Hati-hati, Polisi jadi Target Racun Sianida

    123

    sianida

    Metrobatam.com, Tuban – Kepolisian Resor Tuban diam-diam melakukan pemeriksaan sejumlah warung makan, restoran, toko obat, serta apotek. Pemeriksaan ini menyusul telegram Kepolisian Daerah Jawa Timur dan jajarannya atas rencana teror dengan modus mencampur makanan dan minuman dengan sasaran polisi.

    Kepala Polres Tuban, Ajun Komisaris Besar, Guruh Arif Darmawan, membenarkan soal kegiatan anggotanya. Titik tekannya terkait operasi anggotanya memeriksa dan mengamati restoran, rumah makan, toko obat, dan apotik di kabupaten ini.”Ya, sifatnya tertutup,” ujarnya pada Tempo Senin 15 Februari 2016.

    Operasi dilakukan tim reserse dan intelijen yang sebagian menggunakan pakaian preman. Penyebarannya ke beberapa warung makan, restoran, toko obat dan sejenisnya di di Tuban. Operasi tertutup dilakukan agar masyarakat tidak kaget dan ketakutan karena berkaitan dengan tempat makan dan beristirahat.

    Namun, Guruh masih merahasiakan lokasi warung dan restoran yang menjadi obyek pemeriksaan polisi. Prinsipnya, kata dia, lokasinya di daerah relatif ramai dikunjungi orang, seperti warung di sekitar Alon-alon Kota Tuban, dan warung makan di beberapa jalan utama kota di pinggir pantai utara ini.

    Polres Tuban mempunyai anggota 903 personel. Jumlah ini menyebar di Kepolisian Resor, dan di 20 wilayah di bawah Polres Tuban. Selain itu, juga anggota Satuan Lalu Lintas yang mempunyai beberapa pos utama, seperti di jalur pantai utara dari Kecamatan Bancar hingga di Kecamatan Widang, Tuban.

    Kepala Dinas Kesehatan Tuban, dr Syaiful Hadi mengatakan, bahwa sianida bukan termasuk jenis obat-obatan. Makanya pihak apotek dan dokter tidak ada merekomendasikan untuk menjual atau memberikan resep. ”Jadi tidak ada itu,” ucap dia kepada Tempo, Senin, 15 Februari 2016.

    Sebelumnya muncul surat telegram dari Kepolisian Daerah Jawa Timur yang ditujukan kepada seluruh Kepolisian Resor di Provinsi tersebut. Inti telegram itu adalah adanya rencana kelompok teroris yang ingin melakukan aksinya, yaitu memberi atau mengirim makanan yang dicampur sianida.

    Sedangkan sasarannya anggota polisi. Surat telegram itu diteken Kepala Biro Operasi Kepolisian Daerah Jawa Timur, Komisaris Besar Polisi Arief Pranoto. Adapun sianida menjadi terkenal setelah munculnya kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin yang diduga tewas karena menelan racun sianida.

    Sumber Tempo.co

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    Bakamla Selamatkan Rombongan Kemendes yang Terombang-Ambing 8 Jam di Perairan Tarakan, Ini Kronologinya

    Metrobatam, Jakarta - Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) berhasil menyelamatkan sebagian rombongan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) yang...

    Ini Istana Bos First Travel yang Terlilit Utang Rp 80 M dan Tipu Calon...

    Metrobatam, Jakarta - Polisi telah menetapkan bos First Travel, Andika Surachman dan istrinya, Anniesa Devitasari Hasibuan, sebagai tersangka kasus penipuan perjalanan umrah. Meski diketahui...

    Seperti Ini Bahagianya Warga di Perbatasan yang Akhirnya Bisa Nikmati Listrik

    Metrobatam, Atambua - Sudah dua tahun ini listrik hadir di Desa Naekake, salah satu desa di wilayah perbatasan Republik Indonesia-Timur Leste di Provinsi Nusa...

    Kecewa Kontrak Kerja Tidak Diperpanjang, Mantan Pegawai Bakar Kampus Universitas Malikussaleh

    Metrobatam, Aceh Utara – Pelaku pembakaran Gedung Rektor Universitas Malikussaleh (Unimal), di Gampong (Desa) Kecamatan Muara Baru, Kabupaten Aceh Utara, berinisial S mengaku kecewa...

    Bekuk 5 Bandar Narkoba di Aceh Utara, BNN Sita 40 Kg Sabu

    Metrobatam, Lhokseumawe - Badan Narkotika Nasional (BNN) membekuk 5 bandar narkoba di Aceh. Sebanyak 40 kilogram sabu disita dalam penangkapan tersebut. Awalnya, penangkapan dilakukan terhadap...

    FPI Doakan Musuh Rizieq Shihab Dihancurkan, Anis Doakan Rizieq Panjang Umur

    Metrobatam, Jakarta - Massa Front Pembela Islam (FPI) mendoakan semua musuh dan orang yang memfitnah Rizieq Shihab dalam perayaan hari ulang tahun ke-19 FPI. Berdasarkan...

    Korban First Travel Minta Pemerintah Bantu Kembalikan Uang Jemaah

    Metrobatam, Jakarta - Jemaah korban dugaan penipuan perjalanan umrah First Travel meminta pemerintah turun tangan membantu pengembalian dana jemaah yang sudah disetorkan. Hingga saat...

    Zaskia Gotik Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-72 di Bintan

    Metrobatam.com, Bintan - Malam Ramah Tamah dan Hiburan Rakyat Kabupaten Bintan 2017 sempena HUT Kemerdekaan RI ke 72 berlangsung sangat meriah. Hal itu terlihat,...

    DPRD Kepri Sahkan Ranperda Keuangan dan Administrasi DPRD

    Metrobatam.com, Tanjungpinang - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Riau akhirnya mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Hak-Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota...

    Dibandingkan Batam, Turis Singapura Pilih Liburan ke Johor Baru Malaysia

    Metrobatam.com, Batam - Masyarakat Singapura ternyata masih memilih Johor Baru, Malaysia sebagai destinasi akhir pekan mereka. Hal ini terlihat dari banyaknya wisatawan Singapura yang...

    Curhat Jemaah First Travel di DPR: Uang Habis hingga Ibu Meninggal

    Metrobatam, Jakarta - Korban jemaah umrah First Travel mengadu ke Komisi VIII DPR. Korban mengadu dengan kerugian yang bervariasi bahkan ada keluarganya yang meninggal...

    Ketua MUI: Indonesia Bukan Darul Islam

    Metrobatam, Jakarta - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'aruf Amin menyata0kan bahwa Indonesia adalah negara kesepakatan dari berbagai golongan masyarakat, hingga akhirnya merdeka...