Hati-hati, Polisi jadi Target Racun Sianida

    sianida

    Metrobatam.com, Tuban – Kepolisian Resor Tuban diam-diam melakukan pemeriksaan sejumlah warung makan, restoran, toko obat, serta apotek. Pemeriksaan ini menyusul telegram Kepolisian Daerah Jawa Timur dan jajarannya atas rencana teror dengan modus mencampur makanan dan minuman dengan sasaran polisi.

    Kepala Polres Tuban, Ajun Komisaris Besar, Guruh Arif Darmawan, membenarkan soal kegiatan anggotanya. Titik tekannya terkait operasi anggotanya memeriksa dan mengamati restoran, rumah makan, toko obat, dan apotik di kabupaten ini.”Ya, sifatnya tertutup,” ujarnya pada Tempo Senin 15 Februari 2016.

    Operasi dilakukan tim reserse dan intelijen yang sebagian menggunakan pakaian preman. Penyebarannya ke beberapa warung makan, restoran, toko obat dan sejenisnya di di Tuban. Operasi tertutup dilakukan agar masyarakat tidak kaget dan ketakutan karena berkaitan dengan tempat makan dan beristirahat.

    Namun, Guruh masih merahasiakan lokasi warung dan restoran yang menjadi obyek pemeriksaan polisi. Prinsipnya, kata dia, lokasinya di daerah relatif ramai dikunjungi orang, seperti warung di sekitar Alon-alon Kota Tuban, dan warung makan di beberapa jalan utama kota di pinggir pantai utara ini.

    Polres Tuban mempunyai anggota 903 personel. Jumlah ini menyebar di Kepolisian Resor, dan di 20 wilayah di bawah Polres Tuban. Selain itu, juga anggota Satuan Lalu Lintas yang mempunyai beberapa pos utama, seperti di jalur pantai utara dari Kecamatan Bancar hingga di Kecamatan Widang, Tuban.

    Kepala Dinas Kesehatan Tuban, dr Syaiful Hadi mengatakan, bahwa sianida bukan termasuk jenis obat-obatan. Makanya pihak apotek dan dokter tidak ada merekomendasikan untuk menjual atau memberikan resep. ”Jadi tidak ada itu,” ucap dia kepada Tempo, Senin, 15 Februari 2016.

    Sebelumnya muncul surat telegram dari Kepolisian Daerah Jawa Timur yang ditujukan kepada seluruh Kepolisian Resor di Provinsi tersebut. Inti telegram itu adalah adanya rencana kelompok teroris yang ingin melakukan aksinya, yaitu memberi atau mengirim makanan yang dicampur sianida.

    Sedangkan sasarannya anggota polisi. Surat telegram itu diteken Kepala Biro Operasi Kepolisian Daerah Jawa Timur, Komisaris Besar Polisi Arief Pranoto. Adapun sianida menjadi terkenal setelah munculnya kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin yang diduga tewas karena menelan racun sianida.

    Sumber Tempo.co

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    Bawa Sabu 1.038 Gram, Calon Penumpang Lion Air JT 373 Diamankan Petugas Bea Cukai...

    Metrobatam.com, Batam - Dua calon penumpang pesawat Lion air JT 373 Batam diamankan petugas Bea Cukai Bandara Hang Nadim Batam, Minggu (22/7/2018) pada pukul...

    Hendak Edarkan Shabu 1/2 Kg di Bukittinggi, 2 Pelaku Ditangkap Polisi

    Metrobatam.com, Bukittinggi - Melalui kerjasama masyarakat dan serta hasil penyelidikan jajaran Sat Resnarkoba Polres Bukittinggi, maka pada hari Kamis tanggal (19/7) pukul 22.30 Wib...

    Wiranto Siapkan Lapas Koruptor di Pulau Terpencil

    Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordintaor Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto menyebut posisi Lembaga Permasyarakatan yang berada di kawasan perkotaan menjadi masalah utama penggunaan...

    Ajukan PK, Jero Wacik Berharap Bebas dari Kasus Korupsi

    Metrobatam, Jakarta - Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik mengajukan peninjauan kembali (PK) atas putusan Mahkamah Agung (MA) Nomor 1787K/PID.SUS/2016. Dalam...

    Tommy Tuding KKN Makin Parah, PKB: Penegakan Hukum Kini Lebih Baik

    Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Partai Berkarya Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto) menuding praktik korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) makin parah. PKB menyebut penegakan...

    Sebut AHY Anak Kecil, Prabowo Tegur Arief Poyuono

    Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyesalkan pernyataan Wakil Ketua umum Partai Gerindra Arief Poyuono yang meremehkan kualitas seorang Agus Harimurti...

    Jaksa KPK Ajukan Banding atas Vonis Dokter Bimanesh

    Metrobatam, Jakarta - Jaksa KPK mengajukan banding atas vonis dokter Bimanesh Sutarjo. Bimanesh Sutarjo sebelumnya divonis 3 tahun penjara. "Hari ini, kami menyatakan banding," ucap...

    12 Poin Temuan Ombudsman soal Kesiapan Asian Games 2018

    Metrobatam, Jakarta - Ombudsman mengumumkan hasil survei kesiapan penyelenggaraan Asian Games 2018. Ada 12 poin yang perlu dikebut untuk diperbaiki. Ombudsmen melakukan survei H-40 dari...

    Balas Dendam, Pedagang Mi Ayam Hujani Ujang Putih dengan 11 Tusukan

    Metrobatam, Lubuk Linggau - Lantaran dendam, seorang pedagang mi ayam bernama Jemedi (25), warga Kota Lubuklinggau menghujani Putonaki alias Ujang Putih dengan 11 tusukan...

    BMKG Prediksi Gelombang Hingga 6 Meter Bakal Sambangi Pantai di Indonesia

    Metrobatam, Jakarta - Potensi gelombang tinggi beberapa hari ke depan menimbulkan risiko di perairan selatan Indonesia. Gelombang tertinggi di sejumlah wilayah selatan ini diperkirakan...

    Dana Otsus Rp56 Triliun Lebih, Kemiskinan di Aceh Justru Meningkat

    Metrobatam, Banda Aceh – Provinsi Aceh tercatat menerima Rp56,67 triliun dana otonomi khusus dari pemerintah pusat sejak 2008 hingga 2018. Ironinya, uang sebanyak itu...

    Pemkab Bintan Siapkan Rp2 Milyar Bantu Operasional Sekolah

    Metrobatam.com, Bintan - Mulai tahun 2018 ini, Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan telah menganggarkan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) sebesar 2 Milyar Rupiah dalam rangka...
    BAGIKAN