Hancurkan Marawi Demi Berangus ISIS, Duterte Minta Maaf

1689

Metrobatam, Jakarta – Presiden Rodrigo Duterte meminta maaf karena telah meluluhlantakkan Kota Marawi, selatan Filipina, dengan gempuran militernya guna memberangus kelompok militan yang berafiliasi dengan ISIS di wilayah itu.

Saya sangat, sangat, sangat menyesal bahwa hal ini terjadi pada kita semua. Semoga kalian semua bisa memaafkan para tentara dan pemerintah, bahkan memaafkan saya,” ucap Duterte dalam sebuah pidato di pusat evakuasi dekat Marawi, Selasa (20/6).

Lima minggu beranjak, militer FIlipina masih berjuang menghancurkan militan Maute di Marawi. Hingga kini bentrokan di kota bermayoritaskan umat Muslim itu telah merenggut lebih dari 300 nyawa, termasuk 257 militan, 62 tentara, dan 26 warga sipil.

Dalam kesempatan itu Duterte bersumpah gempuran militer yang dibantu serangan udara dari tentara Amerika Serikat ini tak akan berhenti hingga Marawi bersih dari militan.

Dia menuturkan, jika angkatan daratnya tak dibantu dengan serangan udara, pertempuran di Marawi akan semakin berlarut.

Militer kami mengatakan jika tidak menggunakan bom, kita akan terseret lebih dalam lagi. Kita akan kalah. Jika kita tidak menggunakan [serangan udara], tentara kita semuanya akan terbunuh,” kata Duterte, seperti dikutip AFP.

Bentrokan di Marawi berawal dari operasi militer Filipina yang hendak menangkap Isnilon Hapilon, pemimpin Abu Sayyaf, di wilayah itu sekitar 23 Mei lalu.

Militer tak menyangka akan mendapat perlawanan sengit dari kelompok militan Maute yang juga berafiliasi dengan ISIS sama seperti Abu Sayyaf.

Sejak itu, Duterte memberlakukan darurat militer di Pulau Mindanao, yang memiliki jumlah populasi sekitar 20 juta orang.

Militer telah mengerahkan pesawat dan helikopter penyerang untuk membombardir daerah militan di Marawi dengan memanfaatkan aset intelijen AS. Padahal, menurut pekerja kemanusiaan dan warga lokal, ratusan warga sipil dilaporkan masih terjebak di kota pusat konflik itu.

Meski bom telah dijatuhkan di daerah Marawi, militer mengatakan, para anggota militan dilaporkan masih bersembunyi di kota itu, berlindung di ruang bawah tanah yang kebal bom dan melakukan pergerakan melalui terowongan.

Sejumlah pengamat menuturkan perjuangan militer di Marawi mengalami kebuntuan dan jika berkepanjangan, kota tersebut dikhawatirkan akan menjadi basis baru ISIS di Asia Tenggara.

Walaupun begitu, juru bicara militer Filipina, Restituto Padilla, mengatakan pihaknya terus menggencarkan gempuran terhadap Maute dengan target dapat mengontrol kembali seluruh wilayah Marawi sebelum perayaan idul Fitri pada akhir pekan ini. (mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

BI: 239 Ribu Nasabah Kuasai 55,8 Persen Simpanan Perbankan

Metrobatam, Jakarta - Bank Indonesia menyebut sekitar 55,8 persen dana di perbankan dimiliki oleh 239 nasabah besar. Nasabah tersebut memiliki simpanan di perbankan rata-rata...

Resmi Jadi Boru Siregar, Kahiyang Dinasihati dan Diberi Makan

Metrobatam, Medan - Putri Presiden Jokowi, Kahiyang Ayu, usai menjalani prosesi adat dan resmi menjadi boru Siregar. Dia dan suaminya, Bobby Nasution pun dinasihati...

Tergusur Proyek Tol, Makam Ulama Tetap Utuh Meski Sudah Puluhan Tahun Dikubur

Metrobatam, Lampung - Pembongkaran makam terdampak proyek jalan Tol Sumatera dilakukan di Desa Sidokerto, Kecamatan Bumi Ratu Nuban, Kabupaten Lampung Tengah. Warga pun dibuat geger...

Viral! Pengantin Pria di Bone Persembahkan 119 Cincin Emas kepada Mempelai Wanita

Metrobatam, Bone - Warga Bone, Sulawesi Selatan baru-baru ini dihebohkan dengan pernikahan pasangan pengantin di Desa Cumpiga, Kecamatan Awangpone, Kabupaten Bone. Pasalnya, jika lazimnya pengantin...

Bebaskan Papua dari Kelompok Bersenjata, Petugas Perlu Dukungan Masyarakat Luas

Metrobatam, Timika – Kepala Kepolisian Daerah Papua Irjen Boy Rafli Amar mengajak seluruh komponen masyarakat di sana agar benar-benar dapat mewujudkan harapan menjadikan Papua...


wp booster error:
td_api_base::mark_used_on_page : a component with the ID: thumbnail is not set.

BI Tegaskan Transaksi Wajib Gunakan Rupiah

Metrobatam.com, Batam - Bank Indonesia menegaskan bahwa penggunaan mata uang asing untuk transaksi di Indonesia adalah perbuatan yang melanggar hukum. Termasuk untuk transaksi di...

DPRD Kepri Sepakati KUA dan PPAS Rancangan APBD Tahun 2018

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Pemerintah Provinsi dan DPRD Kepri akhirnya menyepakati Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA dan PPAS) Rancangan Anggaran Pendapatan...

Sidang Korupsi E-KTP, Nazaruddin Sebut Mantan Mendagri Gamawan Fauzi Kecipratan US$ 4,5 Juta

Metrobatam, Jakarta - Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin meyakini keterlibatan mantan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) periode 2009-2014, Gamawan Fauzi dalam korupsi pengadaan...

Kolega Imbau Setnov Cerita Soal Dugaan Korupsi e-KTP ke KPK

Metrobatam, Jakarta - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Taufik Kurniawan mengimbau Ketua DPR Setya Novantomenceritakan informasi seputar kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP kepada...

9 Pasangan Mesum dan Lesbian Terjaring Razia di Kota Palembang

Metrobatam, Palembang - Razia gabungan TNI, Polri bersama Satpol PP Kota Palembang merazia sejumlah penginapan dan tempat hiburan. Sebanyak sembilan pasangan mesum dan pasangan...

Hari Ini, Kahiyang Ayu akan Diberi Marga Siregar

Metrobatam, Jakarta - Putri Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kahiyang Ayu, akan diberi marga Siregar hari ini. Marga ini diberikan lewat prosesi Mangalehan Marga. Istri Bobby...

Astaga! Seorang Aktivis Ditangkap karena Sodomi 9 Remaja

Metrobatam, Balikpapan - Seorang aktivis lingkungan berinsial PDW menjadi tersangka atas kasus pencabulan sesama jenis. Tersangka yang juga fasilitator anak berskala internasional itu ditangkap...
BAGIKAN