Hasil RDPU Terkait Perka BP Batam No.10/2017, DPRD Batam akan Merekomendasikan Revisi ke Pusat

Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) terkait Perka nomer 10 BP Batam, yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Batam Nuryanto di dampingi Wakil Ketua III Helmy Helminton dan Anggota komisi IV DPRD Batam Riky Indrakari, di ruang rapat pimpinan DPRD Batam, Rabu (11/10).

Metrobatam.com, Batam – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Batam akan merekomendasikan keberatan pelaksanaan Peraturan Kepala (Perka) 10 tahun 2017, tentang penyelanggaraan administrasi lahan di Batam.

Perka yang menjadi perdebatan karena dinilai menghambat ekonomi Batam ini, direkomendasikan ke pemerintah pusat melalui Menteri Koordinator Perekonomian untuk merevisi.

Demikian salah satu poin yang dihasilkan dari Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) terkait Perka nomer 10 BP Batam, yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Batam Nuryanto di dampingi Wakil Ketua III Helmy Helminton dan Anggota komisi IV DPRD Batam Riky Indrakari, di ruang rapat pimpinan DPRD Batam, Rabu (11/10).

RDPU ini dihadiri oleh jajaran Kadin Batam, REI Batam, Asisten II Pemko Batam, Pejabat Pembuat Akte Tanah (PPAT) dan Ikatan Notaris Indonesia (INI), serta pihak-pihak yang punya kepentingan terhadap pelaksanaan Perka NO.10 BP Batam.

Disampaikan oleh Ketua DPD REI Batam, Achyar Arfan, keberadaan Perka 10 membuat REI sangat memberatkan REI, dimana dalam Perka 10 tersebut disertai dengan jaminan pelaksanaan 10 persen sebagai awal proses pelaksanaan proyek.

“Misalnya kita investasi Rp50 miliar, berarti harus menyerahkan uang sebesar Rp5 miliar sebagai jaminan kepada bank dan itu sangat memberatkan bagi kami,” ungkapnya.

Ketua Pejabat Pembuat Akte Tanah (PPAT), Josefina mengatakan, pelaksana Perka 10 tahun 2017 tentang persetujuan untuk mendaftarkan hak tangungan jaminan dengan luas tanah lebih dari 600 meter persegi kepada bank harus mendapatkan persetujuan dari BP Batam selaku pemegang HPL.

“Itulah salah satu poin yang kami soroti tentang pelaksanaan perka 10 BP Batam tersebut,” jelasnya.

Kemudian, Ketua Persatuan Bank Nasional (Perbanas) Batam, Daniel Samson mengatakan pertumbuhan ekonomi yang terjadi saat ini tumbuh 1,04 persen, hal ini merupakan pekerjaan cukup berat untuk mengangkat kembali pertumbuhan ekonomi bersama Bank Indonesia dan Otoritas Jasa keuangan (OJK).

“Salah satu penyebabnya antara lain adanya alokasi kredit menjadi macet, bisnis menurun karena Pelaksanaan Perka 10,” jelasnya.

Ia menyebutkan turunnya Perka 10 juga salah satu unsur penyebab bahwa Perbankan sulit untuk pencairan kredit, karena ada kewajiban dalam persetujuan BP Batam dalam pengurusan kredit. “Contohnya dalam melakukan jual beli harus ada Ijin Peralihan Hak (IPH) yang menjadi syarat ketentuan dalam pengurusan kredit,” jelasnya lagi.

Sementara itu, Wakil Ketua Kadin Batam James Simare-mare mengatakan bahwa pihaknya juga sudah membahas Perka 10 dalam rapat koordinasi (Rakor) Kadin beberapa hari yang lalu dan sudah siapkan pandangan umum terkait masalah tersebut.

“Kami juga merasa keberatan dan meminta perka tersebut untuk ditinjau ulang pelaksanaannya,” ungkapnya.

 

Sumber: Haluankepri.com

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Di Asian Games 2018, Wushu Sumbang Medali Pertama untuk Indonesia

Metrobatam.com, Jakarta - Indonesia berhasil meraih medali pertama di Asian Games 2018. Xavier Edgar Marvelo menggondol perak dari wushu di nomor changquan.  Dalam final changquan di...

Anak Krakatau Berada pada Status Waspada, Setelah Erupsi

Metrobatam.com, Lampung - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan telah terjadi erupsi Gunung Anak Krakatau, Lampung pada Sabtu pukul 18.09 WIB. Menurut BMKG, bersumber...

Harga Minyak Dunia Mulai Memanas

Metrobatam.com, New York - Harga minyak mentah naik pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), namun jatuh untuk periode minggu ini, karena kekhawatiran bahwa...

Kenalkan Kapal Perang, TNI AL Gelar NBOD di Tanjung Uban

Metrobatam.com, Bintan - Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan RI ke-73, TNI AL dalam hal ini Fasilitas Pemeliharaan dan Perbaikan (Fasharkan) Mentigi bersama Satuan Kapal...

BNN Tangkap Sindikat Narkoba Internasional di Riau, 2 Kg Sabu Disita

Metrobatam.com, Riau - Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap lima anggota sindikat narkotika internasional dari halaman parkir dua hotel di Pekanbaru, Riau. Dari tangan para...

HUT ke-73 Kemerdekaan RI, 1.685 Warga Binaan Kepri Dapat Remisi

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Sebanyak 1.685 warga binaan di seluruh wilayah Provinsi Kepulauan Riau menerima remisi pada peringatan HUT ke-73 Kemerdekaan RI. Pemberian remisi atau pemotongan...

Danlantamal IV Pimpin AKRS di Wilayah Tanjungpinang

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno, S.E., M.M., memimpin jalannya Apel Kohormatan dan...

Hilang Selama Sepakan, Jenazah Kiatwansyah Akhirnya Ditemukan

Metrobatam.com, Manokwari - Kiatwansyah, wisatawan asal Batam yang hilang di perairan Pulau Mansinam Manokwari, Papua Barat, Jumat pekan lalu akhirnya ditemukan setelah Tim Search...

MUI Vonis Kerajaan Ubur-Ubur Sesat dan Menista Agama

Metrobatam, Serang - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Serang memutuskan ajaran Kerajaan Ubur-ubur sesat dan menyesatkan. Kerajaan ini dinilai dapat dikenalan pasal penistaan agama....

Spanduk PKS-HTI Dukung #2019GantiPresiden di Bandung Dibongkar

Metrobatam, Bandung - Spanduk duet Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berisi dukungan gerakan #2019GantiPresiden sempat mejeng di Kabupaten Bandung. Namun...

ABG 12 Tahun di Jambi Jadi Ibu, Pemprov Ngaku Kecolongan

Metrobatam, Jambi - ABG 12 tahun di Jambi tak seperti anak biasanya. Di usianya yang masih cilik itu, ABG tersebut sudah menjadi ibu 1...

Rotasi 14 Pegawai Berujung Polemik di Internal KPK

Metrobatam, Jakarta - Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berencana melakukan rotasi terhadap 14 pegawai pada awal Agustus 2018. Namun, rencana perpindahan posisi para pegawai...
BAGIKAN