Helikopter TNI AD Jatuh di Sleman

658

Metrobatam.com, Sleman – Panglima Kodam IV Diponegoro Mayor Jenderal Jaswandi membenarkan bahwa Helikopter HA-5073 milik TNI AD yang jatuh di Dusun Kowang, Tamanmartani, Kalasan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat, pukul 15.00 WIB, merupakan milik Kodam IV Diponegoro.

“Ya benar pesawat helikopter ini alat milik Kodam IV Diponegoro yang sedang bertugas dalam rangka patroli keamanan menjelang kunjungan Presiden Joko Widodo,” kata Pangdam IV Diponegoro Mayjen Jaswandi di lokasi kejadian.

Menurut dia, TNI AD akan membentuk tim untuk menyelidiki penyebab kejadian jatuhnya helikopter yang mengakibatkan tiga orang meninggal dunia dan tiga orang luka tersebut.

“Tim saat ini sudah berangkat dari Jakarta untuk melakukan investigasi atas musibah tersebut,” katanya.

Ia mengatakan untuk evakuasi badan helikopter masih menunggu penyelidikan di lokasi selesai terlebih dahulu.

“Evakuasi badan pesawat belum dilakukan malam ini, masih menunggu tim untuk penyelidikan di lokasi,” katanya.

Helikopter HA-5073 milik TNI AD yang jatuh di Dusun Kowang, Tamanmartani, Kalasan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat sekitar pukul 15.00 WIB sebelumnya diketahui baling-balingya sempat berhenti berputar.

“Dari arah timur suara kencang, tiba-tiba mesin mati dan baling-balin berhenti berputar,” kata saksi mata warga setempat Priharyanto (35).

Menurut dia, setelah mesin mati helikopter limbung dan menukik dan menabrak dua kamar milik Heru Purwanto.

“Setelah itu helikopter jatuh dan berhenti dengan posisi berbalik arah dari sebelum ke arah barat menjadi ke arah timur di rumah milik Suparno,” katanya.

Saksi lain, Lina (30) yang turut melakukan evakuasi korban mengatakan korban meninggal mengalami luka di kepala dan kaki kanan patah.

“Sedangkan yang lain mayoritas mengalami luka di kepala karena terjepit. Sementara korban luka lainnya mayoritas mengalami luka di kepala dan dada serta lengan,” katanya.

Ia menyebutkan bahwa korban dalam kejadian tersebut ada enam orang, tiga orang meninggal di lokasi.

“Saya sempat membantu menolong lima orang, dua orang di antaranya meninggal dunia. Tetapi tenyata masih ada satu orang lagi korban yang ada di bawah helikopter,” kata wanita yang bekerja sebagai perawat di RSUP Suraji Tirtonegoro ini.

(Mb/Antara)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Jaksa: Eksepsi Fredrich Yunadi Hanya Curhat dan Kekesalan

Metrobatam, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) menilai eksepsi atau nota keberatan yang diajukan terdakwa kasus merintangi penyidikan korupsi e-KTP, Fredrich Yunadi, hanya berisi...

Longsor Brebes: 5 Orang Tewas, 18 Tertimbun

Metrobatam, Brebes - Belasan orang petani luka-luka akibat bencana longsor di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, dirawat di Puskesmas Bentar. Ada 3 orang yang dirujuk...

Median: Akar Rumput PD Pilih Jokowi Jadi Presiden Ketimbang SBY/AHY

Metrobatam, Jakarta - Hasil survei Media Survei Nasional (Median) menyebut akar rumput Partai Demokrat lebih memilih Joko Widodo daripada Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk...

Remaja yang Ngaku Bertelur Dibawa ke Kantor Polisi

Metrobatam, Gowa - Remaja yang mengaku bertelur hingga puluhan butir, Akmal, akhirnya dibawa ke kantor polisi. Akmal dibawah oleh petugas Perlindungan Perempuan dan Anak...

Mobil Eks Presiden PKS Luthfi Hasan Dilelang Rp 279-479 Jutaan

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menggelar lelang terhadap aset barang rampasan terpidana koruptor. Para peserta lelang yang tertarik sudah mulai menyambangi...

Asap Membubung, Ini Penampakan Hutan Terbakar di Riau

Metrobatam, Pekanbaru - Luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau sudah mencapai 600-an hektare. Inilah penampakan sejumlah kawasan terbakar di Bumi Lancang Kuning...

Giliran 8 Pengemudi Grab Pengantar ‘Tuyul’ di Medan Ditangkap

Metrobatam, Medan - Polisi menangkap sindikat pengemudi Grab yang menjemput dan mengantarkan penumpang fiktif atau yang disebut 'tuyul'. Total uang yang bisa mereka raup...

Sutiyoso Yakin Ada Operator Aksi ‘Orang Gila’ Serang Ulama

Metrobatam, Jakarta - Mantan Kepala Badan Intelijen Negara Sutiyoso yakin ada operator dalam insiden penyerangan pada tokoh agama oleh orang-orang yang diduga mengalami gangguan...

Primkopal Lantamal IV Adakan RAPJ Tahun Buku 2017

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Primer Koperasi Angkatan Laut (Primkopal) Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang melaksanakan Rapat Anggota Pertanggungjawaban (RAPJ) Tahun buku 2017 di...

Puluhan Anggota IWO Mundur dan Pilih Masuk AJO Indonesia

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Musyawarah Daerah (Musda) Aliansi Jurnalistik Online (AJO) Indonesia Kepri berakhir dengan penandatanganan dan pengunduran diri dari beberapa anggota Organisasi Ikatan Wartawan...

Bupati Bintan Ajak Masyarakat Gotong Royong

Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos meninjau langsung sejumlah titik daerah kegiatan Gotong Royong di Kecamatan Bintan Timur, Kamis (22/2). Kegiatan Gotong...

DPRD Bintan Sahkan Perubahan Perda Nomor 9 Tahun 2012 dan Perda Nomor 7...

Metrobatam.com, Bintan - Untuk peningkatan pelayanan di Pemerintahan Kabupaten Bintan. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bintan mengesahkan perubahan Perda Nomor 9 Tahun 2012...
BAGIKAN