Hary Tanoe Merapat, Jokowi Kuasai Media

1922

Metrobatam, Jakarta – Wacana partai Persatuan Indonesia (Perindo) mengusung Joko Widodo sebagai calon presiden pada pemilihan presiden 2019 dinilai Direktur Eksekutif Voxpol Center Pangi Syarwi Chaniago sebagai kemenangan politik Jokowi.

“Akhirnya Hary Tanoesoedibjo dan media yang selama garang mengkritik kebijakan atau oposisi menyerah tanpa syarat dan tersungkur di depan Jokowi,” kata Pangi kepada CNNIndonesia.com.

Pangi mengatakan, Jokowi kini dalam posisi menguasai dan menaklukkan media– setidaknya media yang menjadi salah satu gurita bisnis Hary Tanoe. “(Itu pun) Kalau nanti benar fakta bahwa Perindo mengusung Jokowi,” katanya.

Hary Tanoe dan Perindo, kata Pangi, sudah mulai rasional dalam berpikir. “Biasanya kalau soal dukung mendukung, tentu ada analisis dan pertimbangan,” kata dia.

Menurut Pangi, dalam locomotive effect, publik cenderung memilih kandidat yang potensial menang dan menurut analisis dan prediksi (forecasting) elite penentu di Perindo, barangkali yang memiliki peluang potensial kembali menjadi presiden adalah Jokowi.

“Itu mungkin alasan Hary Tanoe lewat rapimnas merekomendasikan untuk mengusung Jokowi jadi capres,” katanya.

Realitas politik

Selain itu, Pangi melihat Hary Tanoe sudah menyerah tanpa syarat, dan ditaklukkan oleh realitas politik. Dia mengatakan bahwa selama ini publik mengetahui Hary Tanoe dan Perindo paling tajam mengkritisi kebijakan Jokowi, namun setelah disandera kasus SMS ‘gelap’, Hary Tanoe mulai berpikir rasional.

Bos MNC Group itu ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan SMS ancaman kepada Kepala Subdirektorat Penyidik Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Yulianto. Polisi menjerat Hary Tanoe dengan Pasal 29 UU Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) jo pasal 45B UU Nomor 19/2016 tentang Perubahan UU ITE Nomor 11/2008. Hary sempat mengajukan gugatan praperadilan atas penetapan tersangka itu ke Pengadilan negeri Jakarta Selatan, namun, gugatannya ditolak.

Kasus dugaan pesan singkat bernada ancaman ini bermula ketika Yulianto menerima pesan singkat dari nomor yang tak ia kenal pada 5 Januari 2016 sekitar pukul 16.30 WIB.

Isi pesan yang diterima Yulianto berbunyi, “Mas Yulianto, kita buktikan siapa yang salah dan siapa yang benar. Siapa yang profesional dan siapa yang preman. Anda harus ingat kekuasaan itu tidak akan langgeng. Saya masuk ke politik antara lain salah satu penyebabnya mau memberantas oknum-oknum penegak hukum yang semena-mena, yang transaksional yang suka abuse of power. Catat kata-kata saya di sini, saya pasti jadi pimpinan negeri ini. Di situlah saatnya Indonesia dibersihkan.”

Selain kasus dugaan SMS ancaman, Hary Tanoe juga tersangkut kasus restitusi pajak PT Mobile-8. Dia beberapa kali diperiksa oleh Kejagung dalam kasus yang diduga merugikan negara miliaran rupiah itu.

Hary Tanoe, lanjut Pangi, kian sadar dan kian memahami realitas politik, karena kalau diteruskan mengkritik dan bagian oposisi maka tidak baik bagi eksistensi Perindo dan nasib HT sendiri.

‘Hary Tanoe Tersungkur di depan Jokowi’Pengamat menilai keputusan Perindo mendukung Presiden Jokowi dilatarbelakangi oleh semakin kecil peluang Hary Tanoe maju sebagai capres di Pilpres 2019.

Faktor lain yang membuat Perindo mewacanakan dukungan kepada Jokowi adalah menipisnya peluang Hary Tanoe maju di Pilpres 2019.

“Saya rasa ini juga bagian atau punya hubungan yang paralel, dari sinyal atau implikasi pertemuan SBY dengan Prabowo. Artinya kans HT jadi cawapres Prabowo semakin tipis,” kata dia.

Pangi berpendapat, Hary Tanoesoedibjo sangat berharap bisa menjadi cawapres Prabowo, namun mengalami patahan di tengah jalan setelah ada sinyal koalisi Demokrat dengan Gerindra, Prabowo sebagai capres dan AHY sebagai Cawapres

“Hary Tanoe sudah ditolak juga di praperadilan. Mungkin paling tidak sudah ada tim Jokowi yang menemui Hary, ada deal ke arah itu,” katanya.

Lebih lanjut, Pangi mengatakan, tidak mungkin tidak ada deal politik di balik dukungan Perindo tersebut.

“Dugaan saya dukungan ke Jokowi berpotensi Hary lolos atau selamat dari kasus hukum yang sedang menjeratnya, ada korelasi ke arah sana,” katanya.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Partai Perindo Ahmad Rofiq mengatakan, Perindo mewacanakan dukungan kepada Jokowi akan diputuskan pada rapat pimpinan nasional (Rapimnas) Perindo dan ditetapkan pada Kongres Perindo akhir tahun ini.

“Ada kesan kuat yang akan diusulkan adalah presiden yang sekarang, karena kemungkinan yang menang sekarang,” kata Rofiq.(mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Kota Batam Tambah 1 Dapil di Pemilu 2019

Metrobatam.com, Batam - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) usulkan penambahan satu daerah pemilihan (dapil) untuk Kota Batam. Ketua KPUD Batam, Agus Setiawan mengatakan pihaknya...

Marinir Gadungan Ditangkap Unit Jatanrasla WFQR Lantamal IV

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) IV Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV melalui Unit I Jatanrasla berhasil menangkap M. Rinaldi...

Kota Batam Terima Rp24 Miliar DAK Kesehatan dari Pemerintah Pusat

Metrobatam.com, Batam - Pemerintah pusat memberi dana alokasi khusus (DAK) bidang kesehatan untuk Kota Batam sebesar Rp 24 miliar. Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam,...

Gubernur Nurdin Basirun Lantik Raja Ariza Jadi Pj Walikota Tanjungpinang

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Gubernur Kepri, Nurdin Basirun melantik Asisten I Bidang Administrasi dan Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau, Raja Ariza sebagai Penjabat (Pj) Walikota Tanjungpinang,...

FPKB: Tak Benar Ada RUU yang Akan Legalkan LGBT

Metrobatam, Jakarta - Sekretaris Fraksi PKB DPR pertanyakan pernyataan Ketua MPR RI Zulkifli Hasan yang menyebut adanya lima Fraksi yang menyetujui atau melegalkan pernikahan...

Di Las Vegas, Traveler Sekarang Bisa ‘Menikah’ di Bandara

Las Vegas - Tren menikah di Las Vegas tentu bukan hal baru. Namun, kini Bandara Las Vegas bahkan menyediakan jasa menikahkan pasangan. Eh, gimana? Bukan...

Jokowi: Semua Tempat Ibadah akan Kita Sertifikatkan

Metrobatam, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membagi-bagikan sertifikat tanah kepada para warga Sumatra Selatan. Kali ini dia merasa senang karena banyak lahan tempat...

Bulan Depan, WhatsApp Bisa Dipakai Bayar-bayar Tagihan

Metrobatam, Jakarta - WhatsApp kian agresif dalam menghadirkan fitur-fitur terbaru, khususnya yang berkaitan dengan bisnis. Usai mengumumkan layanan WhatsApp Business, kini perusahaan milik Facebook...

Viral, Semua Karyawan Tempat Cuci Motor Ini Penyandang Tunawicara

Metrobatam, Banjarmasin - Sebuah tempat cucian motor yang beralamat di Jalan Veteran RT 07, Nomor 19A, Kelurahan Kuripan, Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) mendadak viral...

Sultan Brunei Darussalam Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik

Metrobatam, Jakarta - Sultan Brunei Darussalam Sultan Haji Hassanal Bolkiah Mu'izzadin Waddaulah melaporkan dugaan pencemaran nama baik terhadap dirinya yang terjadi di media sosial...

Ini Susunan Pengurus Inti Golkar di Bawah Ketum Airlangga

Metrobatam, Jakarta - Ketum Golkar Airlangga Hartarto akan mengumumkan susunan pengurus inti Golkar siang ini. Siapa saja yang masuk jajaran inti kepengurusan Golkar hasil...

Pesan Jokowi ke Sofyan Djalil: Kalau Tidak Sampai Target Bisa Enggak Jadi Menteri Lagi

Metrobatam, Palembang - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan Indonesia seharusnya bisa menerbitkan ratusan juta sertifikat. Namun, sampai tahun 2015 baru 46 juta sertifikat yang...
BAGIKAN