Hati-hati, Polisi jadi Target Racun Sianida

    127

    sianida

    Metrobatam.com, Tuban – Kepolisian Resor Tuban diam-diam melakukan pemeriksaan sejumlah warung makan, restoran, toko obat, serta apotek. Pemeriksaan ini menyusul telegram Kepolisian Daerah Jawa Timur dan jajarannya atas rencana teror dengan modus mencampur makanan dan minuman dengan sasaran polisi.

    Kepala Polres Tuban, Ajun Komisaris Besar, Guruh Arif Darmawan, membenarkan soal kegiatan anggotanya. Titik tekannya terkait operasi anggotanya memeriksa dan mengamati restoran, rumah makan, toko obat, dan apotik di kabupaten ini.”Ya, sifatnya tertutup,” ujarnya pada Tempo Senin 15 Februari 2016.

    Operasi dilakukan tim reserse dan intelijen yang sebagian menggunakan pakaian preman. Penyebarannya ke beberapa warung makan, restoran, toko obat dan sejenisnya di di Tuban. Operasi tertutup dilakukan agar masyarakat tidak kaget dan ketakutan karena berkaitan dengan tempat makan dan beristirahat.

    Namun, Guruh masih merahasiakan lokasi warung dan restoran yang menjadi obyek pemeriksaan polisi. Prinsipnya, kata dia, lokasinya di daerah relatif ramai dikunjungi orang, seperti warung di sekitar Alon-alon Kota Tuban, dan warung makan di beberapa jalan utama kota di pinggir pantai utara ini.

    Polres Tuban mempunyai anggota 903 personel. Jumlah ini menyebar di Kepolisian Resor, dan di 20 wilayah di bawah Polres Tuban. Selain itu, juga anggota Satuan Lalu Lintas yang mempunyai beberapa pos utama, seperti di jalur pantai utara dari Kecamatan Bancar hingga di Kecamatan Widang, Tuban.

    Kepala Dinas Kesehatan Tuban, dr Syaiful Hadi mengatakan, bahwa sianida bukan termasuk jenis obat-obatan. Makanya pihak apotek dan dokter tidak ada merekomendasikan untuk menjual atau memberikan resep. ”Jadi tidak ada itu,” ucap dia kepada Tempo, Senin, 15 Februari 2016.

    Sebelumnya muncul surat telegram dari Kepolisian Daerah Jawa Timur yang ditujukan kepada seluruh Kepolisian Resor di Provinsi tersebut. Inti telegram itu adalah adanya rencana kelompok teroris yang ingin melakukan aksinya, yaitu memberi atau mengirim makanan yang dicampur sianida.

    Sedangkan sasarannya anggota polisi. Surat telegram itu diteken Kepala Biro Operasi Kepolisian Daerah Jawa Timur, Komisaris Besar Polisi Arief Pranoto. Adapun sianida menjadi terkenal setelah munculnya kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin yang diduga tewas karena menelan racun sianida.

    Sumber Tempo.co

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    Chelsea Hajar Brighton 4-0

    Metrobatam.com, London - Dua gol dari Eden Hazard membantu Chelsea melaju untuk meraih kemenangan 4-0 di markas Brighton & Hove Albion di Liga Inggris...

    Tahun 2017, Warga Jabar dan Jakarta Paling Banyak Beli Mobil Baru

    Metrobatam.com, Jakarta - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) merilis data penjualan mobil sepanjang tahun 2017. Total ada 1.079.534 unit mobil terjual di tahun...

    Petarung Stefer Rahardian Selangkah Lagi Juara Dunia One Championship

    Metrobatam.com, Jakarta - Petarung Indonesia, Stefer Rahardian, selangkah lagi menjadi juara dunia One Championship setelah pada pertandingan di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Sabtu...

    Ketua MPR Sebut Ada 5 Partai di DPR Setuju LGBT

    Metrobatam.com, Jakarta - Selain Rancangan Undang-undang Larangan Minuman Beralkohol, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Zulkifli Hasan juga mengungkapkan soal pembahasan perilaku lesbian, gay, biseksual dan...

    Menag Kaget Kabar Ada 5 Fraksi di DPR Setuju LGBT

    Metrobatam.com, Jakarta - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin kaget menerima kabar lima fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat condong setuju isu lesbian, gay, biseksual, dan transgender atau...

    Bripda Dimas Diseret Pelanggar Lalu lintas sejauh 10 Meter Pakai Mobil

    Metrobatam.com, Jakarta - Bripda Dimas Prianggoro diseret oleh mobil yang melanggar lalu lintas di Jalan Transjakarta, Utan Kayu, Matraman, Jakarta Timur. Akibatnya Dimas mengalami...

    Sat Narkoba Polres Karimun Tangkap 7 Pelaku Jaringan Narkoba Antar Negara

    Metrobatam.com, Karimun - Sat Narkoba Polres Karimun berhasil menangkap jaringan Narkoba antar negara, sebanyak 7 orang berhasil diamankan. Sabtu (20/01/17) Dibawah kepemimpinan Kapolres Karimun AKBP...

    Ketua TP PKK Bintan Deby Apri Sujadi Ajak Kader PKK dan Masyarakat Kelola Limbah...

    Metrobatam.com, Bintan - Ketua TP PKK Kabupaten Bintan Ibu Hj Deby Apri Sujadi mengajak Kader PKK di Tingkat Kelurahan/Desa menjadi tauladan dan pelopor kepada...

    Polisi Kejar Pelaku Pengeroyokan Rifai Supir Taksi Bandara di Seiladi Batam

    Metrobatam.com, Batam - Rifai (30), seorang supir taksi bandara di keroyok oleh sekelompok Orang Tak Dikenal (OTK), setelah dihentikan di tikungan jalan raya Gajah...

    Geger Video Porno Siswa-siswi di Semarang, Polisi akan Periksa Pemeran

    Metrobatam.com, Semarang - Video mesum diduga dilakukan siswa SMP negeri dan siswi SMK negeri di Kabupaten Semarang beredar luas. Polisi akan memanggil para pemeran...

    Kapolri Sebut Ceramah Zulkifli Tidak Akurat dan Berbahaya

    Metrobatam.com, Jakarta - Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Tito Karnavian menyebut materi ceramah yang disampaikan ustaz Zulkifli Muhammad Ali tidak akurat. Bahkan menurut Tito,...

    ‘Real Madrid Butuh Penyegaran Skuat’

    Metrobatam.com, Madrid - Real Madrid sedang tampil kurang oke di musim ini. El Real disebut membutuhkan penyegaran skuat karena dinilai sudah mulai ada di...
    BAGIKAN