HNSI Karimun Berharap RUU Perlindungan Nelayan Berdampak Positif

    307

    Zainuddin-Ahmad

    Metrobatam.com, Karimun – Rancangan Undang-undang Perlindungan Nelayan yang sedang dibahas dan akan  disahkan DPR RI diharapkan dapat membawa perubahan positif dalam memperbaiki perekonomian kaum nelayan.

    “Dengan disahkannya RUU tersebut menjadi UU, diharapkan kehidupan nelayan tradisional semakin lebih sejahtera, karena selama ini cukup memprihatinkan,” kata ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Karimun, Zainudin Ahmad,di Tanjung Balai, Minggu (6/3/2016).

    Menurut dia, RUU Perlindungan Nelayan disiapkan pemerintah untuk memberikan kesejahteraan dan meningkatkan potensi bagi nelayan yang selama ini banyak hidup dibawah garis kemiskinan.

    “Melalui UU Perlindungan Nelayan itu, para nelayan tradisional bisa mendapatkan suntikan dana atau pinjaman lunak yang diberikan pemerintah melalui pihak perbankan,” ujar Kep Din biasa disapa.

    Ia menjelaskan, selama ini para nelayan selalu dililit utang yang terus berkepanjangan, dan tidak diketahui batas akhir untuk menyelesaikan segala utang-piutang tersebut.

    Apalagi, utang yang dilakukan nelayan kecil itu didapatkan para tengkulak dengan bunga 20 persen sebulan sehingga sulit untuk dilunasi.

    “Rata-rata nelayan tradisional yang menggunakan perahu terbuat dari kayu untuk menangkap ikan, banyak yang terlilit utang dengan toke sebagai modal untuk melaut,” kata Anggota DPRD Karimun itu.

    Kep Din menambahkan, sebagian anak-anak para nelayan kecil tersebut juga banyak tidak lagi bersekolah karena ketiadaan biaya sehingga harus menjadi perhatian bagi pemerintah untuk meringankan beban mereka.

    Selain itu, melalui RUU tersebut, para nelayan tradisional juga dapat mengawasi kapal-kapal nelayan asing yang selama ini mencuri ikan di perairan Indonesia, khususnya wilayah tangkap nelayan Karimun sehingga merugikan nelayan tempatan.

    Dengan melakukan pemantauan terhadap kapal ilegal fishing itu, maka sumber hayati dan biota laut di diperairan Karimun dapat dijaga dari kerusakan.

    “Hal ini juga merupakan salah satu tanggung jawab para nelayan untuk menyelamatkan perairan Karimun dari aksi yang dilakukan orang-orang tidak bertanggung jawab,” katanya. (atri)

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    Kawasan Bumi Indah Nagoya Batam akan Dibangun Atap dengan Anggaran 7 Miliar

    Metrobatam.com, Batam - Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang menganggarkan Rp 7 miliar untuk membangun atap kawasan Bumi Indah Nagoya. Kepala Dinas CKTR, Suhar...

    Dugaan Terima Suap Rp1,5 Miliar, KPK Tahan Wali Kota Cilegon

    Metrobatam.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Wali Kota Cilegon Tubagus Imam Ariyadi (TIA) usai diperiksa dan ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan...

    Manchester City Hajar Crystal Palace 5-0

    Metrobatam.com, Manchester - Manchester City bertahan di puncak klasemen sementara Liga Inggris seusai mengalahkan Crystal Palace dengan skor 5-0 pada pertandingan pekan keenam di...

    Layanan Kesehatan Jemput Bola ala Bupati Bintan

    Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos mengatakan agar masyarakat Kabupaten Bintan bisa memperoleh kemudahan dalam Pelayanan Kesehatan, dirinya menggagas 3 inovasi...

    Polda Kepri Kejar Tersangka Lain Penyelundupan 12 Ton Bahan Pembuat PCC

    Metrobatam.com, Bintan - Polda Kepri bersama Polres Bintan masih mengejar pelaku lain atas pengungkapan kasus penyelundupan 12 ton bahan pembuat PCC pada 2 September...

    Bupati Bintan Segera Terapkan 3 Inovasi di Bidang Kesehatan

    Metrobatam.com, Bintan - Guna memaksimalkan Pelayanan Kesehatan kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Bintan, maka Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos mencetuskan 3 inovasi terbaru...

    Riset Intelijen Media: Isu PKI Banjiri Medsos, Jokowi dan Panglima TNI Paling Banyak Disebut

    Metrobatam, Jakarta - Percakapan tentang isu Partai Komunis Indonesia (PKI) ramai diperbincangkan "netizen" di media sosial, bahkan kembali meningkat tajam sepanjang September 2017 dan...

    Waduh! Kekeringan di Karawang Meluas, 33.325 Warga Kesulitan Air Bersih

    Metrobatam, Karawang - Kekeringan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat terus meluas hingga di 33 desa. Akibatnya sebanyak 30. 325 jiwa terkena dampak kekeringan. Warga...

    Edan! Dikira Taksi Online, Mobil Merah Ini Digulingkan Massa

    Metrobatam, Batam - Keberadaan taksi online ternyata masih belum bisa diterima oleh kelompok tertentu. Baru-baru ini sebuah kejadian miris terjadi Kota Batam, Kepulauan Riau...

    Usut Korupsi E-KTP, KPK Periksa 7 Saksi dari Perekayasa BJIK hingga Sopir Terdakwa

    Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil tujuh orang saksi dalam kasus megakorupsi pengadaan e-KTP. Mereka akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Setya...

    Isi e-Money Kena Biaya, OJK: Bank kan Cari Untung Tapi Harus Terukur

    Metrobatam, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan, pembatasan fee isi ulang e-money agar para perbankan tidak mengambil untung secara sembarangan melainkan harus terukur. Hal...

    Ini Isi Surat Penetapan Ridwan Kamil Jadi Cagub Jabar oleh Golkar

    Metrobatam, Jakarta - Partai Golkar mengesahkan dan menetapkan Ridwan Kamil berpasangan dengan Daniel Muttaqien maju ke Pilgub Jabar 2018. Keputusan tersebut sudah direstui oleh...
    BAGIKAN