, pihak Abu Tours diyakini tidak bisa mengembalikan dana milik 80.000 lebih jamaah. Pihak kepolisian pun melakukan penyitaan terhadap aset CEO Hamzah Mamba guna mengembalikan uang para jamaah.

Sita Rumah Mewah

Penyidik Direktorat Reserse dan Kriminal Khusus Polda Sulawesi Selatan terus melacak aset tersangka penggelapan dan penipuan jasa perjalanan umroh Abu Tours, Hamzah Mamba (35). Mereka menyita kantor cabang ABU Tours di daerah Depok, Jawa Barat.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan penyegelan dan penyitaan aset kembali dilakukan dalam operas pelacakan aset. Sebab, Hamzah juga dijerat dengan delik pencucian uang.

“Kemarin sore itu dua aset disita, mobil dan rumah mewah. Pagi ini, kembali kantor cabangnya disita oleh penyidik di Jalan Cinere Raya nomor 102 E Cinere,” kata Dicky di Makassar, dilansir Antara, Kamis (5/4).

Dicky mengatakan, proses penyitaan itu dibantu oleh anggota Bareskrim Polri dan anggota Polres setempat.

Bukan cuma itu, penyidik Polda Sulsel juga berkoordinasi dengan Polda Jawa Barat terkait jumlah korban Abu Tour gagal berangkat ke Jeddah, Arab Saudi.

“Koordinasi itu pasti karena korbannya tersebar di hampir seluruh daerah di Indonesia. Makanya, koordinasi sangat penting,” kata Dicky.

Pada Rabu (4/4) sekitar pukul 17.00 WIB kemarin, penyidik juga menyita harta senilai milik Hamza senilai Rp8,2 miliar.

Aset itu terdiri dari sebuah rumah mewah seharga Rp7 miliar dan satu unit mobil Toyota Vellfire seharga Rp1,2 miliar. Penyitaan itu dilakukan di Jalan Bukit Cinere, Perumahan Kartika Residence Blok A Nomor 7 Kelurahan Cinere, Depok.

Dicky mengakui, penyelidikan dan penelusuran sejumlah harta benda milik bos PT Amanah Bersama Ummat (ABU) Tours juga melibatkan banyak kepolisian di berbagai daerah di Indonesia.

“Untuk cabang Abu Tours sendiri yang kita ketahui itu ada di 15 provinsi dan otomatis asetnya juga berada di 15 provinsi itu. Penelusuran aset ini juga kita lakukan ke daerah lainnya agar memudahkan penyidik,” ujar Dicky.

Hamzah ditetapkan sebagai tersangka pada 23 Maret lalu, karena tidak mampu memberangkatkan 86.720 orang pergi umrah ke Arab Saudi. Total kerugian 86.720 jamaah umrah itu diperkirakan lebih dari Rp1,8 triliun.

Hamzah dijerat dengan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah jo Pasal 372 dan 378 KUHPidana tentang penipuan dan penggelapan, serta Pasal 45 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Hamzah terancam hukuman penjara maksimal 20 tahun dan denda Rp10 miliar. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Ini Daftar Tim 11 Ulama Alumni 212 yang Bertemu Jokowi di Bogor

Metrobatam, Jakarta - Tim 11 Ulama Alumni 212 menjelaskan hasil pertemuan dengan Presiden Joko Widodo di Istana Bogor, Minggu (22/4). Anggota Penasihat Persaudaraan Alumni...

Tepis Amien Rais, Buya Syafii: Tak Benar Agama untuk Pemilu

Metrobatam, Magelang - Amien Rais mengatakan pentingnya sebuah pengajian disisipi unsur politik. Namun pendapat itu dimentahkan oleh Buya Syafii Maarif. Menurutnya, kegiatan keagamaan tidak...

Semburan Api Ledakan Sumur Minyak di Aceh hingga 100 Meter

Metrobatam, Banda Aceh – Sumur minyak tradisional di Desa Pasir Puteh, Kecamatan Ranto Pereulak, Kabupaten Aceh Timur meledak dan menyemburkan api setinggi 100 meter....

Bertemu Alumni 212, Jokowi Dinilai sebagai Pemimpin Berjiwa Besar

Metrobatam, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Minggu 22 April 2018 bertemu perwakilan ulama yang tergabung dalam Persaudaraan Alumni (PA) 212 di salah...

Paspampres Wanita Kawal Jokowi di Perayaan Ekspor Xpander

Metrobatam, Jakarta - Tidak sendirian, saat menyambangi acara seremoni perdana ekspor Mitsubishi Xpander Presiden Joko Widodo terlihat dikelilingi anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) perempuan....

Mahasiswa Gantung Diri Sambil Video Call Mantan Kekasih

Metrobatam, Ketapang - Seorang mahasiswa Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak berinisial Al, ditemukan tak bernyawa di losmen milik saudaranya di Desa Nanga Tayap, Kecamatan Nanga...

Jauh Kalahkan Gerindra di Litbang Kompas, PDIP Akui Terbantu Jokowi

Metrobatam, Jakarta - PDIP unggul jauh dari Gerindra di survei Litbang Kompas dengan mendapat elektabilitas 33,3 persen. PDIP menyebut angka itu tak terlepas dari...

Tambang Minyak Ilegal di Aceh Meledak, 18 Orang Tewas

Metrobatam, Jakarta - Jumlah korban meninggal dunia akibat ledakan tambang minyak ilegal di Dusun Kamar Dingin, Gampong (Desa) Pasir Puteh, Kecamatan Rantau Peureulak, Kabupaten...

Eks Ketua Pengadilan Tinggi Manado Akui Terima Suap 110 Ribu Dolar dari Politikus Golkar

Metrobatam, Jakarta - Mantan Ketua Pengadilan Tinggi (PT) Manado‎, Sulawesi Utara, Sudiwardono mengakui menerima uang senilai 110 dolar Singapura dari politikus Golkar non-aktif, Aditya...

Liga Champions: Real Madrid Tekuk Bayern Munich 2-1

Munich - Real Madrid membawa pulang kemenangan dari lawatan ke markas Bayern Munich di leg I semifinal Liga Champions. El Real memetik kemenangan 2-1...

Perpres Tenaga Kerja Asing, Moeldoko: Generasi Muda Jangan Jadi Penakut!

Metrobatam, Makassar - Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko mengingatkan agar generasi muda jangan jadi penakut bersaing dengan tenaga kerja asing (TKA). Hal ini...

Dendam Kesumat Harimau Bonita hingga Serang Manusia

Metrobatam, Pekanbaru - Harimau Bonita saat ini telah dimasukkan ke dalam Pusat Rehabilitas Harimau Sumatera setelah menerkam manusia di Inhil, Riau. Lalu, apa yang...
BAGIKAN